Harita Nickel Dapat Restu Right Issue 18,92 Miliar Saham
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita
Nickel segera mengeksekusi rencana penawaran umum terbatas dengan hak memesan
efek terlebih dahulu(PMHMETD/right issue) sebanyak 18, 92 miliar saham, setelah
mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar
biasa (RUPSLB) yang digelar Jumat (15/3)
Dirut Harita Nickel Roy Arman Affandi
mengatakan, pemegang saham telah memberikan persetujuan terhadap agenda ke dua
yang diusulkan oleh manajemen yaitu rencana right issue, dimana jumlah saham
yang akan diterbitkan minimal 10 % yang setara 6,30 miliar saham dan
sebanyak-banyaknya 30 % atau sebanyak 18,92 miliar saham dari modal ditempatkan
dan disetor perseroan saat ini. (Yetede)
Setelah Bank, Masih Ada THR dari Sektor Tambang
Setelah ramai pembagian dividen saham perbankan, kini saatnya investor bersiap menyambut gelombang pembagian dividen berikutnya. Termasuk dari emiten saham sektor pertambangan yang terkenal royal menebar dividen. Ike Widiawati, Head of Retail Research Sinarmas Sekuritas mengatakan, investor bisa mencermati sejumlah emiten yang akan membagikan dividen dalam waktu dekat dengan mencermati tanggal rapat umum pemegang saham (RUPS). Investor juga bisa melirik emiten dengan historis dividend pay out ratio yang konsisten. Salah satu emiten yang diperkirakan akan membagikan dividen dalam waktu dekat adalah PT Indo Tambang Raya Megah Tbk (ITMG). ITMG akan menyelenggarakan RUPS pada 28 Maret mendatang. "Selain ITMG, BPD Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) juga akan RUPS di awal April, dengan ekspektasi mau bagi dividen," katanya, Jumat (15/3). Menurut Ike, jika mengharapkan dividen, pastikan investor sudah membeli sejak lama karena ada potensi penurunan harga setelah cum date dividen. Di luar saham perbankan, Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih menilai investor juga dapat mencermati saham sektor energi yang menjadi konstituen IDX High Dividend 20.
Head of Proprietary Investment Mirae Asset Sekuritas Indonesia Handiman Soetoyo mengamini, dividen emiten energi punya prospek menarik. Secara kinerja, sejumlah emiten sudah in line, bahkan ada yang di atas ekspektasi. Hal itu sudah mempertimbangkan penurunan laba yang terprediksi akibat amblesnya harga komoditas, terutama batubara. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Miftahul Khaer sepakat, mayoritas dividen dari emiten batubara akan lebih rendah, sejalan dengan penurunan kinerja. Dia pun menghitung estimasi yield beberapa emiten tambang di IDX High Dividend 20. Misalnya, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) berpeluang memberi yield dividen 9,8% dengan asumsi DPR 60%. Lalu, estimasi yield ITMG 6,4% dengan asumsi rasio DPR 60%. Research Associate Panin Sekuritas Sarkia Adelia Lukman turut memprediksi emiten batubara masih memberi yield yang menarik, meski tidak setinggi tahun lalu. Selain itu, emiten telekomunikasi dan komoditas emas juga menarik dicermati. Menurut Sarkia, saat ini investor masih cenderung wait and see menanti laporan keuangan emiten dahulu.
Waspadai Cuaca Ekstrem Jabodetabek
Wilayah Jabodetabek masih berpotensi dilanda cuaca ekstrem
hingga 18 Maret 2024. Warga perlu waspada terhadap dampak hujan disertai kilat
dan angin kencang yang mungkin terjadi. Berdasarkan penjelasan Deputi Bidang
Meteorologi BMKG Guswanto, Jumat (15/3) kondisi itu dipicu aktivitas
Madden-Julian Oscillation serta fenomena gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial.
Kemudian, adanya tiga bibit siklon tropis, yaitu bibit siklon tropis 91S, 94S,
dan 93P, yang berada di sekitar Samudra Hindia selatan Jawa, Laut Timor, dan
Laut Australia menunjukkan pengaruh terhadap wilayah Indonesia bagian selatan.
Kombinasi fenomena tersebut diperkirakan menimbulkan potensi hujan dengan
intensitas sedang-lebat yang disertai kilat/angin kencang di sejumlah wilayah
Indonesia, termasuk Jabodetabek.
