;

Pendapatan Premi dari Jalur Keagenan Menurun

Yoga 15 Mar 2022 Kompas

Jumlah agen asuransi jiwa dan pendapatan premi dari jalur keagenan cenderung berkurang, karena menurunnya aktivitas pemasaran tatap muka selama pandemi Covid-19 dan kian berkembangnya penggunaan aplikasi layanan asuransi digital. Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), jumlah agen asuransi berlisensi seluruh Indonesia hingga akhir 2021 sekitar 574.000 orang, turun 5,5 % dibandingkan 2020 yang sebanyak 607.000 orang. Pada 2021, pendapatan premi industri asuransi jiwa dari agen Rp 58,8 triliun, turun 9,7 % dibandingkan 2020 yang sebesar Rp 65,11 triliun. Porsi pendapatan premi dari jalur keagenan terhadap total pendapatan premi asuransi jiwa 2021 sekitar 29 %. Adapun porsi terbesar disumbangkan oleh saluran pemasaran asuransi melalui perbankan sebesar 48,1 %.

Duta Perhimpunan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) Deddy Karyanto mengakui, selama pandemi,jumlah agen berkurang lantaran kesulitan memasarkan produk asuransi secara tatap muka. Selain itu, tekanan ekonomi, khususnya beberapa bulan awal pandemi, membuat para agen kesulitan mencari nasabah,  yang berdampak minimnya pendapatan komisi, ini membuat sebagian agen berhenti mencari nasabah baru. Pendiri PAAI Wong Sandy Surya menjelaskan, pihaknya mengapresiasi langkah OJK mengeluarkan Surat Edaran No 19 Tahun 2020 tentang saluran pemasaran produk asuransi, dimana OJK mengizinkan pemasaran asuransi dengan metode tanpa tatap muka. (Yoga)


Timah Kembali Meraih Laba pada 2021

Yoga 15 Mar 2022 Kompas

Emiten pertambangan, PT Timah (Persero) Tbk, membukukan laba bersih Rp 1,3 triliun tahun 2021 setelah merugi Rp 340,5 miliar di 2020. Dari laporan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, Senin (14/3), pendapatan PT Timah turun dari Rp 15,21 triliun jadi Rp 14,6 triliun selama kurun tersebut. Namun, beban pokok pendapatan turun dari Rp 14,09 triliun di 2020 jadi Rp 11,17 triliun di 2021. (Yoga)

Petani Lampung Didorong Ekspor Rempah

Yoga 15 Mar 2022 Kompas

Dalam situasi pandemi Covid-19, permintaan ekspor komoditas rempah dari Lampung terus meningkat. Pemerintah mendorong petani membudidayakan rempah dan melirik potensi ekspor. ”Pada 2020, cabai jawa asal Lampung menembus pasar ekspor sebelas negara,” kata Kepala Balai Karantina Kelas IA Bandar Lampung M Jumadh, di Lampung, Senin (14/3). (Yoga)

Pelaporan SPT Masih Lebih Rendah dari Tahun 2020

Hairul Rizal 15 Mar 2022 Kontan

Realisasi penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan pajak penghasilan (PPh) tahun pajak 2021 hingga Senin (14/3), telah mencapai 6,1 juta. Namun, angka ini lebih rendah 265.500 atau turun 4,16% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Berdasarkan data Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu), realisasi tersebut terdiri dari 5,92 juta SPT yang disampaikan wajib pajak orang pribadi dan 183.267 SPT yang disampaikan wajib pajak badan. Dengan perkembangan tersebut, rasio kepatuhan formal wajib pajak baru mencapai 32,12%, dari target yang dipatok sebesar 80% pada tahun ini. Sebagai catatan kepatuhan pembayaran pajak pada tahun pajak 2020 mencapai 77,63%.


