;

Bursa Saham Berada di Bawah Kendali Kabinet Baru

Hairul Rizal 21 Oct 2024 Kontan
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia mulai 20 Oktober 2024. Dalam waktu singkat setelah dilantik, Prabowo mengumumkan kabinetnya yang terdiri dari 109 pejabat, termasuk menteri-menteri berpengalaman dari pemerintahan sebelumnya, seperti Airlangga Hartarto dan Sri Mulyani Indrawati. 

Dengan total anggaran APBN 2025 mencapai Rp 3.613,1 triliun, diharapkan pemerintahan ini dapat mencapai pertumbuhan ekonomi 8% per tahun. Sri Mulyani dipandang sebagai kunci untuk meningkatkan kepercayaan investor, dan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pasar modal. 

Namun, tantangan besar juga menghadang, seperti penurunan daya beli dan pelemahan kurs rupiah. Program populis, seperti penyediaan makan bergizi gratis, diperkirakan dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat. Para analis, seperti Martin Wiranata Chandra dari Maybank Sekuritas, optimis bahwa 100 hari pertama pemerintahan Prabowo-Gibran akan menjadi momen penting untuk menarik kembali investasi asing ke pasar modal.

Prabowo Bertekad Capai Swasembada Pangan

Hairul Rizal 21 Oct 2024 Kontan
Dalam pidato perdananya di hadapan Sidang Paripurna MPR, Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekadnya untuk menjadikan Indonesia swasembada pangan dan berpotensi sebagai lumbung pangan dunia dalam waktu empat hingga lima tahun. Ia menyatakan bahwa negara harus mampu memproduksi dan memenuhi kebutuhan pangan rakyat dengan tidak mengizinkan barang-barang impor saat pasar domestik mengalami kesulitan.

Prabowo, yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, menekankan pentingnya program ketahanan pangan sebagai prioritas pemerintahannya. Salah satu inisiatif yang akan dilaksanakan adalah program makan bergizi gratis yang dijadwalkan mulai pada awal 2025 dengan anggaran Rp 71 triliun. Dia juga menyoroti perlunya subsidi yang tepat sasaran dengan memanfaatkan teknologi digital agar bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Namun, Ajib Hamdani, Analis Kebijakan Ekonomi dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), mengingatkan bahwa ada tiga tantangan utama yang harus dihadapi pemerintahan Prabowo: defisit anggaran yang potensial mencapai Rp 600 triliun, tingkat pengangguran yang masih tinggi, dan kemiskinan yang harus diatasi melalui kebijakan yang mendorong pemerataan.

Manfaat dari Kenaikan Harga yang Terselip

Hairul Rizal 21 Oct 2024 Kontan
Harga minyak kelapa sawit (CPO) mengalami kenaikan, mencatat peningkatan 9,74% dalam sebulan terakhir menjadi MYR 4.257 per ton, meskipun mengalami penurunan 2,14% dalam seminggu terakhir. PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) berusaha memanfaatkan tren positif ini untuk meningkatkan kinerjanya. Stefanus Darmagiri, Head of Investor Relation SGRO, menyatakan bahwa perusahaan akan mengoptimalkan produksi dan penjualan CPO, dengan harapan harga rata-rata CPO di kuartal III 2024 akan lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya.

SGRO juga mengantisipasi puncak panen produksi CPO yang diperkirakan terjadi pada awal kuartal IV 2024, dipengaruhi oleh dampak El-Nino pada semester II 2023. Perusahaan berfokus pada peningkatan produktivitas melalui intensifikasi, termasuk mekanisasi, peningkatan infrastruktur, dan digitalisasi.

Sementara itu, PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) menghadapi tantangan dari faktor eksternal yang tidak dapat dikontrol, seperti larangan impor CPO dan gangguan cuaca. Joni Tjeng, Sekretaris Perusahaan TAPG, menekankan pentingnya optimalisasi produksi dan infrastruktur untuk menjaga pengiriman produk, serta mencatat bahwa target harga jual rata-rata perusahaan sangat bergantung pada kondisi supply dan demand di kuartal IV 2024.

Secara keseluruhan, meskipun terdapat tantangan yang harus dihadapi, baik SGRO maupun TAPG berupaya memaksimalkan produksi dan penjualan CPO di tengah fluktuasi harga dan kondisi pasar yang tidak menentu.

Kenaikan Harga Menekan Emiten Logam

Hairul Rizal 21 Oct 2024 Kontan
Prospek emiten logam menghadapi tantangan, terutama akibat lesunya ekonomi China, yang berdampak pada harga logam dasar. Analis BRI Danareksa, Timothy Wijaya, mencatat bahwa sepanjang kuartal III 2024, harga logam seperti nikel mengalami penurunan, dengan harga nikel LME turun 12% secara kuartalan. Meskipun demikian, ia memperkirakan bahwa PT Timah Tbk (TINS) akan menunjukkan kinerja yang lebih baik berkat peningkatan volume penjualan dan profitabilitas yang lebih kuat. Selain itu, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) diperkirakan tetap solid, meskipun mengalami penurunan pendapatan.