”Hasil analisis terkini, penurunan potensi intensitas hujan di
Jabodetabek akan terjadi mulai 17 Maret 2024,” kata Guswanto.”BPBD DKI
mencatat, genangan saat ini terjadi di 13 RT atau 0,042 persen dari 30.772 RT
di wilayah Jakarta,” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji. Banjir
disebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Jakarta
dan sekitarnya sejak Kamis (14/3). Sementara banjir di wilayah Kota Semarang
dan sekitarnya mulai surut pada Jumat (15/3) sore. Meski demikian, masih ada
permukiman yang terendam banjir sehingga menyebabkan adanya sekitar 300
pengungsi. ”Alhamdulillah, mulai sore ini banjir sudah surut dan bisa dilalui
kereta api dengan kecepatan terbatas sehingga perjalanan kereta api mulai
kembali normal,” kata Franoto Wibowo dari Humas Daerah Operasi 4 Semarang,
Jumat. (Yoga)
Nissan dan Honda Coba Tembus Dominasi China
Dua raksasa otomotif Jepang, Nissan dan Honda, sepakat
menjajaki kemitraan untuk pengembangan mobil listrik. Mereka menjalin kerja
sama tersebut setelah pada 2023 posisi Jepang sebagai eksportir mobil terbesar
di dunia digeser China dengan ekspor besar-besaran mobil listrik. Kerja sama
pabrikan otomotif kedua dan ketiga terbesar di Jepang itu diumumkan di Tokyo,
Jepang, Jumat (15/3). Dalam pernyataan bersama, mereka menyebut kemitraan itu
untuk mempercepat upaya menuju netralitas karbon, meniadakan kematian akibat
kecelakaan lalu lintas, memperkuat teknologi lingkungan hidup dan elektrifikasi,
serta pengembangan perangkat lunak. Kedua perusahaan mencapai kesepahaman
perlunya menggabungkan kekuatan mereka dan menjajaki kemungkinan kolaborasi di
masa depan.
Ruang lingkup studi kelayakan dalam kemitraan itu mencakup
perangkatlunak otomotif, komponen inti yang terkait dengan kendaraan listrik,
dan produk pelengkap. CEO Nissan Makoto Uchida mengatakan, persaingan produsen
otomotif sekarang tidak hanya dengan pembuat mobil tradisional. Persaingan juga
terjadi dengan pemain baru. ”Persaingan itu tak akan bisa dimenangi dengan
kearifan konvensional dan pendekatan tradisional,” kata Makoto. Merek-merek
baru dengan produk inovatif dan model bisnis baru ini, kata Uchida, menciptakan
terobosan ke pasar otomotif. Langkah itu didukung dengan memanfaatkan daya saing
harga yang luar biasa dan kecepatan. Selama ini,pabrik otomotif Jepang lebih
fokus pada kendaraan hibrida, yaitu gabungan tenaga baterai dan mesin
pembakaran internal, yang populer di Jepang, menyumbang 40 % penjualan pada 2022.
Namun, di luar Jepang, tren mobil listrik terus mendominasi.
Pada 2022, hanya 1,7 % mobil listrik yang terjual di Jepang. Pada 2022,
penjualan kendaraan listrik di China menyumbang 20 % penjualan mobil baru.
Bahkan, pada 2023, untuk pertama kalinya, China menggeser posisi Jepang sebagai
eksportir mobil terbesar di dunia berkat penjualan kendaraan listrik. China
mempunyai sejumlah produsen kendaraan listrik, di antaranya BYD dan Wuling.
Data dari organisasi perdagangan Jepang yang dirilis pada Februari lalu
menunjukkan ekspor mobil Jepang pada 2023 naik 16 % dari tahun sebelumnya
menjadi 4,42 juta kendaraan. Namun, tertinggal dari China yang mengalami
peningkatan 58 % menjadi 4,91 juta kendaraan. (Yoga)
Kesehatan Ginjal bagi Semua
Dunia menghadapi epidemi penyakit ginjal kronis. Namun, kebanyakan
orang tidak menyadari telah mengalami gangguan fungsi ginjal. Padahal, selain
menurunkan kualitas hidup, penyakit ini juga membebani ekonomi warga dan bisa
fatal bagi penderitanya. Penyakit ginjal kerap tanpa gejala. Namun, insidensi dan
beban penyakit ini tinggi. Karena itu, menurut Ketua Perhimpunan Nefrologi
Indonesia Pringgodigdo Nugroho, penapisan awal penting guna menurunkan angka
kesakitan dan kematian akibat komplikasi penyakit ginjal kronis (Kompas,
15/3/2024). Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 850 juta
orang di seluruh dunia mengidap beberapa jenis penyakit ginjal. Penyakit ginjal
termasuk salah satu penyebab utama kematian. Dalam laman World Kidney Day
disebutkan, pada 2019 penyakit ginjal kronis (CKD) memicu lebih dari 3,1 juta kematian.
