Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10114 )Getir di Balik Rekrutmen Guru PPPK
Rencana pengangkatan sejuta guru ASN berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2021 disebut sebagai catatan historis penanganan masalah guru honorer. Sayangnya, tak menyasar pembenahan nasib guru honorer yang mengabdi bertahun-tahun tanpa kejelasan status dan kesejahteraan. Justru masalah baru timbul, ribuan guru sekolah swasta bermigrasi ke sekolah negeri, sedangkan sekolah negeri kehilangan guru honorer yang telah mengabdi lama. Ribuan guru honorer sekolah negeri di tahap 1 rekrutmen memenuhi skor passing grade, tetapi tak mendapat formasi, ketika bersaing di tahap 2, kalah dengan guru sekolah swasta dan sarjana pendidikan bersertifikat pendidik yang mendapat afirmasi tinggi. Bagi guru swasta bersertifikat, menjadi guru PPPK meskipun statusnya kontrak lebih menjanjikan dari sisi kesejahteraan dan pengembangan karier, padahal, mereka mendapat tambahan gaji sebesar 1 kali gaji PNS setiap bulan.
Ormas yang mendukung pemerintah dengan menghadirkan sekolah swasta juga mulai protes. Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS), yang terdiri dari berbagai yayasan penyelenggara sekolah swasta, menuntut supaya guru sekolah swasta yang diterima menjadi guru PPPK tetap bisa ditempatkan di sekolah swasta. Ketum PGRI Unifah Rosyidi meminta supaya pemerintah adil pada sekolah swasta. Rekrutmen PPPK harus dikembalikan pada tujuan awal untuk menyelesaikan pengangkatan guru honorer sekolah negeri yang kini justru tersingkir. Sekolah Muhammadiyah pun kehilangan 3.000 guru karena mereka lolos seleksi PPPK, ujar Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pengurus Pusat Muhammadiyah Alpha Amirrachman. (Yoga)
Pendeteksi Antibodi Berbasis Elisa
Peneliti Pusat Studi Satwa Primata Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPB telah mengembangkan kit anti bodi Covid-19 berbasis enzyme-linked immunosorbent assay (Elisa), guna memantau dan mengevaluasi efektivitas program vaksinasi Covid-19 selama pandemi secara lebih baik dan diluncurkan secara resmi 21 Desember 2021. Ketua Tim Peneliti Kit Elisa Antibodi Covid-19 Pusat Studi Satwa Primata LPPM IPB Huda Shalahudin Darusman menyampaikan, kit Elisa antibodi Covid-19 dikembangkan dengan 2 jenis penanda antibodi untuk mendeteksi 2 partikel utama virus SARS-CoV-2, yaitu penanda bagian luar (spike/protein paku) dan dalam (nukleokapsid) sehingga informasi yang diperoleh lebih definitif serta akurat. Saat ini banyak varian Covid-19 seperti Omicron, kita harus tahu banyak perubahan di bagian spike sehingga bisa kita back up atau deteksi lainnya agar lebih akurat kadar antibodinya, Kit ini mendeteksi dua jenis partikel virus dan dapat mengetahui kekebalan dan jumlahnya secara spesifik, ujarnya.
