;
Tags

Perusahaan

( 1089 )

Mencari Cara Selamatkan Rekayasa Industri

KT1 13 Apr 2023 Tempo

Pemerintah masih menggodok skema restrukturisasi untuk menyelamatkan PT Rekayasa Industri atau Rekind. Anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) bidang konstruksi khusus industri ini terjebak dalam masalah keuangan. Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Pahala Mansyuri menyatakan opsi restrukturisasi sudah mengerucut. Pemerintah telah mengusulkan opsi tersebut kepada Komisi BUMN DPR, kemarin. Setelah ada lampu hijau, aksi perbaikan kinerja Rekind bisa segera diimplementasikan. Dia menyebutkan salah satu strateginya adalah melibatkan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) untuk membantu proses restrukturisasi. Rencananya, aset Rekind bakal dijual ke PPA sebagai konversi utang mereka. "Saat ini sedang dilakukan kajiannya," katanya di kompleks DPR, kemarin.

Menurut Pahala, Kementerian BUMN juga sedang memikirkan cara untuk meningkatkan ekuitas Rekind. Dia mengungkapkan, perusahaan tersebut perlu melakukan beberapa aksi korporasi untuk menambah ekuitas. Opsi penyelamatan Rekind lain yang muncul berkaitan dengan pengurangan beban biaya perusahaan. Anggota Komisi BUMN DPR RI, Harris Turino, menuturkan perusahaan ini banyak menanggung denda akibat terlambat menyelesaikan proyek. "Kalau pemilik proyeknya BUMN, jangan didenda untuk proyek-proyek yang terdampak Covid-19," ujarnya. Namun, untuk bisa meloloskan perusahaan dari beban tersebut, butuh payung hukum baru.Harris sendiri sebelumnya mengusulkan agar Rekind bisa mendapat penyertaan modal negara (PMN) supaya bisa bertahan. "Sepanjang sejarahnya, Rekind belum pernah mendapat PMN," kata dia. (Yetede)


INOVASI BISNIS Strategi Alibaba

KT3 12 Apr 2023 Kompas

Setelah lama tidak muncul di publik, pendiri Alibaba, Jack Ma, tampak dalam sebuah foto bertemu sejumlah pelajar. Tak lama setelah kemunculannya, Alibaba Group mengumumkan perombakan yang signifikan. Investor langsung merespons perubahan ini secara positif. Harga saham Alibaba langsung melonjak. Meski demikian, banyak pihak yang bertanya soal latar belakang perubahan besar ini. Alibaba Group, kekuatan tunggal dalam industri teknologi China, mengumumkan pada pekan lalu bahwa mereka berubah menjadi perusahaan induk. Perusahaan ini membawahkan enam unit bisnis terpisah. Keenam kelompok usaha baru tersebut adalah komputasi awan, media, logistik, layanan perdagangan lokal, perdagangan digital, dan e-dagang. Langkah tersebut seharusnya memberi Alibaba beberapa kebebasan.

Mereka tidak lagi berurusan dengan otoritas tunggal. Kini, mereka berhadapan dengan enam otoritas yang berbeda sehingga apabila ada masalah tidak berdampak seluruhnya pada grup. Mereka juga setidaknya bisa bernapas lega setelah mengalami masa dua tahun yang sulit. Saat itu mereka tidak bisa bergerak leluasa setelah beberapa kejadian menimpa perusahaan teknologi China. Kejadian ini berawal dari Jack Ma yang mengkritik kebijakan pemerintah di sektor keuangan, yaitu bank pemerintah disebut mirip lembaga gadai. Akibatnya, pemerintah melakukan berbagai langkah sehingga gerak Alibaba sangat terbatas. Salah satu yang menguat adalah keinginan Pemerintah China agar perusahaan teknologi tidak berada di atas otoritas yang ada. (Yoga)


Penjualan Motor Honda Melonjak 50%

KT1 11 Apr 2023 Investor Daily

PT Astra Honda Motor (AHM) mencatatkan kenaikan penjualan hingga 50% pada kuartal I-2023 menjadi  1,4 juta unit dibanding periode sama tahun lalu. Kenaikan penjualan tersebut, terutama dikontribusi dari segmen motor matic. “Tahun ini, selama tiga bulan pertama sudah terjual 1,4 juta unit. Sampai akhir tahun nanti, penjualan mungkin bisa 4,3-4,5 juta unit,” kata Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM) Octavianus Dwi Prijanto Putro dalam buka puasa bersama AHM di Jakarta, Senin (10/04).

