Saham Perbankan Sedang Moncer
Bisakah Rasio Pajak 11 Persen 2025 Tercapai?
Kecurigaan Di Balik Pembebasan Bersyarat Jessica
Target Penerimaan Perpajakan
Rapat Pembahasan Revisi Ketiga Undang-Undang
Kuatnya Tim Prabowo di Kabinet Indonesia Maju
Presiden Jokowi melantik tiga menteri, satu wamen, dan beberapa kepala badan serta kepala kantor, di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/8). Perombakan kabinet, dua bulan menjelang pergantian pemerintahan, dinilai sarat pertimbangan politis, untuk memperlancar jalannya transisi pemerintahan. Tiga menteri yang dilantik, adalah Menkumham Supratman Andi Agtas; Menteri Investasi dan Kepala BKPM Rosan Roeslani; serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Presiden juga melantik Angga Raka Prabowo, Stafsus Prabowo, sebagai Wamenkominfo dan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana. Kemudian, Hasan Nasbi, sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan dan Taruna Ikrar sebagai Kepala BPOM.
Ketua HarianPartai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang hadir saat pelantikan koleganya menegaskan, perombakan kabinet kali ini dibutuhkan untu memuluskan transisi pemerintahan. ”Ada banyak hal yang perlu disinkronisasi sehingga ada beberapa yang kita minta ada percepatan untuk lancarnya sinkronisasi untuk masuk pemerintahan baru,” tuturnya. Wakil Ketua DPR dari Gerindra ini juga menilai efektif perombakan kabinet yang terjadi menjelang pergantian pemerintahan. ”Reshuffle di dua bulan terakhir justru di tempat-tempat yang memang penting. Sangat perlu sinkronisasi supaya pemerintahan baru bisa berjalan langsung dengan efektif,” ujarnya. Koordinator Stafsus Presiden Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana juga mengungkapkan, tujuan perombakan kabinet ini untuk mendukung transisi pemerintahan. ”Pengangkatan menteri, wamen, dan kepala badan diperlukan untuk mempersiapkan serta mendukung transisi pemerintahan agar berjalan dengan baik, lancar, dan efektif,” ujarnya. (Yoga)
RI Berhasil Menego Korsei untuk Bangun Pesawat Tempur KFX
Kemhan RI akhirnya berhasil bernegosiasi dengan Korsel terkait keikutsertaan dalam pembuatan pesawat tempur generasi ke-4.5 KFX/IFX. Industri pertahanan RI juga berhasil mendapat sejumlah proyek transfer teknologi. ”Indonesia memastikan tetap ikut dalam pembuatan pesawat tempur KFX/IFX,” kata Kepala Biro Humas Kemhan Edwin Sumantha, Senin (19/8). Negosiasi berhasil dilakukan setelah 10 tahun Indonesia berniat bergabung dengan Korsel untuk membangun pesawat tempur generasi ke-4.5 KFX/IFX. Sejumlah kesepakatan lain juga dicapai, terutama dengan Korea Aerospace Industries (KAI).
Kesepakatan tak hanya soal mekanisme pembayaran, tetapi juga transfer teknologi. Meski begitu, masih ada beberapa hal yang perlu didiskusikan, terutama terkait prototipe yang akan diterima Indonesia. ”Soal prototipe, kan, tadinya kita dapat satu dari total enam prototipe KFX/IFX. Namun, dengan berkurangnya kontribusi Indonesia, itu akan dibahas lagi,” kata Edwin. Kerja sama antara RI dan Korsel telah berlangsung sejak 2014. Awalnya, Indonesia sepakat akan membiayai 20 % dari seluruh proyek yang bernilai 8,1 triliun won atau Rp 100 triliun tersebut. Proyek ini strategis karena Indonesia akan mendapat pesawat tempur generasi 4.5 sekaligus transfer teknologi serta masuk dalam rantai pasok global industri pesawat tempur.
Indonesia telah memastikan komitmen untuk berkontribusi dalam hal keuangan sampai tahun 2026. Pada tahun 2024, Indonesia akan membayar Rp 1,25 triliun. Selanjutnya pada 2025 dan 2026, Indonesia akan memberikan kontribusi senilai Rp 1,3 triliun setiap tahun. ”Intinya, bendera Merah Putih tetap dipasang di KFX/IFX. Kami bersyukur,” kata Edwin. Kantor berita Yonhap pada Jumat (16/8) memberitakan, otoritas pertahanan Korsel sepakat menurunkan kontribusi Indonesia dalam proyek bersama KFX/IFX, dengan kontribusi Indonesia sebesar 600 miliar won dari komitmen awal 1,6 triliunwon. (Yoga)
Perundungan Mahasiswa Pendidikan Dokter Spesialis Unpad
Satu mahasiswa program pendidikan dokter spesialis bedah saraf Unpad mengundurkan diri karena diduga menjadi korban perundungan. Peristiwa itu dialami korban di RS Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, tahun ini. Dekan Fakultas Kedokteran Unpad Profesor Yudi Mulyana Hidayat mengatakan, sedikitnya enam mahasiswa program pendidikan dokter spesialis (PPDS) bedah saraf menjadi korban perundungan di RSHS. Satu di antara mahasiswa PPDS tersebut mengundurkan diri karena trauma. Yudi memaparkan, pihaknya telah berupaya membujuk mahasiswa tersebut membatalkan pengunduran dirinya. Namun, tak berhasil.
