;

3 Emiten Telko Realisasikan Total Capex Rp22,62 Triliun

Yuniati Turjandini 07 Aug 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-Tiga emiten telekomunikasi (telko) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni PT Telkom Indonesia (persero) Tbk, PT Indosat Tbk (Ooderedoo Hutchinson), dan PT XL Axiata Tbk telah merealisasikan total belanja  modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 22,62 triliun pada 2023 hingga semester I. dana tersebut sebagian besar digunakan untuk membangun  infrastruktur jaringan digital di berbagai wilayah di Tanah Air. Realisasi investasi itu telah mencapai rata-rata 38,71% dari total rencana capex Rp58 triliun pada 2023. Telkom telah membelanjakan modal untuk ekpansi Rp 15 triliun atau sekitar 40% dari total rencana capex sekitar Rp 37 triliun atau 33,08% dari rencana Rp 13 triliun dan XL Axiata telah membelanjakan modal Rp 3,15 triliun atau 39,38% dari total rencana capex Rp 8 triliun. Direktur Utama Telkom Ririek Ardiansyah mengatakan, sepanjang semester I-2023, Telkom terus mengembangkan infrastruktur dan jaringan telekomunkasi. Langkah ini dilakukan dengan harapan akan berdampak positif terhadap peningkatan expense dan kepuasan pelanggan. (Yetede)

Bahaya Salah Desain Kereta Ringan

Yuniati Turjandini 07 Aug 2023 Tempo

Salah desain kereta rel ringan yang menghubungkan Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi atau LRT Jabodebek semakin membuktikan betapa buruknya perencanaan megaproyek infrastruktur di era Presiden Joko Widodo. Alih-alih mengambil langkah koreksi, Jokowi malah meminta masyarakat memaklumi kesalahan tersebut dengan dalih ini merupakan pertama kalinya proyek itu digarap oleh putra-putri Indonesia. Padahal kritik yang disampaikan sangat krusial. Kritik itu datang dari dalam pemerintah sendiri. Belum lama ini, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mempersoalkan kesalahan desain pada jembatan lengkung bentang panjang (longspan) pada lintasan LRT yang berada di persimpangan Jalan Gatot Subroto dan Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan. Akibat desain longspan terlalu menikung tajam, kereta ringan hanya bisa melaju maksimal 20 kilometer per jam di titik tersebut. Tak hanya berpengaruh pada target waktu tunggu kereta, kesalahan desain pada jembatan lengkung sepanjang 148 meter itu berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan saat kereta ringan berada di tikungan. Padahal desain longspan itu sebelumnya dielu-elukan banyak pihak, termasuk oleh Presiden Joko Widodo. Persoalan ini menambah panjang daftar masalah proyek kereta ringan. (Yetede)

Moratorium Lintah Darat Digital

Yuniati Turjandini 07 Aug 2023 Tempo

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana mencabut kebijakan moratorium bisnis pinjaman online (pinjol), yang telah diberlakukan sejak 2020 karena banyaknya aduan masyarakat. Menurut OJK, ada beberapa alasan moratorium pinjol sudah bisa dihentikan. Pertama, jumlah penyedia pinjol ilegal sudah menurun, meskipun tidak bisa diberantas 100 persen. Kedua, Otoritas telah mengeluarkan Peraturan OJK Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi. Ketiga, OJK sudah memperbaiki tata kelola perusahaan peer-to-peer (P2P) dengan menggencarkan pemeriksaan 102 perusahaan pinjol yang terdaftar di OJK. Keempat, OJK tengah menyiapkan sistem perizinan terintegrasi yang di dalamnya terdapat modul perizinan P2P lending. Kementerian Keuangan mendukung rencana OJK tersebut. Menurut Suahasil Nazara, Wakil Menteri Keuangan sekaligus Komisioner OJK, rencana penghentian moratorium bisa diwujudkan karena sudah ada kelembagaan yang jelas di OJK yang khusus mengurus pinjol. Hal itu dapat terwujud lewat dua kepala eksekutif baru OJK yang proses seleksinya kini masih berjalan. Dua posisi itu adalah Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan, serta Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto. Kedua posisi itu diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor teknologi finansial. (Yetede)