Octavianus mengatakan, tipe Beat, Scoopy, Vario, dan PCX masih menjadi kontributor utama penjualan AHM. Hal itu seiring segmen motor matic yang masih menguasai 91% pasar domestik. Selain di pasar dalam negeri, AHM juga telah mengekspor 40 ribuan unit sepeda motor dalam bentuk utuh (completely build up/CBU) dan 160 ribuan berupa sepeda motor rakitan (completely knock down/CKD). “Untuk model, tergantung negaranya. Kami ada Scoopy, Beat, Vario, dan PCX. Ada sekitar 10-11 negara tujuan ekspor, di antaranya Filipina, Vietnam, Malaysia, dan Argentina,” kata dia. (Yetede)


Indah Kiat Siapkan Rp 54 Triliun untuk Pabrik Baru

KT3 08 Apr 2023 Kompas

Dalam pekan ini, dua emiten di Bursa Efek Indonesia mengumumkan ekspansi usaha berupa pembangunan pabrik baru. Optimisme pasar yang terus berkembang membuat emiten bersiap menutupi kebutuhan yang diperlukan. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk merencanakan membangun pabrik kertas industry berikut penunjangnya. Manajemen Indah Kiat telah mempersiapkan investasi maksimal 3,63 miliar USD, setara Rp 54,26 triliun.

”Rencana pembangunan pabrik itu seiring dengan permintaan produk dan pasar ekspor yang bertahap meningkat setiap tahun,” kata Sekretaris Perusahaan Indah Kiat Heri Santoso dalam keterbukaan informasi di BEI, Kamis (6/4). Saat ini, kapasitas produksi Indah Kiat sudah mencapai 95 %.

Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan terhadap produk Indah Kiat, terutama produk kertas industri, Indah Kiat perlu menambah kapasitas. Menurut rencana, pabrik tersebut akan dibangun di Karawang, Jabar. Pabrik baru itu akan memproduksi kertas industri berkapasitas 3,9 juta ton per tahun, terdiri atas kertas industri putih berkapasitas 3 juta ton dan kertas industri coklat berkapasitas 900.000 ton per tahun. (Yoga)


Laporan Tenaga Kerja AS Indikasi Tekanan Inflasi Mereda

KT1 08 Apr 2023 Investor Daily

Perusahaan-perusahaan swasta di AS menambah 236.000 lapangan kerja pada Maret 2023. Angka yang solid itu menunjukkan bahwa ekonomi AS juga tetap kuat meskipun The Federal Reserve (The Fed) telah menaikkan suku bunga acuan sembilan kali sejak Maret tahun lalu untuk menjinakkan laju inflasi. Laporan Depnaker AS pada Jumat (07/04) itu menunjukkan tingkat pengangguran turun menjadi 3,5% karena meningkatnya angka partisipasi kerja. Pada saat yang sama, beberapa rincian dari laporan itu meningkatkan peluang bahwa tekanan inflasi akan mereda. Dan The Fed dapat segera memutuskan untuk menghentikan siklus kenaikan suku bunga.

Upah rata-rata per jam naik 4,2% secara tahunan. Tapi turun tajam dari kenaikan tahunan 4,6% pada Februari 2023. Secara bulanan, upah naik 0,3% dari Februari hingga Maret, naik tipis dari kenaikan 0,2% dari Januari hingga Februari. Tetapi angka-angka itu menandai perlambatan kenaikan upah rata-rata pada bulan-bulan terakhir 2022. Indikasi lain yang mungkin meyakinkan perjuangan The Fed dalam melawan inflasi adalah 480.000 orang mulai mencari pekerjaan di sepanjang Maret 2023. (Yetede)


Kinerja BUMN Farmasi Loyo

KT3 05 Apr 2023 Kompas

Dua emiten milik negara yang bergerak di bidang farmasi membukukan kinerja kurang baik sepanjang 2022. PT Indofarma Tbk membukukan penjualan bersih yang melorot hingga 60,5 %, sementara PT Kimia Farma Tbk merugi hingga Rp 170 miliar. Direktur Utama Kimia Farma David Utama, Selasa (4/4/2023), mengatakan, pandemi Covid-19 memberikan kesempatan sekaligus tantangan terhadap industri kesehatan, termasuk Kimia Farma. (Yoga)