Sedang Dikaji, Bunga Fintech Bisa Naik Lagi

Hairul Rizal 15 Mar 2022 Kontan

Kebijakan penurunan bunga pinjaman fintech menjadi 0,4% per hari ternyata memberatkan sejumlah pemain. Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) pun berencana mengkaji ulang penerapan batas bunga 0,4% tersebut. Dalam rapat kerja nasional (Rakernas) AFPI 2022, isu soal bunga tersebut menjadi satu agenda pembahasan. "Penerapan biaya 0,4% yang akan direview secara berkala hingga pemberlakuan lending robo yang akan diupayakan,” ujar Direktur Eksekutif AFPI Kuseryansyah. Para pemain fintech pun mengapresiasi langkah AFPI untuk segera mengkaji kembali penerapan batas biaya pinjaman.


Kinerja Membiru, Saham Bank Digital Malah Merah

Hairul Rizal 15 Mar 2022 Kontan

Bank-bank digital bermunculan sejak beberapa tahun terakhir. Kendati dipercaya memiliki prospek cerah, banyak bank-bank digital yang masih harus melakukan investasi untuk menggaet nasabah baru dan membangun infrastruktur layanan digital. Namun tren bakar duit itu bisa jadi segera berakhir. Ambil contoh Bank Jago Tbk (ARTO) yang mulai transformasi menjadi bank digital sejak 2020. Setelah mengalami rugi bertahun-tahun, Bank Jago mencetak laba setelah pajak senilai Rp 86,02 miliar di 2021. Di tahun 2020, ARTO rugi Rp 189,56 miliar. Perbaikan kinerja itu sejalan dengan pertumbuhan penyaluran kredit 491% year on year (yoy) menjadi Rp 5,37 triliun pada 2021. Pinjaman kemitraan dan pinjaman dari ekosistem menyumbang bagian terbesar kredit, dengan porsi sekitar 52%. Sementara bank-bank kecil digital lain, seperti Bank Neo Commerce (BBYB), Bank Raya (AGRO), Bank Aladin (BANK) dan Bank BCA Digital masih merugi. Bank digital memang membutuhkan ekosistim yang kuat untuk mencapai kinerja positif. Bahkan, Kakao Bank asal Korea Selatan yang punya ekosistem sangat besar membutuhkan waktu dua tahun untuk cuan.


Bisnis Properti Dihantui Kenaikan Harga Baja & Besi

Hairul Rizal 15 Mar 2022 Kontan

Perang Rusia dan Ukraina juga menekan rantai pasok konstruksi global. Konflik di Eropa Timur itu mengerek harga bahan baku besi dan baja. Alhasil, tekanan ke sektor konstruksi dan properti semakin bertambah, setelah harga komoditas energi meningkat sekaligus memukul daya beli. Rusia merupakan eksportir baja keempat terbesar di dunia. Selama ini Rusia memasok baja ke lebih dari 150 negara. Industri konstruksi saat ini menyumbang lebih dari 50% permintaan baja dunia. Tahun 2021, Indonesia mengimpor 486.149 ton ingot besi baja (bahan baku baja) dari Rusia senilai US$ 326,63 juta. Mengacu data BPS, angka itu di posisi ketiga setelah impor dari India dan Oman. Para pebisnis properti juga mengakui, perang Rusia dan Ukraina memantik ketidakpastian. Real Estate Indonesia (REI) mengemukakan, potensi kenaikan harga besi dan baja di pasar global akan memukul bisnis konstruksi dan properti di dalam negeri. 

Wakil Ketua Umum DPP REI Raymond Arfandy mengatakan, tak hanya besi dan baja, keadaan ini berpotensi menaikkan harga komponen konstruksi lainnya. Ketua Apindo Bidang Properti dan Kawasan Ekonomi, Sanny Iskandar mengungkapkan, jika kenaikan harga tidak diantisipasi lebih jauh maka memberatkan sektor properti dan kawasan industri. Menurut dia, pemerintah perlu memberikan kemudahan, salah satunya mendorong peningkatan volume produksi dalam negeri. Head of Industry and Regional Research Bank Mandiri Dendi Ramdani menilai, kenaikan harga baja dan semen bisa mengerek harga properti. Hal ini menyebabkan sebagian konsumen menimbang ulang membeli properti.


