;

Cari Kerja Pengganti Dinilai Tak Mudah

Yoga 13 May 2024 Kompas

Sejumlah juru parkir liar menyambut baik wacana Pemprov DKI Jakarta mencarikan pekerjaan pengganti. Namun, upaya itu dinilai tidak mudah. Selain itu, sejauh ini belum ada usulan atau pembahasan anggaran terkait rencana ini dalam rapat antara eksekutif dan legislatif DKI Jakarta. Sebelumnya, selain meminta jajarannya menindak tegas para juru parkir liar, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mencoba mencari solusi lain. Heru berencana memberikan pekerjaan lain kepada para juru parkir liar tersebut. Namun, ia belum merinci soal pekerjaan apa yang akan ditawarkan. Hal ini dinilai perlu diambil mengingat pekerjaan juru parkir liar merupakan satu-satunya mata pencarian mereka.

”Pelan-pelan kami lihat. Kalau bisa, kami juga akan berikan pekerjaan kepada mereka (juru parkir liar),” ujar Heru (Kompas.id, 9/5/2024). Agus (49), juru parkir liar, warga Tanah Abang, Jakpus, Jumat pekan lalu, langsung setuju ketika ditanya tentang rencana juru parkir liar diberdayakan Pemprov DKI Jakarta. Apalagi, usahanya dagangnya gulung tikar karena pandemi Covid-19. Selain itu, di usianya saat ini juga tak mudah melamar pekerjaan. Agus menjadi juru parkir liar di minimarket dengan catatan menyetor ke ormas setempat setiap bulan. Ia bisa mengantongi Rp 80.000 di luar setoran serta makan dan minum setiap hari menjaga parkir dari pukul 08.00 sampai pukul 17.00 WIB. Agus tidak mematok tarif tertentu ke warga. Biasanya warga membayar Rp 2.000, baik sepeda motor maupun mobil. (Yoga)


Tergiur Cuan dari Investasi Emas, 25 Warga Depok Tertipu hingga Rp 20 Miliar

Yoga 13 May 2024 Kompas

Tergiur iming-iming keuntungan besar, 25 warga Depok, Jabar, tertipu investasi emas bodong. Mereka rugi hingga Rp 20 miliar. Minimnya literasi keuangan membuat masyarakat rentan tertipu investasi bodong, tak terkecuali masyarakat kelas menengah atas. Kapolres Metro Depok Kombes Arya Perdana menyatakan telah menangkap Rani Faizah (35), tersangka penipuan investasi emas bodong. Rani ditangkap di rumahnya, Selasa (7/5). Kasus itu terungkap dari laporan seorang korban yang merasa tertipu dan rugi puluhan juta rupiah karena janji manis Rani. Rani yang merupakan ibu rumah tangga, menawarkan investasi emas ke tetangganya sesama ibu rumah tangga.

Mereka percaya saja karena mengenal Rani. Apalagi, Rani mengaku sebagai salah satu pemilik saham di PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. Selanjutnya, mereka mengenalkan Rani ke kolega agar bisa ikut investasi. ”RF (Rani Faizah) mengaku sebagai salah satu pemegang saham dari PT Antam dan mengajak para korban berinvestasi dana talangan PT Antam. Para korban dijanjikan keuntungan 10 % setiap bulan,” ujar Arya saat dihubungi, Minggu (12/5). Iming-iming cuan yang cukup besar itu membuat sejumlah korban terpikat. Bahkan, semakin hari banyak korban yang terbuai. Mereka rela menyerahkan uang dengan mentransfernya ke rekening Rani. Tak tanggung-tanggung, sejumlah korban mentransfer puluhan hingga ratusan juta rupiah agar investasinya berlipat.

