;
Tags

Industri lainnya

( 1893 )

Berkat Taylor Swift, Singapura Panen Cuan

KT3 23 Feb 2024 Kompas

Masyarakat rela merogoh kocek lebih untuk menonton penampilan idolanya bermusik di atas panggung spektakuler. Kecintaan mereka terhadap musisi papan atas dunia dimanfaatkan Singapura sebagai peluang bisnis. Alhasil, roda perekonomian berputar karena besarnya efek pengganda (multiplier effect). Perhelatan terdekat, konser Taylor Swift bertajuk The Eras Tour akan digelar di Singapura pada 2-4 Maret 2024, berlanjut pada 7-9 Maret 2024, di Stadion Nasional Singapura, Singapura. Meski konser diselenggarakan beberapa kali, masyarakat harus berebut mendapatkan tiket saking membeludaknya permintaan. Tiket konser The Eras Tour yang diburu sejak medio 2023 ludes terjual dalam beberapa jam saja melalui ”pertempuran sengit”. Harganya bervariasi, mulai dari 88 dollar Singapura hingga 1.228 dollar Singapura, setara Rp 1 juta sampai Rp 15 juta dengan kurs Rp 11.634 per dollar Singapura. Harga tiket bergantung pada fasilitas dan tata letak penonton di stadion.

”Sumpah, susah banget (mendapatkan tiket) karena dua kali war. Pertama, berkolaborasi dengan United Overseas Bank (UOB), kemudian yang kedua harus pakai kode akses. Aku dulu kerja sama dengan teman-teman, beruntung salah satu dari kami dapat (tiket),” ujar Sekar Kinasih, yang akrab disapa Kinkin (27), di Jakarta, Rabu (21/2). Kinkin rela masuk antrean yang tak pasti demi mendapatkan tiket The Eras Tour sebab ia telah menjadi Swifties alias penggemar Swift sejak berusia 12 tahun. Awalnya, Kinkin menganggarkan tiket pada harga Rp 3 juta. Namun, akhirnya ia mendapat tiket seharga Rp 4 juta. Mau tak mau, ia pun merogoh kocek lebih dalam untuk menyaksikan idolanya. Alhasil, tiket pesawat dan akomodasi untuk sehari menghabiskan hingga sekitar Rp 10 juta. Dana yang tak sedikit untuk menonton konser itu ditabungnya selama sembilan bulan.

Untuk konser Taylor Swift, The Eras Tour, lebih dari 22 juta orang mendaftar dalam prapenjualan (pre-sale). Sementara antrean daring tembus 1 juta orang. Mereka datang dari beragam tempat, terutama negara-negara tetangga Singapura, antara lain Indonesia, Thailand, dan Filipina. Pemerintah Singapura melalui Dewan Pariwisata Singapura (Singapore Tourism Board/STB) disebut-sebut telah membuat kesepakatan khusus agar konser Swift hanya diadakan di Singapura, bukan di negara-negara lain di Asia Tenggara. Hasilnya, Swift mengadakan enam konser yang semua tiketnya terjual habis dengan kapasitas 55.000 kursi di Stadion Nasional Singapura. Ketika konser Swift diumumkan, kenaikan permintaan hotel, maskapai, dan operator agen perjalanan mulai terlihat. Operator hotel Accor, yang memiliki lebih dari 30 hotel di Singapura, mengalami peningkatan pesanan untuk delapan bulan sebelum acara.

Periode ini jadi yang tertinggi dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Kondisi serupa dialami Pan Pacific Hotels Group dengan pesanan meningkat hingga 200 % pada 2-9 Maret 2024 ketimbang sepekan sebelum tiket konser Swift dirilis. Mayoritas pesanan ber- asal dari Australia, Indonesia, Taiwan, dan Korea Selatan. Dari aspek pesanan tiket pesawat, tiket dari Manila (Filipina) dan Jakarta (Indonesia) menuju Singapura naik 50-130 % selama konser Swift berlangsung dibandingkan dengan penerbangan sebulan sebelumnya. Tiket sekali jalan Jetstar Asia dari Jakarta ke Singapura pada awal Maret 2024 senilai Rp 2,2 juta. Padahal, pemesanan untuk bulan sebelumnya hanya Rp 829.000, dikutip dari The Straits Times. Tak heran, banyak negara berlomba-lomba berebut musisi dunia untuk menggelar hajatan besar. Efek domino yang dihasilkan tak main-main. (Yoga) 