Proses pembuatan kit Elisa antibodi Covid-19 terdiri dari2 Tahap, tahap pertama ialah memproduksi protein rekombinan nukleokapsid (N) dan antigen protein receptor binding domain (RBD) SARS-CoV-2, tahap kedua ialah pengaplikasian protein rekombinan SARS-CoV-2 melalui uji Elisa. Proses pembuatan kit Elisa antibodi Covid-19 ini menggunakan protein rekombinan berbasis gen sintetik yang sudah dioptimasi kodenya. Komponen deteksi protein rekombinan yang dikembangkan oleh peneliti IPB ini merupakan komponen utama dalam dasar pengujian antibodi dan telah dipatenkan, yang juga diaplikasikan dengan teknik yang mudah dan ramah digunakan setiap fasilitas pelayanan kesehatan. ”Kami telah menguji pada sampel manusia yang telah divaksin dan telah melalui persetujuan etik. Penelitian ini melibatkan mahasiswa sehingga ada konektivitas LPPM dengan sekolah pascasarjana dan telah menghasilkan 2 karya tulis ilmiah pada media internasional bereputasi,” kata Huda. (Yoga)
Dari Menabung Sampah sampai Menukar Beras
Pada Mei 2020, Made Janur Yasa mencoba sistem pengelolaan sampah di Banjar Jangkahan, Desa Batuaji, Tabanan, Bali. Janur meminta warga mengumpulkan sampah plastik untuk ditukar dengan beras. Syaratnya, pengumpulan harus dimulai dari rumah sendiri, setelah itu merambah ke lingkungan terdekat. Dalam 3 hari, ia berhasil mengumpulkan 500 kg sampah plastic yang ditukar 600 kg beras. Gerakan menginspirasi Janur membangun lembaga bernama Plastic Exchange, yang merambah sampai 200 banjar, dengan memobilisasi 15.000 keluarga, tersebar dari Tabanan sampai Ubud. Sejak dimulai 2020, gerakan Plastic Exchange berhasil mengumpulkan 700 ton sampah plastik yang disalurkan pada para pengepul untuk didaur ulang.
Artomo (75) mendirikan Akademi Kompos (Akkom) di Perumahan Bumi Pesanggrahan Mas, Petukangan Selatan, Jaksel. Semua warga bisa menjual sampah di rumah, mulai dari koran bekas, kardus, plastik, besi, aluminium, sampai minyak jelantah untuk menghasilkan uang. Selain membuat kompos dari sampah daun kering, Akkom juga punya bank sampah yang menampung sampah anorganik untuk dijual kepada pengepul, namun tak ada tumpukan sampah di sana karena pengurus mengatur semua barang setoran nasabah agar hari itu juga diambil pengepul. Menurut Ketua Akkom Utami Prayogo (7/1), nasabah Akkom adalah warga yang menyetorkan sampah anorganik dan jelantah, setelah dihitung rupiahnya, tak langsung diterima nasabah, tetapi disimpan sebagai tabungan. (Yoga)
Kegigihan Atlet ”E-sport”
E-sport merupakan bidang olahraga menggunakan media gim daring. Cabang olah raga elektronik ini berpotensi menjadi jalur prestasi untuk mengharumkan nama bangsa karena sudah resmi dianggap sebagai salah satu cabang olahraga. ”E-sport berkembang karena dampak masa pembatasan pandemi Covid-19 dan turnamen e-sport juga bertambah, seperti Dota, Mobile Legends, Valorant, dan Counter Strike (CS),” kata Valerie Trishya Hamihardja yang pernah menjadi perwakilan Indonesia dalam Valorant Champions Tour (VCT) tahun 2020.
”Tahun 2022 diprediksi ada banyak event e-sport secara offline, baik di sekolah, stadion, maupun mal,” kata Aqila Athalladika, KaptenTim Dota 2 UI yang mewakili Indonesia di China pada Desember 2019. Pemain profesional Indonesia memiliki banyak potensi, banyak yang menorehkan prestasi hingga ke kancah internasional, seperti Kenny ”Xepher” Deo (pemain profesional DOTA 2), Made Bagas ”Zuxxy” Pramudita (pemain profesional PUBG Mobile), Hansel ”BnTeT” Ferdinand (pemain profesional CS:GO), dan Muhammad ”Lemon” Ikhsan (pemain profesional Mobile Legends).
