;
Tags

Ekonomi Makro

( 699 )

Momen Ramadhan Dorong Perekonomian

KT3 24 Mar 2023 Kompas

Momen bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri diperkirakan mendorong pertumbuhan ekonomi, karena Ramadhan dan Idul Fitri akan meningkatkan permintaan dan perputaran uang  beredar. Hal ini menjadi tambahan bahan bakar bagi pertumbuhan ekonomi. Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk Joshua Pardede mengutarakan hal itu saat dihubungi pada Kamis (23/3). Pandemi Covid-19 yang mereda juga bakal mendorong kenaikan angka pemudik ke daerah. Perputaran uang dari para pemudik yang dating dari kota besar ke daerah ini juga turut mendorong perekonomian.

Joshua memperkirakan perputaran uang di Indonesia bertambah Rp 243 triliun pada Lebaran 2023. Artinya, akan terjadi peningkatan dibandingkan dengan perputaran uang pada Lebaran tahun lalu yang tercatat Rp 221 triliun. Joshua juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2023 bisa mendekati 5 %. Namun, ia mewanti-wanti, kenaikan permintaan pada Ramadhan dan Lebaran juga dapat mendorong inflasi lebih tinggi. Hal ini perlu diantisipasi pemerintah. (Yoga)


UMKM Tumbuh, Perekonomian Pulih

KT3 16 Mar 2023 Kompas

Pertumbuhan sektor UMKM dinilai menjadi kunci penting menjaga momentum pemulihan ekonomi Indonesia pascapandemi Covid-19. Namun, pengembangannya masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, seperti soal tata kelola data dan minimnya fasilitas produksi. Pemerintah berfokus membenahi dua hal itu agar UMKM bisa tumbuh optimal di tahun 2023. ”Kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia hampir 61 % dan menyerap 97 % tenaga kerja,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada Maybank Indonesia Economic Outlook 2023 di Jakarta, Rabu (15/3). (Yoga)

Hilirisasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

KT3 09 Mar 2023 Kompas

Kebijakan pemerintah mendorong hilirisasi nikel mulai berdampak positif terhadap perekonomian daerah dan nasional. Ekspor produk nikel dan investasi sektor ini melonjak pesat dalam beberapa tahun terakhir. Mengutip data BPS, nilai ekspor produk nikel pada 2017  sebesar 3,3 miliar USD, berkat hilirisasi, pada 2022, nilainya melonjak hampir sepuluh kali lipat menjadi 29 miliar USD. Lonjakan juga tercatat pada aspek investasi. Pada 2022 investasi di sektor industri logam Rp 171,2 triliun, terbesar dibandingkan sektor lainnya. ”Melalui program hilirisasi sumber daya alam, kami berharap Indonesia jadi negara pengekspor komoditas bernilai tambah tinggi,” ujar Direktur Hilirisasi Mineral dan Batubara Kementerian Investasi/BKPM Hasyim Daeng Barang dalam HSBC Investment Forum 2023 di Jakarta, Rabu (8/3).

Vice President Metals and Mining Research Wood Mackenzie, Robin Griffin, mengatakan, dengan cadangan nikel 21 juta ton, Indonesia menjadi negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia. Peneliti dari firma riset mineral yang berkantor pusat di Inggris ini menyebutkan, kekayaan nikel ini merupakan peluang yang sangat besar bagi perekonomian Indonesia untuk bergerak maju. Hilirisasi nikel yang berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi juga diungkap dalam studi Institute for Development of Economics and Finance (Indef). Tercatat ada empat provinsi penghasil nikel yang mengalami peningkatan realisasi investasi di sektor hilir, yaitu Sulsel, , Sulteng, Sultra, dan Maluku Utara. ”Riset kami menyimpulkan bahwa hilirisasi memberikan dorongan dan kontribusi lebih tinggi terhadap produk domestik bruto regional,” ungkap Rizal Taufikurahman, Ekonom Indef yang mengetuai tim riset ini. (Yoga)