”Ada 25 korban sejak RF menjalankanaksinya pada 1 Desember 2023. Rata-rata korban ibu-ibu. Ada korban merugi hingga Rp 300 juta. Jika menginvestasikan Rp 300 juta, keuntungan Rp 30 juta (10 % per bulan). Namun, janji keuntungan investasi ternyata tidak kunjung diberikan pelaku,”  ujar Arya. Seiring berjalannya waktu dan keuntungan tak kunjung didapat, korban yang baru sadar telah ditipu melaporkan Rani ke Polres Depok pada Januari 2024. Selanjutnya, polisi menangkap Rani pada 7 Mei 2024 dan menetapkannya sebagai tersangka. Rani dijerat Pasal 372 dan 378 KUHP tentang Penipuan atau Penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (Yoga)


Persaingan Jaringan Kafe Kopi Lokal dan Internasional Makin Ketat

Yoga 13 May 2024 Kompas

Bisnis jaringan minuman kopi lokal dengan jaringan kopi internasional kini semakin ketat bersaing, dipicu meningkatnya daya beli masyarakat yang mendorong permintaan minuman kopi yang lebih berkualitas dan punya nilai tambah. Insights Lead di firma riset dan venture builder Momentum Works, WeiHan Chen, Minggu (12/5) di Jakarta, mengatakan, kebiasaan minum kopi sudah ada di sebagian besar negara Asia Tenggara, yang juga produsen kopi terbesar di dunia, khususnya kopi robusta. ”Meningkatnya daya beli konsumen secara umum, lalu ditambah minum kopi, sudah jadi kebiasaan, mendorong permintaan minuman kopi yang lebih ’premium’ lewat jaringan gerai minuman kopi modern,” ujar Chen. Dalam laporan riset Momentum Works berjudul ”Coffee in Southeast Asia” (November 2023), pangsa pasar minuman kopi modern di Asia Tenggara diperkirakan mencapai 3,4 miliar USD.

Setidaknya ada tujuh merek bisnis jaringan minuman kopi modern, baik lokal maupun asing, yang sekarang dinilai sebagai pemain terbesar di Asia Tenggara. Pertama, Café Amazon yang sudah beroperasi di empat negara ASEAN dan memiliki lebih dari 3.900 gerai minuman kopi. Kedua, Starbucks yang hadir di enam negara ASEAN dan mempunyai lebih dari 2.000 gerai minuman kopi. Ketiga, Dunkin yang mempunyai lebih dari 1.300 gerai minuman kopi. Keempat, Inthanin memiliki lebih dari 1.000 gerai minuman kopi di Thailand. Kelima, Janji Jiwa hadir di Indonesia dengan 900 gerai minuman kopi. Kopi Kenangan yang beroperasi di tiga negara ASEAN dan memiliki lebih dari 800 gerai minuman kopi.

Terakhir, Highlands Coffee hadir di dua negara dan mempunyai lebih dari 700 gerai minuman kopi. Chen mengatakan, Indonesia dan Thailand masih merupakan pangsa pasar minuman kopi modern yang terbesar di Asia Tenggara. Riset Momentum Works memperkirakan, tahun lalu, pangsa pasar minuman kopi modern di Indonesia menyentuh 947 juta USD, sedang di Thailand 807 juta USD. Pangsa pasar sebesar itu sebagian besar didorong oleh perluasan bisnis jaringan minuman kopi modern yang dimiliki oleh pemain lokal. ”Sebagian besar bisnis jaringan minuman kopi modern yang dimiliki pemain lokal menawarkan harga yang masih jauh lebih murah dibandingkan dengan pemain internasional. Akibatnya, konsumen sering kali lebih mau membeli dari gerai-gerai lokal,” katanya. (Yoga)


Ancaman Baru Ekonomi

Yuniati Turjandini 13 May 2024 Investor Daily (H)

Ekonomi memang tumbuh impresif, sebesar 5,1% kuartal I-2024 di tengah meningkatnya tensi geopolitik dan ketidakpastian global. Namun, kuartal II, muncul ancaman baru berupa tren penurunan penerimaan negara yang bisa menggerus belanja pemerintah. Jika hal itu tidak diantisipasi, sejumlah kalangan menilai pertumbuhan ekonimi sulit bertahan diatas 5%. Di sisi lain, tekanan glonal mulai reda, seiring mendinginnya konflik Iran-Israel dan kepastian menurunnya suku bunga acuan  AS tahun ini. Per Maret 2024 penerimaan negara turun 4% menjadi Rp 620 triliun, sedangkan belanja negara naik 18% menjadi Rp 611,9 triliun. Memang, masih terjadi surplus anggaran, yakni Rp 8,1 triliun.

