;

Produksi Kain Tenun di Desa Gampong Nusa

Yoga 26 Jun 2024 Kompas

Seorang perajin menata benang saat menenun kain secara tradisional di desa wisata Gampong Nusa, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Senin (24/6/2024). Usaha tenun kain dengan berbagai motif khas Aceh binaan BUMN ini memanfaatkan kanal penjualan daring guna menjangkau sejumlah daerah di Indonesia. Dengan harga jual berkisar antara Rp 400.000-Rp 800.000 per lembar.  Usaha tenun kain tradisional ini juga mengangkat ekonomi masyarakat di desa wisata Gampong Nusa. (Yoga)

Harga Emas Menguat

Yoga 26 Jun 2024 Kompas

Pedagang perhiasan emas terlihat sedang menata dagangan yang berada di etalase tokonya di kawasan Cikini, Jakarta, Selasa (25/6/2024). Berdasarkan data di laman Logammulia.com yang dikelola PT Antam Tbk, harga emas per Selasa mencapai Rp 1.368.000 per gram atau naik Rp 8.000 per gram dibandingkan dengan hari sebelumnya. Hal ini membuat penjualan menurun dibandingkan pada hari-hari sebelumnya. (Yoga)

Pelemahan Rupiah Ganggu Produksi dan Operasionalisasi Industri

Yoga 26 Jun 2024 Kompas

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap USD mengancam rantai pasok produksi yang akhirnya menambah beban operasional perusahaan. Namun, pelaku usaha optimistis rupiah kembali menguat, ditopang stabilitas ekonomi makro serta intervensi pemangku kebijakan. Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid mengungkapkan, jika depresiasi rupiah berlanjut, biaya operasional perusahaan, seperti bahan baku, logistik, dan transportasi, bakal melonjak. Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah juga meningkatkan beban utang, khususnya dalam USD. ”Kadin Indonesia juga mendorong seluruh pihak untuk bekerja sama menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung langkah-langkah yang diambil pemerintah dalam menghadapi tantangan ini,” ujarnya di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (25/6) sore.

Guna mengantisipasi hal buruk menimpa industri manufaktur nasional, katanya, intervensi bisa dilakukan pemerintah tak hanya dari sisi penguatan kurs rupiah. Jika ada industri yang berorientasi ekspor dan membutuhkan bahan baku impor, alternatif menekan ongkos produksi manufaktur dapat berupa insentif pada bea masuk atau perizinan impor. Menurut dia, saat ini masih banyak industri lokal yang bergantung pada bahan baku impor. Instrumen berupa insentif masih diperlukan di tengah pelemahan nilaitukar rupiah yang berlanjut. ”Misalnya, kalau untuk impor, untuk ekspor, mungkin biayanya harus dikatakan bisa nol.  Ini akan membantu.

Jadi, instrumen untuk membantu penguatan (industri) manufaktur, bukan hanya dari sisi kurs, tapi memang kita harus berhati-hati,” tutur Arsjad. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani mengungkapkan, industri yang paling terdampak adalah sektor manufaktur padat karya berorientasi ekspor, khususnya tekstil dan garmen. ”Industri tekstil dan garmen sudah lemah karena penurunan market share pasar domestik dan penurunan daya saing ekspor besar. Depresiasi rupiah semakin menekan sektor ini,” ucap Shinta. Tekanan depresiasi rupiah juga dirasakan sektor yang menggantungkan kebutuhan bahan bakunya dari impor. Sektor yang paling terdampak adalah industri otomotif, elektronik, farmasi, alat kesehatan, dan logistik. (Yoga)


Menimbang Pengaktifan Kembali Restrukturisasi Kredit

Yuniati Turjandini 26 Jun 2024 Investor Daily (H)
OJK sebagai regulator perbankan, akan mendalami usulan Presiden Jokowi untuk memperjang stimulus restrukturisasi kredit akibat Covid-19 hingga 2025. Sebelumnya, OJK telah menghentikan stimulus restrukturisasi pada akhir Maret 2024. Pada posisi April 2024, kredit restrukturisasi tersisa Rp207,4 triliun, menurun dari bulan sebelumnya Rp 228,03 triliun. Usai kebijakan dicabut mulai terjadi lonjakan kredit macet (non performing loan/NPL) di bank. Di mana, NPL gross per April 2024 naik ke level 2,33% dibandingkan posisi Maret 2024 seebsar 2,25%, bahkan posisi Desember 2023 NPL gros di level 2,19%. Tidak hanya itu, NPL net juga terus menunjukkan peningkatan setelah stimulus dicabut pada Maret lalu, terlihat dari NPL net April berada di level 0,81%, naik dari bulan sebelumnya 0,77%. (Yetede)

