;

Lindungi UMKM, Harga Produk Impor di e-Commerce Dibatasi

Yuniati Turjandini 28 Jul 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-Pemerintah akan menetapkan batas harga produk impor yang masuk dan dijual di toko online sebesar US$ 100 dolar (Rp 1,5 juta). Langkah ini dilakukan agar produk lokal UMKM tetap bisa bersaing dengan produk impor di pasar dalam negeri. "Menurut saya harganya harus dipatok minimun US$ 100, masuk kesini boleh tetapi kalau dibawah itu jangan dong, ini untuk melindungi UMKM," jelas menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Jakarta, Kamis (27/7/2023). Teten menjelaskan bahwa ada dua hal yang akan diatur pemerintah. Pertama, pelarangan ritel online untuk langsung menjual produk melalui cross border commerce. Menurut dia, bila ritel online lansung masuk ke konsumen dalam negeri maka terjadi ketidakadilan terhadap produk UMKM dalam negeri. "Mereka harus masuk dulu melalui mekanisme impor biasa baru dijual barangnya di online. Kalau langsung seperti itu, enggak bisa langsung, karena UMKM didalam negeri harus mengurus izin edar, SNI, dan sertifikasi halal," kata dia. (Yetede)

Benih Jagung Bioteknologi Diluncurkan di NTB

Yoga 28 Jul 2023 Kompas

Pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi jagung nasional, salah satunya lewat penggunaan benih varietas unggul hasil rekayasa genetika seperti benih bioteknologi. Koordinator Kelompok Substansi Penilaian dan Penyebaran Varietas, Direktorat Perbenihan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan Andi M Saleh menyampaikan hal itu dalam Peluncuran Benih Bioteknologi DEKLAB DK95R dari Bayer di Desa Banggo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (26/7/2023). (Yoga)

Pasokan Elpiji Jatim Ditambah 1 Juta Tabung

Yoga 28 Jul 2023 Kompas

Pertamina Patra Niaga Jawa Timur Bali Nusa menambah pasokan elpiji kemasan 3 kilogram dengan total 1.023.511 tabung. Menurut Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi, Kamis (27/7/2023), tambahan pasokan dilakukan selama periode 25-31 Juli 2023. Salah satu tujuannya meredam gejolak di masyarakat, menyusul menyeruaknya isu kelangkaan pasokan. (Yoga)

Target 400 Mikrolet Terintegrasi Jaklingko

Yoga 28 Jul 2023 Kompas

Anggota Komisi Tarif dan Pembiayaan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Saut Marulitua Hutabarat, Kamis (27/7/2023), menyatakan, hingga kini ada 2.092 mikrolet yang tergabung dalam program integrasi transportasi umum Jaklingko. Tahun ini, pemerintah menargetkan penambahan 400 mikrolet. Sejak pertama kali digulirkan pada 2018, setiap tahun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan anggaran sebesar Rp 3 triliun-Rp 4 triliun untuk subsidi transportasi umum. (Yoga)

Kelaparan Landa Papua Tengah

Yoga 28 Jul 2023 Kompas

Sedikitnya 7.500 warga di dua distrik atau kecamatan di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, menderita kelaparan akibat bencana kekeringan selama dua bulan terakhir. Pemkab Puncak menyatakan enam warga terdampak telah meninggal. Bupati Puncak Willem Wandik dalam keterangan pers di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (27/7) mengatakan, bencana kekeringan yang terjadi di Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi menelan enam korban jiwa. Penanganan bencana terkendala karena bantuan belum tersalurkan ke dua distrik tersebut mengingat situasi keamanan yang tidak mendukung. Korban tewas adalah Yenis Telenggen (38), Yemina Murib (42), Ater Tabuni (46), Tenus Murib (46), Tera Murib (39), dan bayi bernama Ila Telenggen.

Rata-rata meninggal dalam kondisi lemas, sakit diare, panas dalam, sariawan, dan sakit kepala. Willem mengatakan, musibah kelaparan dipicu cuaca ekstrem dengan temperatur suhu udara yang sangat dingin dan tanpa hujan., sejak Mei lalu sehingga tanaman warga, seperti ubi dan keladi, gagal panen. Jumlah warga yang mengalami kelaparan di Distrik Agandugume 3.500 orang dan si Distrik Lambewi, ada 4.000 orang. Warga yang kelaparan terpaksa mengonsumsi umbi-umbian yang membusuk sehingga terserang diare. Dalam kondisi kesehatan yang lemah, warga harus berjalan kaki selama dua hari untuk mendapat bantuan makanan yang terdistribusikan ke Distrik Sinak. ”Maskapai penerbangan tak berani membawa bantuan makanan dari Sinak ke Distrik Agandugume yang memiliki fasilitas bandar udara. Mereka takut pesawat ditembaki kelompok kriminal bersenjata di daerah tersebut,” kata Willem. (Yoga)


