Subsidi yang Harus Tepat pada Sasarannya
Pemerintah menegaskan bahwa pemberian bantuan sosial (bansos) harus dijalankan secara tepat sasaran. Berkaitan itu, pemberian subsidi akan dibenahi agar bisa disampaikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan dan disalurkan secara digital. "Kita harus berani meneliti dan kalau perlu kita ubah subsidi itu harus langsung kepada keluarga yang membutuhkan. Tidak boleh aliran-aliran bantuan itu tidak sampai ke mereka yang membutuhkan," Demikian pidato Presiden Prabowo Subianto. Prabowo menegaskan, dengan kekayaan alam yang dimiliki belum semua penduduk berada pada tingkat kesejahteraan yang sama.
Dalam hal ini masih terdapat penduduk miskin dalam jumlah besar. Oleh karena itu, negara harus hadir memberikan perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Adapun belanja pemerintah pusat dalam APBN 2025 ditetapkan sebesar Rp 2.701,4 triliun dan belanja K/L sebesar Rp 1.541,3 triliun dan belanja K/L sebesar Rp1.160,2 triliun. Belanja pemerintah pusat tumbuh 9,5% sejak 2021. APBN 2025 menjadi pijakan tercapainya visi Indonesia Emas 2045 sehingga belanja pemerintah pusat 2025 didorong lebih burkualitas. (Yetede)
Skor Demokrasi Indonesia 2023 Adalah 6,53 Mengalami penurunan dibanding Tahun Lalu Sebesar 6,71.
Usut Tuntas Pelanggaran HAM
Setelah Dilantik Prabowo IHSG dan Rupiah Terdampak Menurun
Sejumlah analis berpandangan bahwa pasar cenderung merespons positif pergantian pemerintahan di Tanah Air. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji mengatakan pergerakan positif IHSG dipengaruhi oleh faktor domestik dan eksternal. Dari sisi domestik, Nafan berpandangan bahwa optimisme pasar dipicu oleh kelancaran proses pelantikan presiden dan wakil presiden serta pemilihan komposisi kabinet. Menurut dia, ini meningkatkan kepercayaan investor, yang berharap kabinet baru dapat menjaga stabilitas ekonomi Indonesia meskipun tantangan global masih banyak. Sedangkan dari faktor eksternal, Nafan menilai sentimen global lebih positif dengan meredanya ketegangan geopolitik dan ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), akan mengurangi kebijakan moneter yang ketat (pelonggaran kebijakan moneter) pada masa depan, khususnya setelah pemilu AS.
Nafan memperkirakan hal-hal tersebut akan memperkuat likuiditas pasar global. Ditambah langkah-langkah stimulus di Cina, termasuk penurunan suku bunga, yang dianggap bisa memperkuat likuiditas pasar dan menjaga stabilitas ekonomi global. Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mengatakan para pelaku pasar sudah memperhitungkan atau mengantisipasi efek pelantikan Prabowo sejak pekan lalu. IHSG pun menguat 3,18 persen sepanjang pekan lalu dan rupiah naik ke level 15.460 terhadap dolar AS. "Pasar merespons cukup positif, terlebih dengan susunan kabinet yang beberapa posisi strategis menteri diisi oleh yang sesuai di bidangnya," ucap Oktavianus. Dia berujar, para investor sudah memperhitungkan harapan positif dari pelantikan dan menyusun strategi investasi berdasarkan ekspektasi tersebut. Dengan demikian, setelah pelantikan, pasar tidak bereaksi besar lagi karena efeknya sudah tecermin dalam pergerakan harga saham dan nilai tukar sebelumnya. (Yetede)
Legitimasi Gelar Bahlil Menuai Pujian
Misi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
Pidato yang diucapkan oleh Bapak Prabowo sebagai Presiden merupakan babak awal dari percepatan program untuk keberlangsungan percepatan laju ekonomi
355 Tahun Sulawesi Selatan: Memperkuat Ekonomi Berkelanjutan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, di bawah kepemimpinan Penjabat Gubernur Zudan Arif Fakrulloh, berkomitmen untuk meningkatkan investasi di sektor ini melalui kebijakan yang mendukung keberlanjutan dan kepatuhan lingkungan. Febriany Eddy, Presiden Direktur Vale Indonesia, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Vale juga berencana untuk berinvestasi dalam teknologi dan pengelolaan lingkungan, termasuk proyek pembangunan smelter yang akan mendukung industri baterai kendaraan listrik di masa depan.
Kebijakan Energi: Harapan Baru untuk Swasembada
Indonesia saat ini masih bergantung pada impor energi untuk memenuhi kebutuhan nasional, dengan gap signifikan antara produksi dan konsumsi energi. Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya swasembada energi untuk menghindari ketergantungan pada negara lain, terutama dalam konteks geopolitik yang tidak menentu. Ia menggarisbawahi potensi sumber daya alam Indonesia yang dapat dimanfaatkan, seperti kelapa sawit, batu bara, dan energi terbarukan. Selain itu, terdapat tantangan dalam perizinan yang kompleks yang menghambat eksplorasi dan pengembangan potensi migas. Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan produksi minyak dan mengoptimalkan potensi migas yang ada, sekaligus memastikan subsidi energi tepat sasaran untuk keluarga yang membutuhkan. Ini menjadi bagian dari upaya untuk mencapai ketahanan energi dan mendukung program prioritas pemerintah.
Prabowo Berkomitmen dalam Perangi Korupsi
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya melawan korupsi dalam pemerintahannya, dengan harapan untuk mengurangi praktik tersebut secara signifikan melalui perbaikan sistem, penegakan hukum yang tegas, dan digitalisasi. Dalam pidato perdana, Prabowo mengajak semua unsur pimpinan untuk memberikan teladan yang baik, mengutip pandangan Ki Hadjar Dewantara dan pepatah tentang pentingnya contoh dari pemimpin. Sementara itu, Presiden sebelumnya, Joko Widodo, menegaskan bahwa kepemimpinan Prabowo adalah tugas besar yang harus dipahami dengan baik.
PDIP Siap Dukung Pemerintah Tanpa Kursi Menteri
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tetap memberikan dukungan kepada pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka meskipun tidak ada kader PDIP yang menjadi menteri. Puan Maharani, Ketua DPP PDIP, menegaskan bahwa dukungan tersebut dapat dilakukan melalui aktivitas politik di parlemen, bukan hanya melalui jatah kursi kabinet. Dia juga menyebutkan bahwa sikap politik PDIP ke depan akan diumumkan oleh Megawati Soekarnoputri dan bahwa pertemuan antara Megawati dan Prabowo akan tetap berlangsung untuk membahas kerjasama dalam membangun bangsa.









