Ekonomi
( 40744 )Perbaikan Penjualan Eceran Diindikasikan Berlanjut pada Maret 2021
JAKARTA – Hasil Survei Penjualan Eceran
(SPE) Bank Indonesia (BI) mengindikasikan terjadinya perbaikan kinerja penjualan
eceran secara bulanan pada Februari 2021.
Ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil
(IPR) yang tumbuh minus 2,7% (mtm) atau
membaik dibandingkan dengan minus 4,3%
(mtm) pada Januari 2021.
“Responden menyampaikan, perbaikan
tersebut didorong oleh permintaan masya rakat yang meningkat saat hari besar
ke agamaan dan nasional (HBKN) Imlek
dan libur nasional,” ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam
keterangan resmi bank sentral yang diterima
Investor Daily pada Senin (12/4).
Erwin menambahkan, perbaikan terjadi pada sebagian besar kelompok barang
seperti bahan bakar kendaraan bermotor,
perlengkapan rumah tangga lainnya, serta
suku cadang dan aksesoris.
Berdasarkan hasil SPE, responden memperkirakan peningkatan ini akan berlanjut
pada Maret 2021. Hal tersebut tercermin
dari IPR Maret 2021 yang diperkirakan tumbuh 2,9% (mtm) sejalan dengan permintaan
masyarakat yang meningkat di tengah
dukungan cuaca.
Perbaikan terjadi pada hampir seluruh
kelompok komoditas yang disurvei terutama
kelompok barang lainnya termasuk subkelompok sandang, kelompok bahan bakar
kendaraan bermotor, serta kelompok barang
budaya dan rekreasi.
Sementara dari sisi harga, responden
memperkirakan tekanan inflasi pada Mei
2021 relatif stabil sedangkan pada Agustus
2021 menurun.
(Oleh - HR1)
Bidik Investasi US$ 34,8 M, Kementerian ESDM Siapkan Langkah Strategis
JAKARTA- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mencapai target investasi di sektor ESDM pada tahun ini yang mencapai US$ 34,8 miliar atau meningkat dibanding tahun lalu yang mencapai US$ 25,8 miliar.
Menurut Sekretaris Jenderal
Kementerian ESDM Ego Syahrial
dalam webinar Energy and Mining
Editor Society (E2S) bertema Collaboration to Accelerate Investment,
Innovation and Technology in the
Energy and Mineral Resources Sector, di Jakarta, Senin (12/4), untuk
meningkatkan investasi di sektor
ESDM, pemerintah menyiapkan
tujuh kebijakan.
Per tama, mempromosikan
peluang investasi ke investor
dalam dan luar negeri. Kedua,
melakukan penyederhanaan perizinan dan kemudahan berusaha.
Ketiga, menerapkan pelayanan
perizinan terintegrasi secara elektronik (OSS). Hal ini dilakukan
sejalan dengan percepatan penerapan teknologi terutama di masa
pandemi.Keempat, memberikan
open access data sektror ESDM
mulai dari data produksi migas,
stok BBM, status ketenagalistrikan hingga capaian kinerja Kementerian ESDM per periodenya.
Kelima ialah pemberian insentif
berupa tax allowance, tax holiday,
fasilitas PPN dan PPnBM. Lalu
menjamin ketersediaan energi
untuk pembangunan nasional.
Kementerian ESDM juga mengusulkan perbaikan fiscal terms
di sektor migas berupa: Fasilitas
Perpajakan; Perbaikan split secara signifikan; Penetapan DMO
price yang menarik; Pembebasan
atau keringanan Branch Profit
Tax (BPT). “Selain itu pemerintah
juga menyiapkan rancangan perpres pembelian tenaga listrik EBT
agar lebih menarik,” pungkasnya
(Oleh - HR1
Platform Jual-Beli Bitcoin akan Melantai di Wall Street
Jakarta, CNN Indonesia -- Platform jual-beli uang kripto Coinbase menjadi perusahaan cryptocurrency pertama yang mencatatkan sahamnya di Wall Street. Coinbase akan terdaftar dengan kode COIN. Perkiraan nilai IPO masih bervariasi tergantung dengan metode penghitungan, tetapi kapitalisasi perusahaan diperkirakan mencapai US$70 juta hingga US$100 juta. Ini akan menjadi salah satu IPO terbesar sejak IPO Facebook pada 2012.
Coinbase memilih daftar langsung, yang tidak memungkinkannya mengumpulkan dana baru tetapi menawarkan pemegang saham saat ini, pendiri, karyawan, dan investor historis kesempatan untuk menjual saham mereka di pasar.
