;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10114 )

Gelombang PHK Makin Nyata

19 Oct 2022

Dampak resesi global terhadap sektor tenaga kerja kian nyata. Gelombang PHK mulai terjadi di sejumlah sektor industri karena lesunya permintaan, khususnya dari pasar luar negeri. Kepala Disnakertrans Jabar Rachmat Taufik mengatakan, perusahaan yang bergerak di sektor padat karya seperti garmen dan alas kaki, dilaporkan paling terkena dampak karena pesanan turun drastis. "Sektor ini paling diwaspadai karena perusahaannya berorientasi ekspor," kata Taufik kepada tempo kemarin 18 Oktober. Berdasar laporan Disnaker, sejak awal tahun hingga september 2022, sudah ada 87 perusahaan di Jabar yang memecat karyawannya, menembus 43.567 orang. Taufik mengatakan pemprov sedang mengecek laporan tersebut, sebab setiap perusahaan yang akan melakukan PHK wajib melapor ke disnaker kabupaten/kota

Berdasarkan data disnakerJabar, per Juli hingga 21 September 2022, sebanyak 24 perusahaan di Sukabumi memecat 11.762 karyawan lantaran pesanan berkurang. dari 24 perusahaan tersebut, 18 bergerak di bidang garmen, 2 di sektor elektronik, 2 perusahaan sepatu, 1 percetakan dan 1 pembuatan boneka. Selain PHK, kondisi yang sulit membuat beberapa perusahaan mengurangi tenaga kerja mereka dengan tidak memperpanjang kontrak karyawan yang masa kerjanya sudah habis. Taufik mengatakan, pihaknya sedang bekerja sama dengan organisasi buruh internasional / ILO untuk mengantisipasi PHK di sektor padat karya. Menurut dia, ILO akan bernegosiasi langsung dengan pembeli di Eropa dan AS agar tetap mempertahankan kontrak jual belinya dengan perusahaan-perusahaan domestik . (Yoga)

Lonjakan Harga Kedelai dan Nasib Pengusaha Tempe

19 Oct 2022

Pengusaha tempe, tahu, dan susu kedelai mengancam akan mogok dan berunjuk rasa besar-besaran jika subsidi atas kenaikan harga kedelai tidak dituntaskan. Kehidupan mereka semakin terjepit akibat kenaikan harga kedelai yang kini mencapai Rp 13 ribu per kg, dari sebelumnya Rp 6.000-7.000 per kg. Pengusaha telah menaikkan harga dagangannya 20-30 %. Namun, dengan kenaikan harga BBM saat ini, mereka tidak mungkin menahan lagi beban produksi karena ongkos truk pengangkut kedelai sudah naik 20 %. Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Kopti) mendesak pemerintah melancarkan subsidi harga kedelai. Kemendag juga sudah meminta pemerintah menyalurkan subsidi harga kedelai yang berhenti sejak akhir Juli lalu. Subsidi itu baru disalurkan pada April, Juni, dan pertengahan Juli sebesar 10 % atau 80 ribu dari 800 ribu ton kedelai atau Rp 800 miliar.

Tekanan kedelai impor ini mulai terjadi ketika pemerintah menghapus tata niaga kedelai, yang semula dilakukan Bulog dan kemudian dialihkan kepada importir umum. Apalagi AS sebagai pengekspor kedelai terbesar di dunia memberikan insentif atau kemudahan bagi importir kedelai Indonesia melalui skema kredit lunak yang besarnya mencapai ratusan juta USD. Dengan bebasnya impor dan tidak adanya proteksi mengakibatkan kedelai di pasar domestik sering mengalami tekanan harga dan kelangkaan pasokan. Krisis kedelai ini seharusnya bisa diatasi. Tahu dan tempe merupakan khazanah kuliner Indonesia yang mesti ditangani sungguh-sungguh, mengingat sektor industri pangan domestik ini telah memberikan kontribusi penting dalam perekonomian dan penciptaan lapangan kerja. UMKM tempe, tahu, dan susu kedelai perlu ditata lebih baik lagi di dalam suatu kawasan industri untuk memudahkan pemerintah memberikan insentif, seperti penyaluran gas, air sanitasi, dan infrastruktur lainnya. (Yoga)


