;

Berharap Investasi Sektor Tambang dan Logam

Hairul Rizal 01 Nov 2021 Kontan, 28 Oktober 2021

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sepanjang kuartal III-2021 sebesar Rp 216,7 triliun. Hasil tersebut tumbuh 3,7% secara tahunan. Namun secara kuartalan, realisasi investasi di kuartal III-2021 justru minus 2,8% dibandingkan dengan kuartal II-2021 yang sebesar Rp 223 triliun. Adapun realisasi investasi pada Juli-September 2021 tersebar dalam dua bagian. Pertama, penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 113,5 triliun atau tumbuh 10,3% yoy. Kedua, penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp 103,2 triliun yang turun 2,7% yoy. Meski secara kuartalan realisasi investasi turun di kuartal III, Bahlil optimistis target tahun ini sebesar Rp 900 triliun masih bisa tercapai. Ia berkaca pada realisasi investasi dari Januari hingga September yang mencapai Rp 659,4 triliun artinya sudah 73,3% dari target tahun ini terpenuhi. Karena itu, kuartal IV-2021 tinggal kurang Rp 240,6 triliun lagi. 

LEAD Membidik Pendapatan US$ 25 Juta Pada Tahun Ini

Hairul Rizal 01 Nov 2021 Kontan

PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) optimistis bisa mencapai target pendapatan US$ 25 juta pada tahun 2021. Angka ini setara realisasi pendapatan tahun lalu. Proyeksi tersebut juga mempertimbangkan kontrak LEAD yang hingga saat ini. Sekretaris Perusahaan PT Logindo Samudramakmur Tbk, Adrianus Iskandar menjelaskan, dengan perolehan kontrak saat ini sebesar US$ 15 juta, manajemen LEAD optimistis mencapai target pendapatan di 2021. Untuk kontrak yang diperoleh LEAD, kata dia, telah dimenangi selama tahun 2021. Adapun jangka waktunya bermacam-macam, mulai dari 7 hari sampai 1 tahun. Kemudian, ada pula kontrak langsung (direct appointment). "Utilitas kapal LEAD secara year to date (ytd) sebesar 72%, untuk utilitas selama kuartal III-2021 sebesar 82%, ucap Iskandar. 


Efisiensi dan Investasi Energi Hijau

Imam Dwi Baskoro 30 Oct 2021 Koran Tempo

Tempo, Jakarta - Kementrian Perindustrian memperkirakan program-program efisiensi yang diterapkan di sektor industri mampu menghasilkan penghematan energi sebesar 10-20 persen. Program efisiensi dan konservasi tersebut, adalah audit energi di sektor industri dan bangunan, penerapan sistem manajemen energi, pemakaian teknologi yang efisien, penerapan standar, pemberian label hemat energi, serta gerakan penyadaran dan sosialisasi hemat energi. Transisi energi di bidang industri menghadapi tantangan dan peluang yang perlu dikelola. Langkah-langkah efisiensi energi hanya akan optimal jika sejalan dengan proyek pengembangan energi baru dan terbarukan. Hal lain yang dibutuhkan ialah dukungan dari pemerintah, seperti pemeberian insentif bagi industri.  

Skema pembiayaan inovatif untuk ekonomi hijau yang sudah ada di Indonesia memiliki potensi untuk dikembangkan. Instrumen pembiayaan itu diantaranya obligasi atau sukuk hijau, blended financecarbon pricingislamic finance, dan result based financing. Indonesia telah enam kali menerbitkan sukuk hijau, yang terdiri atas empat kali penerbitan di level global dan dua kali di level domestik. 

Mulai Untung Berkat Investasi Start-Up

Imam Dwi Baskoro 30 Oct 2021 Koran Tempo

Tempo, Jakarta - Perbankan yang memiliki anak usaha modal ventura mulai meraup untung dari model bisnis yang dijalankan. Melalui Mandiri Capital Indonesia (MCI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membuka peluang mengembangkan pendanaan bagi perusahaan rintisan alias start-up yang memiliki prospek bisnis jangka panjang hingga akhirnya bisa melakukan penawaran umum saham perdana. Untuk memastikan keberlanjutan pendanaan yang diberikan, MCI harus jeli dalam memilih perusahaan rintisan. Sejak awal, MCI memang difokuskan untuk melakukan pengembangan dan pembiayaan pada perusahaan teknologi yang bergerak di bidang finansial. Sejauh ini, MCI memiliki sederet portfolio investasi di perusahaan teknologi.