IMPC Incar Pendapatan Rp 3,15 Triliun

HR1 23 Feb 2024 Kontan
Emiten produsen bahan bangunan, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC)  menargetkan pertumbuhan kinerja tahun ini cenderung konservatif dibandingkan tahun lalu. Direktur Utama IMPC, Haryanto Tjiptodihardjo menargetkan, pendapatan tahun ini sebesar Rp 3,15 triliun dan laba bersih Rp 550 miliar. "Kami memasang target yang cenderung konservatif untuk mengantisipasi risiko geopolitik global dan tingkat suku bunga yang masih tinggi," jelas Haryanto Tjiptodihardjo, Rabu (21/2). Sementara hingga akhir 2023 lalu, IMPC mengestimasi perolehan laba bersih ditutup pada kisaran Rp 420 miliar hingga Rp 430 miliar. Nilai tersebut diproyeksi melampaui target 2023 yang sebesar Rp 390 miliar. Target tersebut naik sekitar 37%-40% dari pencapaian laba bersih pada tahun 2022 sebesar Rp 307 miliar. Lebih lanjut, untuk menggapai target yang telah disiapkan tersebut, IMPC mengedepankan strategi pertumbuhan organik dan inorganik. Untuk mendukung rencana ekspansi tahun ini, IMPC menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) berkisar Rp 325 miliar. Adapun peruntukannya,  mayoritas dialokasikan untuk membangun pusat distribusi baru seluas 36.000 meter persegi (m2) di lahan seluas 60.000 m2 di Jawa Barat. Lokasi persisnya berada di Kawasan Delta Silicon 8, Cikarang, Jawa Barat. Pembangunan pusat distribusi baru di Cikarang ini diharapkan dapat menunjang peningkatan penjualan perusahaan dalam lima tahun mendatang. Fasilitas pusat distribusi ini dijadwalkan  beroperasi pada kuartal IV-2024. Tak hanya itu, IMPC juga akan memulai produksi perdana atap Alderon roofing di pabrik yang berlokasi di Kulai, Malaysia pada kuartal IV tahun ini. Hal ini menyambut keberhasilan ekspor Alderon roofing ke negara tetangga, seperti Malaysia, Thailand, dan Vietnam. "Kami juga akan senantiasa menjaga kesehatan arus kas perusahaan agar dapat mempertahankan Dividend Payout Ratio di atas 50%, melanjutkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan komitmen kami terhadap tata kelola keuangan perusahaan yang disiplin, prudent, dan efisien," kata dia. Sementara itu, IMPC juga diketahui mengucurkan pinjaman ke anak usahanya yang berbasis di Vietnam, yakni Impack Vietnam Company Ltd.

Mengolah Barang Bekas

KT3 23 Feb 2024 Kompas
Samsuri mengumpulkan barang bekas yang bisa dimanfaatkan untuk diolah menjadi produk kerajinan di Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (22/2/2024). Di bengkelnya, limbah plastik bekas galon yang tidak terpakai  didaur ulang menjadi kerajinan pot tanaman yang bernilai ekonomi dan bermanfaat bagi lingkungan. Pot tanaman dijual dari harga Rp 10.000 hingga Rp 30.000 per buah sesuai model dan ukurannya. (Yoga)

ENERGI BARU TERBARUKAN : TITIK AWAL PEMANFAATAN HIDROGEN

HR1 22 Feb 2024 Bisnis Indonesia

Melimpahnya potensi sumber daya energi baru terbarukan di Tanah Air menjadi modal kuat bagi Indonesia untuk memuluskan pengembangan ekosistem hidrogen sebagai bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) telah mengoperasikan Stasiun Pengisian Hidrogen atau hydrogen refueling station (HRS) pertama di Indonesia. Dengan posisi geografis berupa negara kepulauan yang berada pada jalur perdagangan internasional, membuka peluang besar untuk Indonesia menjadi hub hidrogen global. Secara perlahan tapi pasti ekosistem hidrogren di Tanah Air pun terus berkembang. Setelah sukses memproduksi hidrogen hijau, kini PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melalui subholding PLN Indonesia Power resmi mengoperasikan Stasiun Pengisian Hidrogen atau hydrogen refueling station (HRS) pertama di Indonesia. Kendati adopsi kendaraan hidrogren untuk alat transportasi di Indonesia masih membutuhkan waktu, dengan adanya HRS tersebut setidaknya menjadi pijakan baru untuk memperkuat ekosistem hidrogen di dalam negeri. 

