;

Subsidi Ditambah, Penumpang Minta Perbaikan Layanan

Yoga 21 Sep 2023 Kompas

Komisi B DPRD DKI Jakarta menyetujui penambahan Rp 633 miliar untuk subsidi penumpang Transjakarta dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Perubahan 2023. Dengan adanya penambahan itu, Agnes Regina (28), penumpang Transjakarta asal Marunda, Jakarta Utara, Rabu (20/9/2023), berharap ada perbaikan layanan, antara lain, soal penambahan armada  guna menjangkau sudut-sudut Jakarta. Penumpang lain, Hasan Maulana (27), warga Jakarta Selatan, berkeluh soal saldo uang elektronik yang terpotong dua kali. Namun, ia bersyukur tarif Rp 3.500 masih bertahan. (Yoga)

Kenaikan Harga Minyak Dunia Tekan APBN

Yoga 21 Sep 2023 Kompas

Imbas dari tren harga minyak dunia yang terus menguat, cepat atau lambat akan tertransmisi ke masyarakat. Respons pemerintah mesti cepat dan proporsional untuk mengantisipasi potensi inflasi dan pelemahan daya beli. Pembengkakan belanja subsidi dan kompensasi energi mau tidak mau terjadi, tetapi risiko dinilai masih terkendali. Dalam APBN 2023, anggaran subsidi energi telah ditetapkan Rp 209,9 triliun, antara lain untuk subsidi BBM dan elpiji 3 kg senilaiRp 139,4 triliun serta subsidi listrik sebesar Rp 70,5 triliun. Alokasi tersebut ditetapkan berdasarkan asumsi harga minyak Indonesia (ICP) di APBN 2023 sebesar 90 USD per barel. Sementara itu, akibat pembatasan produksi minyak oleh negara-negara produsen minyak (OPEC+), harga minyak dunia dalam sebulan terakhir bergerak melampaui asumsi hingga tembus 95 USD per barel.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics andFinance (Indef) Tauhid Ahmad,Rabu (20/9) mengatakan, tren penguatan harga minyak dunia membawa konsekuensi harga keekonomian yang naik untuk seluruh jenis BBM dalam negeri. Agar kenaikan harga minyak dunia itu tidak berdampak lebih lanjut pada pelemahan daya beli masyarakat, pemerintah perlu menambal selisih harga keekonomian melalui APBN. Terlebih, opsi menaikkan harga BBM bersubsidi sulit dilakukan di tengah dinamika tahun politik. ”Konsekuensinya, mau tidak mau akan ada pembengkakan belanja subsidi dan kompensasi energi,” kata Tauhid. Pada penutupan perdagangan, Selasa (19/9), harga minyak dunia telah menyentuh level tertinggi dalam 10 bulan. Harga minyak mentah Brent mencapai 95,96 USD per barel dan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menyentuh 93,74 USD per barel. (Yoga)


Terdampak Kekeringan, Ratusan Hektar Sawah di Sultra Gagal Panen

Yoga 21 Sep 2023 Kompas

Sebanyak 2.560 hektar lahan sawah di Sultra terdampak kekeringan panjang. Dari jumlah itu, ratusan hektar lahan mengalami puso dan tidak bisa dipanen. Langkah penanganan yang intensif diperlukan agar dampak tidak semakin meluas. Kadis Pertanian dan Peternakan Sultra La Ode M Rusdin Jaya mengatakan, dampak kekeringan terjadi merata di sejumlah sentra persawahan di wilayah ini. Meski begitu, dua wilayah dengan dampak terbesar terjadi di Bombana dan Kolaka. ”Dari ribuan hektar yang terdampak, ada 824 hektar sawah puso. Wilayah yang mengalami puso ini 90 % terjadi di Bombana dan selebihnya di Kolaka. Daerah lain masih kami pantau karena ribuan hektar terdampak kekeringan,” kata Rusdin, di Kendari, Rabu (20/9). (Yoga)