Resiliensi Ekonomi Indonesia

KT3 08 Mar 2023 Kompas

Indonesia menapaki 2023 relatif penuh percaya diri, kendati resesi dan ketidakpastian membayangi  ekonomi global. Optimisme itu didasari resiliensi dan kinerja ekonomi 2022. Optimisme diungkapkan para pembicara pada diskusi menyambut HUT Ke-6 Kompas.id, di Kampus Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang, Banten, Senin (6/3). Konsumsi dalam negeri dan pertumbuhan ekspor memainkan peran penting. Kinerja 2022 yang impresif juga tak terlepas dari lonjakan harga komoditas serta langkah strategis kebijakan hilirisasi bahan tambang yang digenjot Presiden Jokowi serta peran APBN sebagai shock absorber. Meski demikian, diingatkan perlunya kehati-hatian, mengingat situasi geopolitik dan ekonomi global  yang masih tak pasti, seperti kemungkinan eskalasi perang Rusia-Ukraina, perang dagang AS-China, krisis iklim, dan langkah agresif kenaikan suku bunga The Fed yang diprediksi masih berlanjut mengingat inflasi AS masih jauh dari target 2 %.

Tahun ini, Indonesia tak bisa berharap pada windfall profit seperti tahun lalu, mengingat harga komoditas di pasar dunia yang mulai melandai. Karena itu penting mendorong investasi, konsumsi, dan sumber penerimaan bukan pajak baru guna menjaga laju pertumbuhan. Terlepas dari perkembangan positif berbagai indikator makroekonomi di dalam negeri, situasi global sendiri memunculkan harapan. Beberapa perkembangan terbaru menyinyalkan situasi  global mungkin tak segawat seperti dikhawatirkan. Dengan proyeksi membaik, pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih dari 5% di 2023 bukan hal sulit untuk dicapai. (Yoga)


2024, BI Proyeksikan Ekonomi Asean-5 Tumbuh 5,6%

KT1 07 Mar 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan ekonomi Asean-5 akan tumbuh sebesar 5,6% pada 2024 dibanding tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) atau meningkat signifikan dari perkiraan tahun ini yang sebesar 4,6% (yoy). “Per tumbuhan yang kuat ini juga akan didukung oleh indikator ekonomi makro yang stabil,” ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam acara High Level Seminar bertajuk Asean Matters-Epicentrum of Growth, di Jakarta, Senin (6/3/2023). Negara-negara Asean-5 terdiri atas Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Perry menjelaskan, salah satu indikator makro yang dimaksud yaitu inflasi Asean-5 yang diperkirakan turun menjadi 3,2% (yoy) pada 2024 dari 3,3% pada 2023. Untuk tahun ini, ia menyebutkan pertumbuhan ekonomi Asean-5 akan sedikit melambat dari yang sebesar 5,3% (yoy) pada 2022 menjadi perkiraan sebesar 4,6% (yoy), sebagai akibat  dari perlambatan ekonomi global. Selain itu, inflasi yang tinggi pada 2021 sebesar 6,3% (yoy) juga masih sedikit memberi dampak kepada tahun ini lantaran adanya ketidakpastian harga komoditas global, rantai pasok, dan Covid-19. (Yetede)

Stabilitas Ekonomi Prasyarat Stabilitas Politik Jelang Pemilu

KT3 03 Mar 2023 Kompas

Isu-isu ekonomi, seperti soal harga pangan dan ketimpangan pendapatan, dinilai jadi hal-hal yang mudah disulut untuk membuat situasi menjadi panas pada tahun politik atau menjelang pemilu. Pemerintah dan politisi diharapkan memperjuangkan penyelesaian problem itu agar situasi ekonomi dan politik stabil. Ekonom senior Institute for Development ofEconomics and Finance (Indef), Ahmad Erani Yustika, berpendapat, pada tahun politik ini, stabilitas harga barang kebutuhan pokok serta masalah ketimpangan jadi isu yang mudah disulut oleh pihak-pihak tertentu yang ingin membuat suasana menjadi panas dan gaduh, mengingat isu-isu tersebut sangat dekat dengan ”perut” dan kelangsungan hidup warga.

”Pemerintah harus menjaga ekonomi kokoh, bukan semata soal kebutuhan pokok, tetapi karena pada tahun politik ini, masalah harga ini menjadi faktor penyulut yang mudah memanaskan suasana politik,” ujarnya dalam diskusi ”Tantangan Ekonomi di Tahun Pemilu” yang digelar Indef di Jakarta, Kamis (2/3). Berdasarkan catatan BPS, inflasi Indonesia Februari 2023 masih tinggi, di angka 5,47 % secara tahunan, karena kenaikan harga bahan pokok yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran masyarakat, seperti makanan, listrik, dan bahan bakar. (Yoga)


