Wabah PMK Sapi Rugikan Ekonomi Hingga Rp 20 Triliun
Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang sapi di Indonesia sejak akhir April 2022 telah memasuki masa darurat. Penyakit ini diperkirakan sudah menjangkiti ratusan ribu sapi di Indonesia, dan memicu kerugian ekonomi hingga puluhan triliun rupiah.
Berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kemtan), per 12 Juni 2022, wabah PMK sudah menyerang 140.315 hewan di 180 kabupaten dan kota di 18 provinsi. Tapi, sejumlah kalangan menilai, total sapi yang terserang PMK bisa jauh di atas data itu akibat banyak kasus PMK yang tidak dilaporkan dan tidak terdeteksi. Sekretaris Jendral Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Rochadi Towaf memproyeksikan, total kerugian yang ditanggung peternak secara nasional bisa mencapai Rp 20 triliun, termasuk sapi perah.
Ikhtiar Membayar Utang Krakatau Steel
Sejumlah BUMN direncanakan menambah modal melalui aksi memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias right issue pada semester II 2022. Salah satu yang akan melaksanakan aksi korporasi tersebut adalah perusahaan asal pelat merah, PT Krakatau Steel, Tbk. Right Issue menjadi salah satu yang direncanakan Krakatau Steel guna mendapatkan dana segar untuk membayar utang. Tahun ini perseroan ditargetkan melunasi utang sebesar US$524 juta. Dana segar dari right issue direncanakan dipakai Krakatau Steel untuk pelunasan utang Tranche B dan pengembangan usaha. "Harapannya, publik akan yang men-subscribe, tanpa partisipasi pemerintah, " ujar Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dalam rapat bersama DPR, 8 Juni lalu. "Di tahun 2022 kami berencana melakukan pengurangan jumlah utang hingga 50% dari total utang pada MRA (Master Restructuring Agreement) di tahun 2020," ujar Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim.
Ekonomi Indonesia Terancam Efek Stagflasi
Ancaman stagflasi global yakni inflasi tinggi yang disertai dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi, diprediksi menjadi risiko pertumbuhan ekonomi Indonesia 2023. Karenanya, target pertumbuhan ekonomi 5,3%-5,9% terlalu ambisius.
Seperti diketahui, pemerintah dan Komisi XI DPR menyepakati asumsi pertumbuhan ekonomi tahun 2023 yang menjadi dasar penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023 sebesar 5,3% hingga 5,9%. Target ini jauh lebih tinggi ketimbang outlook pertumbuhan ekonomi 2022 yakni 4,8%- 5,5%.
Suntikan Modal BUMN Tahun 2022 Belum Cair
Hingga pertengahan 2022, pemerintah belum juga merealisasikan pembiayaan investasi kepada badan usaha milik negara (BUMN) dalam bentuk penyertaan modal negara (PMN). Adapun total pencairan PMN BUMN tahun ini sebesar Rp 38,48 triliun. Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan Direktorat Jendral (Dirjen) Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemkeu) Meirijal Nur mengatakan, proses pencairan PMN BUMN tersebut masih dalam tahapan administrasi.
Masih Banjir Pembagian Dividen
Pembagian dividen oleh sejumlah emiten masih terus bergulir. Pekan depan, setidaknya ada 26 emiten yang memasuki periode cum date. Bahkan, ada empat emiten yang cum date pada Senin ini (13/6) dan dilanjutkan enam saham cum date pada esok harinya (14/6). Cum date adalah tanggal terakhir membeli saham yang berniat bagi dividen, agar berhak mendapatkan dividen. Bagi yang tertarik ikut mengoleksi saham pembagi dividen, Pengamat Pasar Modal dari Asosiasi Analis Efek Indonesia, Reza Priyambada kembali mengingatkan. Biasanya, kata Reza, pelaku pasar akan mencermati pola pergerakan harga, besaran dividen, hingga perhitungan yield dividen yang menarik. Selain itu, pelaku pasar juga memperhatikan likuiditas pasar dari emiten pembagi dividen ini. Likuditas ini penting, agar di masa mendatang, investor berpeluang mendapat keuntungan dari kenaikan harga saham atau mendapat capital gain.
JALAN TERJAL TARIK MODAL
Ketidakpastian ekonomi global yang dipicu kenaikan inflasi, gangguan rantai pasok, dan tensi geopolitik dunia menjadi ancaman dalam mengerek investasi. Situasi tersebut agaknya disadari betul oleh Pemerintah Indonesia yang memilih tak muluk-muluk mematok target investasi. Buktinya, target penanaman modal di dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2023 disepakati ‘hanya’ sebesar Rp1.250 triliun--Rp1.400 triliun. Padahal sebelum pemutakhiran target tersebut, pemerintah mematok angka yang amat optimistis yakni Rp1.800 triliun--Rp1.900 triliun. Situasi memang tengah pelik karena perangkat untuk memacu aliran dana investor makin terbatas. Misalnya saja insentif pajak yang tak lagi bisa ditebar seiring dengan tuntutan konsolidasi fiskal pada tahun depan. Optimalisasi penerimaan harus dilakukan guna menahan defisit fiskal di bawah 3% terhadap produk domestik bruto (PDB).