Selanjutnya, 10 pelaku yang terlibat perundungan mahasiswa PPDS bedah saraf mendapatkan sanksi pada Juni 2024. Mereka terdiri dari satu dosen dan sembilan residen senior. Sanksi terberat adalah menghentikan proses studi dua residen senior pendidikan spesialis bedah saraf. Sementara dosen yang terlibat mendapatkan sanksi berat dari Kemenkes. ”Saat ini, lima mahasiswa yang menjadi korban perundungan tetap melanjutkan kuliahnya. Komisi Antiperundungan yang dibentuk Fakultas Kedokteran Unpad terus mendampingi mereka hingga kini,” kata Yudi, Senin (19/8).
Ia mengakui, perundungan yang dialami para korban sungguh berlebihan. Bahkan, diduga para korban dalam perundungan harus mengeluarkan uang di luar biaya pendidikan PPDS. Berdasarkan data kajian etik dan hukum perundungan di RSHS yang dikeluarkan Kemenkes, tindakan perundungan yang dialami mahasiswa, antara lain, mengeluarkan dana di luar biaya pendidikan sebesar Rp 65 juta setiap mahasiswa, untuk kebutuhan mahasiswa senior, seperti makan, menyewa mobil, serta membeli obat dan barang. Juga pemukulan terhadap salah satu mahasiswa sebagai hukuman jika terlambat. Ada juga penggunaan kata kasar untuk mahasiswa yunior. (Yoga)
Judi Daring Tetap Tumbuh Walau Diblokir
Jumlah reproduksi konten judi daring (online) 15.000 hingga 20.000 konten per hari. Sementara jumlah konten judi daring yang dapat diblokir oleh pemerintah 6.849 konten per hari. Artinya, pertumbuhan konten judi daring lebih cepat dari konten yang ditutup. Direktur Pengendalian Aplikasi Informatika Kemenkominfo Teguh Arifiadi pada diskusi Forum Merdeka Selatan (FMB) 9, Senin (19/8) di Jakarta, menyebutkan, sekarang, rata-rata jumlah reproduksi konten judi daring per hari 15.000-20.000. Angka ini bisa naik turun. Sementara dalam tujuh tahun terakhir, Kemenkominfo berhasil memblokir atau memutus akses 3,8 juta konten judi daring.
Sebanyak 2,5 juta konten di antaranya dapat diblokir ataupun diputus aksesnya dalam setahun terakhir. Maka, konten yang diblokir atau diputus aksesnya oleh Kemenkominfo dalam setahun terakhir rata-rata 6.849 konten per hari. ”Dalam beberapa bulan terakhir, kami berhasil memutus akses atau memblokir hingga 15.000 konten judi daring. Jadi, hampir setara dengan jumlah reproduksi konten judi daring. Kapasitas mesin dan orang untuk memverifikasi konten kami tambah,” ujarnya. Pelaku judi daring, menyiasati upaya pemberantasan Pemerintah Indonesia lewat teknologi yang lebih cepat serta menciptakan aplikasi dan domain lebih rumit.
Mereka juga membuat transaksi judi daring lebih mudah lewat uang elektronik, pulsa, dan kripto. Ketika kementerian memblokir domain, para pelaku judi daring cepat mengubah dari domain menjadi alamat protocol internet. Mereka lantas bersembunyi di balik aplikasi, membuat file APK, sampai membuat pesan di media sosial. Mengamati dinamika itu, Kemenkominfo berupaya meningkatkan kapasitas mesin untuk crawling yang di antaranya memakai teknologi kecerdasan buatan, menambah jumlah verifikator konten, serta berkoordinasi dengan Badan Sandi dan Siber Negara untuk menyisir dan menindak laman-laman pemerintahan dan pendidikan agar tidak disusupi judi daring. (Yoga)
Bantuan Pangan di Jateng
Warga terlihat sedang mengambil beras bantuan pangan di Desa Ketundan, Pakis, Magelang, Jawa Tengah, Senin (19/8/2024). Bantuan pangan tersebut berupa beras 10 kilogram bagi warga miskin / prasejahtera di desa, yang dibagikan kepada 1.169 keluarga kurang mampu di pedesaan yang terdapat di daerah Jawa Tengah. (Yoga)