Spotify, Slack, Palantir dan Roblox juga telah menggunakan metode ini untuk debut Wall Street mereka. Hampir 115 juta saham Coinbase akan ditempatkan di pasar.
(Oleh - HR1)Pemulihan Ekonomi, Industri Kosmetik Genjot Omzet
Bisnis, JAKARTA — Industri kosmetik menargetkan dapat kembali meningkatkan penjualan secara signifikan pada 2021 setelah cenderung stagnan pada tahun lalu akibat pandemi Covid-19.
Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika (PPAK) Indonesia memproyeksikan penjualan pada tahun ini akan bertumbuh pada kisaran 7% menjadi US$7,45 juta dari tahun lalu senilai US$6,95 juta. Adapun, perolehan pada tahun lalu terbilang stagnan dan hanya sedikit beranjak dari realisasi 2019 senilai US$6,9 juta.Ketua Harian PPAK Kusuma Ida Anjani mengatakan saat ini industri kosmetik membagi dua kategori, yakni kosmetik yang terdiri dari makeup base dan dekoratif serta perawatan yang terdiri dari personal care dan skin care.Dia menyebut tren penjualan tahun lalu cenderung anomali. Alasannya, kategori kosmetik menurun tetapi perawatan home care justru meningkat.
Secara keseluruhan, Kusuma menilai perkembangan industri kosmetik terus berkembang dengan baik. Dalam 5 tahun terakhir, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat ada 185.290 produk kosmetik yang beredar di masyarakat.Data terakhir Kementerian Perindustrian pada 2018 ada 153 industri kosmetik baru skala kecil menengah (IKM). Angka itu mengakumulasi jumlah industri kosmetik secara keseluruhan menjadi 760 perusahaan, di mana 95% diisi oleh IKM dan hanya 5% industri skala besar. Sementara itu, penjualan secara daring tumbuh menjadi sekitar 21% dari sebelumnya yang hanya berada pada kisaran 14%.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih mengatakan sektor kosmetik masih tumbuh signifikan pada 2020. Hal itu terlihat dari kinerja pertumbuhan industri kimia, farmasi, dan obat tradisional yang tumbuh 9,39% dan berkontribusi 1,92% terhadap produk domestik bruto (PDB).
(Oleh - HR1)
Pajak Bunga Obligasi, Relaksasi Untungkan Investor
Bisnis, JAKARTA — Rencana pemerintah yang akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final atas bunga obligasi yang diterima wajib pajak dalam negeri bisa berdampak positif untuk institusi non-bank, termasuk reksa dana. Namun, ini perlu langkah lebih lanjut. Seperti diketahui, Kementerian Keuangan akan menurunkan tarif PPh final atas bunga obligasi yang diterima wajib pajak dalam negeri dari saat ini sebesar 15% menjadi 10% dengan tujuan pendalaman pasar keuangan.Direktur Panin Asset Manajemen Rudiyanto menilai kebijakan tersebut seharusnya lebih berdampak pada investor obligasi yang berasal dari institusi nonbank, termasuk untuk reksa dana.
Rudiyanto mengatakan, jika relaksasi tarif PPh final atas bunga obligasi yang diterima wajib pajak dalam negeri tidak diikuti relaksasi PPh bunga obligasi wajib pajak reksa dana maka akan merugikan investor reksa dana.“Selama ini salah satu keunggulan dari reksa dana adalah tarif pajak yang lebih rendah dibandingkan investasi langsung. Kalau misalkan sudah sama-sama 10%, bisa saja investor membeli obligasi langsung dan bukan reksa dana,” tuturnya.
(Oleh - HR1)
J&T Express Tanggapi Kabar Jadi Unicorn Baru Indonesia
Berdasarkan laporan CB Insights bertajuk The Complete List of Unicorn Companies, J&T Express masuk dalam daftar unicorn. Namun CEO J&T Express Indonesia Robin Lo belum mengetahui status tersebut. “Kami belum update, karena biasanya penilaiannya dari pihak luar seperti modal ventura dan lainnya,” kata Robin kepada Katadata.co.id, Selasa (13/4).
Ia berharap, J&T bisa segera berstatus decacorn atau memiliki valuasi minimal US$ 10 miliar. Berdasarkan data CB Insights, valuasi perusahaan logistik ini mencapai US$ 7,8 miliar.