Menggelontorkan Investasi Sambut Pulihnya Pariwisata

Yuniati Turjandini 07 Aug 2023 Tempo

SEMAKIN normalnya mobilitas masyarakat setelah meredanya pandemi Covid-19 menjadi titik balik bagi performa industri pariwisata global. Sektor ini kian bergeliat kendati dunia masih dibayangi awan kelabu ketidakpastian perekonomian global. Geliat industri pariwisata ini terlihat di salah satu destinasi wisata luar negeri yang cukup banyak dikunjungi warga negara Indonesia: Singapura. Singapore Tourism Board mencatat angka kunjungan wisatawan Indonesia ke Singapura sepanjang 2022 menjadi yang tertinggi dengan 1,1 juta kunjungan. Pemulihan tersebut lantas disambut para pelaku industri pariwisata dengan berbagai strategi dan investasi baru. Salah satu perusahaan pengelola resor terpadu di Singapura, Marina Bay Sands Pte Ltd, pun mencanangkan program investasi ulang senilai US$ 1 miliar pada 2021, antara lain, untuk renovasi ekstensif. (Yetede)

Pengusaha Desak Pemerintah Intervensi

Yoga 06 Aug 2023 Kompas

Produksi karet Sumsel terus menurun. Jika tidak segera ditanggulangi, dalam 10 tahun ke depan, industri karet di Sumsel hanya tinggal kenangan. Ketua Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel Alex Kurniawan Edy, Sabtu (5/8) di Palembang menjelaskan, pada semester I-2023, produksi karet Sumsel 405.315 ton, turun 12 % dibanding periode sama tahun lalu sebesar 468.667 ton, karena  produktivitas karet anjlok akibat penyakit tanaman dan alih fungsi lahan. Saat ini, banyak petani mengganti kebun karet dengan sejumlah komoditas lain karena produktivitas kebun karetnya menurun. Tiga tahun lalu, 1 hektar lahan karet bisa mendapatkan getah karet 70-100 kg per minggu per hektar, sekarang hanya 40 kg per minggu per hektar. Penurunan produktivitas kebun karet ini disebabkan penyakit gugur daun yang kian masif sejak 2019 dan diperparah sulitnya petani  mendapatkan pupuk. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Sumsel, tetapi juga secara nasional. Produksi karet Indonesia pada 2022 hanya 2,6 juta ton dengan 2 juta ton untuk ekspor, turun dibanding 2017 saat produksi karet 3,6 juta ton dengan 3,2 juta ton di antaranya diekspor.

“Jika penurunan terus terjadi, bukan tidak mungkin dalam 10 tahun ke depan karet di Indonesia punah,” kata Alex. Penurunan produksi karet akhirnya berdampak pada lesunya industri karet karena kesulitan memperoleh bahan baku. Sejak 2017 hingga kini, setidaknya delapan pabrik tutup dan hanya menyisakan 18 pabrik karet beroperasi di Sumsel. Pabrik karet yang masih bertahan terpaksa mengimpor bahan baku dari negara lain, seperti Myanmar, Filipina, dan sejumlah negara di Afrika, agar pabrik mereka bisa terus beroperasi. Meski demikian, pasokan bahan baku itu tak sebanding dengan kapasitas pabrik. Kondisi ini membuat operasionalisasi pabrik tidak efisien. Alex berharap ada intervensi dari pemerintah, baik untuk jangka pendek, seperti memberikan bantuan kepada petani untuk menanam sejumlah komoditas sebagai pendapatan tambahan selama produksi karet menurun. Tanaman tumpang sari yang bisa dibudidayakan seperti singkong ataupun tanaman palawija. Untuk program jangka panjang, perlu upaya peremajaan tanaman karet yang didukung ketersediaan bibit unggul agar tanaman tersebut tidak mudah terkena penyakit. Langkah lain adalah merealisasikan hilirisasi produk karet. (Yoga)


Inovasi Mahasiswa Mendayagunakan Buah Naga di Banyuwangi

Yoga 06 Aug 2023 Kompas

Bakpia kukus dengan merek Nagapia Bites itu terlihat menggoda. Teksturnya lembut dan aromanya harum. Begitu digigit, selai di dalamnya langsung lumer di mulut. Selai bakpia itu ternyata dibuat dari buah naga sehingga rasanya unik. Nagapia Bites merupakan hasil kreasi para mahasiswa UGM yang sedang mengikuti KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jatim. Total ada 30 mahasiswa UGM yang mengikuti KKN di Kecamatan Pesanggaran. Mereka dibagi ke dua desa di kecamatan tersebut, yakni Desa Pesanggaran dan Desa Sumbermulyo. Program KKN itu berlangsung mulai 23 Juni hingga 11 Agustus 2023.