Hal ini menjadikannya menempati peringkat ketujuh dalam hal penyebab utama
kematian di seluruh dunia.
Beberapa tantangan yang dihadapi meliputi, antara lain, tingginya
beban biaya terapi, terbatasnya akses pengobatan dan tenaga kesehatan di fasilitas
kesehatan primer, kesenjangan informasi seputar penyakit itu, serta lemahnya
pencegahan dan diagnosis dini. Penanganan penyakit ginjal menimbulkan beban
anggaran kesehatan besar karena biaya tahunan per pasien untuk hemodialisis. Biaya
hemodialisis atau cuci darah di AS 88.195 USD, di Jerman 58.812 USD, dan di
Belgia 83.616 USD. Di Indonesia, mengutip data BPJS Kesehatan, biaya terapi
gagal ginjal meningkat dalam pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), pada tahun
2022 mencapai Rp 2,1 triliun dan naik menjadi Rp 2,9 triliun pada 2023. Sejumlah
studi membuktikan penapisan bisa efektif menurunkan risiko penyakit ginjal pada
tahap akhir, terutama pada populasi berisiko tinggi. Penapisan bisa melalui
pemeriksaan laboratorium dasar. (Yoga)
Dua Bulan Pertama, Impor Beras Naik Signifikan
Volume impor beras pada awal tahun ini meningkat signifikan seiring
penurunan produksi di tengah meningkatnya permintaan dan harga beras pada masa
Ramadhan-Lebaran. Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, impor
beras pada Januari-Februari 2024 mencapai 880.820 ton senilai 564,51 juta USD.
Dibanding Januari-Februari 2023, volume dan nilai impor komoditas itu naik
signifikan masing-masing 93 % dan 148,63 persen. ”Beras impor itu berasal dari Thailand
59,11 %, Pakistan 17,82 %, dan Myanmar 14,34 %,” ujarnya dalam konferensi pers
yang digelar secara hibrida di Jakarta, Jumat (15/3).
Tahun ini pemerintah menetapkan kuota impor beras 3,6 juta
ton, lantaran produksi beras pada 2023 turun dan pada Januari-April 2024
diperkirakan lebih rendah disbanding periode sama tahun lalu. BPS mencatat,
produksi beras nasional turun 440.000 ton atau 1,36 % dari 31,54 juta ton pada
2022 menjadi 31,1 juta ton pada 2023. Dari hasil kerangka sampel area, potensi
produksi beras nasional pada Januari-April 2024 sebesar 10,71 juta ton atau
turun 17,52 % dari Januari-April 2023 yang sebesar 12,98 juta ton.
Dalam rapat dengar pendapat di Komisi VI DPR, Perum Bulog
menyatakan sudah dan akan mendatangkan beras impor 1,3 juta ton yang akan
digunakan untuk menstabilkan harga beras dan bantuan beras bagi 22 juta
keluarga berpenghasilan rendah. Dirut Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengatakan,
awal tahun ini, Bulog telah mendatangkan 500.000 ton beras impor dari sisa
kuota impor tahun lalu. Hingga kini, Bulog juga telah merealisasikan kontrak
impor beras dengan sejumlah negara sekitar 800.000 ton. (Yoga)
Demi Silaturahmi, Siapkan Mudik dengan Serius
Idul Fitri yang jatuh pada pekan kedua April 2024 rasanya
kurang lengkap apabila tak menjalin silaturahmi dengan orangtua, sanak saudara,
dan handai tolan di kampung halaman. Pemerintah memperkirakan pergerakan
masyarakat 71,7 % total penduduk Indonesia atau 193,6 juta orang selama Lebaran
2024, meningkat dibanding pergerakan masyarakat saat Lebaran tahun lalu di 187
juta orang. Mayoritas di antaranya lebih memilih transportasi umum untuk menuju
kampung halaman. Tia (26), karyawati swasta, misalnya, sudah mereka-reka rencana
pulang ke kampung halaman di Medan, Sumut. Sejak awal Maret 2024, ia berburu
tiket pesawat di berbagai laman. ”Keuangan memang jadi seret jelang mudik.
Harga tiket pesawat sudah Rp 2 jutaan. Padahal, pesannya dari Maret, apalagi kalau
dekat hari-H Lebaran,” ujarnya, Kamis (14/3). Di luar tiket, ada pengeluaran lain
yang totalnya Rp 7 juta-Rp 8 juta. ”Jadi, tahun ini pastinya rindu suasana
Lebaran kumpul keluarga.