Siapa Obral Surat Utang

18 Oct 2022

Kenaikan tingkat suku bunga global turut mengerek naik suku bunga surat berharga negara (SBN). Kebijakan berbagai bank sentral yang menaikkan suku bunga acuan untuk meredam inflasi dan tingginya volatilitas pasar membuat para investor global cenderung menarik dananya (risk off) dari emerging market atau pasar yang sedang bertumbuh cepat. Selama 2022, arus keluar dari emerging market untuk pasar surat utang (debt market) diperkirakan sebesar US$ 62,2 miliar. Namun, di tengah tekanan global tersebut, selisih (spread) antara imbal hasil (yield) SBN domestik tenor 10 tahun dan obligasi pemerintah AS (US Treasury) justru mengecil, mengindikasikan meski imbal hasil SBN meningkat, peningkatan tersebut lebih rendah dibanding peningkatan obligasi US Treasury. Arus keluar dari pasar surat utang Indonesia hingga Agustus 2022 sebesar US$ 7,2 miliar. Dalam periode yang sama justru terdapat arus masuk ke pasar ekuitas sebesar US$ 4,6 miliar. Hal ini membuat IHSG September 2022 terkerek naik ke level tertinggi sepanjang sejarah sebesar 7.372. Kenaikan IHSG tersebut merupakan indikasi optimisme para investor terhadap prospek pemulihan ekonomi Indonesia. Investor beralih ke instrumen ekuitas yang berpotensi memberikan imbal hasil lebih besar dibanding pendapatan tetap (fixed income) pada saat ekonomi membaik.

Hingga September 2022, jumlah penawaran dari bank pada lelang surat utang negara (SUN) mencapai Rp 556,2 triliun, turun dibanding periode yang sama pada 2021, yang mencapai Rp 696 triliun. Kebijakan BI menaikkan giro wajib minimum (GWM) berdampak pada berkurangnya dana yang dapat diinvestasikan oleh bank pada SBN. Selain itu, seiring dengan pemulihan ekonomi, penyaluran kredit oleh perbankan makin meningkat. Data pertumbuhan kredit perbankan pada Agustus 2022 mencapai 10,62 % atau 10 kali pertumbuhan kredit Agustus 2021, yang hanya 1,16 %. Meningkatnya penyaluran kredit menyebabkan permintaan SBN oleh bank menurun. Namun, di sisi lain, hal ini menunjukkan mulai kembalinya bank ke fungsi utamanya, yaitu fungsi intermediari untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Dari aspek kebutuhan pembiayaan, semakin membaiknya penerimaan negara, terutama dari pajak, membuat proyeksi kebutuhan pembiayaan melalui penerbitan SBN semakin berkurang. Pada mulanya defisit APBN dalam UU APBN 2022 dirancang 4,85 % PDB, kemudian direvisi melalui Perpres No 98 Tahun 2022 menjadi 4,5 %. (Yoga)


Pakar PBB: Tunjangan dan Upah Harus Naik Sejalan Inflasi Tinggi

18 Oct 2022

Pelapor khusus PBB urusan kemiskinan ekstrem dan HAM Olivier De Schutter mengatakan, seluruh negara harus memastikan tunjangan sosial dan upah naik seiring lonjakan inflasi tinggi. Jika tidak, masyarakat akan kelaparan atau membujur di rumahnya sendiri. “Ini bukan hiperbola bahwa kecuali para pemerintah menaikkan tunjangan dan upah sejalan kenaikan inflasi, nyawa-nyawa akan melayang,” ujar dia, seperti dikutip AFP di Jenewa, Swiss. Sebagaimana pandemi COVid-19, sekali lagi warga masyarakat paling rentan yang menanggung beban paling berat dari situasi dunia yang tidak menguntungkan. Krisis-krisis itu, kata De Schutter, akan menyebabkan 75-95 juta orang lagi di seluruh dunia jatuh ke jurang kemiskinan ekstrem di tahun ini saja. “Baik itu di Eropa, yang inflasinya mencapai rekor 10 %, atau sub-Sahara Afrika, yang harga makanan melonjak 24 %, anggaran rumah tangga seluruh dunia semakin tercekik,” kata dia.