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia tidak menampik bahwa penguraian kendala investasi memang belum usai. Alhasil, target penanaman modal yang dicanangkan pada tahun depan tak jauh berbeda ketimbang tahun ini. Pada tahun ini pemerintah menargetkan realisasi investasi di angka Rp1.200 triliun, naik sebesar 33,15% jika dibandingkan dengan realisasi pada tahun lalu yang tercatat Rp901,2 triliun.
GREYSIA POLII PURNATUGAS : BNI Bantu Atlet Muda Penerus Greysia Polii
Pensiun dari dunia atlet profesional selalu menjadi proses transisi tidak mudah bagi seorang bintang olahraga. Pasalnya, ribuan hari telah dilalui, mulai dari berlatih hingga mencetak prestasi, dan kini tiba-tiba harus berhenti. Begitu pula yang akan dijalani Greysia Polii yang telah memasuki masa purnatugas. Sebagai penghargaan atas jasa-jasanya mengharumkan Indonesia di dunia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI dan Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) bekerjasama menggelar Testimonial Day Greysia Polii, Minggu (12/6). Pada kesempatan sama, bank berkode saham BBNI tersebut juga memberikan bantuan dana pembinaan atlet muda kepada dua klub besar yang telah membesarkan Greysia Polii, yakni PB Jaya Raya dan Eng Hian Badminton Academy.
Vice President Corporate Communication BNI Selly Adriatika menyampaikan, PB Jaya Raya dan Eng Hian Badminton Academy adalah klub yang sangat berjasa dalam menempa skill sekaligus mental sang juara dan diharapkan dapat melahirkan lebih banyak The Next Greysia Polli Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyampaikan Greysia Polii tidak akan sepenuhnya pergi dari dunia bulu tangkis. Greysia Polii akan tetap mendukung pengembangan cabang olahraga bulu tangkis nasional dengan menjadi aparatur sipil negara (ASN) di Kemenpora. .
Mengungkit Daya Saing Tambang Indonesia
Di tengah mengilapnya pamor komoditas energi global pada saat ini, Indonesia masih berjibaku untuk mencapai target produksi ‘emas hitam’ nasional. Target produksi batu bara pada tahun ini sebesar 663 juta ton. Adapun, pasokan batu bara untuk kebutuhan domestic market obligation (DMO) dipatok 165,7 juta ton, atau lebih tinggi dibandingkan tahun lalu sebesar 133 juta ton. Target tersebut digadang-gadang dapat tercapai oleh para pemangku kepentingan di sektor mineral dan batu bara (minerba). Harapan yang sedemikian besar ini menjadi lumrah setelah pada 2021, produksi batu bara tidak mencapai target.
Belum lama ini, lembaga riset Fitch Solutions kembali menyatakan bahwa sektor tambang di Indonesia kurang kompetitif dibandingkan dengan negara produsen tambang di Asia Pasifik. Salah satu penyebab rendahnya daya saing adalah ketidakpastian hukum.
KENDARAAN LISTRIK : BERAT DI ONGKOS PRODUKSI BATERAI
Pasar baterai kendaraan listrik diperkirakan makin bertenaga seiring dengan proyeksi meningkatnya permintaan mobil dan motor listrik pada 2025. Namun, dalam produksi baterai tersebut hampir 50% ongkos menjadi beban pengerjaan sel baterai karena belum dapat diproduksi di dalam negeri. PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) memperkirakan permintaan mobil dan motor listrik masing-masing bakal mencapai 400.000 unit dan 1,2 juta unit atau tumbuh empat kali lipat pada 2025. SVP Corporate Strategy & Business Development Indonesia Battery Corporation (IBC), Adhietya Saputra mengatakan pasar baterai kendaraan listrik bakal tumbuh signifikan seiring dengan perkiraan tersebut. Adhietya menuturkan hampir 50% beban ongkos pengerjaan sel baterai belum dapat diproduksi di dalam negeri yang dikhawatirkan bisa mengganggu pemenuhan target daya baterai permintaan kendaraan listrik. Dia berharap produksi sejumlah komponen pembentuk sel baterai itu dapat ikut diproduksi di dalam negeri untuk mengurangi beban ongkos dan mengoptimalkan margin produksi.
MITIGASI KARHUTLA : Sumsel Tebar 13 Ton Garam
Operasi teknologi modifikasi cuaca atau TMC yang dilakukan pemerintah bersama multi pihak di Sumatra Selatan dinilai berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Operasi yang berlangsung sejak 27 Mei 2022 dan berakhir pada 11 Juni 2022 itu dilakukan di sejumlah daerah yang memiliki lahan gambut dan rawan karhutla. Dwipa Wirawan, Koordinator TMC untuk Sumsel dan Jambi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, mengatakan bahwa ketersediaan air di lahan gambut dapat terjaga karena hujan buatan.
Dwipa menambahkan, selama operasi TMC pihaknya telah menaburkan total 13 ton garam. Setelah proses TMC, lanjutnya, biasanya terjadi hujan selang enam jam kemudian di daerah yang ditembak.









