Teknologi Informasi
( 863 )Inovasi Kecerdasan Buatan untuk Bisnis Iklan
Meta terus berinvestasi dalam kecerdasan buatan. Salah satu tujuannya, meningkatkan bisnis iklan. ”Kami membuat komputer super dengan triliunan data poin. Ketika inovasi kecerdasan buatan kami terapkan di produk iklan, kami yakin itu makin meningkatkan keakuratan target penerima iklan,” ujar Country Director Meta Indonesia Pieter Lydian, Kamis (24/8/2023), di Jakarta. (Yoga)
Presiden: Kuasai Kemajuan Iptek
Presiden Jokowi menyebut anak muda generasi Y dan Z di Indonesia adalah generasi unggul karena lahir di era digital. Maka, generasi muda harus terus menyiapkan diri untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang cepat, sekaligus tetap memiliki moral dan budi pekerti yang baik. Presiden menyampaikan hal itu saat membuka Muktamar XXIII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Gedung Serbaguna Sumut, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu(19/8). ”Saya harap pelajar Muhammadiyah menjadi teladan, generasi muda Muslim yang berkemajuan, penguasaan ipteknya hebat, sekaligus memiliki moral, budi pekerti, dan mental yang hebat,” kata Presiden.
Presiden mengatakan, dunia sedang dilanda disrupsi teknologi, terutama digital. Oleh karena itu, sekarang adalah zamannya generasi Y (kelahiran 1981-1996) dan generasi Z (kelahiran 1997-2012). ”Apa-apa serba digital. Mau lihat menu di restoran, (pakai) digital lewat QR code. Mau belanja juga digital, lewat market place. Mau pesan kendaraan juga lewat digital, lewat aplikasi,” katanya. Teknologi kecerdasan buatan (AI) juga berkembang pesat dan diperkaya generative AI. Ia mencontohkan aplikasi ChatGPT, yang akrab digunakan pelajar untuk mengerjakan tugas sekolah, jurnal, serta membantu menyusun tugas akhir dan skripsi di peguruan tinggi. Presiden berpesan agar generasi muda tetap memiliki moral, budi pekerti, dan mental yang hebat. ”Buat saya, itulah sosok pelajar Muhammadiyah idaman,” katanya. (Yoga)
Belanja Iklan Televisi Belum Pulih
Tingkat kepemirsaan siaran televisi digital secara nasional sesuai pengukuran Nielsen Indonesia berangsur-angsur pulih seperti sebelum terjadi migrasi penyiaran dari analog ke digital terestrial. Kendati demikian, belanja iklan televisi belum pulih. Migrasi penyiaran dari analog ke digital terestrial (analog switch off/ASO) merupakan program pemerintah yang berlangsung secara bertahap dari 11 kota besar yang biasa menjadi pengukuran Nielsen Indonesia per 2 November 2022 di sekitar Jakarta. Adapun 1 Agustus 2023 merupakan jadwal penerapan ASO mandiri secara nasional. Direktur Client Lead Nielsen Indonesia Selly Cahyani mengatakan, populasi pemirsa televisi terestrial secara nasional diperkirakan mencapai 129,85 juta sebelum ASO atau tanggal 1 November 2022. Dari hasil pengukuran Nielsen Indonesia, per 31 Juli 2023, tingkat kepemirsaan siaran televisi digital mencapai 80 % dari total populasi, ujarnya saat menghadiri diskusi ”Kaleidoskop Digitalisasi Penyiaran: Tren Penyiaran Pasca Analog Switch Off”, Jumat (11/8) di Jakarta.
Ketua Umum Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Janoe Arijanto menyampaikan, televisi terestrial masih menguasai alokasi belanja iklan, 60 % total belanja iklan nasional diarahkan ke televisi terestrial. Dengan demikian, kebijakan pemerintah terkait ASO menjadi sangat strategis meskipun pada saat bersamaan penetrasi internet berada dalam fase pertumbuhan tinggi dan merata. Pada semester I-2023 terjadi penurunan belanja iklan ke televisi terestrial. Akan tetapi, Janoe meyakini, penyebabnya bukan hanya kebijakan ASO dari pemerintah. Tuntasnya migrasi penyiaran akan memancing pertumbuhan kanal-kanal siaran baru sehingga memberikan kesempatan munculnya segmen pemirsa baru. Jadi, pemasang iklan yang biasanya memasang iklan di televisi terestrial akan kembali. (Yoga)
Hoki Baru Korporasi Teknologi Dunia
Industri teknologi menjadi salah satu sektor yang mencetak kinerja paling baik di periode April-Juni 2023. Sebagian besar mencetak pertumbuhan pendapatan dan laba bersih dua digit.