Koordinator Mahasiswa Tingkat Unit (Kormanit) KKN PPM UGM di Kecamatan Pesanggaran, Dinda Lutfia Nabilla (21), mahasiswa Fakultas Hukum UGM. mengatakan, pembuatan bakpia buah naga merupakan salah satu program unggulan KKN di wilayah tersebut,  yang dibuat karena buah naga merupakan komoditas yang banyak ditemui di Pesanggaran. ”Buah naga merupakan komoditas terbesar di Pesanggaran, di perjalanan ke Pesanggaran, di pinggir jalan, banyak sekali kebun buah naga,” ujar Dinda saat ditemui di Desa Sumbermulyo, Jumat (28/7). Petani buah naga di Pesanggaran menghadapi persoalan berulang, yakni harga anjlok saat panen raya.

Rata-rata harga buah naga di Pesanggaran Rp 20.000 per kg, tetapi saat panen raya hanya Rp 4.000 per kg. Ide membuat bakpia buah naga terinspirasi dari bakpia yang menjadi oleh-oleh khas Yogyakarta. Produksi bakpia buah naga memberi keuntungan lumayan, biaya produksi satu kemasan berisi 10 bakpia buah naga Rp 15.000, yang dijual Rp 20.000 sehingga diperoleh keuntungan Rp 5.000 per kemasan. Untuk membuat 10 bakpia, dibutuhkan 500 gram buah naga. Dengan skema itu, warga bisa mendapat keuntungan Rp 10.000 untuk 1 kg buah naga. Keuntungan bisa lebih besar saat harga buah naga turun. Selain bakpia buah naga, para mahasiswa juga memanfaatkan buah naga untuk membuat sabun cuci tangan dan pupuk organik cair. (Yoga)

Jatuh Hati pada Kepak Sayap Merpati

Yoga 06 Aug 2023 Kompas

Suatu sore, belasan warga mendatangi arena latihan burung merpati di pinggir Kanal Banjir Barat, Tanah Abang, Jakpus. Lokasi latihan itu ditandai gawang berbentuk persegi empat berwarna merah putih lengkap dengan bendera kecil setinggi 5 meter. Landasan arena tersebut dilapisi busa bekas agar empuk dan tidak mencederai burung saat mendarat. Penggemar burung merpati balap mendatangi tempat itu untuk melatih burung kesayangan mereka. Setiap orang membawa minimal empat pasang burung merpati yang ditaruh di dalam sangkar berbentuk persegi panjang bersekat dan dapat dibawa layaknya tas ransel. Setiap sekat berisi sepasang merpati.

Pehobi merpati balap ini lintas usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Merpati merupakan jenis burung yang sudah lama dipelihara dan dibudidayakan penggemar burung yang kemudian dilatih untuk perlombaan, dimana burung merpati jantan dilepas dari jarak tertentu dan akan mendarat di arena yang ada merpati betina pasangannya. Sepasang merpati balap yang baru dilatih dibanderol dengan harga Rp 500.000 hingga Rp 1 juta per pasang. Harga itu bisa menjadi jutaan bahkan ratusan juta rupiah jika merpati tersebut kerap menang di perlombaan. (Yoga)


Partai Politik Gencar Dekati Pemilih Muda

Yoga 06 Aug 2023 Kompas (H)

Jumlah pemilih berusia muda yang dominan membuatnya menjadi incaran partai-partai politik peserta Pemilihan Umum 2024. Berbagai strategi pendekatan dilancarkan partai politik demi menarik simpati sekaligus mendulang dukungan dari para pemilih muda. Tak hanya berdiskusi tentang persoalan bangsa, sejumlah parpol juga mendekati dan melatih anak-anak muda menjadi juru kampanye. Enam bulan menjelang pemungutan suara Pemilu 2024, upaya parpol mendekati pemilih muda semakin masif. Kalangan muda menjadi incaran karena berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) yang ditetapkan KPU awal Juli lalu, 52 % dari 204 juta pemilih, berusia muda atau di bawah 40 tahun.