Artinya, lanjut De Schutter, makin banyak orang miskin akan kelaparan atau membujur kaku di musim dingin ini kecuali ada tindakan segera untuk meningkatkan pendapatan mereka. Para pakar di PBB bekerja independen. Mereka tidak mewakili badan global ini tapi diberi mandat untuk melaporkan temuannya kepada Dewan HAM PBB. De Schutter mendesak pemerintah di belahan bumi utara untuk bertindak cepat menginsulasi rumah-rumah sebelum musim dingin datang. “Jika tidak, wilayah tersebut akan ambruk karena tidak adanya kemauan politik. Pakar asal Belgia ini juga mendesak negara-negara untuk melibatkan warga miskin dalam menyusun kebijakan-kebijakan yang bertujuan untuk mengatasi lonjakan harga-harga. (Yoga)


BUMN Mendominasi Mega Proyek Infrastruktur IKN

18 Oct 2022

Proyek infrastruktur tahap awal bernilai triliunan rupiah di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara nyaris tertutup bagi swasta. Proyek-proyek besar di IKN itu, kini, telah disapu bersih Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya. Tender salah satu proyek prestisius di IKN, pembangunan istana presiden, juga hampir tuntas. Ketua Satgas Pelaksana Pembangunan IKN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danis H Sumadilaga bilang, proses penandatanganan kontrak paket pembangunan istana presiden dan lainnya akan dilakukan Oktober ini. Peserta lelang proyek istana presiden ini juga didominasi BUMN karya. Di antaranya PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI). Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai, kehadiran BUMN karya di proyek IKN berdampak pada APBN. Salah satunya, kebutuhan penyertaan modal Negara (PMN) akan naik.      

BUMN Jadi Lokomotif Agen Pembangunan, BRI Dorong Pertumbuhan Domestik Lewat UMKM

18 Oct 2022

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan peran perusahaan BUMN untuk terus menjadi lokomotif agen pembangunan dengan tujuan menciptakan jutaan lapangan kerja. Hal tersebut disampaikan Erick pada pembukaan SOE International Conference yang diselenggarakan di Bali, Senin (17/10).Dalam sambutannya, Erick mengungkapkan BUMN didorong untuk terus bertransformasi dan pada saat bersamaan menciptakan value bagi masyarakat serta menjalankan peran menjadi agen pembangunan. “Salah satu upaya menjalankan peran agen pembangunan, kami menginisiasi beberapa program seperti pembiayaan ultra mikro serta menyelesaikan Proyek Strategis Nasional lainnya untuk menciptakan jutaan lapangan kerja bagi masyarakat,” ujar Erick.Erick Thohir menjelaskan bahwa ke depan BUMN akan terus melakukan program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Utama BRI Sunarso bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat dicapai melalui fokus kepada driver pertumbuhan domestik dengan cara mendorong UMKM, yang dapat mendorong penciptaan lapangan kerja. “Di sinilah BRI yang core businessnya UMKM harus lebih berperan aktif, karena 97% lapangan pekerjaan di Indonesia berasal dari UMKM,” imbuhnya.