Jisman P. Hutajulu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mengatakan bahwa pemerintah akan terus mendorong agar ekosistem hidrogen nasional dapat terbentuk dengan melibatkan berbagai peran dari semua pemangku kepentingan demi tercapainya keekonomian hidrogen di Indonesia. Bagaimana pun, imbuhnya, pemerintah mengharapkan hidrogen dapat menjadi salah satu kontributor transisi energi di Indonesia. Sasaran utama pengembangan hidrogen di Indonesia adalah tercapainya target penurunan emisi dalam enhanced nationally determined contribution (NDC) dan nol emisi karbon (net zero emission/NZE) melalui proses transisi energi dan dekarbonisasi sistem energi global. Terlebih, hidrogen juga dapat digunakan untuk tujuan dekarbonisasi pada berbagai sektor yang tidak mungkin atau sulit untuk diredakan seperti transportasi long distance, shipping, aviation, steel production, pemanasan industri, dan manufaktur. Sebagai gambaran, hidrogen telah dimanfaatkan di Indonesia dalam sektor industri, terutama sebagai bahan baku pupuk. Konsumsi hidrogen di Indonesia saat ini berkisar 1,75 juta ton per tahun, dengan pemanfaatan didominasi untuk urea (88%), amonia (4%), dan kilang minyak (2%). Di sisi lain, PLN saat ini telah memproduksi 203 ton hidrogen hijau dari 22 unit pembangkit atau green hydrogen plant (GHP) yang tersebar di seluruh Indonesia, dari yang sebelumnya hanya 51 ton hidrogen per tahun. 

 Selain itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan bahwa PLN juga tengah mengembangkan hidrogen hijau dari true renewable energy production dengan membangun hydrogen production di pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Kamojang. Dari total produksi tersebut, PLN hanya menggunakan 75 ton untuk kebutuhan operasional pembangkit, sementara sisanya 128 ton hidrogen hijau bisa digunakan untuk sektor transportasi.

TOTL Kejar Kontrak Rp 3,5 Triliun

HR1 21 Feb 2024 Kontan
Emiten konstruksi swasta, PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) berusaha meningkatkan kinerja bisnisnya sepanjang tahun 2024. Manajemen TOTL mengincar kontrak baru senilai Rp 3,5 triliun sepanjang tahun ini. Angka ini lebih tinggi dari target kontrak baru TOTL pada 2023 yang sebesar Rp 2,9 triliun. Adapun pada Januari 2024 lalu, TOTL mampu mencatatkan kontrak baru sekitar Rp 237 miliar. Sekretaris Perusahaan Total Bangun Persada, Anggie S. Sidharta menyampaikan, pihaknya terus aktif mencari proyek-proyek konstruksi guna memenuhi target kontrak baru tahun ini. Saat ini, TOTL sedang terlibat dalam sejumlah tender proyek infrastruktur dengan nilai sekitar Rp 8,7 triliun. Sejalan dengan target kontrak baru yang diincar di tahun ini, Manajemen Total Bangun Persada berharap dapat membukukan pendapatan dan laba bersih masing-masing sekitar Rp 3,1 triliun dan Rp 150 miliar. Perhelatan pemilihan umum (Pemilu) 2024 yang berjalan lancar juga diharapkan memudahkan TOTL dalam menggapai proyek baru sepanjang tahun ini. Sebab, para pemilik proyek kini tidak lagi khawatir terhadap kelangsungan usahanya usai Pemilu. Sebagai respon atas tantangan tersebut, Total Bangun Persada telah menerapkan beberapa inisiatif strategis guna mempertahankan kinerja perusahaan. Salah satunya adalah menjaga arus kas keuangan tetap positif. Salah satunya dengan melakukan efisiensi dan optimalisasi kinerja maupun biaya operasional perusahaan ini. Lebih lanjut, pihak TOTL menyiapkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 8 miliar pada 2024. Dana tersebut hendak dipakai untuk penyediaan peralatan proyek serta peralatan dan software IT. Mengutip materi paparan publik beberapa bulan lalu, TOTL tercatat memiliki rekam jejak sejumlah proyek pembangunan properti. Per kuartal III-2023, pendapatan usaha TOTL tercatat sebesar Rp 2,07 triliun atau naik 19,54% secara tahunan year on year (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022. Dari jumlah pendapatan di kuartal III-2023 tersebut, mayoritas berasal dari bisnis jasa konstruksi yang mencapai Rp 2,06 triliun. Pencapaian ini naik 19,07% secara yoy.