Menjadi atlet e-sport butuh keseriusan dalam menekuni bidang tersebut. Manajemen waktu menjadi tantangan utama anak-anak muda yang ingin menekuni dunia e-sport, ujar Aqila, apalagi, saat ini profesi itu menjanjikan masa depan. Para atlet e-sport mendapat penghasilan cukup lumayan, rata-rata upah yang mereka peroleh berada di atas UMR. Hal itu meliputi upah yang diterima dari tim e-sport yang memiliki kontrak kerja sama, sponsor, dan hasil memenangkan turnamen. (Yoga)
Sawit Ditolak, Terbitlah Jagung
Kehadiran PT BAPP di Lembah Kebar tak lepas dari Kepmen Kehutanan No SK.873/Menhut-II/2014, tentang pelepasan kawasan hutan produksi untuk perkebunan kelapa sawit atas nama PT BAPP seluas 19.368,77 hektar. Tahun 2015, PT BAPP hendak mengembangkan perkebunan kelapa sawit di Lembah Kebar, namun ditolak masyarakat adat, kemudian PT BAPP menyatakan hendak uji coba penanaman jagung selama 2 tahun di padang alang-alang di Lembah Kebar, yang disetujui perwakilan masyarakat dari beberapa marga. Dalam perkembangannya, PT BAPP memperluas ke kawasan hutan yang merupakan tanah ulayat milik masyarakat adat. Mereka menebang pohon di hutan, padahal terdapat pohon sagu dan tanaman masyarakat. Berdasarkan laporan penelitian Greenpeace Indonesia berjudul ”Ekspansi Perkebunan Sawit, Korupsi Struktural, dan Penghancuran Ruang Hidup di Tanah Papua (2020)”, PT BAPP membabat hutan yang membuat hilangnya kayu-kayu besar, misalnya kayu besi, matoa, dan enau, juga hilangnya banyak tanaman obat serta kulit kayu untuk membuat noken. Juga hilangnya habitat burung endemik, misalnya cenderawasih, maleo waigeo, kasuari, dan burung warsia. Kerusakan hutan juga membuat beberapa jenis hewan buruan, misalnya rusa dan babi, berpindah ke pegunungan, sehingga masyarakat suku Mpur yang berburu harus menempuh jarak yang lebih jauh.
Menurut Antropologi Universitas Papua, Kristofel Ajoi, hubungan dekat dengan hutan itulah yang membuat masyarakat Mpur memutuskan menolak kehadiran PT BAPP karena merusak hutan. Manajer Perkebunan PT BAPP Edi Hartono mengklaim, perusahaan itu memiliki hubungan harmonis dengan masyarakat lokal. Edi mengaku tak ikut mengurus izin penanaman jagung PT BAPP, namun berdasarkan informasi yang dia terima, penanaman jagung oleh PT BAPP sudah mendapat persetujuan masyarakat dari beberapa marga di Lembah Kebar. Selain itu, lanjut Edi, PT BAPP juga sudah memberikan tali asih kepada masyarakat. Meski begitu, Edi mengakui,ada sebagian dari 2.000 hektar lahan HGU PT BAPP yang diklaim masyarakat setempat. Hingga lahan yang sudah ditanami baru sekitar 300 hektar. Menanggapi persoalan tersebut, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan berjanji mengutamakan kepentingan masyarakat adat dan mengedepankan proses dialog demi memperoleh solusi. (Yoga)
Pengelolaan Anggaran, Harapan Nakes kepada Panglima TNI
Informasi dan pemberitaan penarikan dana insentif nakes di Kesdam Kodam II Sriwijaya, Sumsel, menyentak Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, yang lalu kumpulkan jajaran Polisi Militer, pusat kesehatan, bagian keuangan, dan bagian hukum ke ruangannya di Mabes TNI Cilangkap (5/1). Tim penyidik gabungan Puspom TNI dan Puspom TNI AD dibentuk untuk ungkap dugaan penyelewengan hak nakes yang diminta melakukan investigasi secara terbuka. Dugaan penyelewengan muncul setelah ada pengakuan sejumlah nakes yang menjadi ujung tombak menghadapi Covid-19 itu diminta kembalikan honor yang telah mereka terima dari Pemprov Sumsel dan disalurkan melalui Kesdam II Sriwijaya. Uang itu ditransfer ke rekening masing-masing pribadi pada 28 Desember. Tapi, pada 30 Desember, diminta transfer balik uang itu ke rekening Kesdam II Sriwijaya tanpa penjelasan kenapa uang harus ditransfer balik. Uang insentif diberikan pada 194 nakes di sejumlah pos kesehatan Kesdam II Sriwijaya, total anggaran Rp 3,2 miliar, tiap nakes terima insentif Rp 2,8 - Rp 53 juta sesuai kinerja. Hingga kini, nasib uang insentif itu belum jelas. Letjen Chandra W Sukotjo (6/1) mengatakan, tim penyidik gabungan mulai menginvestigasi informasi penarikan dana insentif nakes Kodam II Sriwijaya. (Yoga)