Pada Sabtu (5/8) Demokrat menggelar acara Ngobrol Bareng Anak Muda di Kota Bandung, Jabar. Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengajak bakal calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan. Di hadapan ratusan anak muda Kota Kembang, Agus dan Anies mengungkapkan gagasan terkait negeri ini, terutama menyiapkan generasi muda menyambut Indonesia Emas 2045. Mereka juga saling mendukung dalam berargumen dan menjawab pertanyaan dari sejumlah pemuda. Mulai dari keberanian menentukan pilihan, penegakan hukum, hingga kemandirian menghadapi masa depan. Dalam diskusi dengan para pemuda itu, Anies menekankan pentingnya kepedulian dan kontribusi para pemuda.

Pada hari yang sama, di Jakarta, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menggelar pelatihan jurkam muda, diikuti 100 peserta dari utusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD), organisasi sayap, dan badan partai. Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan, pelatihan jurkam ini merupakan bagian kesadaran PDI-P, mempersiapkan anak-anak muda tampil dalam pentas politik, baik di daerah maupun di tingkat nasional. Ini juga menjadi upaya partai untuk terus mengonsolidasikan strategi pemenangan pada pemilihan anggota legislatif dan pemilihan presiden (pilpres) yang telah mengusung Ganjar Pranowo. Para jurkam muda itu digembleng agar dapat menyampaikan pesan dengan bahasa santun dan beradab, mereka juga di persiapkan untuk menyasar pemilih muda yang jumlahnya mencapai 52 % dari DPT. (Yoga)


Menggoyang Dominasi Thailand

Yuniati Turjandini 05 Aug 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Nilai pasar durian segar global diperkirakan akan tumbuh rata-rata 9,40% setiap tahun selama periode 2023-2028, seiring dengan peningkatan permintaan dari berbagai kawasan di dunia. Nilai pasar itu diprediksi mencapai US$ 9,00 miliar atau sekitar Rp 136,51 triliun pada tahun 2023 dan menjadi US$ 14,10 miliar atau setara Rp213,87 triliun pada tahun 2028. Tiga negara bertetangga, Indonesia, Malaysia, Vietnam dan Filipiina pun tak ingin melewatkan peluang ini serta membiarkan Thailand terus mendominasi pasar ekspor durian segar dunia. Bahkan, pemerintah Indonesia telah bertekad dan optimistis dalam 5-10 tahun ke depan, ada durian unggul lokal Tanah Air yang siap bersaing dan bisa merajai pasar dunia. Berdasarakan data comtradeplus.un.org, Thailand merupakan penguasa dari 80,94% total ekspor durian segar dunia 2021 yang nilainya mencapai US$ 4,21 miliar. Sedangkan posisi kedua ditempati oleh Hong Kong yang menguasai 15,61% pangsa pasar ekspor dunia dari aktivitas reekspor ke Tiongkok dan ketiga ditempati oleh Vietnam dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 02,45%. (Yetede)

RECP Perlu Disosialisasikan agar RI Tak Hanya jadi Pasar

Yuniati Turjandini 05 Aug 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Mantan Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita mengatakan, Indonesia perlu menyosialisasikan perjanjiaan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional atau Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) di kalangan swasta. "Ini penting agar Indonesia tak hanya jadi pasar bagi negara anggota RCEP lainnya," ujar Enggar kepada B-Universe di jakarta, Jumat (4/8/2023). Menurut Enggar, sejumlah perusahaan Indonesia tidak mengetahui penghapusan tarif yang akan diterapkan oleh perjanjian dagang terbesar di dunia ini. Jika perusahaan-perusahaan di tanah Air tidak memanfaatkan RCEP, Indonesia dikhawatirkan hanya menjadi pasar seiring masuknya produk-produk impor dari 14 negara RCEP lain. "RCEP harus segera disosialisasikan karena belum semua pengusaha kita, baik importir, eksportir, maupun para produsen mengetahui RCEP dan bagaimana bisa menggunakan berbagai ketentuan dan kesepakatan yang ada untuk benefit perusahaannya," tutur dia.  (Yetede)

Pilihan Editor