Yang terbaru, Kamis (10/8), raksasa e-commerce China, Alibaba, mengumumkan pendapatan sebesar 234,16 miliar yuan, naik 13,91% secara tahunan. Ini merupakan pertumbuhan pendapatan tahunan terbesar sejak kuartal yang berakhir di September 2021.
Alibaba juga mencetak laba bersih 34,33 miliar yuan, naik 50,98% secara tahunan. "Rata-rata investor sudah memprediksi kinerja yang baik, tapi perusahaan ini mencetak kinerja lebih baik, terutama di laba yang melebihi ekspektasi," kata Alicia Yap, analis Citi Bank, seperti ditulis Reuters, Jumat (11/8).
Menurut CEO Amazon Andy Jassy, kinerja perusahaan ini naik antara lain karena belanja konsumen secara ritel meningkat.
Meta juga sukses mencetak pertumbuhan kinerja di atas ekspektasi. Perusahaan induk Facebook ini mencatatkan peningkatan laba sebesar 16,46% menjadi US$ 7,79 miliar. Laba per saham meningkat dari US$ 2,46 jadi US$ 2,98.
Amazon Web Services (AWS), bisnis cloud Amazon, mencetak pertumbuhan 12% di kuartal dua lalu. Pertumbuhan segmen ini merupakan yang tertinggi. " Pelanggan mulai beralih dari optimalisasi biaya ke penerapan beban kerja baru," kata Jassy dalam rilis resmi.
Microsoft yang terkenal sebagai produsen perangkat lunak merek Windows itu kini juga mengandalkan bisnis cloud. CEO Microsoft Satya Nadella menyebut, pendapatan dari segmen Cloud berkontribusi sebesar US$ 30,3 miliar, naik 21% secara tahunan.
KELEMBAGAAN OJK, Struktur Baru, Tantangan Keuangan Digital Menanti
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK memperluas strukturnya dengan melantik dua anggota dewan komisioner baru oleh Ketua MA, M Syarifuddin, Rabu (9/8) di Gedung MA, Jakarta., yaitu Agusman dan Hasan Fawzi. Kehadiran mereka disambut positif berbagai pihak, tetapi pekerjaan rumah menanti guna menjaga iklim industri keuangan. Selain sebagai anggota, Agusman merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya. Hasan juga merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto.
Menurut peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda, pengalaman Hasan dan Agusman menjadi modal kuat dalam menjalankan peran barunya. Hasan yang pernah berkecimpung di BEI bisa menjadi pembuka pendirian bursa kripto yang nantinya di bawah OJK. Ia berharap Hasan dapat mempercepat dan meregulasi aset kripto secara lebih baik. CEO Tokocrypto Yudhono Rawis menyambut baik penunjukan Hasan dan Agusman. Ia mengingatkan inovasi dan perkembangan teknologi pada sektor keuangan berjalan cepat. Alhasil, respons dan adaptasi regulasi perlu dilakukan cepat. ”Keseimbangan antara mendorong inovasi dan melindungi kepentingan publik menjadi tantangan yang perlu diatasi,” ucapnya. (Yoga)
Pengelolaan Dana BOS secara Digital
Pemanfaatan teknologi digital di sector pendidikan tidak hanya penting dalam pembelajaran, tetapi juga untuk mengelola anggaran. Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) versi 4 yang diluncurkan Kemendikbudristek diharapkan mendukung pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) agar lebih transparan. Penggunaan ARKAS jadi bagian transformasi digital di satuan pendidikan atau sekolah Dengan aplikasi itu, rancangan, penganggaran, dan pelaporan pemakaian dana BOS dapat lebih efektif, efisien, dan terintegrasi.
