;

Bisnis Ritel 2025 Dihadang Banyak Tantangan

Hairul Rizal 16 Dec 2024 Bisnis Indonesia
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Solihin, memprediksi bahwa tahun 2025 akan menjadi tahun penuh tantangan bagi sektor ritel, terutama akibat kenaikan upah minimum nasional (UMP) sebesar 6,5%. Ia menilai kenaikan UMP tersebut tidak sejalan dengan daya beli masyarakat yang melemah dan kondisi ekonomi global yang terkontraksi. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pelaku usaha tidak dapat menolak keputusan kenaikan UMP tersebut.

Solihin, yang juga menjabat sebagai Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (Alfamart), menyebut bahwa pengusaha ritel kemungkinan besar akan mengambil langkah efisiensi sebagai respons terhadap tantangan ini. Efisiensi tidak selalu berarti pemutusan hubungan kerja (PHK), melainkan dapat berupa langkah seperti penutupan gerai yang merugi akibat tingginya biaya operasional, seperti sewa, sementara penjualan melemah.

Ia mengungkapkan bahwa Alfamart, misalnya, telah menutup 300–400 gerai sepanjang tahun ini karena kerugian, meskipun pada saat yang sama perusahaan juga membuka gerai baru di lokasi lain dengan prospek lebih baik. Hal ini mencerminkan strategi untuk menyeimbangkan bisnis di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Dengan kondisi tersebut, Solihin menekankan bahwa pelaku usaha ritel harus mampu beradaptasi dan mengelola efisiensi dengan bijak agar tetap bertahan di tengah tantangan ekonomi dan regulasi yang ada.

Kereta Cepat Jadi Alternatif Wisata Baru

Hairul Rizal 16 Dec 2024 Bisnis Indonesia
Tingkat okupansi kereta cepat Whoosh selama libur sekolah mencapai 98%, menunjukkan popularitas moda transportasi berbasis rel ini sebagai pilihan perjalanan sekaligus rekreasi. Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC, menjelaskan bahwa waktu perjalanan yang cepat menjadi alasan utama masyarakat memilih kereta ini, karena memungkinkan mereka menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tujuan bersama keluarga.

Selain itu, konektivitas kereta cepat dengan destinasi wisata populer juga menjadi daya tarik tersendiri. Pada periode 13–15 Desember 2024, penjualan tiket Whoosh mencapai 65.000 tiket, dengan 13.000 tiket terjual hingga siang hari pada 15 Desember. Angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan kereta cepat Whoosh, terutama pada momen liburan.

Sinyal Risiko di Pasar Keuangan Semakin Kuat

Hairul Rizal 16 Dec 2024 Kontan (H)
Pekan ini, pasar keuangan akan fokus pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) dan Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed, yang akan menentukan arah suku bunga acuan. Menurut Ratih Mustikoningsih, Financial Expert Ajaib Sekuritas, The Fed diproyeksikan memangkas suku bunga sebesar 25 bps menjadi 4,25%-4,5%, sementara BI kemungkinan besar akan mempertahankan suku bunga di 6% untuk menopang nilai tukar rupiah yang melemah hingga Rp 16.000 per dolar AS.

Dimas Krisna Ramadhani, Equity Analyst Indo Premier Sekuritas, menambahkan bahwa keputusan BI mempertahankan suku bunga dapat memperbesar selisih dengan Fed rate, yang diharapkan mendorong aliran dana masuk ke Indonesia. Namun, Oktavianus Audi, Vice President Kiwoom Sekuritas, mencatat bahwa kebijakan Donald Trump dapat memperlambat pemangkasan suku bunga The Fed di masa depan, meningkatkan volatilitas pasar.

Fikri C. Permana, Senior Economist KB Valbury Sekuritas, memproyeksikan depresiasi rupiah berlanjut hingga 2025, dengan kisaran Rp 16.000–Rp 16.100 per dolar AS. Ketidakpastian global dan kebijakan tarif AS menjadi faktor utama yang mengurangi minat investasi di pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Sementara itu, untuk pasar saham, Ratih Mustikoningsih dan Oktavianus Audi memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran 7.200–7.550 hingga akhir tahun. Pelaku pasar masih bersikap hati-hati (wait and see), menanti kepastian dari keputusan RDG BI dan FOMC.

Fluktuasi Rupiah Bisa Ganggu Anggaran Negara

Hairul Rizal 16 Dec 2024 Kontan
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah, menimbulkan risiko signifikan bagi stabilitas anggaran negara. Pada Jumat (13/12), rupiah ditutup di Rp 15.987 per dolar AS, melampaui asumsi APBN 2024 sebesar Rp 15.000.

Fikri C. Permana, Senior Economist KB Valbury Sekuritas, menyebut pelemahan rupiah ini dipicu volatilitas pasar global, yang membuat investor lebih berhati-hati. Meski Bank Indonesia telah melakukan intervensi, pelemahan rupiah tetap meningkatkan beban APBN, khususnya pembayaran utang luar negeri, yang dapat melonjak lebih besar di tahun 2025.