LONJAKAN PERMINTAAN : Kalla Lines Tambah Kapal

HR1 21 Feb 2024 Bisnis Indonesia

Kalla Group melalui anak usahanya Kalla Lines kembali memperkuat layanan angkutan pertambangan pada tahun ini dengan menambah armada tugboat maupun tongkang. Spesifikasi tugboat yang baru didatangkan itu berkekuatan 2x1.100 horsepower (HP) dan tongkang berukuran 330 feet. Chief Operation Officer (COO) Kalla Lines Muhammad Naim mengatakan bahwa penambahan armada ini diproyeksi bakal makin memperkuat layanan perusahaan terhadap kebutuhan angkutan tambang, khususnya nikel dan batu bara. Dia menjelaskan bahwa kapal-kapal tersebut akan dioperasikan khusus bersama mitra Kalla Lines, yaitu PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dengan rute Lameuru (Konawe Selatan)—Morowali. Menurutnya, dengan tambahan armada tersebut, maka Kalla Lines saat ini telah memiliki 3 unit tugboat dan 3 unit tongkang. Saat ini, imbuhnya, juga tengah dalam pengerjaan tambahan armada lagi yaitu pembuatan 1,5 set kapal di Batam, terdiri atas 1 tugboatdan 2 tongkang. Shipment Operation Manager Kalla Lines Herman mengungkapkan bahwa kapal tugboat maupun tongkang ini dioperasikan oleh tenaga profesional yang telah tersertifi kasi. Selain itu, aktivitas bongkar muat pun dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.

INDUSTRI PARIWISATA : Pemilu Bakal Topang 35% Wisnus

HR1 15 Feb 2024 Bisnis Indonesia

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memprediksi ajang Pemilihan Umum 2024 mampu menopang pergerakan wisatawan Nusantara sebesar 30%—35% dari total pergerakan turis lokal sepanjang tahun ini. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan proyeksi itu mengacu peningkatan mobilitas masyarakat selama pesta demokrasi tahun ini. “Jadi, kuartal pertama 2024 ini mungkin kita bisa menyasar 30%—35% dari total pergerakan wisatawan Nusantara,” ujarnya di Jakarta seperti dikutip Antara, Rabu (14/2). Sepanjang tahun ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparkeraf) menargetkan kunjungan sebanyak 1,2 miliar—1,5 miliar pergerakan wisnus. Pemilu 2024 meliputi pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR, anggota DPD, anggota DPRD provinsi, serta anggota DPRD kabupaten/kota dengan daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih. Pemilihan presiden dan wakil presiden diikuti tiga pasangan yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

Pilu Nasib Buruh di Hilirisasi Morowali

KT3 14 Feb 2024 Kompas

Puluhan ribu buruh industri hilirisasi nikel di Morowali bertarung dengan mimpi setiap hari. Mereka memenuhi kamar sumpek di atas laut, jalanan penuh sampah, hingga debu yang tiada habisnya. Kecelakaan kerja yang mengancam nyawa membayangi tak kenal waktu. Di tengah rinai hujan yang mengguyur Bahodopi, Morowali, Sulteng, Amin (40) beranjak pulang. Ia satu dari puluhan ribu karyawan hilirisasi nikel di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang pada Rabu (7/2) sore itu telah selesai kerja. Sebagian lainnya masih lembur atau baru masuk. Kamar kosnya berukuran sekitar 4x7meter dengan satu sekat ruangan serupa ruang tamu dan satu kamar tidur dengan sewa Rp 700.000 per bulan. Ia menetap di tempat ini sejak dua tahun lalu setiba dari Palopo, Sulsel, untuk mengadu nasib di Morowali. Industri pemurnian dan pengolahan nikel PT IMIP menjadi tujuan utamanya. Bertani di kampung dianggapnya tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan hidup sekeluarga.