Stimulus ekonomi China menjadi katalis positif untuk sektor logam, menurut Miftahul Khaer dari Kiwoom Sekuritas Indonesia, yang juga menilai prospek timah dan nikel cukup menarik, terutama dengan meningkatnya kebutuhan untuk kendaraan listrik dan energi hijau. Namun, Rizkia Darmawan dari Mirae Asset menekankan bahwa meski ada upaya stimulus, dampaknya terhadap perekonomian China dan industri nikel tetap menjadi tanda tanya, terutama dengan tarif yang lebih tinggi dari AS dan Uni Eropa.

Sementara itu, Benny Kurniawan dari JP Morgan menyatakan bahwa emiten logam yang terlibat dalam pemurnian emas, seperti PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), akan mendapat manfaat dari kenaikan harga emas dan peningkatan produksi. Dengan demikian, situasi di sektor logam tetap kompleks, tetapi ada peluang yang bisa dimanfaatkan oleh emiten tertentu di tengah tantangan yang ada.

Antusiasme Pasar Mengikuti Pergantian Presiden

Hairul Rizal 21 Oct 2024 Kontan
Nilai tukar rupiah diproyeksikan menguat pada perdagangan Senin (21/10), didorong oleh optimisme terhadap pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Prabowo dan Gibran. Pada akhir pekan sebelumnya, rupiah ditutup menguat sekitar 0,17% ke level 15.481 per dolar AS. Senior Economist KB Valbury Sekuritas, Fikri C Permana, menilai bahwa penunjukan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan dapat memberikan stabilitas fiskal dan meningkatkan koordinasi kebijakan, berkat pengalamannya sebagai bendahara negara.

Sementara itu, Presiden Komisaris HFX International Berjangka, Sutopo Widodo, menyebutkan bahwa perkembangan konflik di Timur Tengah juga menjadi perhatian utama pasar yang dapat mempengaruhi nilai dolar AS. Ia memproyeksikan pergerakan rupiah di kisaran Rp 15.450–Rp 15.550 per dolar, sedangkan Fikri memprediksi rentang yang lebih optimis, yaitu Rp 15.310–Rp 15.510 per dolar AS.

Presiden Baru, Harapan Segar bagi Industri Perbankan

Hairul Rizal 21 Oct 2024 Kontan
Dengan dilantiknya Prabowo Subianto sebagai Presiden Indonesia ke-8, harapan baru muncul dalam industri perbankan, terutama setelah pertumbuhan kredit yang minim dalam lima tahun terakhir. Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah, mengungkapkan bahwa Prabowo membawa semangat untuk melanjutkan program pembangunan sebelumnya, khususnya dalam sektor infrastruktur dan properti. Namun, pertumbuhan kredit sangat tergantung pada kebijakan moneter Bank Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, optimis bahwa masih ada ruang untuk pertumbuhan kredit perbankan yang saat ini tercatat naik 11,04% hingga Agustus 2024. Ia meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan berdampak positif bagi kredit bank. 

Beberapa pemimpin perbankan, seperti Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan, memilih untuk bersikap wait and see, menunggu realisasi program dan susunan kabinet baru. Sementara itu, Direktur Keuangan Bank Mandiri, Sigit Prastowo, optimis bahwa kredit korporasi dan komersial akan menjadi pendorong utama pertumbuhan kredit hingga akhir tahun.

Kinerja Pasar Terpicu oleh Investasi Dana Publik

Hairul Rizal 21 Oct 2024 Kontan
Kinerja investasi lembaga pengelola dana publik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang positif sepanjang tahun 2024, sejalan dengan membaiknya iklim pasar modal. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melaporkan hasil investasi mencapai Rp 38,45 triliun hingga kuartal III-2024, meningkat 8,44% dibandingkan tahun lalu, dengan alokasi dana kelolaan mencapai Rp 776,8 triliun. Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Oni Marbun, menjelaskan bahwa investasi ini ditempatkan dalam berbagai instrumen, termasuk surat utang dan saham.

Sementara itu, PT Taspen juga mencatatkan peningkatan kinerja investasi dengan yield on investment sebesar 7,65%, naik dari 5,79% pada tahun sebelumnya, berkat kinerja pasar modal yang lebih baik. Corporate Secretary Taspen, Henra, menekankan bahwa mereka mengikuti regulasi terkait penempatan investasi, yang mencakup deposito, surat berharga, dan obligasi.