Kebijakan Automatic Adjustment Tak Hambat Belanja Prioritas K/L

KT1 02 Mar 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, kebijakan pencadangan anggaran (automatic adjustment) dijalankan untuk mengantisipasi dampak kondisi perekonomian global terhadap perekonomian domestik. Walaupun ada pencadangan anggaran, tetapi hal itu tidak mengurangi kegiatan prioritas dari setiap kementerian/lembaga (K/L). Nilai automatic adjustment belanja K/L tahun anggaran 2023 ditetapkan sebesar Rp 50,23 triliun yang berasal dari belanja K/L dalam bentuk rupiah murni (RM), dengan mempertimbangkan kinerja realisasi anggaran selama tiga tahun terakhir (tahun anggaran 2020-2022). “Coba dilihat lagi kegiatan mana yang prioritas, kegiatan yang paling penting tetap jalan. Cadangkan 5% yang dianggap tidak prioritas, setiap K/L tahu persis belanja mereka, bukan kami yang menentukan,” jelas Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Selasa (28/2/2023). Dia menjelaskan, rata-rata realisasi belanja K/L hingga akhir tahun di kisaran 94 sampai 95% dan sangat jarang menyentuh angka 100%, sehingga pencadangan 5% dana belanja tidak akan mempengaruhi kinerja. K/L diperkirakan tetap bisa mencapai target pembangunan. (Yetede)

Pemulihan Ekonomi Indonesia Berlanjut hingga Januari 2023

KT1 23 Feb 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Di tengah tren perlambatan ekonomi dan ancaman resesi global, perekonomian Indonesia terus melanjutkan pemulihan dan menunjukkan reseliensinya hingga Januari 2023. Ini ditunjukkan dengan pendapatan negara yang tetap tumbuh tinggi hingga 48,1% secara year on year (yoy) menjadi Rp 232,2 triliun (9,4% dari target setahun). Peningkatan pendapatan negara itu terutama ditopang oleh sejumlah sektor pajak yang memiliki kontribusi besar yakni PPh 21 yang mencapai 13,7%, kontribusi PPh Badan 12,6%, dan PPN DN 31,7%. Pajak dari seluruh sektor utama, semuanya juga tumbuh positif, termasuk sektor yang mengalami scarring effect dalam selama pandemi. Sementara itu, realisasi belanja negara mencapai Rp 141,4 triliun (4,6% dari target) atau tumbuh 11,2% (yoy). Dengan pencapaian pendapatan negara dan realisasi belanja negara tersebut, surplus APBN 2023 hingga Januari adalah Rp 90,8 triliun (0,4% PDB) atau tumbuh 207,1% dibandingkan tahun lalu, sedangkan keseimbangan primer Rp 113,9 triliun ataun tumbuh 127,2% (yoy). (Yetede)

Menko Perekonomian Stabilitas Politik Jadi Kunci Keberhasilan Kebijakan Ekonomi

KT1 15 Feb 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan stabilitas politik menjadi kunci bagi pemerintah dalam pembuatan kebijakan terkait ekonomi dan sosial. Sebab dalam pembuatan kebijakan pemerintah membutuhkan dukungan dari DPR. Stabilitas politik bisa terjadi sebab 80% partai di kursi parlemen merupakan pendukung pemerintah. “80% partai politik mendukung pemerintah Presiden Jokowi. Kalau partai politik tidak 80% apa yang dilakukan pemerintah tidak ada yang bisa jalan karena itu semua membutuhkan keputusan DPR termasuk transformasi melalui Undang Undang Cipta Kerja,” ucap Airlangga dalam B Universe Economic Outlook di Hotel JS Luwansa pada Selasa (14/2/2023). Salah satu wujud stabilitas politik mendukung kegiatan ekonomi adalah saat pemerintah dan DPR sepakat untuk menerbitkan Undang Undang Cipta Kerja di tahun 2020.  Pemerintah menerbitkan regulasi ini untuk memberikan kepastian bagi investor  untuk melakukan investasi. (Yetede)

Situasi Makro Jadi Katalis Positif Bursa Saham

KT3 10 Feb 2023 Kompas

Situasi perekonomian global dan domestik yang membaik dinilai menjadi katalis positif bursa saham. Tren penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga diprediksi berlanjut. ”Iklim yang lebih kondusif membuat IHSG, yang mulai stabil sejak awal tahun, diprediksi melanjutkan penguatan,” kata Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji, di Jakarta, Kamis (9/2). Dia memperkirakan rentang pergerakan indeks berada pada posisi 6.816-7.000. Kinerja sektor keuangan dan konsumer siklikal diperkirakan positif. (Yoga)