Myrdal Gunarto, dari Bank Maybank Indonesia, menyoroti dampak depresiasi rupiah terhadap subsidi energi dan stabilitas fiskal. Setiap pelemahan Rp 100 per dolar AS, berpotensi menambah defisit APBN hingga Rp 3,4 triliun. Ia juga menekankan dampak negatif pelemahan rupiah terhadap sektor yang bergantung pada impor, seperti industri otomotif.

Namun, Myrdal optimistis ekonomi Indonesia masih memiliki cadangan devisa kuat senilai US$ 150,24 miliar per November 2024, yang dapat mengurangi dampak buruk pelemahan rupiah. Meskipun begitu, ekonomi Indonesia akan tetap terpengaruh oleh kebijakan global, terutama dari Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump dan kebijakan The Fed.

Harapan pada Program Makan Gratis

Hairul Rizal 16 Dec 2024 Kontan
Kinerja sektor unggas diprediksi akan tetap positif di tahun 2025, didorong oleh program makan bergizi gratis dan perbaikan harga di pasar. Abdul Azis Setyo Wibowo, Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, menilai program ini akan meningkatkan permintaan daging ayam, membantu mengurangi oversupply, serta mendorong kenaikan harga anak ayam umur sehari (DOC) dan ayam hidup (livebird). Selain itu, program swasembada pangan juga berpotensi menstabilkan harga, mengurangi biaya, dan meningkatkan margin.

Namun, risiko tetap ada, seperti potensi kenaikan harga pakan akibat fluktuasi harga komoditas global dan kemungkinan penurunan daya beli masyarakat. Nafan Aji, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, menyoroti bahwa tekanan harga pakan masih dapat dikelola jika kenaikannya bersifat moderat.

Victor Stefano, Analis BRI Danareksa Sekuritas, memperkirakan oversupply ayam broiler akan berkurang pada 2025, dari 600.000 ekor pada 2024 menjadi 397.000 ekor. Hal ini didorong oleh penurunan kuota impor grand parent stock sebesar 15% pada 2024 serta pertumbuhan permintaan yang sejalan dengan pertumbuhan PDB nasional. Program makan bergizi gratis yang akan diluncurkan pada Januari 2025 oleh Badan Gizi Nasional juga akan membantu menyerap kelebihan pasokan ayam, membuka pasar baru, dan memungkinkan emiten menjual dengan margin yang lebih baik.

Victor memperkirakan harga jagung dan bungkil kedelai masing-masing naik 5,3% dan 5,4% secara tahunan (yoy) pada 2025. Meski margin pakan cenderung lebih rendah, margin di bisnis peternakan komersial dan pembibitan diproyeksikan lebih tinggi, sehingga mempertahankan prospek sektor unggas yang positif.

Investor Asing Tetap Percaya pada Saham Perbankan

Hairul Rizal 16 Dec 2024 Kontan
Menjelang akhir tahun, harga saham sektor perbankan, terutama bank besar, terus mengalami tekanan akibat aksi jual investor asing yang signifikan. Data menunjukkan bahwa selama sebulan terakhir, investor asing menjual saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebesar Rp 7,27 triliun, Bank Mandiri (BMRI) Rp 1,23 triliun, Bank Negara Indonesia (BBNI) Rp 595 miliar, dan Bank Central Asia (BBCA) Rp 1,29 triliun.

Nafan Aji Gusta, Senior Technical Analyst di Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menyebut salah satu faktor aksi jual ini adalah ketidakpastian terkait rumor pembentukan lembaga baru, Danantara, yang dikabarkan akan mengelola bank pelat merah. Hal ini membuat investor asing lebih berhati-hati. Namun, Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment di Pilarmas Investindo Sekuritas, menilai bahwa faktor global lebih dominan dibanding isu Danantara.

Sementara itu, Kiswoyo Adi Joe, Head of Investment di Nawasena Abhipraya Investama, menganggap keluarnya investor asing merupakan bagian dari strategi dan tidak perlu dikhawatirkan. Ia optimistis saham perbankan akan mengalami pemulihan, bahkan merekomendasikan pembelian saham BBRI dengan target harga Rp 7.000, BBCA Rp 11.500, BMRI Rp 8.500, dan BBNI Rp 7.000. Nico juga memperkirakan saham perbankan berpeluang naik dalam jangka panjang, terutama bank-bank dalam kategori KBMI 4.