Tren IPO Tetap Naik di Tahun Politik

Hairul Rizal 21 Sep 2023 Kontan (H)
Tahun ini pasar saham menjadi favorit korporasi untuk mencari pendanaan mudah nan murah. Indikasinya, sejak awal 2023 hingga 15 September saja sudah ada 66 emiten yang menggelar initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Nilai penghimpunan dananya mencapai Rp 49,4 triliun. Jumlah IPO di tahun ini bakal terus bertambah. Saat ini saja ada tujuh calon calon emiten dari berbagai sektor yang sedang dan telah melakukan proses bookbuilding. I Gede Nyoman Yetna, Direktur Penilaian Perusahaan BEI akhir pekan lalu (15/9) merilis data, masih ada 29 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. Enam diantaranya berasal dari sektor konsumer non-siklikal dan lima dari sektor bahan baku. Memanasnya tensi politik menjelang Pemilu 2024, juga tak menyurutkan minat korporasi. Perusahaan dengan korelasi yang kuat terhadap regulasi, ujar Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, bisa saja memilih wait and see. Sementara emiten yang bermain di sektor konsumer non-siklikal relatif mendapat sambutan hangat. Performa harga saham PT Hatten Bali Tbk (WINE) misalnya, menjadi salah satu emiten anyar yang terbaik. Prospek bisnis minuman beralkohol memang dikatrol oleh pulihnya sektor pariwisata. Nafan Aji Gusta Utama, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas menilai, secara sektoral pendatang dari sektor energi akan diuntungkan, di antaranya oleh pembatasan produksi minyak oleh Rusia dan Arab Saudi. Ini akan ikut mengerek permintaan dan harga komoditas substitusi seperti batubara.

Realisasi APBN 2023 Bisa Meleset dari Target

Hairul Rizal 21 Sep 2023 Kontan
Sejumlah asumsi dasar ekonomi makro tahun ini berpotensi meleset. Hal tersebut tentu akan berdampak terhadap kinerja APBN 2023 dan bisa merembet ke anggaran pada tahun depan. Dari sisi pertumbuhan ekonomi, dalam APBN 2023, pemerintah memasang target sebesar 5,3%. Sementara pada semester I-2023, realisasinya hanya 5,1%. Biasanya, pertumbuhan ekonomi melambat di kuartal III, meski masih bisa naik di kuartal IV. Kemudian nilai tukar rupiah yang ditargetkan Rp 14.800 per dolar Amerika Serikat (AS). Realisasinya, rerata secara year to date rupiah di level Rp 15.109 per dolar AS. Selanjutnya harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) yang ditargetkan US$ 90 per barel, realisasi rerata secara ytd di level US$ 76,1 per barel. Pertumbuhan ekonomi 2023 diperkirakan 5,1%, nilai tukar Rp 15.100 per dolar AS dan ICP US$ 78 per barel.  Pemerintah juga telah memasang outlook penerimaan dan belanja negara hingga defisit anggaran 2023. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, realisasi penerimaan pajak senilai Rp 1.246,97 triliun atau hanya tumbuh 6,4% yoy. Padahal, periode yang sama pada tahun lalu penerimaan pajak mampu tumbuh 58,1% yoy. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai, target pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang paling berisiko meleset tahun ini. Perkiraan Bhima, pertumbuhan ekonomi 2023 hanya 4,95% hingga 5% lantaran konsumsi kelompok menengah tertahan kenaikan harga kebutuhan pokok. Sementara kelas atas wait and see menuju pemilu. Bhima juga melihat, inflasi akan sangat tergantung pada pengendalian harga pangan. "El Nino bisa membuat asumsi inflasi meleset karena efek ke harga bisa sampai awal tahun," kata dia, kemarin.

SRBI Belum Mampu Memompa Rupiah

Hairul Rizal 21 Sep 2023 Kontan
Instrumen moneter anyar yang ditawarkan Bank Indonesia berupa Sekuritas Rupiah BI (SRBI) belum mampu memperkuat pergerakan nilai tukar rupiah. Mata uang Garuda justru melemah saat lelang instrumen tersebut. Pada lelang perdana, Jumat (15/9) pekan lalu, BI mencatat total penawaran SRBI sebesar Rp 29,86 triliun. Ini terdiri dari tenor enam bulan, sembilan bulan, hingga 12 bulan. Sedangkan total yang dimenangkan dalam lelang tersebut mencapai Rp 24,45 triliun. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Edi Susianto sebelumnya bilang, hasil lelang tersebut sudah sesuai dengan harapan. Edi menyebut, 32 bank yang partisipasi dalam lelang SRBI ini. Pada Rabu (20/9) BI kembali menggelar lelang SRBI. Penawaran  yang masuk tercatat Rp 15,6 triliun, dengan total yang dimenangkan mencapai Rp 13,72 triliun. Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengungkapkan, SRBI merupakan instrumen baru yang membawa hal positif bagi perkembangan pasar keuangan. Dengan kondisi ini, dia optimistis dana yang masuk akan berkontribusi terhadap stabilitas nilai tukar rupiah. Andry memperkirakan, nilai tukar rupiah pada akhir tahun 2023 akan bergerak di kisaran Rp 14.864 per dolar AS. Level ini menguat dibandingkan rupiah pada akhir tahun lalu yang berada di level Rp 15.568 per dolar AS.