Alasan mudik itu, ya, karena cuma setahun sekali, masa tidak
bisa diusahakan mudik, apalagi buat yang masih punya orangtua dan masih
single,” ujarnya. Bayu (24), pegawai kantor pemerintahan, memutuskan mudik pada
Lebaran kali ini. Meski harus merogoh kocek lebih mahal lantaran terlambat memesan
tiket, ia tetap pulang kampung demi berjumpa orangtua dan menjalin silaturahmi
dengan sanak saudaranya. Pada mudik kali ini, Bayu mengeluarkan ongkos
transportasi Rp 1,4 juta atau dua kali lipat dari harga tiket normal. Ia baru
memesan tiket awal Maret 2024 lalu dan hanya tersisa tiket kereta api (KA)
Jakarta-Surabaya kelas eksekutif seharga Rp 710.000. Kedua pengalaman itu
mencerminkan bagaimana perencanaan keuangan mudik oleh masyarakat. Penasihat
keuangan sekaligus pendiri Oneshildt Financial Planning, Risza Bambang, menyarankan
pemudik menyiapkan diri sejak awal. Salah satunya dengan menghitung biaya yang akan
dikeluarkan, antara lain, biaya transportasi umum atau kendaraan pribadi,
akomodasi, serta biaya konsumsi selama perjalanan dan di kampung halaman.
Selain itu, ada biaya oleh-oleh, biaya zakat, biaya donasi atau
THR kepada orangtua dan sanak saudara, kebutuhan untuk pakaian yang berkaitan
dengan mudik, serta biaya jasa penjagaan rumah saat ditinggal mudik. Para
pemudik sebaiknya memperhitungkan tujuan mudik, waktu keberangkatan dan
kepulangan, hingga durasi selama di kampung halaman. Lebih lanjut, destinasi
yang akan dikunjungi selama mudik, pilihan akomodasi tinggal, detail jadwal,
dan jenis transportasi akan menentukan anggaran. ”Langkah selanjutnya adalah
menghitung secara detail dan akurat (keseluruhan biaya yang akan dikeluarkan).
Lalu, tambahkan dengan biaya tidak terduga, baik petty cash (kas kecil) lebih
kurang 10 % maupun asuransi perjalanan jika diperlukan,” ujarnya. Perlu dicatat
bahwa anggaran dibuat sesuai kebutuhan, bukan berdasarkan keinginan ”unjuk
gigi” di kampung. Aanggaran untuk mudik seyogianya mempertimbangkan biaya hidup
dan kebutuhan sehari-hari atau disesuaikan kemampuan finansial agar pengeluaran
tak melebihi dana yang disiapkan. (Yoga)
Penjualan Kurma Meningkat
Roda Ekonomi Si Lajang
Banyaknya warga Di China pada medio 2017 yang memutuskan
hidup sendiri dituding menghambat pertumbuhan ekonomi. Mereka bahkan dianggap
lebih malas bekerja karena tidak punya motivasi untuk menghidupi keluarga dan
membesarkan anak. Rama (32), pekerja swasta asal Jakarta, pernah memasang
target ingin menikah di usia 27 tahun. Namun, setelah ayahnya meninggal pada
tahun 2014, rencana hidup Rama berubah. Kini, Rama masih hidup lajang dan
santai. ”Sepertinya gue single itu lebih karena faktor mental. Gue merasa bokap
pergi terlalu cepat dan gue harus menggantikan posisinya di rumah. Sekarang jadi
lebih pengin habisin waktu sama nyokap dulu mumpung masih bisa bareng,”
ujarnya, Kamis (14/3). Sebagai pria lajang, Rama merasa pengeluarannya terhitung
tinggi.
Dalam sebulan, ia menghabiskan Rp 8 juta-Rp 10 juta hanya
untuk diri sendiri, seperti memenuhi hobi, bergaul, serta merawat dan
membahagiakan diri sendiri (self-care). Ia juga mengeluarkan uang untuk
keperluan rutin, seperti membayar tagihan listrik, air, dan internet. Meski tidak
menikah, ia juga punya tanggungan tidak langsung karena mesti membantu menghidupi
saudaranya. Gabriella Tessa (34) yang masih lajang karena pertimbangan mental
dan finansial merasa pengeluarannya terhitung banyak. Tidak hanya menghidupi
diri sendiri, ia juga membiayai perawatan ayahnya yang sakit dan membayar
berbagai kebutuhan rutin keluarganya. ”Kayaknya kalau jomblo itu konsumsinya
sedikit, tidak juga, ya. Generasi sekarang bukannya banyak yang hedon? Justru
karena single, semakin banyak duit dihabiskan untuk kesenangan pribadi. Jadi,
konsumsinya enggak kalah banyak sama yang berkeluarga,” ujarnya.