Babak Baru Divestasi Anak Usaha Jasa Marga

Yuniati Turjandini 26 Jun 2024 Investor Daily (H)
Teka-teki soal divestasi PT Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT), anak usaha PT Jasa Marga Tbk (JSMR), kembali memasuki babak baru. Metro Pacific Tollways Corporation (MPTC), perusahaan afiliasi Grup Salim, yang sebelumnya disebut-sebut bakal mencaplok 35% saham JTT, rupanya bukanlah isapan  jempol belaka. Kepastian MPTC mengakuisisi 35% saham JTT tersebut setidaknya  terulas dalam laporan media asal Filiphina, Manila Standard. Dalam pemberitaannya disebut bahwa penandatanganan dokumen pengembalian 35% saham JTT tersebut akan diteken pekan ini di Jakarta. "MPTC dan Jasa Marga sudah di tahap dokumen akhir. Terjadi sedikit perubahan," ungkap Chairman MPTC Manuel Pangilingan. Menurut Manuel, perubahan dimenit-menit akhir merupakan hal biasa. Terlebih, Jasa Marga merupakan BUMN yang pastinya memiliki sistem sendiri, sehingga memerlukan waktu lebih lama ketimbang perusahaan swasta. (Yetede)

Mei, DPK Perbankan Tumbuh 8,5%

Yuniati Turjandini 26 Jun 2024 Investor Daily (H)
Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan terus mengalami peningkatan. Salah satu penopang utama adalah pertumbuhan DPK korporasi. Bank Indonesia (BI) melalui data uang beredar, menyebut DPK Mei mengalami peningkatan 8,5% yoy menjadi Rp 8.427,8 triliun. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya 8,1% yoy. "Perkembangan DPK dipengaruhi oleh pertumbuhan DPK korporasi 20,2% dan perorangan 1,9%," ungkap Asisten Gubernur/Kepala Departemen Komunikasi Erwin Haryono. Erwin merinci, pada Mei 2024, giro tumbuh 14,7% yoy setelah pada bulan sebelumnya tumbuh 11,2% yoy. Tabungan tumbuh 4,9% yoy dibandingkan sebelumnya tumbuh 4,7% yoy. Sementara itu, simpanan berjangka  tumbuh 6,9% yoy atau lebih rendah dari pertumbuhan bulan sebelumnya yang 8,7% yoy. (Yetede)

Ekonomi Tergerus Judi Online

Yuniati Turjandini 26 Jun 2024 Investor Daily (H)
Judi online yang kian marak dan sulit diberantas menambah beban ekonomi nasional yang tengah menghadapi tantangan berat dari ketidakpastian global dan merosotnya daya beli masyarakat. Kegiatan ini terbukti menggerus pertumbuhan ekonomi Indonesia, lantaran perputaran uangnya sangat besar, mencapai Rp 327 triliun pada 2023. Jika dana itu digelontorkan  untuk konsumsi, efeknya ke pertumbuhan  ekonomi sangat dahsyat. Sebab, sekitar 50% lebih produk domestik bruto (PDB) Indonesia disumbangkan oleh konsumsi masyarakat. Sejalan dengan itu, penyerapan tenaga kerja dan penerimaan negara dari pajak bisa bertambah. Ironis, perputaran judi online tahun ini bukannya turun, malah membengkak. Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaski Keuangan (PPATK) perputaran bisnis uang haram ini sudah mencapai  Rp 100 triliun kuartal I-2024, sehingga jika disetahunkan mencapai Rp 400 triliun. Akumulasi perputaran  uang judi online sudah menembus Rp 600 triliun per Maret 2024. (Yetede)