Hati-Hati, IHSG Masih Rawan Terkoreksi

Hairul Rizal 21 Sep 2023 Kontan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berhasil tembus ke level psikologis 7.000. Pada perdagangan Rabu kemarin (20/9), IHSG ditutup menguat 0,45% atau naik 31,36 poin ke level  7.011,68. Jika diukur untuk sepanjang tahun ini, IHSG sudah menguat 2,35%. Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat penguatan IHSG dalam dua hari terakhir terjadi karena aksi beli bersih alias net buy oleh investor asing. Jika dicermati investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 795,96 miliar pada Rabu (20/9). Di sisi lain, sepanjang 2023 ini asing masih membukukan jual bersih atau net sell sebesar Rp 2,75 triliun. Herditya memproyeksikan, pada perdagangan Kamis (20/9), IHSG akan turun dari posisi 7.000. Namun investor dapat mencermati area support di level 6.900. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus memandang, pergerakan IHSG nantinya  masih tergantung dengan keputusan  yang bakal diambil The Fed. Hingga saat ini, pelaku pasar masih berekspektasi bahwa The Fed masih akan mempertahankan tingkat suku bunga dalam FOMC pada September 2023. Nico bilang kalau Jerome Powell, Gubernur The Fed akan menahan suku bunga bahkan hingga akhir tahun nanti. Maka pelaku pasar pun akan merespons sangat positif. Setali tiga uang, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta menuturkan pelaku juga menunggu keputusan The Fed. Sementara Nico masih menjagokan saham-saham sektor perbankan dan konsumen primer. Selain itu, investor dapat mencermati sektor energi, transportasi dan logistik serta industri. 

KERJA KERAS LIFTING MIGAS

Hairul Rizal 21 Sep 2023 Bisnis Indonesia (H)

Realisasi lifting migas yang tidak kunjung mencapai target, membuat pemerintah harus mencari cara baru untuk mengatasinya. Apalagi, sebelumnya sudah ada beragam ‘pemanis’ mulai dari insentif baik fiskal maupun nonfiskal, hingga iming-iming skema bagi hasil yang lebih menarik bagi kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). Kini pemerintah pun getol mencari investor swasta untuk mengelola potensi hulu migas nasional guna merealisasikan produksi 1 juta barel per hari (bph) minyak dan 12 miliar kaki kubik per hari (BCFD) gas bumi pada 2030, sekaligus memastikan ketahanan energi nasional. Keterlibatan lebih banyak investor dalam pengelolaan sumber daya minyak dan gas bumi (migas) di Tanah Air menjadi keniscayaan dengan tujuan menambah teknologi dan arus modal di sektor tersebut. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan, banyaknya lapangan migas yang dikelola oleh PT Pertamina (Persero) sebagai badan usaha milik negara atau BUMN tidak menjamin lifting mencapai target. Untuk itu, Presiden Joko Widodo dalam sebuah rapat terbatas menginstruksikan agar potensi migas yang tidak bisa dioptimalkan oleh Pertamina ditawarkan kembali kepada badan usaha yang mungkin dapat mengelolanya lebih baik.

“Presiden sudah memberi arahan agar peluang-peluang sumur yang tidak bisa dioptimalkan oleh Pertamina itu agar dibuka untuk umum, supaya segera kita melakukan eksplorasi dalam rangka menaikkan produksi,” katanya dalam the 4th International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas Industry 2023, Rabu (20/9). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan dukungan penuh terhadap KKKS yang ingin berinvestasi untuk mendukung pencapaian target produksi migas pada 2030. Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto menyebut dukungan fleksibilitas fiskal dari pemerintah turut meningkatkan daya tarik investasi hulu migas di Indonesia. Tahun ini, sektor hulu migas menargetkan investasi sebesar US$15,5 miliar, naik 28% dari investasi tahun lalu, sekaligus lebih tinggi dari pertumbuhan investasi hulu migas global yang berada pada kisaran 6,5%. Di sisi lain, Endro Hartanto, Direktur Utama Pertamina EP Cepu Regional Indonesia Timur Sub-holding Upstream Pertamina, menyebut selama ini capaian lifting migas Pertamina berada dalam tren positif, yakni naik sekitar 6% per tahun.