Industri modal ventura terus menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), enam perusahaan modal ventura bahkan sukses membukukan nilai penyertaan saham dan penyertaan melalui obligasi konversi di atas Rp 100 miliar. Perusahaan tersebut utamanya adalah modal ventura anak usaha dari perbankan, seperti Mandiri Capital Indonesia, Central Capital Ventura, dan BRI Ventures. 

Tes Mahal Sonder Komponen Lokal

Imam Dwi Baskoro 30 Oct 2021 Majalah Tempo

Tempo, Jakarta - Sejak 28 Oktober 2021, manajemen Rumah Sakit Unggul Karsa menghentikan layanan tes PCR. Sehari sebelumnya, tarif baru tes PCR diumumkan di Jawa dan Bali menjadi Rp 275 ribu dari semula Rp 495 ribu. Untuk luar Jawa dan Bali yang semula biayanya Rp 525 ribu turun menjadi Rp 300 ribu. Penetapan tarif baru tes PCR ini merupakan perintah Presiden. Meski harga turun, pemerintah akan memperluas pemberlakuan tes PCR bagi semua pengguna moda transportasi, dari semula hanya untuk penumpang pesawat.  

Pemerintah lalu mendorong pembuatan peralatan tes PCR di dalam negeri. Hasilnya Bio Farma dan Nusantics, perusahaan rintisan alat kesehatan, bisa memproduksi reagen untuk tes PCR bernama mBioCoV-19 RT_PCR Kit. Jika komponen pendukung tes PCR dalam negeri sudah tersedia secara massal, tak ada lagi alasan rumah sakit menghentikan layanan tes Covid-19 dengan alasan biaya. Bagaimanapun, untuk basis mencegah penularan virus, tes massal menjadi salah satu cara mendeteksinya. 

Satu Royalti Dipotong Berkali-Kali

Imam Dwi Baskoro 30 Oct 2021 Majalah Tempo

Tempo, Jakarta - Sebelum pandemi Covid-19 datang, Erros Candra hidup dari panggung ke panggung. Setelah pandemi menerjang Indonesia pada Maret 2020. Sempat menyerahkan hak kuasa royalti lagu-lagu ciptaannya ke lembaga manajemen kolektif (LMK) Karya Cipta Indonesia. Sejak pandemi terjadi, Eross makin rajin memperhatikan potensi pendapatan pasifnya itu, 

Selama ini LMK memegang kuasa penagihan dan pembagian royalti. Pencipta lagu bergabung dengan Wami (genre pop dan rock), RAI (dangdut dan melayu), serta Karya Cipta Indonesia (pop indonesia dan daerah). Produser lagu bergabung dengan Asirindo, Aspirindo, dan Armindo. Adapun pembawa lagu bergabung, antara lain, dengan Prisindo, ARDI, dan Sentra Lisensi Musik Indonesia. Erros mengakui awalnya ia tipe komposer yang apatis terhadap lagu ciptaannya. Namun, sejak pandemi melanda, dan sadar royalti lagu menjadi pendapatan paling signifikan saat tak ada konser, Erros makin memperhatikan detail urusan ini LAS, menurut Eross, berani menjanjikan pendapatan royalti naik seiring dengan penggunaan SILM.

Peluang Cuan Stasiun Mobil Listrik

Imam Dwi Baskoro 29 Oct 2021 Koran Tempo

Tempo, Jakarta - PT PLN (Persero) membuka peluang bisnis Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk swasta. Melalui skema kemitraan bagi hasil, PLN mengklaim kerja sama pembangunan infrastruktur mobil listrik ini  menguntungkan bagi investor. Optimistis pasar kendaraan mobil listrik akan berkembang cepat. Pada 2020, penjualan mobil listrik naik 46 persen. Sedangkan mobil konvensional turun 14 persen. PLN menawarkan lahan tanpa biaya sewa selain menyediakan pasokan listrik. Investor harus menyediakan, mengoperasikan dan memelihara fasilitas pengisian ulang yang ditempatkan di lahan PLN. 