Namun, jumlah itu turun dalam dibandingkan per Maret 2023 yang mencapai Rp 128 triliun. Kala itu, pendapatan negara melejit 29% menjadi Rp 647 triliun belanja negara berperan sentral sebagai mesin pertumbuhan ekonomi kuartal I-2024 bersama dengan konsumsi lembaga non profit yang yang melayani rumah tangga (LNPRT), menggantikan peran konsumsi rumah tangga. Pada periode itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik pengeluaran konsumsi LNPRT melejit 24,2%, tertinggi dibandingkan konponen pengeluaran lain dan menyumbangkan pertumbuhan ekonomi 0,29%. (Yetede)

Setahun, Simpanan Jumbo Perbankan Naik 9,1%

Yuniati Turjandini 13 May 2024 Investor Daily (H)
Total simpanan industri perbankan di Indonesia dengan tiering nominal di atas Rp 5 miliar mencapai Rp4.672 triliun hingga akhir Maret 2024. Simpanan jumbo tersebut tumbuh 9,1% secara tahunan (year on year/yoy). Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjamin Simpanan dan Resoludi Bank LPS Didik Madiyono menambahkan, pertumbuhan simpanan di atas Rp 5 miliar dipengaruhi oleh perilaku investasi perusahaan. "Tingkat pertumbuhan ini telah ternormalisasi dari tingkat pertumbuhan saat pandemi Covid-19 yang saat itu mencapai double digit," ucap Didik. Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), bila dibandingkan bulan sebelumnya, simpanan tiering nominal yang sama tumbuh 3% secara month to month dan tumbuh 3,1% dibandingkan posisi Desember 2023 atau year on date.  "Simpanan di atas Rp 5 miliar per maret 2024 tumbuhnya lebih cepat dari Februari 2024," ujar Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa. (Yetede)

AS Akan Kenakan Tarif baru Atas barang China

Yuniati Turjandini 13 May 2024 Investor Daily (H)

Pemerintah Amerika Serikat (AS) berencana mengenakan tarif baru yang besar atas kendaraan listrik, semikonduktor, peralatan tenaga surya, dan pasokan medis yang di impor dari China. Pemerintahan Presiden Joe Biden kemungkinan mengumumkannya pada Selasa (14/05/2024). "Tarif kendaraan listrik khususnya bisa naik empat kali lipat, 25% yang berlaku saat ini menjadi 100%," kata seorang pejabat AS. Para pejabat AS di pemerintahan Partai Demokrat yang dipimpin Biden dilaporkan frustasi atas kelebihan kapasitas manufaktur kendaraan listrik dan produk lainnya dari China.

Mereka beranggapan hal itu mengancam lapangan kerja dan keamanan nasional AS. Negara-negara industri termasuk AS dan sekutunya di Eropa khawatir gelombang ekspor China yang berharga murah akan membebani manufaktur di dalam negeri masing-masing. Di pihak AS, ada kekhawatiran khusus bahwa produk energi ramah lingkungan  dari China akan melemahkan investasi besar-besaran  produk ramah iklim, yang didorong oleh AS melalui Undang-Undang Pengurangan Inflasi, yang telah diteken Biden sejak Agustus 2022. (Yetede)

Regulasi Cadangan Pangan Pemerintah Segera Direvisi

Yuniati Turjandini 13 May 2024 Investor Daily (H)

Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA) segera merevisi Perpres No 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Dalam revisi ini akan dimasukkan klausul penugasan bantuan pangan dalam kerangka Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) kepada Perum Bulog. Dengan begitu, meski pejabat Bapanas dan Bulog berganti, bantuan pangan tersebut tetap berjalan. Demikian disampaikan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi saat memberikan sejumlah arahan kepada Bulog dalam peringatan HUT Bulog ke-57 di Jakarta, Jumat (10/05/2024). Arief yang juga mengemban  amanah sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog turut memotivasi segenap insan BUMN itu agar terus mengasah dan mempersiapkan diri pada berbagai tantangan dan penugasan di masa mendatang. "Hari ini, Bapanas sedang mempersiapkan revisi Perpres No.125 tahun 2022, sehingga penugasan ke Bulog itu bisa kita lock dalam aturan wadah yang punya kekuatan hukum. Jadi, siapa pun yang nanti menjadi Kepala Bapanas dan Direktur Utama Bulog, bantuan pangan untuk P3KE itu harus tetap dijalankan. Daerah rawan rentan pangan di 2023 telah turun jadi 68 dari 74 kabupaten/kota," ujar Arief.