Babak Baru Persaingan Dompet Digital

Yuniati Turjandini 28 Jul 2023 Tempo

JAKARTA - Persaingan industri dompet digital (e-wallet) memasuki babak baru. Kehadiran sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dinilai membuat peta persaingan industri kian kompleks karena fitur pembayaran instan ini juga turut dikembangkan oleh perbankan. “Pada 1-2 tahun lalu, dompet digital hanya bersaing dengan sesama dompet digital. Tapi hari ini pesaing mereka bertambah, yaitu perbankan yang turut mengembangkan pembayaran QRIS,” ujar peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda, kepada Tempo, kemarin, 27 Juli 2023. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia mencatat saat ini QRIS menjadi metode pembayaran terpopuler kedua setelah kartu debit di pedagang, atau menggeser kartu kredit yang berada di posisi ketiga. Bank Indonesia mencatat, sampai Februari 2023, jumlah pengguna QRIS mencapai 30,87 juta dan merchant QRIS sebanyak 24,9 juta. Nominal transaksi QRIS sebesar Rp 12,28 triliun, dengan volume transaksi 121,8 juta transaksi. Dompet digital pun terus berupaya mengembangkan pasarnya. Pada Rabu lalu, unit bisnis teknologi finansial GoTo, GoTo Financial, meluncurkan aplikasi GoPay secara mandiri atau terpisah dari ekosistem Gojek dan Tokopedia. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan akses finansial, terutama kepada mereka yang selama ini belum menggunakan layanan Gojek dan Tokopedia. Strategi GoTo Financial membuat GoPay sebagai aplikasi mandiri diperkirakan menambah sengit persaingan industri dompet digital. (Yetede)

Pengadaan Culas Proyek Basarnas

Yuniati Turjandini 28 Jul 2023 Tempo

Suap proyek Basarnas harus diusut tuntas dan pelakunya dihukum berat karena menyelewengkan dana kemanusiaan. Perlu tim koneksitas. Operasi tangkap tangan kasus suap di Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) membuktikan tindakan tersebut bukan strategi kampungan seperti yang disampaikan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Dengan penangkapan tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi membongkar banyaknya persekongkolan dan besarnya duit yang diselewengkan di Basarnas hingga keterlibatan orang nomor satu di lembaga yang menangani urusan kemanusiaan berupa penanggulangan keadaan bahaya tersebut. Komisi antikorupsi menggelar operasi tangkap tangan itu di Jalan Mabes Hankam, Cilangkap, Jakarta Timur, dan di sebuah warung di kawasan Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa lalu. Di dua lokasi itu, tim KPK menangkap 11 orang dari pihak swasta dan Basarnas, termasuk seorang perwira menengah TNI. Dalam operasi tersebut, KPK menyita juga uang sebesar Rp 5,099 miliar, yang terdiri atas uang tunai Rp 999,7 juta dan uang di dalam rekening senilai Rp 4,1 miliar. (Yetede)

Upaya Raup Devisa dari Ekspor

Yuniati Turjandini 28 Jul 2023 Tempo

JAKARTA — Di tengah keluhan sejumlah eksportir ihwal ketentuan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) yang baru, pemerintah meyakini masih bisa meraup tambahan cadangan devisa. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memperkirakan jumlah cadangan devisa mencapai dua kali lipat pada akhir tahun nanti. Pemerintah mengatur DHE SDA yang baru lewat Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2023 tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam. Isinya adalah minimal 30 persen hasil devisa dari kegiatan ekspor bernilai paling sedikit US$ 250 ribu wajib disimpan di dalam negeri mulai 1 Agustus 2023. Dana tersebut harus mengendap di lembaga keuangan di Indonesia paling singkat tiga bulan lamanya. "Dengan ketentuan ini, cadangan devisa kita, saya kira lebih dari US$ 300 miliar dalam waktu setahun ini," ujar Luhut, kemarin, 27 Juli 2023. Jumlahnya meningkat tajam jika dibandingkan dengan posisi pada akhir Desember 2022 yang hanya US$ 137,2 miliar atau pada Juni 2023 yang sebesar US$ 137,5 miliar.  Ia menyadari perihal keresahan pelaku usaha dengan kebijakan yang baru ini. Namun Luhut memastikan pemerintah sudah menimbang dengan matang dampak penerapan ketentuan devisa hasil ekspor sumber daya alam. "Itu sudah lama kami diskusikan. Dengan para pengusaha juga sudah kami diskusikan." (Yetede)

