Produsen Ingin Stabilkan Pasar dan Jaga Level Harga Minyak
LONDON, ID-Harga minyak mentah dunia melonjak pada Senin (03/04/2023) setelah kartel produsen yang dipimpin oleh Arab Saudi menambahkan pemotongan produksi harian, meskipun sudah membuat marah Amerika Serikat dengan langkah serupa yang sedang tergabung dalam kelompok yang disebut OPEC+ tersebut beralasan keputusannya bertujuan untuk menstabilkan pasar dan menjaga level harga minyak mentah. OPEC+ yang termasuk Rusia, mengguncang pasar pada Minggu (02/04/2023) waktu setempat, usai merilis pengumuman memangkas target produksi lagi sebanyak sekitar 1,16 juta barel per hari (bph). OPEC+ sebelumnya telah mempertahankan kesepakatan pemangkasan produksi 2 juta bph hingga akhir 2023. Kesepakatan terbaru ini akan dimulai pada Mei 2023 dan berlangsung hingga akhir tahun. Berdasarkan perhitungan Reuters, janji OPEC+ tersebut membawa total volume pemangkasan menjadi 3,66 juta bph atau setara 3,7% permintaan global. Keputusan ini membuat harga kontrak kerja minyak mentah dunia melonjak hingga sempat naik 8% pada Senin. (Yetede)
Tags :
#MinyakPostingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
Titik Balik Lifting Minyak Bumi
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023