Pencabutan Izin Dinilai Tepat
Presiden Jokowi (6/1) mengumumkan, pemerintah mencabut 2.078 izin pertambangan, 192 izin kehutanan, dan 137 izin perkebunan, karena izin-izin yang diterbitkan itu tidak dijalankan, tidak produktif, dialihkan ke pihak lain, serta tidak sesuai peruntukan dan peraturan. Diapresisasi sejumlah pihak jadi upaya serius dalam perbaikan tata kelola SDA serta menuntaskan konflik agraria antara masyarakat dan perusahaan. Presiden menuturkan, 2.078 izin perusahaan penambangan mineral dan batubara dicabut karena perusahaan tidak pernah menyampaikan rencana kerja, selain itu, izin sudah bertahun-tahun diberikan, tetapi tidak dikerjakan. Pemerintah juga cabut 192 izin sektor kehutanan seluas 3.126.439 hektar, karena tidak aktif, pemegang izin tidak membuat rencana kerja, dan izin ditelantarkan. Pemerintah juga cabut HGU perkebunan seluas 34.448 ha yang ditelantarkan. Eksekutif Nasional Walhi (6/1) menilai, pencabutan izin-izin ini sebagai langkah yang baik dan patut diapresiasi, jadi momentum penyelesaian konflik agraria antara rakyat dan perusahaan baik milik negara maupun swasta. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics Indonesia Mohammad Faisal menilai bagus konsep dan ide pencabutan izin-izin tersebut, karena lahan merupakan modal esensial pendorong perekonomian daerah dan negara. (Yoga)
Korupsi Tak Henti Mendera Bekasi
Korupsi yang melibatkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menambah daftar panjang kepala daerah di Bekasi terjerat kasus korupsi. Pada 2018, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin ditangkap KPK dalam korupsi izin proyek pembangunan Meikarta. Belasan tahun lalu, Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad juga dibekuk KPK karena korupsi. Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, 9 tersangka OTT di Bekasi, Salah satu dari 5 orang pihak penerima ialah Rahmat Effendi, sejumlah Rp 5,7 miliar.
Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng menilai, kasus korupsi yang terus menjerat kepala daerah di wilayah Bekasi jadi ironi. Kasus yang menjerat Rahmat Effendi disesalkan lantaran selama kepemimpinannya, dia dinilai inovatif dan inklusif. Dari Pemkot Bekasi, selain Rahmat Effendi, ada Sekdis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu M Bunyamin, Camat Jatisampurna Wahyudin, Lurah Kati Sari Mulyadi, serta Kadis Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Jumhana Lutfi. (Yoga)
Optimisme Dibukanya Penerbangan Internasional
General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, Sisyani Jaffar optimis kinerja operasional tahun 2022 bakal membaik. Ini seiring dibukanya kembali penerbangan internasional melalui Bandar Udara Internasional Juanda sejak awal Januari 2022 ini.
Kami tetap optimis bahwa kinerja tahun 2022 akan terus meningkat mengingat aturan penerbangan kembali lagi pada aturan sebelum periode Nataru 2021-2022, bagi pelaku perjalanan udara melalui Bandara Juanda apabila telah vaksin dosis kedua atau lengkap dapat menggunakan hasil tes negatif swab antigen yang berlaku 1x24 jam.
Salurkan 200.000 Rumah Subsidi KPR
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 38 bank sebagai Bank Penyalur KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tahun 2022.
Komisioner BP Tapera Adi Setianto menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan 200.000 unit rumah subsidi KPR FLPP untuk disalurkan di tahun 2022 dengan nilai Rp 23 triliun. Jumlah itu terdiri dari Rp 19.1 triliun dana DIPA (alokasi APBN 2022) dan Rp 3.9 triliun dari pengembalian pokok.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