Seseorang yang lajang, bisa terimpit keharusan menjadi tulang
punggung keluarga, alias generasi sandwich, yang kini tidak memandang status
marital. Meski tanpa tanggungan resmi, belanjanya dapat menyerupai mereka yang
sudah berkeluarga karena mesti menghidupi anggota keluarga yang lain. Di sisi
lain, kesadaran untuk lebih merawat diri, menyenangkan diri, dan menikmati hidup
yang hanya sekali juga mendorong budaya konsumtif yang masif di kalangan
penduduk lajang. Apalagi, jika mereka memang sanggup secara finansial. Tren
melajang justru kini membuka peluang ekonomi baru yang menyasar konsumen
single. Mengutip kajian McKinsey Global Institute pada 2021, ada tren
kebangkitan ekonomi lajang (solo economy) secara global dengan ceruk pasar
menggiurkan, terutama di sektor hiburan, perawatan diri, horeka (hotel,
restoran, dan kafe), serta turisme.
Di Jepang, misalnya, tempat karaoke untuk satu orang dan restoran
barbeku dengan satu kursi dan satu alat pemanggang muncul di mana-mana. Di
China, penjualan produk rumah tangga berukuran kecil dan ringkas serta robot
pembersih bagi rumah tangga lajang naik berkali-kali lipat. Kaum single yang
awalnya dicela karena dianggap minim kontribusi mulai bangkit menjadi kekuatan
ekonomi baru yang menggerakkan konsumsi. Akan tetapi, untuk jangka panjang,
hidup menjomblo bukannya tanpa konsekuensi. Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi
dan Masyarakat FEB UI (LPEM FEB UI) Teuku Riefky mengatakan, bangkitnya
populasi lajang bisa menghambat pertumbuhan penduduk baru dan mengubah struktur
demografi. Dampaknya, potensi produktivitas dan suplai tenaga kerja di masa
depan bisa semakin rendah. (Yoga)
TUNJANGAN HARI RAYA Rp 99,5 Triliun untuk Aparatur Sipil Negara
Setelah empat tahun dipotong akibat pandemi Covid-19, Tunjangan
Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dicairkan
utuh oleh pemerintah tahun ini. Anggaran yang dikeluarkan untuk THR dan gaji
ke-13 itu mencapai Rp 99,5 triliun. Tahun ini kapasitas fiskal dinilai jauh
lebih baik dibanding empat tahun lalu ketika terpukul pandemi. Sepanjang
2020-2023, pemerintah memotong beberapa komponen THR dan gaji ke-13 karena
keuangan negara terbatas. Menkeu Sri Mulyani Indrawati berharap, pemberian THR
dan gaji ke-13 secara utuh tahun ini bisa meningkatkan daya beli aparatur sipil
negara (ASN).
”Hendaknya dibelanjakan produk-produk dalam negeri agar bisa
mendorong ekonomi lokal,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Kemenkeu,
Jakarta, Jumat (15/3). Secara rinci, komponen THR dan gaji ke-13 yang akan diterima
ASN/pejabat/TNI/Polri adalah gaji pokok sesuai komponen penghasilan per Maret 2024
(untuk THR) dan Mei 2024 (untuk gaji ke-13); tunjangan jabatan/umum, tunjangan
yang melekat pada gaji pokok (tunjangan keluarga dan tunjangan pangan); serta
100 % tunjangan kinerja bagi ASN pusat dan setinggi-tingginya 100 % untuk ASN daerah.
Bagi ASN daerah, pemberian THR dan gaji ke-13 dibayarkan
sesuai kapasitas fiskal pemda. Sementara komponen THR yang akan diberikan
kepada pensiunan ASN adalah pensiun pokok,tunjangan keluarga,tunjangan pangan,
dan tambahan penghasilan pensiun. Untuk guru dan dosen, komponen yang diberikan
adalah 100 % tunjangan profesi guru dan dosen, tunjangan kehormatan profesor,
serta tambahan penghasilan guru. THR akan diberikan paling cepat 10 hari kerja
sebelum hari raya Idul Fitri dan gaji ke-13 pada Juni 2024.. ”THR tidak dikenai
potongan iuran dan untuk potongan PPh juga akan ditanggung pemerintah.” kata
Sri Mulyani. (Yoga)