Global Tak Kondusif, RBB Bakal Direvisi

Yuniati Turjandini 13 May 2024 Investor Daily (H)
Kondisi perekonomian global yang tidak kondusif  terus berlangsung yang akan berdampak pada perekonomian domestik. Hal ini juga membuat permintaan kredit tidak semasif tahun yang lalu yang membuat bank diprediksi melakukan revisi rencana bisnis bank (RBB). Hal ini juga terefleksi dari bank yang menurunkan proyeksi pertumbuhan kredit tahun ini, meskipun masih berada di awal tahun. Padahal OJK memberikan waktu kepada perbankan untuk melakukan revisi RBB hingga Juni. OJK sendiri memasang target pertumbuhan kredit lebih rendah dibandingkan tahun lalu, dimana kredit diperkirakan tumbuh 9-11% secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini juga lebih rendah  dibandingkan dengan proyeksi Bank Indonesia (BI) yang sebesar 10-12% (yoy). Melihat kondisi awal tahun ini, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Ryan Kiryanto mengatakan bahwa tahun ini pertumbuhan kredit diproyeksi lebih rendah dari tahun lalu. (Yetede)

Dividen Emiten Tambang MIND ID Ambles

Yuniati Turjandini 13 May 2024 Investor Daily (H)
Pembagian dividen anggota BUMN  holding industri pertambangan atau MIND ID untuk tahun buku 2023 ambles hingga 48,23% menjadi Rp7,65 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp14,78 triliun. Koreksi kinerja yang diderita PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam PT Bukit Asam Tbk (PTBA), serta kian redupnya performa PT Timah Tbk (TINS), akan makin menguji target setoran dividen Kementerian BUMN untuk tahun buku 2023. Wajar saja, Kementerian BUMN mengincar kenaikan setoran dividen tahun ini sebanyak 3,65% menjadi Rp85,8 triliun yang berasal dari kinerja BUMN di 2023, dibanding sebelumnya Rp 82 triliun. Dan industri pertambangan merupakan salah satu sektor yang menjadi mesin andalan Erick Thohir disamping perbankan dan industri telekomunikasi. Mimpi Erick Thohir menambah pundi pundi setoran dividen  BUMN ke negara menghadapi tantangan berat, bila bercermin pada emiten-emiten tambang pada tahun buku 2023. Laba bersih Antam  tergerus 19,45%, PTBA ambles 51,41% dan TINS mencatat kerugian Rp449 miliar. (Yetede)

Global Tak Kondusif, RBB Bakal Direvisi

Yuniati Turjandini 13 May 2024 Investor Daily (H)

Kondisi perekonomian global yang tidak kondusif terus berlangsung  yang akan berdampak pada perekonomian domestik. Hal ini juga membuat permintaan kredit tidak semasif tahun lalu yang membuat bank yang diprediksi melakukan revisi rencana bisnis bank (RBB). Hal ini juga mulai terefleksi dari bank yang menurunkan proyeksi pertumbuhan kredit tahun ini, meskipun masih di awal tahun. Padahal OJK memberikan waktu kepada perbankan untuk melakukan revisi RBB hingga Juni. OJK sendiri memasang target pertumbuhan kredit lebih rendah dibandingkan tahun lalu, dimana kredit diperkirakan tumbuh 9-11% secara (year on year/yoy). Angka ini juga lebih rendah dibandingkan  dengan proyeksi BI yang sebesar 10-12% yoy. Melihat kondisi awal tahun ini, Ekonom Senior dan Asociate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Ryan Kiryanto mengatakan bahwa tahun ini  pertumbuhan kredit diproyeksikan lebih rendah dari tahun lalu. Mengingat perbankan membuat RBB pada tahun lalu, dimana belum memprediksi adanya tensi geopolitik  yang terjadi saat ini dan ke depan. (Yetede)

Pilihan Editor