Pasar Keuangan Menerawang The Fed
Kombinasi pergerakan inflasi, arah kebijakan The Fed, dan dinamika mutakhir soal krisis antara Rusia dan Ukraina-NATO membuat pelaku pasar melepas aset-aset mereka di pasar keuangan. Setelah mengalami kenaikan sepanjang 2021, saham-saham teknologi, perusahaan kripto, hingga produsen kendaraan listrik melemah per Januari 2022. The Fed akan menggelar pertemuan pada 15-16 Maret 2022 saat kondisi mutakhir tak semulus proyeksi. Salah satunya inflasi yang masih tinggi. Pasar keuangan tengah menerawang kebijakan The Fed. (Yoga)
Kesejahteraan Buruh Jangan Dipertaruhkan
Langkah pemerintah mengembalikan program Jaminan Hari Tua (JHT) ke fungsi awal dinilai akan mempertaruhkan kesejahteraan buruh. Selama program Jaminan Kehilangan Pekerjaan belum teruji efektif, manfaat JHT untuk buruh yang kehilangan pekerjaan perlu dipertahankan. Kinerja dan tata kelola investasi dana program Jamsostek menjadi sorotan setelah Permenaker No 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat JHT diterbitkan Februari 2022. Mantan Dewan Pengawas BP Jamsostek Periode 2016-2021, Poempida Hidayatullah, menduga permenaker itu diterbitkan untuk membenahi tata kelola dana investasi program JHT. Langkah itu dinilai membebani pekerja yang kini terdampak pandemi Covid-19.
Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia Mirah Sumirat meminta pemerintah mencabut Permenaker No 2/2022 dan mengembalikan manfaat JHT kepada buruh yang membayar iuran. Staf Khusus Kemenaker Dita Indah Sari mengatakan, Permenaker No 2/2022 diterbitkan untuk mengembalikan fungsi JHT pada khitahnya sesuai UU Sistem Jaminan Sosial Nasional, bukan karena ketahanan dana BP Jamsostek bermasalah. Dirut BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo menyampaikan, program JHT perlu dikembalikan ke fungsi awal agar BP Jamsostek dapat menempatkan dana JHT ke instrumen yang lebih baik. (Yoga)
Anggaran Subsidi Energi Membengkak
Tingginya harga sejumlah komoditas energi, berdampak pada lonjakan harga jual energi, baik bahan bakar minyak (BBM), gas, maupun listrik. Padahal pemerintah harus mempertahankan harga energi agar tidak menyulut inflasi dan menggerus daya beli. Tapi hal ini membawa konsekuensi pada keuangan negara, yakni membengkaknya anggaran subsidi energi. Pada saat yang bersamaan, pemerintah juga berupaya untuk mengendalikan defisit anggaran menuju ke bawah 3% terhadap produk domestik bruto (PDB) pada tahun depan.
Berdasarkan analisis sensitivitas APBN 2022 terhadap perubahan asumsi dasar ekonomi makro, setiap kenaikan US$ 1 per barel belanja negara bertambah Rp 2,6 triliun. Artinya, selisih rerata ICP Januari dengan asumsi APBN, mencapai US$ 22,89 per barel. Dari perhitungan KONTAN, anggaran subsidi energi pada bulan Januari 2022 saja, bertambah Rp 59,91 triliun. Adapun target anggaran subsidi energi sepanjang 2022 mencapai Rp 134 triliun. Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Wahyu Utomo menegaskan pemerintah terus memantau selisih harga dengan harga keekonomian.Daya Beli Buruh Perkotaan Makin Tergerus Inflasi
Daya beli buruh perkotaan menurun pada bulan Januari 2022. Hal ini tercermin dari menurunnya upah rill buruh bangunan pada bulan lalu. Penyebabnya, inflasi nasional yang meningkat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, upah nominal harian buruh bangunan Januari 2022 naik 0,38% dibandingkan dengan upah Desember 2021, yaitu dari Rp 91.335 per hari menjadi Rp 91.682 per hari. Namun, kenaikan ini belum mampu mengangkat daya beli buruh bangunan.
Penjualan Mobil Masih Bisa Menanjak
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data realisasi penjualan mobil nasional teranyar. Sepanjang Januari 2022, penjualan mobil wholesales (pabrikan ke dealer) tercatat sebesar 84.062 unit. Jumlah ini lebih rendah 13,04% (mom) dibandingkan penjualan mobil wholesales di Desember 2021 sebesar 96.673 unit. Namun, angka ini lebih tinggi 58,88% (yoy) dibandingkan penjualan mobil wholesales Januari 2021 sebesar 52.909 unit.
Sementara itu, penjualan mobil retail (dealer ke konsumen) nasional mencapai 78.568 unit di Januari 2022 atau lebih rendah 22,56% (mom) dibandingkan penjualan di Desember 2021 sebesar 101.468 unit. Di sisi lain, capaian tersebut lebih tinggi 45,50% (yoy) dibandingkan penjualan mobil retail di Januari 2021 sebesar 53.997 unit.