Sebelum berangkat, Amin kursus dan membuat SIM B2 untuk alat berat. Ia menghabiskan modal sekitar Rp 10 juta. Amin langsung diterima sebagai operator yunior dengan gaji pokok Rp 2,9 juta. Ditambah uang perumahan, bonus produksi, tunjangan, dan lembur, ia mendapatkan Rp 6 juta. Tak lama, ia jadi operator permanen dengan upah Rp 7,9 juta. Upah itu jauh dari harapan Amin, sebesar Rp 10 juta. Irsan (27), buruh lainnya, punya pengalaman pahit saat bekerja. Pada 2021, ia terkena pelat baja di perut saat bekerja di mesin pengemasan. Pemuda asal Sulsel ini mendapatkan 18 belas jahitan akibat kejadian itu. ”Saya harus istirahat sebulan. Yang lebih heran, saya kena surat peringatan (SP) 1. Di dalam (perusahaan) begitu, yang korban dan yang terlibat kena sanksi semua,” tuturnya.

Kawasan IMIP adalah daerah hilirisasi nikel dengan tenaga kerja mencapai 80.000 orang. Perusahaan yang mengelola 6.000 hektar lahan ini mengolah bahan baku nikel menjadi tiga kluster besar, yaitu baja nirkarat, baja karbon, dan komponen baterai. Investasi di kawasan ini mencapai 21 miliar USD pada 2022. Hasil ekspor triliunan yang sebagian besar dikirim ke China itu menjadi bagian nilai tambah nikel yang rutin disampaikan pemerintah. Akan tetapi, kecelakaan kerja memang menjadi momok di kawasan ini. Dalam penelitian Trend Asia, sepanjang 2015-2022, kecelakaan kerja telah memakan 53 korban jiwa dan 76 korban luka di 15 lokasi smelter nikel di Sulawesi dan Maluku. Di IMIP saja telah terjadi 18 insiden kecelakaan yang memakan 15 korban jiwa dan 41 korban luka. Direktur Program Trend Asia Ahmad Ashof Birry mengatakan, nasib buruh di program hilirisasi nikel pemerintah sangat miris. Mereka terancam dalam keselamatan kerja, upah, dan kecelakaan berulang. Situasi ini, ia melanjutkan, terjadi akibat struktur kerja sama yang cenderung potong ongkos sana-sini. (Yoga) 

Mengolah Sampah APK Menjadi Cuan

KT3 13 Feb 2024 Kompas

Muhammad Aldino (28) memilih sejumlah baliho kampanye dari tumpukan bahan serupa di halaman tempat kerajinan barang bekas miliknya di Jagakarsa, Jaksel, kemudian didaur ulang. Di dalam studio berukuran 12 x 6 meter itu, ia dan sejumlah rekannya menghasilkan berbagai barang, seperti tas, kursi, meja, dan papan, berbahan limbah alat peraga kampanye (APK). Kelompok perekayasa barang Gudskul Rekayasa dan Dicoba-coba (GudRnD) menginisiasi program daur ulang limbah APK bersama merek lokal ramah lingkungan Stuffo. Aldino adalah salah satu anggota dalam tim kolaborasi tersebut. Sampah APK itu didapat dari kegiatan pembersihan atribut pemilu pada masa tenang sejak Minggu (11/2).

Selain mendapat dari warga dan petugas, kelompok tersebut turun ke lapangan untuk membantu proses pencabutan di beberapa wilayah Jaksel. ”Kami mengolah limbah spanduk atau banner menjadi berbagai barang yang bermanfaat dan bernilai jual. Untuk olahan, bisa menjadi kursi, lantai portabel, meja, papan multipleks, hingga bata. Harga bervariasi, mulai dari Rp 38.000 hingga Rp 1 jutaan (per barang),” kata Aldino saat ditemui, Senin (12/2). Aldino menyebutkan, papan multipleks terbuat dari beberapa lapis banner. Karakteristik dan ketebalan multipleks yang mirip dengan papan kayu membuat hasil olahannya menjadi pengganti kayu.