Langkah PLN mengembangkan SPKLU melalui skema kemitraan dapat membantu mendorong minat penggunaan mobil listrik. Namun, masih sulit mendongkrak penjualannya dalam jangka pendek. Berkaca pada pengalaman di negara tetangga, seperti Australia. Tidak mudah membuat masyarakat beralih ke mobil listrik. Pasar mobil di sana sekitar 1,3 juta per tahun, tapi jumlah kendaraan listrik hanya sekitar 16 ribu. 

Sektor Andalan Menjadi Tumpuan

Imam Dwi Baskoro 29 Oct 2021 Koran Tempo

Tempo, Jakarta - Perbankan nasional terus berupaya menggenjot penyaluran kredit ini tiga bulan tersisa tahun ini. Sektor dan segmen kredit andalan yang mulai pulih menjadi tumpuan penyaluran kredit untuk mencetak peningkatan pendapatan dari kinerja intermediasi. Terdapat sektor-sektor yang mulai mengalami tren perbaikan kinerja, yaitu sektor yang memiliki karakteristik pemulihan cepat atau berdaya tahan tinggi pada masa pandemi. Meski mulai ekspansif, perusahaan berusaha senantiasa berhati-hati menjaga kualitas portofolio kredit agar tidak memicu risiko kenaikan rasio kredit macet alias non-performing loan (NPL) di kemudian hari. Pertumbuhan kredit akan dijaga tetap berkelanjutan dengan mengedepankan asesmen yang ketat untuk memastikan kemampuan nasabah dalam memenuhi kewajiban pembayaran di kemudian hari. 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pertumbuhan kredit industri perbankan pada keseluruhan tahun ini akan berada di angka 4-5 persen. Pertumbuhan terbesar terjadi pada jenis kredit konsumsi, yaitu sebesar 2,95 persen, diikuti kredit moral kerja yang tumbuh 2,85 persen serta kredit investasi yang tumbuh 0,37 persen. 

Laba Bank Jumbo Kompak Melejit

Imam Dwi Baskoro 29 Oct 2021 Koran Tempo

Tempo, Jakarta - Industri perbankan nasional mulai membukukan kinerja positif pada pengujung tahun ini. Bank-bank kategori BUKU IV atau modal jumbo kompak melaporkan realisasi perolehan laba yang melonjak pada triwulan III 2021.Raihan positif itu tak lepas dari perbaikan kondisi perekonomian nasional seiring dengan kian terkendalinya kasus penularan Covid-19 dan masifnya program vaksinasi nasional. 

Transformasi digital yang kian masif dilakukan setahun belakangan juga berkontribusi positif meningkatkan efisiensi dan pendapatan nonbunga perbankan. Baik giro maupun tabungan mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 8,5 persen dan 11,7 persen.

Situs Pemerintah Mudah Diretas, Data Warga Dijual Bebas

Hairul Rizal 29 Oct 2021 Kompas

Pada Mei 2021, di sebuah forum peretas, Raidforums.com, akun dengan nama Kotz mengklaim memiliki lebih dari 270 juta data pribadi warga Indonesia yang berasal dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. Di forum itu, Kotz menjual lebih dari 270 juta data itu seharga 0,35 bitcoin atau sekitar Rp 297.850.000 berdasarkan kurs pada Kamis (28/10/2021) pukul 15.08 di Indodax.com. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih membantah data yang dijual di Raidforums berasal dari instansinya. Sementara Polri belum dapat memastikan siapa pelaku pembobolan dan penjualan data tersebut.

Untuk memastikan apakah benar data yang diperjualbelikan di Raidforums.com tersebut data BPJS atau bukan, tim investigasi Kompas menghubungi Kotz dan menelusuri validitas data yang dijual dengan mengirim dua nomor induk kependudukan (NIK). Dari data NIK itu, Kotz merespons dengan memberikan data kependudukan (nama lengkap, alamat, agama, tanggal lahir, golongan darah), gaji selama tiga tahun (2017-2019), dan nomor kartu BPJS Kesehatan (noka). Noka yang diberikan Kotz pun identik dengan nomor yang tertera pada kartu BPJS Kesehatan pemilik NIK. Sementara itu, dari penilaian kerentanan dan penelusuran terhadap aktivitas para peretas di Indonesia, terungkap betapa mudahnya meretas situs-situs pemerintah. Beberapa hari lalu, subdomain situs Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengalami peretasan berupa perubahan muka (defacement).


Pilihan Editor