Arah Suku Bunga Global di Tahun Depan

Hairul Rizal 16 Dec 2024 Kontan
Pekan ini menjadi momentum penting bagi arah kebijakan moneter global, dengan 22 bank sentral dari berbagai negara menggelar pertemuan, termasuk The Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat yang menjadi perhatian utama. The Fed diprediksi memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps), meski ancaman inflasi akibat kebijakan tarif pemerintahan Presiden Donald Trump dapat membatasi penurunan lebih lanjut. David Wilcox, Direktur Penelitian Ekonomi AS di Bloomberg Economics, menyebut kebijakan Trump menambah tantangan bagi The Fed dalam menentukan langkah ke depan.

Setelah The Fed, Bank of Japan (BOJ) dan Bank of England (BOE) diperkirakan akan menahan suku bunga, dengan negara-negara Eropa lainnya juga cenderung mempertahankan kebijakan moneter mereka. Namun, Riksbank Swedia kemungkinan akan memangkas suku bunga untuk kelima kalinya tahun ini.

Di Asia Tenggara, Bank Indonesia dan bank sentral Filipina diproyeksikan menurunkan suku bunga sebesar 25 bps, sementara Bank of Thailand diperkirakan menahan suku bunga di level 2,25%. Sementara itu, People's Bank of China (PBOC) berencana melonggarkan kebijakan moneter tahun depan dengan memotong suku bunga dan menurunkan giro wajib minimum. Wang Xin, Direktur Biro Penelitian PBOC, menyatakan langkah ini bertujuan mendorong pembiayaan untuk sektor ekonomi riil yang saat ini melambat.

Membangun Masa Depan Indonesia Melalui MBG

Yuniati Turjandini 16 Dec 2024 Investor Daily (H)
Setelah melalui masa uji coba di beberaoa daerah sejak Oktober 2024, pemerintah memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara serentak akan dilaksanakan pada 2Januari 2025. Uji coba telah dilakukan secara insentif mulai dari penyediaan bahan baku, operasional unit pelayanan, pengiriman makanan ke sekolah, hingga pengelolaan limbah. Program MBG adalah salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Lewat program ini, Presiden ingin mengurangi kesenjangan gizi, meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia, dan membentuk SDM unggul siap menyongsong Indonesia Emas 2045. Pemerintah menganggarkan Rp 71 triliun pada program MBG tahun 2025, dengan target penerimaan terbagi dalam tiga kelompok. Pertama, Ibu hamil, menyusui, dan balita dengan menyasar 27,2 juta penerima manfaat. Kedua, anak sekolah sekitar 52% dari seluruh jenjang pendidikan dengan jumlah penerima manfaat dalam kelompok ini sebanyak 33,8 juta. (Yetede)

Geliat IPO Jumbo di Akhir Tahun

Yuniati Turjandini 16 Dec 2024 Investor Daily (H)
Menjelang akhir tahun 2024, BEI diramaikan oleh kehadiran empat perusahaan yang siap mencatatkan sahamnya. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG), dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) memanfaatkan momentum akhir tahun untuk menggalang dana segar, dengan total potensi dana mencapai Rp 11,8 triliun. Berada di urutan pertama  adalah Adaro Andalan yang merupakan anak usaha PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Emiten pertambangan batu bara milik konglomerat Garibaldi 'Boy' Thohir ini berhasil menggalang dana Rp 4,32 triliun melalui penawaran saham yang berlangsung pada 29 November-3 Desember 2024, menjadikannya salah satu aksi korporasi terbesar tahun ini. AADI sukses mencatatkan (listing) sahamnya di BEI pada 5 Desember kemarin, dan mencapai hattrick dengan menyentuh batasan auto ini diparkir di level Rp 9.200 atau naik 65,76% hanya dalam waktu 10 hari sejak listing perdana. (Yetede)

Suku Cadang RI Diminati Timur Tengah dan Afrika yang Mendatangkan Transaksi US$ 4,4 Juta

Yuniati Turjandini 16 Dec 2024 Investor Daily (H)
Produk suku cadang kendaraan bermotor asal Indonesia  berhasil menarik minat pembeli dari kawasan Timur  Tengah dan Afrika. Hal itu terbukti  transaksi sebesar US$ 4,4 juta  atau sekitar Rp 70 miliar di Automchanika Dubai 2024 pada 10-12 Desember 2024. Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Dubai Widy Haryono menerangkan, keikutsertaan pada Automechanika Dubai 2024 adalah langkah stratgeis untuk membawa produk suku cadang Indonesia meramah pasar Timur Tengah dan Afrika. Apalagi, Dubai telah memposisikan diri sebagai hub perdagangan dunia. Dia menjelaskan, pameran Automechanika Dubai ini strategis dimanfaatkan para pelaku usaha  Indonesia untuk menyasar buyer. Tidak hanya di kawasan , tetapi juga buyer dari seluruh Indonesia. "Indonesia mampu menghasilkan produk suku cadang kendaraan bermotor berkualitas dan bersaing di pasar global. Hal ini terlihat dari capaian potensi transaksis sebesar USD 4,4 juta pada Automechanika Dubai 2024," ucap Widy. (Yetede)

Pilihan Editor