HARGA TEMPE DAN TAHU NAIK

18 Oct 2022

Perajin tahu dan tempe di Jabar batal menggelar aksi mogok massal, yang sedianya akan digelar pada 17-19 Oktober 2022 imbas kenaikan harga kedelai. Para perajin memilih menaikkan harga jual tahu dan tempe sekitar Rp5.000 per papan. Saat ini, tercatat harga kedelai berkisar Rp12.000 per kilogram. INDUSTRI

KEMANDIRIAN VAKSIN Air Mata Bangga untuk Produk Anak Bangsa

17 Oct 2022

Indonesia memasuki babak baru dalam perang melawan Covid-19. IndoVac, vaksin Covid-19 karya anak bangsa, akhirnya beredar untuk mewujudkan ketahanan kesehatan nasional. Tati (52) semringah di halaman Kantor Bio Farma, Kota Bandung, Kamis (13/10). Selain bisa melihat Presiden Jokowi dari dekat, Tati juga lega saat tusukan jarum suntik lepas dari lengan kanannya, lengannya pegal, namun, kepalanya sama sekali tidak pusing. ”Ini adalah yang pertama kalinya saya disuntik vaksin Covid-19,” ucapnya. Hari itu, Tati adalah satu dari 25 sukarelawan yang mendapat suntikan perdana IndoVac, vaksin buatan PT Bio Farma. Presiden Jokowi meninjau langsung penyuntikan tersebut. Meski tergolong kalangan rentan dan prioritas, sebelumnya Tati tidak pernah mengambil tawaran vaksinasi hingga akhirnya, ada tawaran  dua minggu lalu.

Dia dijanjikan vaksin buatan anak negeri, PT Bio Farma, yang sudah mendapat fatwa halal dari MUI dan sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. Sejauh ini, produk Bio Farma sudah digunakan di 152 negara dan 52 negara di antaranya negara Islam. ”Saya langsung setuju,” ucapnya. IndoVac adalah vaksin yang dikembangkan PT Bio Farma dengan Baylor College of Medicine, AS, sejak  November 2021. Vaksin ini dikembangkan dari platform sub-unit protein rekombinan dengan kandungan zat aktif rekombinan receptor-binding domain (RBD) dari protein S virus SARS-CoV-2. Risetnya dilakukan November 2021 sampai 24 September 2022. Hasilnya, IndoVac disebut memiliki keamanan yang baik dengan kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI) berintensitas ringan, seperti nyeri di area suntik. IndoVac juga memiliki efektivitas baik dalam meningkatkan titer antibodi. (Yoga)


Bersama Memperkuat Investor Ritel

17 Oct 2022

Dalam beberapa tahun terakhir terjadi pertumbuhan jumlah investor ritel yang luar biasa di Indonesia. Berbagai faktor seperti pandemi Covid-19 memang membuat kebiasaan masyarakat berubah. Di sisi lain, perkembangan teknologi semakin melaju. Perubahan itu terlihat pada perpindahan cara pandang masyarakat dari kecenderungan menabung menjadi berinvestasi. Hal ini pun didukung kemudahan teknologi. Transaksi investor ritel yang semakin banyak menjadi pendukung pasar modal Indonesia. Akan tetapi, meskipun investor di pasar saham sudah mencapai 10 juta orang, pemahaman tentang investasi ternyata masih belum merata. Belajar bersama dengan komunitas dapat membantu meningkatkan literasi para investor ritel. ”Di Mandiri Sekuritas, para investor didominasi usia generasi milenial dan gen Z yang menempati 81 %. Kami selalu menekankan agar investor mengedepankan perencanaan keuangan. Maka, diperlukan juga literasi dan waktu yang tidak sebentar. Semakin mereka lebih dini berinvestasi, semakin dapat memberikan return yang lebih besar,” kata Direktur Mandiri Sekuritas Theodora Manik pada webinar Capital Market Summit and Expo 2022, Sabtu (15/10).