Mengawal Tata Kelola Bank

Hairul Rizal 21 Sep 2023 Bisnis Indonesia

Otoritas Jasa Keuangan baru saja merilis aturan baru, POJK No. 17/2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Salah satu yang diatur dalam beleid ini mengenai pembagian dividen perbankan. Jika dibandingkan dengan aturan tata kelola bank sebelumnya, yaitu No. 55/POJK.03/2016, terdapat sejumlah pembaruan. Dalam beleid lama tidak ada klausul mengenai kebijakan pembagian dividen. Pada aturan yang diundangkan pada 14 September 2023 ini, pembagian dividen bank diatur oleh regulator. Secara tidak langsung, bank dilarang jor-joran dalam mengelontorkan dividen. Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam pasal 108. Di pasal itu dijelaskan bahwa bank wajib memiliki kebijakan dividen dan menyampaikan rencana tersebut kepada pemegang saham. Selain itu, pada pasal yang sama disebutkan bahwa OJK berwenang melakukan tindakan mengenai pembagian dividen bank. OJK berwenang untuk memerintahkan bank menunda, membatasi, dan melarang pembagian dividen bank. Otoritas melakukan pembatalan dengan mempertimbangkan aspek eksternal dan internal, terutama bagi bank yang sedang dalam masalah. Otoritas menginginkan alokasi laba yang diperoleh bank diprioritaskan untuk penguatan modal, sumber dana investasi, serta kebutuhan lain agar bank terus berkembang. Secara umum, POJK No. 17/2023 ini mengatur kewajiban bank untuk menerapkan tata kelola yang baik dalam penyelenggaraan kegiatan usaha yang diwujudkan dalam beberapa aspek a.l. pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang pengurus, kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite, penanganan benturan kepentingan, dan penerapan fungsi kepatuhan. Bank pelat merah paling royal dalam membagikan dividen. Misalnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., yang membagikan dividen dengan rasio mencapai 85% atau senilai Rp43,5 triliun pada 2022. Di kelompok bank swasta, PT Bank Mega Tbk. dan PT Bank Central Asia Tbk. yang berkompetisi membagikan laba, masing-masing dengan rasio 70% dan 62,1% pada laporan keuangan 2022. Kebijakan ini tentu akan berdampak pada lembaga intermediasi, khususnya bank pelat merah. Setoran ke APBN bakal merosot, kemungkinan pada tahun buku 2023 setoran dividen sekitar Rp30 triliun- Rp35 triliun. Namun, itu sebanding dengan kehati-hatian perbankan.

INDUSTRI BANK UMUM : OJK PERTAJAM ATURAN TATA KELOLA

Hairul Rizal 21 Sep 2023 Bisnis Indonesia

Otoritas Jasa Keuangan mempertajam aturan terkait dengan tata kelola bank umum. Sejumlah ketentuan anyar, seperti jabatan komisaris, pengaturan direksi, kepemilikan saham, dan ketentuan dividen. Ketentuan itu diatur melalui penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Ketentuan itu menggantikan POJK No. 55 Tahun 2016 yang mengatur hal sama. Salah satu ketentuan yang membedakan dalam aturan tersebut, satu periode jabatan komisaris di Industri Perbankan selama 5 tahun, dan dapat diangkat lagi untuk satu periode berikutnya. Demikian, halnya dengan jabatan komisaris independen di industri perbankan yang berasal dari kalangan direktur atau pejabat eksekutif yang mempunyai hubungan dengan bank harus melewati proses tunggu selama 1 tahun sebelum menempati pos komisaris independen. Menurut Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK Dian Ediana Rae, penerbitan aturan baru itu mengingat tata kelola merupakan hal yang sangat fundamental dalam kegiatan usaha suatu bank. Penerapan tata kelola juga menjadi salah satu faktor utama untuk menciptakan sektor keuangan yang lebih berintegrasi, memiliki daya saing, dan daya tahan (resiliensi). Dalam aturan baru itu, OJK di antaranya mengatur mengenai batasan kepemilikan saham direksi bank. Pada Pasal 16 (1) diatur bahwa anggota direksi secara sendiri-sendiri atau bersama-sama dilarang memiliki saham pada perusahaan lain sebesar 25% atau lebih dari modal disetor perusahaan lain. Di sisi lain, dalam hal penilaian kemampuan dan kepatutan anggota direksi dimaksud menjabat sebagai direktur utama, tidak memenuhi persyaratan indepensi, karena kepemilikan saham direktur utama dimaksud memenuhi unsur pengendalian. 

Pilihan Editor