Kayu Telah Mengekspor 18 Kontainer
Di tengah kendala pemasaran akibat pandemi Covid-19, PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) masih mampu membukukan penjualan ekspor. Sejak awal tahun hingga bulan Februari 2022, emiten penjual kayu log dan produk kayu setengah jadi itu telah mengapalkan sebanyak 18 kontainer. Direktur Utama KAYU Nanang Sumartono Hadiwidjojo mengatakan, KAYU mengirimkan enam kontainer dengan volume 122,19 meter kubik (m3) di bulan Januari 2022. Sementara di bulan Februari sejauh ini, KAYU mengirimkan 12 kontainer dengan volume 257,08 m3
Pemerintah Perlu Intervensi Pasar
Hampir semua harga soft commodity seperti CPO, kedelai, jagung, beras, dan lainnya mengalami kenaikan. Untuk itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta pemerintah melakukan intervensi. "Jika pemerintah memberikan subsidi atau insentif untuk untuk membebaskan biaya impor, maka harga komoditas tersebut bisa lebih murah sampai ke pasar dalam negeri atau saat sampai ke end user dalam bentuk produk jadi," ungkap Ketua Harian YLKI, Tulus Abadi kepada Kontan, Selasa (15/2).
J&T Bidik Pengiriman Tumbuh Dua Kali Lipat
Perusahaan jasa pengiriman, J&T Express, membidik target bisnis yang signifikan pada tahun ini. Manajemen berharap, angka pengiriman dapat dua kali lipat lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Bukan tanpa alasan, J&T Express melihat bisnis logistik masih memiliki prospek yang sangat menjanjikan ke depannya. Hal ini utamanya didorong oleh perubahan kebiasaan masyarakat dalam berbelanja online, terutama sejak dua tahun ke belakang saat pandemi korona datang ke Tanah Air. "Sehingga ke depannya kami melihat tetap adanya prospek bisnis dalam industri ini," ungkap CEO J&T Express, Robin Lo, saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (15/2). Untuk memaksimalkan laju bisnis di tahun ini, Robin mengatakan bahwa J&T Express melakukan sejumlah pengembangan. Antara lain dengan menghadirkan layanan rute internasional, J&T International Standard Express yang baru saja diluncurkan beberapa bulan lalu, serta pengembangan pada J&T Cargo.
Angin Prayitno Jadi Tersangka Pencucian Uang
Bekas Direktur Pemeriksaan dan Penagihan DJP Angin Prayitno Aji ditetapkan kembali sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Sebelumnya, dia divonis bersalah dalam kasus suap pajak pada 2016 dan 2017. Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri (15/2), mengatakan, penetapan Angin sebagai tersangka TPPU merupakan pengembangan penyidikan perkara korupsi pajak 2016-2017 di Direktorat Pajak Kemenkeu. (Yoga)
Gandeng WIR Group, BNI Siap Ekspansi Bisnis Digital di Metaverse Indonesia
Metaverse menjadi sebuah ceruk baru bagi ekonomi dunia untuk ekspansi. Pelaku bisnis berlomba lomba menyiapkan strategi untuk mengoptimalkan ceruk peningkatan nilai tambah ekonomi digital ini. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) sebagai pioneer digital banking Indonesia pun berkomitmen turut membangun Metaverse Indonesia. Tidak hanya sebagai wave rider, BNI akan membangun ekosistem bisnis digital yang relevan di dalam Metaverse Indonesia yang juga akan diperkenalkan oleh Presiden Jokowi dalam pertemuan G20 dimana Indonesia sebagai Presidensi.
BNI pun menggandeng WIR Group untuk mengembangkan layanan perbankan Metaverse. Hal ini menjadi langkah awal dalam journey BNI mengembangkan layanan perbankan di dunia yang lebih dari sekadar digital ini. Prosesi penandatanganan MoU Metaverse Indonesia BNI dan WIR Group ini dihadiri oleh Direktur IT & Operasi BNI Y.B. Hariantono dan CEO dan CoFounder WIR Group Michael Budi, Selasa, (15/2/2022).
Y.B. Hariantono menyampaikan WIR Group merupakan mitra yang tepat untuk ekspansi BNI di Metaverse karena perusahaan basis teknologi augmented reality terbukti berpengalaman dan telah mendapat pengakuan di berbagai negara. BNI mengapresiasi WIR Group untuk konsistensinya dalam mengembangkan Metaverse. Perseroan tentunya akan lebih proaktif menggandeng banyak mitra untuk bersama-sama mengembangkan Metaverse guna memberi nilai tambah pada inovasi produk layanan BNI ke depan.