BPJS Kesehatan turut mencatat pertumbuhan investasi, di mana Kepala Hubungan Masyarakat BPJS Kesehatan, Rizky Anugerah, menyatakan bahwa pendapatan hasil investasi tumbuh signifikan hingga 96,97%, berkat strategi diversifikasi penempatan dana investasi. Dengan demikian, hasil investasi lembaga-lembaga ini mencerminkan adaptasi yang baik terhadap kondisi pasar, memberikan dampak positif terhadap kinerja mereka.

MARK Giatkan Penjualan Ekspor untuk Tingkatkan Kinerja

Hairul Rizal 21 Oct 2024 Kontan
PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) berfokus untuk meningkatkan penjualan cetakan sarung tangan di pasar global pada sisa tahun 2024, didorong oleh kebijakan moneter global yang mulai longgar. Ridwan Goh, Presiden Direktur MARK, menjelaskan bahwa penurunan suku bunga acuan bank sentral AS, The Fed, diharapkan dapat meningkatkan penjualan sarung tangan ke AS, mengingat suku bunga yang lebih rendah umumnya merangsang pertumbuhan ekonomi dan perdagangan produk kesehatan.

Sekitar 50% penjualan cetakan sarung tangan MARK ditujukan ke Malaysia, yang merupakan pemain utama di industri sarung tangan global. Potensi permintaan dari Malaysia diperkirakan meningkat seiring dengan rencana AS untuk menaikkan tarif bea masuk impor sarung tangan medis dan bedah asal China. Ridwan juga menggarisbawahi pentingnya keberlanjutan kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) bagi operasional perusahaan, mengingat pasokan gas yang stabil sangat vital untuk produktivitas.

MARK optimis dapat mencapai target pendapatan sebesar Rp 800 miliar dan laba bersih sebesar Rp 250 miliar pada tahun 2024. Target ini didasarkan pada tren penjualan cetakan sarung tangan yang terus meningkat dan proyeksi utilisasi produksi yang mencapai 60%-65% dari kapasitas total pabrik, yang terletak di Sumatra Utara dengan kapasitas 2 juta unit per bulan. Pada semester I-2024, MARK mencatatkan pendapatan sebesar Rp 455,35 miliar, meningkat 73,39% dibandingkan tahun lalu, dengan laba bersih mencapai Rp 147,20 miliar, naik 128,35% yoy, didorong oleh penjualan ekspor yang menyumbang sekitar 83% dari total pendapatan.

Harga yang Melambung Mendorong Lonjakan Ekspor Kopi

Hairul Rizal 21 Oct 2024 Kontan
Industri kopi Indonesia menunjukkan performa yang mengesankan di pasar internasional, dengan ekspor mencapai 342.330 ton senilai US$ 1,49 miliar pada Januari-September 2023, meningkat 29,56% dibandingkan tahun lalu. Surplus neraca perdagangan kopi Indonesia tercatat US$ 1,17 miliar, dengan kopi robusta menjadi produk yang paling banyak diekspor, terutama ke Filipina.

Moelyono Soesilo, Ketua Departemen Specialty & Industri BPP Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI), menjelaskan bahwa lonjakan nilai ekspor ini dipicu oleh kenaikan harga kopi robusta di pasar internasional, yang sempat mencapai US$ 5.300 per ton. Meskipun volume ekspor kopi mengalami penurunan awal tahun, harga yang menguntungkan memberikan dampak positif pada nilai ekspor.

AEKI juga mengamati bahwa permintaan dari pasar tradisional, termasuk Asia Tenggara, Amerika Serikat, dan Jepang, tetap stabil, meskipun ekspor ke Eropa melemah karena penundaan kebijakan antideforestasi Uni Eropa. Moelyono menekankan pentingnya menyelesaikan kontrak yang ada, mengingat masa panen kopi sudah berakhir.

Produsen Motor Listrik Gencar Mendorong Ekspor Global

Hairul Rizal 21 Oct 2024 Kontan
Industri sepeda motor listrik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, dengan produsen lokal tidak hanya fokus pada pasar domestik tetapi juga mulai mengeksplorasi peluang ekspor. Budi Setiyadi, Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), mengungkapkan bahwa permintaan untuk motor listrik buatan dalam negeri meningkat, dengan kontrak ekspor baru mencapai 10.000 unit ke Kamboja melalui PT Greentech Global Engineering.

Selain itu, PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) menargetkan ekspor 2.000 hingga 3.000 unit motor listrik ke Malaysia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Budi juga menyebutkan potensi besar di pasar Afrika dan Australia, di mana Aismoli berencana untuk aktif berpartisipasi dalam pameran untuk mempromosikan produk Indonesia. 

Sementara itu, PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) berencana mengekspor motor listrik ke Thailand pada awal 2025 dan telah menjalin kemitraan lokal untuk memperlancar proses tersebut. Selain itu, merek Gesits dan ALVA juga telah memulai ekspansi ke beberapa negara, menunjukkan komitmen industri untuk bersaing di pasar global.

Pilihan Editor