Riset mengenai multipleks itu dimulai tiga bulan lalu, saat ada pemilik percetakan elektronik datang ke studionya menawarkan sisa banner untuk diolah. Sebab, banyak banner yang sering dibakar di tempat pembuangan sampah. Setelah berkali-kali mencoba, Aldino dan rekannya berhasil menemukan formula untuk mengolah banner berbahan flexi frontlite asal Korea dan China itu. Bahan tersebut banyak digunakan karena murah. Mereka juga membuat tas dari flexi asal Jerman karena bahannya tebal. Namun, tidak cocok jika menggunakan flexi Korea dan China karena bahannya cepat robek. Adapun hasil cacahan banner berbahan flexi juga bisa diolah menjadi bata. Hasil olahan limbah itu dijual di lokapasar (marketplace) situs web, sejumlah toko, dan berdasarkan pemesanan. Pengerjaan olahan paling cepat tiga jam dan paling lama empat hari, tergantung dari tingkat kesulitannya. (Yoga) 

INDUSTRI OTOMOTIF : SAATNYA MENGATROL PENJUALAN MOBIL

HR1 13 Feb 2024 Bisnis Indonesia

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia merancang program untuk mendongkrak penjualan mobil di dalam negeri hingga 2 juta unit per tahun dari kini tertahan pada kisaran 1 juta unit per tahun. Pada saat yang sama, penjualan mobil secara retail pada Januari 2024 merosot hingga 13,9% secara year-on-year (YoY) menjadi 78.214 unit dipicu sikap wait and see konsumen pada tahun politik 2024. Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengatakan, program yang disiapkan bertujuan untuk memeratakan harga produk mobil di dalam negeri.“Kami sedang men-develop bersama para anggota untuk menemukan suatu terobosan supaya penjualan bisa naik lebih cepat,” katanya, Senin (12/2). Nangoe mencontohkan harga mobil di Jakarta relatif lebih murah dibandingkan dengan di Papua. Padahal, Upah Minimum Provinsi (UMP) di Jakarta jauh lebih tinggi dari Papua.Data UMP DKI Jakarta 2024 adalah Rp5,06 juta per orang per bulan, sedangkan UMP Papua Rp4,02 juta per orang per bulan. Menurutnya, daya beli konsumen juga masih tinggi seiring dengan data Peluang Bank Dunia yang menunjukkan pendapatan per kapita Indonesia mencapai US$4.788. Selain itu, penjualan juga sudah tidak terlalu fokus di Pulau Jawa.Hal ini juga tidak lepas dari pembangunan infrastruktur, seperti tol yang membuat mobilitas masyarakat makin mudah.Pada 2023, dia menyatakan, penjualan di Pulau Jawa berada di kisaran 60%—65%, sedangkan sisanya tersebar di pulau lain. Data itu berbeda dengan beberapa tahun lalu dengan kontribusi Pulau Jawa mencapai 80%—85% dari total penjualan mobil di Tanah Air.

Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto juga mengungkap, penjualan mobil domestik memang mengalami penurunan pada Januari 2024. Kelesuan penjualan mobil domestik itu tidak lepas dari efek perlambatan pertumbuhan perekonomian nasional. Data Gaikindo mencatat penurunan penjualan mobil secara retail pada Januari 2024 hingga 13,9% YoY, menjadi 78.214 unit. Bahkan, penjualan secara wholesales pada bulan yang sama merosot lebih dalam sebesar 26,1% YoY menjadi 69.619 unit. Penjualan terbesar pada Januari tahun ini masih dipegang Toyota yang memimpin pangsa pasar mobil domestik. Namun, penjualan Toyota mengalami penurunan, karena entitas PT Astra International Tbk. (ASII) hanya mencapai 20.988 unit secara wholesales pada Januari 2024, turun 38% dari bulan yang sama 2023 sebanyak 28.970 unit. Marketing Director Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan bahwa pelanggan cenderung menahan pembelian setiap terjadinya Pemilihan Umum (Pemilu). Pola itu, sudah terlihat dari gelaran Pemilu sebelumnya.