Nelayan Mentawai Kesulitan Mendapat Es

Yoga 28 Jul 2023 Kompas

Nelayan di kawasan Pulau Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar, kesulitan mendapatkan es untuk penyimpanan ikan hasil tangkapan. Pabrik es di Sikakap, Kepulauan Mentawai, jarang beroperasi karena terkendala listrik. Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelabuhan Perikanan Wilayah III Sumbar Yofrianto mengakui, pabrik es dengan kebutuhan listrik 120 kVA itu jarang beroperasi disebabkan kurangnya suplai listrik dari PLN. ”Sudah dua tahun begini. Kadang-kadang kami berproduksi dalam sebulan hanya satu atau dua kali,” kata Yofrianto, Kamis (27/7). Kondisi pabrik yang jarang berproduksi itu membuat nelyan di sekitar Pulau Pagai Utara dan Pulau Pagai Selatan kesulitan mendapatkan es. Padahal, keberadaan pabrik yang dikelola Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar itu sangat dibutuhkan nelayan karena bisa menghasilkan 15 ton es sekali produksi.

Yofrianto berharap pabrik es itu mendapat suplai listrik dari PLN secara normal. Alternatif lainnya, diharapkan ada bantuan pembangkit listrik tenaga surya bagi pabrik es. Jertianus Madogaho (47), nelayan sekaligus penampung gurita di Desa Sinaka, Kecamatan Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai, mengaku kesulitan mendapatkan es balok sejak pabrik di Sikakap itu jarang beroperasi. Ia pun terpaksa memakai es bungkus yang dibuat dengan freezer untuk menyimpan gurita. ”Kalau tidak ada es bungkus ukuran 1 kg itu, mungkin nelayan tidak bisa lagi menangkap dan menyimpan gurita. Kesulitan ini salah satu kendala nelayan,” kata Jerti. Penggunaan es bungkus membuat biaya membengkak. Setiap pekan, Jerti butuh 150 kg es untuk menyimpan gurita, dengan pengeluaran Rp 150.000, jika menggunakan es balok ukuran 50 kg produksi pabrik, hanya dibutuhkan tiga balok Rp 75.000. (Yoga)


Misi Menahan Wisatawan Tingga Lebih Lama

Yoga 28 Jul 2023 Kompas

Aktivitas wisata bergeliat hebat belakangan ini di Kota Surakarta, Jateng. Ada tren penambahan kunjungan pelancong seiring meningkatnya jumlah atraksi wisata, baik berupa destinasi maupun pergelaran acara. Keseriusan pemda menggarap sektor itu tampak nyata. Hanya saja butuh waktu untuk menahan wisatawan tinggal lebih lama. Citra Meitika (23), wisatawan asal Wonogiri, semringah memandangi anak balitanya yang sedang memberi makan kura-kura, di Solo Safari, Surakarta, Sabtu (22/7). Solo Safari merupakan salah satu destinasi anyar unggulan milik Kota Bengawan. Kebetulan itu juga kali pertama berpelesir dengan keluarga kecilnya di destinasi tersebut. ”Jelas kagum. Sekarang bagus sekali, padahal dulu seperti tidak terawat. Sekarang jadi lebih bersih dan banyak kegiatannya seperti ini,” kata Citra. Perasaan Citra lebih gembira lagi karena kemunculan Solo Safari diiringi destinasi-destinasi baru lainnya. Itu menambah pilihannya untuk berekreasi. Apalagi, sehari-hari ia bekerja di Jakarta. Bahkan, ia rela menginap dua atau tiga hari untuk menjelajah segenap destinasi baru yang ada.  

Respons wisatawan semacam Citra itu yang diinginkan Pemkot Surakarta, dilihat dari kegetolan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka membangun infrastruktur pariwisata di kota ini. Sejak awal tahun, ada empat destinasi baru yang diresmikan, yakni Masjid Raya Sheikh Zayed Surakarta, Pracima Tuin Pura Mangkunegaran, Solo Safari, dan Lokananta Bloc. Tren kunjungan wisatawan pun menanjak. Berdasar data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, hingga Mei 2023, jumlah wisatawan yang berkunjung 1,916 juta orang, dan bisa melampaui angka kunjungan wisatawan pada 2022, yakni 2,53 juta orang. Sunardi dari Humas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Surakarta mengatakan,  ”Sekarang, di akhir pekan, okupansi hotel 75 % - 80 %. Hotel-hotel yang penuh merata dari bintang 1 sampai bintang 5.”  Meski okupansi  meningkat, tantangan yang dihadapinya masih sama. Lama masa tinggal wisatawan belum ada peningkatan signifikan, berkutat pada angka 1,6 hari atau 1,7 hari. Sunardi mengungkapkan, persoalan lama masa tinggal dapat diatasi lewat penambahan acara malam hari. Namun, hendaknya acara itu diadakan rutin, tidak sekali diadakan dan tidak ada kepastian pergelaran selanjutnya. Bisa juga ada penambahan destinasi wisata khusus malam hari. (Yoga)


Pilihan Editor