Pendidikan dan Kesehatan Bisa Kena PPN Final

Hairul Rizal 15 Mar 2022 Kontan

Pemerintah tampaknya tetap akan memberlakukan kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 11% mulai April 2022. Bahkan, pemerintah juga berencana untuk mengenakan PPN atas beberapa sektor jasa yang selama ini bebas pungutan pajak tersebut. Pekan lalu saat menggelar sosialisasi Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), Menteri Keuangan Sri Mulyani membuka peluang pengenaan PPN bagi sektor jasa pendidikan dan kesehatan. Kedua sektor ini, bakal dikenakan tarif khusus berupa PPN Final.

"Kualifikasinya apa? Barang atau jasa tertentu, di mana kita bisa menerapkan tarif PPN Final. Ini bisa pendidikan, kesehatan, atau bidang-bidang yang memberikan atau diberikan kekhususan oleh pemerintah," kata Sri Mulyani, pekan lalu. Sayangnya, ia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai waktu penerapan PPN Final tersebut. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai, pungutan PPN Final terhadap sektor jasa pendidikan dan kesehatan berpotensi meningkatkan inflasi yang signifikan pada tahun ini. Alhasil, daya beli masyarakat yang belum pulih sepenuhnya bisa kembali tergerus.

Peluang Menembus 7.000

Hairul Rizal 15 Mar 2022 Kontan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus rekor tertinggi sepanjang masa, Senin (14/3). IHSG naik 0,43% dan ditutup di level 6.952,20. Analisi Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Aziz Setyo Wibowo mengatakan, penguatan IHSG dipengaruhi oleh data penjualan mobil Februari 2022 yang meningkat 65,1%. Sehingga, IHSG berpeluang kembali bergerak di kisaran resistance 6.996 hingga 7.045. Senada, analis Philip Sekuritas Indonesia Joshua Marcius juga memperkirakan IHSG ini berpotensi menguat ke area resistance 6.996 dengan support yang dapat dipertimbangkan pada area 6.837.

Utak-Atik Frekuensi Kebut 5G

Hairul Rizal 15 Mar 2022 Bisnis Indonesia

Operator telekomunikasi dan pemerintah tengah mengebut pemerataan jaringan telekomunikasi generasi kelima alias 5G di Indonesia. Langkah itu bukan tanpa sebab. Sejak peluncuran komersial 5G pada tahun lalu, baru ada 13 kota terkoneksi layanan telekomunikasi yang lebih cepat dan andal ketimbang teknologi 4G itu. Apalagi, kini pemerintah punya agenda penting yakni pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur. Keberadaan infrastruktur teknologi termasuk 5G pun sangat dibutuhkan untuk menunjang proyek itu.

Keberadaan jaringan 5G di IKN Nusantara juga amat dibutuhkan karena pemerintah mengarahkan Ibu Kota Negara baru menjadi kota pintar. Salah satu yang akan dikembangkan adalah transportasi modern berbasis kendaraan tanpa awak atau autonomous yang membutuhkan dukungan teknologi dan jaringan yang mumpuni seperti 5G. Hal itu diamini Koordinator Standar Telekomunikasi Radio Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Indra Utama. Menurutnya, Kemenkominfo mematangkan rencana lelang pita frekuensi 700 MHz untuk layanan internet bergerak. Saat ini, frekuensi tersebut masih digunakan siaran analog hingga 2 November 2022. Setelah tenggat itu, siaran televisi harus sudah beralih ke digital. Alhasil dari peralihan dari siaran analog ke digital, terdapat digital dividend sebesar 112 MHz yang bisa digunakan dalam penggelaran 5G.


Pilihan Editor