Valuasinya mengalahkan Tokopedia (US$ 7 miliar), Bukalapak (US$ 3,5 miliar), Traveloka (US$ 3 miliar), dan OVO (US$ 2,9 miliar). Sejauh ini, baru Gojek yang berstatus decacorn di Indonesia
Perkiraan itu merujuk pada riset bertajuk ‘Unlocking Next Wave of Digital Growth: Beyond Metropolitan Indonesia’. Ini berdasarkan survei terhadap 2.100 lebih konsumen akhir dan 1.100 retailer di 23 kota. Selain itu, wawancara dengan stakeholder di 13 kota di tingkat (tier) dua dan tiga.
(Oleh - HR1)
Uni Emirat Arab Bidik Pembangunan Pabrik Vaksin Covid-19 di Indonesia
Uni Emirat Arab (UEA) melirik Indonesia sebagai lokasi pembangunan pabrik vaksin Covid-19. Menteri Energi dan Infrastruktur Suhaiel Al-Mazrouei mengatakan hal tersebut merupakan cerminan kuatnya hubungan kedua negara.
Tak hanya itu, UEA juga tertarik berinvestasi di bidang energi terbarukan, industri strategis dan militer, produksi vaksin Covid-19, serta pertanian, ketahanan pangan, pendidikan digital, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Negara penghasil minyak itu juga telah mengumumkan investasi senilai US$ 10 miliar melalui Indonesia Investment Authority (INA). Dana tersebut akan digunakan dalam proyek dan sektor strategis.
Penjualan Paling Banyak di Hongkong dan Singapura
Usaha yang ditekuni Lilik ini sudah berjalan sampai 4 bulan. Omzet keripik usus ayam yang dihasilkan pun cukup besar, hingga Rp. 100 juta lebih perbulan
Lilik Rahayu menjelaskan bahwa awal mula dirinya memulai bisnis keripik usus berawal dari permintaan temannya di luar negeri. Kemudian ia mencoba mengirimkan keripik usus ke Malaysia, ternyata mendapat respons positif.
Lilik mengaku selain ke Malaysia, ta juga memasarkan keripik usus ke Singapura dan Hongkong. “Penjualan paling banyak di Hongkong, kadang mereka pesannya 2.000 kg. Kalau Singapura kadang pesannya 1.500 kg,” jelasnya.
Saat ini Lilik mengaku kesulitan untuk mengerjakan pesanan yang terus datang. Pasalnya ia memiliki keterbatasan dalam hal modal dan alat untuk memproduksi lebih besar lagi. Ia berharap mendapat sentuhan bantuan secara langsung oleh pemerintah Kabupaten Kediri guna mengembangkan bisnis UMKM.
Sulsel Lepas Ekspor Senilai Rp 49,9 M
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman melepas ekspor perdana rempah-rempah, pupuk bat guano dan beberapa komoditas unggulan Sulsel lainnya di Terminal Peti Kemas Makassar PT Pelindo IV, Senin (12/4) kemarin, yang ditandai penekanan tombol sirine.
Andi Sudirman mengatakan, pelepasan ekspor perdana luar biasa dengan nilai awal Rp 49,9 miliar ke 10 negara, diantaranya Hongkong, Amerika Serikat, Cina, Italia, Kanada, Rusia, Perancis, Jepang, Australia, dan Korea Selatan.
Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Perdagangan Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo mengatakan, pelepasan ekspor perdana ini diikuti 14 pelaku usaha ekspor. Komoditas diekspor perdana terdiri dari kemiri, kayu manis, ketumbar, pupuk bat guano.
“Sedangkan rumput laut, ikan segar, gurita, carragenan, mete kupas, daging kepiting, udang olahan, udang segar dan cumi merupakan komoditas ekspor yang sudah berjalan selama ini, “ katanya.
Sebulan Hasilkan Intan 150 Karat - PT Galuh Cempaka Kembali Beroperasi
PT Caluh Cempaka yang bergerak di bidang pertambangan intan di Kelurahan Palm Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru kini tampaknya kembali beroperasi setelah bertahun-tahun vakum. Perusahaan yang kini dikelola pengusaha lokal ini bahkan sudah mampu menghasilkan produksi intan 100-150 karat setiap bulannya.
Direktur Teknik Tambang PT Galuh Cempaka Amin Sitepu mengatakan, perusahaan tambang ini sempat terhenti selama delapan tahun lamanya. Untuk wilayah tambang sendiri kini semakin meluas dengan mencakup tiga kabupaten kota yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Tanahlaut.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