Astra Agro Siap Tingkatkan Kinerja

KT3 04 Apr 2023 Kompas

Emiten perkebunan PT Astra Agro Lestari Tbk mempersiapkan serangkaian strategi untuk meningkatkan kinerja. Pada 2022 pendapatan Astra Agro tercatat melorot dari Rp 24,32 triliun tahun 2021 menjadi Rp 21,82 triliun. Sementara laba bersih turun 12,41 % menjadi Rp 1,7 triliun. ”Strategi peningkatan laba tidak terlepas dari efisiensi dan meningkatkan produktivitas. Walaupun sudah semaksimal mungkin, kalau harga jual mengalami penurunan, tentu profitnya akan terpengaruh,” kata Presiden Direktur Astra Agro Lestari Santosa, Senin (3/4/2023). (Yoga)

Astra Gelontorkan Capex Rp 40 T

KT1 03 Apr 2023 Investor Daily (H)

PT Astra International Tbk (ASII) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) Rp 40 triliun tahun ini, naik dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Sebagian besar capex itu akan dikeluarkan anak usaha, PT United Tractors Tbk (UT/UNTR). Head of Investor Relations Astra International Tira Ardianti menjelaskan, capex UT 60% total capex Astra. Dana itu akan digunakan UT untuk membeli alat-alat berat, seperti Komatsu dan juga perusahaan tambang  kontraktor pertambangan PT Pamapersada Nusantara. “Porsi capex untuk UT selalu paling besar di Grup Astra,” kata dia kepada Investor Daily saat acara buka bersama Astra dengan wartawan nasional, akhir pekan lalu.

Dia menambahkan, selain untuk operasional UT, capex itu akan digunakan untuk membiayai pengembangan bisnis nikel perseroan.Tahun lalu, UT mengakuisisi PT Stargate Pasi­c Resources dan PT Stargate Mineral Asia melalui anak usaha, PT Danusa Tambang Nusantara. Setelah akuisisi ini, kedua pihak akan bekerja sama menggarap smelter nikel senilai Rp 4,3 triliun. Dia menuturkan, sisa capex akan digunakan Astra untuk maintenance rutin pada bisnis-bisnis perseroan, seperti otomotif, jasa keuangan, infrastruktur. Perseroan juga tetap terbuka dengan peluang investasi terbaru. ( Yetede)


MBM Bangun Pabrik Nikel Baterai EV US$ 1,2 Miliar

KT1 31 Mar 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID- Merdeka Battery Materials Tbk (MBM/MBMA) berencana membangun pabrik nikel untuk baterai mobil listrik (electric vehicle/EV) tahap I berkapasitas 60 ribu ton per tahun dengan investasi US$ 1,28 miliar. Pabrik itu menggunakan teknologi high presure acid leach (HPAL) untuk menghasilkan nikel  dalam bentuk mixed hydroxide precipitate (MHP). Rencananya, MBM membangun dua pabrik HPAL dengan total kapasitas 240 ribu ton per tahun. Dalam rantai bisnis baterai EV, MHP diolah lagi menjadi nikel dan kobalt sulfat, prekursor katado atau kutub positif sel baterai. "Sebesar 18% dari dana hasil IPO (Initial public offering/IPO) akan disisihkan untuk proyek HPAL tahap I," jelas Presiden Direktur MBM Devin Ridwan dalam konferensi pers paparan publik IPO MBMA di Jakarta, Kamis (30/3/2023). Dia menuturkan, pembangunan pabrik HPAL tahap I ditargetkan selesai pada 2025. Dalam jangka panjang, perseroan berniat membangun dua pabrik HPAL dengan kapasitas masing-masing 120 ribu ton per tahun. namun, menejemen masih enggan membocorkan informasi terkait pabrik HPAL kedua MBM. (Yetede)

Laba Indofood Tergerus Beban Pokok Penjualan

KT3 29 Mar 2023 Kompas

Laba bersih PT Indofood Sukses Makmur Tbk melorot dari Rp 7,66 triliun di 2021 menjadi Rp 6,35 triliun di 2022. Ini disebabkan beban pokok penjualan yang naik dari Rp 66,87 triliun menjadi Rp 76,85 triliun. ”Tahun 2022 merupakan tahun menantang dengan meningkatnya harga komoditas yang menciptakan ketidakpastian pasar,” kata Direktur Utama Indofood Anthoni Salim, Selasa (28/3/2023). (Yoga)