Melonjaknya investor ritel dicermati CEO Mirae Asset Sekuritas Indonesia Tae Yong Shim. Ia mengatakan, ”Ada tiga kategori alasan yang besar, yaitu situasi makro, sosial, dan perubahan struktural.  Selama pandemi orang terkurung, memiliki uang lebih banyak sehingga mulai melirik ke pasar saham. Mereka merasa suku bunga yang semakin turun ini adalah kombinasi tepat untuk masuk ke pasar saham,” ujar Shim. Ia menambahkan, ”Orang juga lebih banyak menghabiskan waktu melihat ke media sosial seperti Instagram dan Youtube dan menemukan banyak orang kaya baru yang memperlihatkan hasil dari bitcoin atau dari saham sehingga banyak orang yang ikut.” ”Selain itu, sudah ada kesadaran meningkat untuk masuk ke pasar saham agar dapat melawan inflasi juga mempersiapkan pensiun,” ujarnya. Perubahan tersebut ditangkap oleh perusahaan sekuritas yang juga ikut berbenah. Pembukaan rekening saham hanya memerlukan dana Rp 100.000. Selain itu, aplikasi sekuritas juga semakin mudah diakses. Adapun pendiri Komunitas Saham Pemula, Frisca Devi, menuturkan, komunitasnya sering mengingatkan para anggota bahwa investasi saham bukanlah cara pintas untuk menjadi kaya raya. Investasi merupakan sebuah proses panjang yang memerlukan proses belajar, bukan sekadar mendapatkan cuan. (Yoga)


”Omnibus Law” di Sektor Keuangan Perlu Dicermati

17 Oct 2022

RUU tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau RUU P2SK yang berformat omnibus law akan mengamandemen 15 UU di sektor keuangan. Mengingat pentingnya peran sektor keuangan dalam perekonomian nasional, sekaligus keluasan dampaknya bagi masyarakat, kini amat penting untuk memastikan RUU P2SK disusun melalui proses yang berjalan baik dan berkualitas. RUU P2SK disepakati sebagai usulan DPR dalam Rapat Paripurna DPR pada 20 September 2022. Kini, dalam waktu maksimal 60 hari, pemerintah harus menyusun dan menyiapkan daftar inventarisasi masalah (DIM) sebagai bahan pembahasan RUU tersebut pada proses legislasi. Ruang lingkup pengaturan ekosistem keuangan dalam RUU P2SK antara lain meliputi perbankan; pasar modal, pasar uang, dan pasar valuta asing; perasuransian; asuransi usaha bersama; program penjaminan polis; usaha jasa pembiayaan; usaha modal ventura; dana pensiun; kegiatan usaha simpan pinjam oleh koperasi; lembaga keuangan mikro; dan konglomerasi keuangan.

Dengan struktur baru ini, tugas OJK bertambah dengan pengawasan kegiatan usaha koperasi serta pengawasan kegiatan usaha ITSK, termasuk bisnis aset kripto. Tugas pengawasan usaha aset kripto ini tak hanya jadi tambahan tugas bagi OJK, tetapi juga bagi BI. Salah satu perubahan yang dipandang krusial dalam RUU P2SK juga terkait proses pemilihan calon pemimpin lembaga sektor keuangan. Proses pencalonan dan seleksi anggota Dewan Komisioner OJK yang selama ini dilakukan pemerintah melalui panitia seleksi yang dipimpin menteri keuangan, dalam RUU ini dialihkan ke panitia seleksi yang dibentuk oleh DPR. Menkeu Sri Mulyani mengharapkan RUU P2SK yang tengah disusun ini dapat menjadi fondasi bagi reformasi sektor keuangan. Sementara itu, Direktur Eksekutif Segara Institute Piter Abdullah Redjalam berpendapat, perkembangan zaman kini memang menuntut amendemen sejumlah UU sektor keuangan. Namun, proses penyusunannya perlu dipastikan dalam koridor aturan yang tepat dan melibatkan banyak pihak. Kendati demikian, Piter pun menyoroti dibukanya kemungkinan campur tangan politik dalam penentuan calon pimpinan otoritas keuangan, seperti BI dan OJK. (Yoga)