Mendikbudristek Nadiem Makarim mengutarakan, Indonesia membutuhkan gerakan masif untuk mengakselerasi mutu pembelajaran dan manajemen satuan pendidikan. ”Pemanfaatan teknologi digital berperan penting mewujudkan pengelolaan dana BOS secara akuntabel dan transparan,” ujar Nadiem, dalam webinar ”Rilis Nasional ARKAS 4”, di Jakarta, Senin (7/8). ARKAS merupakan sistem informasi yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memfasilitasi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban dana BOS di sekolah. Melalui aplikasi ini, satuan pendidikan terkoneksi dengan dinas pendidikan dalam merencanakan kegiatan sekolah, rekapitulasi data, serta mengelola anggaran. (Yoga)
Jumlah Pengguna Layanan Seluler di Indonesia Mencapai 346,8 Juta
Per Juni 2023, jumlah gabungan pengguna Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, XL Axiata, dan Smartfren mencapai 346,8 juta. Jika dibandingkan dengan total populasi penduduk sebesar 227,8 juta jiwa, Indonesia memiliki 124,8 pengguna layanan telekomunikasi seluler untuk setiap 100 orang dalam populasi. Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Sarwoto Atmosutarno, Sabtu (5/8/2023), mengatakan, ini menandakan tingkat ketergantungan penduduk terhadap telepon seluler untuk komunikasi dalam kehidupan sehari-hari relatif tinggi. (Yoga)
JUAL-BELI DARING : Aturan Baru Berlaku September
Kementerian Perdagangan memperkirakan usulan pelarangan produk impor dengan harga di bawah US$100 dijual di platform dalam jaringan (daring), baik e-commerce maupun social commerce, bakal diterapkan mulai September 2023. Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan pelarangan itu mengacu target selesainya revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.50/2020 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) pada September 2023. “Mudah-mudahan lebih cepat lebih bagus buat kami. Kalau bisa bulan ini kelar biar September depan jadi,” katanya saat ditemui di Kantor Pusat Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jumat (4/8). Menurutnya, harmonisasi revisi Permendag No.50/2020 dilakukan bersama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dan kementerian terkait lainnya. Selain larangan produk impor seharga di bawah US$100, revisi Permendag No.50/2020 itu juga mengatur perlakuan sama antara platform daring dan luar jaringan (luring) seperti pengenaan pajak, izin, dan lainnya. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Isy Karim sebelumnya menuturkan sejumlah ketentuan telah direvisi, terutama terkait dengan pembatasan peredaran produk impor di platform digital. Selain aturan batas minimum harga untuk produk impor yang diperdagangkan dalam marketplace, juga menetapkan persyaratan tambahan bagi pedagang luar negeri yang bertransaksi di marketplace domestik, mulai dari komitmen penjual asing memenuhi standar nasional Indonesia (SNI).
Strategi Agar Data Digital Kependudukan Aman
JAKARTA – Pemerintah berfokus meningkatkan kemampuan sistem infrastruktur dan aplikasi guna memastikan keamanan data program Identitas Kependudukan Digital (IKD). Sebagai program satu data nasional, keamanan data menjadi hal penting dan perlu secara cermat penanganannya guna menghindari terjadinya kebocoran. “Jangan sampai data jebol duluan. Kami akan terus menguatkan infrastruktur pengamanan sambil secara bertahap mensosialisasi aktivasi program IKD,” ujar Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, saat dihubungi pada Kamis, 3 Agustus 2023. Data penduduk amat penting dan harus dikelola secara baik. Alih-alih mengejar target aktivasi IKD sebanyak 25 persen di tiap daerah, Teguh menegaskan, lembaganya saat ini difokuskan untuk menguatkan infrastruktur dan aspek keamanan. Infrastruktur yang dimaksudkan adalah penguatan keamanan aplikasi IKD dan kesiapan mal pelayanan publik digital. IKD dan mal pelayanan publik digital diharapkan bisa bersinergi dengan baik. Dengan begitu, menurut dia, dalam mengurus dokumen kependudukan, masyarakat cukup memanfaatkan layanan aplikasi IKD. (Yetede)
Transisi Bersyarat Kartu Penduduk Digital
JAKARTA – Muhammad Sujamal mendapat undangan di grup WhatsApp rukun tetangganya untuk membuat data kependudukan secara kolektif pada awal Juni lalu. "Bilangnya, mau bikin KTP digital," kata Sujamal, Kamis, 3 Agustus 2023. Warga Meruya Ilir, Jakarta Barat, itu sempat menanyakan ke ketua RT-nya soal KTP digital, tapi tak mendapat jawaban yang memuaskan. "Karena warga lain pada mendaftar di grup WA, saya ikutan juga," ujar Sujamal, 42 tahun. Pembuatan KTP digital secara kolektif itu berlangsung di rumah ketua RT. Pemandunya adalah empat petugas Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Barat. Semua warga yang datang diminta mengunduh aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dari Google Play dan App Store—layanan distribusi digital yang dikembangkan oleh Google. Saat itulah, Sujamal baru tahu soal IKD. Tapi, apa gunanya, tetap belum jelas. "Petugas Dukcapil cuma bilang, kalau nanti ada keperluan dokumen, bisa tinggal tunjukkan data dari HP. Enggak perlu bawa KTP," kata dia. Pembuatan akun Identitas Kependudukan Digital itu berlangsung kurang dari lima menit. Warga hanya perlu e-mail aktif yang nanti mendapat kode verifikasi dari aplikasi tersebut. Namun, kata Sujamal, pendaftaran itu tidak dapat berlangsung secara mandiri. "Butuh semacam nomor registrasi yang dikeluarkan petugas dukcapil dari laptop mereka," ujarnya. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Industri Sepeda, Penjualan Mulai Melambat
08 Jun 2021