Rupiah Melemah, Manufaktur Ketar-ketir

Yuniati Turjandini 26 Jun 2024 Investor Daily
Industri manufaktur bakal menjadi salah satu  sektor yang paling terdampak usai rupiah mengalami tren pelemahan. Pemerintah diharapkan segera mengintervensi agar nilai rupiah tidak menembus Rp16.500 per dolar AS. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S. Lukman mengatakan, pelemahan rupiah memang belum berdampak ke harga jual, namun sudah berdampak pada peningkatan  biaya operasi pabrik. Kebutuhan industri makanan dan minuman (mamin) seperti gandum, susu, garam, dan gula saat ini masih bergantung pada impor. Dia menyebut, berdasarkan Badan Data Pusat Statistik (BPS) nilai impor 4 komoditas  tersebut mencapai US$ 9 miliar per tahun. Pelemahan rupiah sebesar 6,5% secara tahun berjalan membuat nilai impor keempat komoditas tersebut berpotensi menjadi Rp 5 triliun-6 triliun. (Yetede)

Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp 71 Triliun

Yuniati Turjandini 26 Jun 2024 Tempo
Pemerintah dan tim Prabowo menyepakati anggaran program makan bergizi gratis. Dana Rp 71 triliun akan digelontorkan pada 2025. Pemerintah bersama Tim Gugus Sinkronisasi Prabowo-Gibran berembuk menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025. Kedua pihak menyepakati pengalokasian dana sebesar Rp 71 triliun untuk program makan bergizi gratis pada 2025. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan anggaran itu bakal masuk pos cadangan yang dikelola oleh bendahara umum negara (BUN).  

Program makan bergizi gratis, yang sebelumnya bernama makan siang gratis, merupakan proyek prioritas pemerintahan mendatang. Untuk merealisasi janji kampanye Prabowo ini, awalnya Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo memperkirakan kebutuhan anggaran sebesar Rp 450 triliun. Saat ini Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sedang membuat simulasi alokasi dana per siswa dengan anggaran Rp 71 triliun untuk tahun depan. (Yetede)

Desain Bantuan Sosial Menjadi Bantuan Politik

Yuniati Turjandini 26 Jun 2024 Tempo
Menepuk air di dulang tepercik muka sendiri. Begitulah gambaran pemerintah kita hari-hari ini ketika para menteri saling kritik soal ketidakakuratan penyaluran bantuan sosial. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional menyatakan sebanyak 46 persen penerima bansos bukan mereka yang berhak. Kepala Bappenas Suharso Monoarfa bahkan menyatakan ada pejabat eselon I kementeriannya terdaftar sebagai penerima bansos dalam tiga tahun terakhir. Meski Suharso tak menyebutkan namanya dan Kementerian Sosial sudah menyangkalnya, silang pendapat itu menunjukkan data bansos amburadul dari tahun ke tahun.

Ada banyak bantuan dalam program perlindungan sosial. Dari bantuan langsung tunai (BLT), bantuan sosial pangan, program keluarga harapan (PKH), hingga bantuan pangan non-tunai (BPNT). Tahun ini anggaran seluruh bantuan sosial itu mencapai Rp 496 triliun, naik Rp 20 triliun dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan dan anggaran besar itu bertepatan dengan Pemilihan Umum 2024 pada Februari lalu. Presiden Joko Widodo memanfaatkannya untuk memenangkan anaknya yang menjadi calon wakil presiden dengan membagikan aneka macam bantuan sosial itu pada awal tahun. Guyuran bansos pada masa kampanye itu membuat anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, membukukan suara 58 persen.

Maka silang pendapat antar-lembaga negara soal penyaluran bansos yang tak tepat sasaran seperti saling menampar muka di depan publik. Pemerintah dan para elite partai sendiri yang mendesain bansos tak tepat sasaran. Dengan desain seperti itu, tak mengherankan jika bantuan sosial berubah menjadi bantuan politik pada masa pemilihan umum. Dalam pemilu ke pemilu, para calon inkumben memanfaatkan bansos untuk menggaet pemilih. Jadi, pemutakhiran data atau perubahan basis data penerima bantuan sosial tak ada gunanya sepanjang desain bantuan sosial untuk tujuan politik. Sebenarnya, bantuan sosial bagus sebagai bantalan masyarakat miskin tidak terpuruk akibat ekonomi yang memburuk atau tekanan kebijakan yang memicu inflasi. Namun, karena bansos telah menjadi alat politik, mereka yang benar-benar miskin acap tak mendapatkannya. (Yetede)


Pilihan Editor