Berutang dengan Bijak
Sebagian masyarakat mengatakan utang akan menjadi beban keuangan,
tapi tidak sedikit yang menganggap utang yang dikelola dengan baik akan
membantu mengembangkan usaha. Usaha yang berkembang tentu akan meningkatkan
pendapatan dan membantu menstabilkan keuangan yang dimiliki. Utang dapat
berdampak positif bagi keuangan seseorang jika dikelola dengan baik, diutamakan
untuk kebutuhan produktif dan telah mempertimbangkan kemampuan bayar yang
dimiliki. Jika hal tersebut tidak dilakukan, utang dapat berubah menjadi
”lingkaran setan’ yang tidak hanya akan menimbulkan kerugian finansial kepada
yang berutang, tetapi juga kerugian psikologis dan waktu.
Contoh positif berutang terlihat pada kredit perumahan rakyat
(KPR) yang disediakan perbankan. KPR akan membantu masyarakat membeli properti
meskipun dana yang dimiliki belum cukup untuk membeli secara tunai. Agar sukses
mengelola utang yang dimiliki, beberapa tips keuangan yang dapat dilakukan: 1.
Utamakan berutang untuk kebutuhan produktif, bukan konsumtif, dimana utang
digunakan untuk keperluan produktif dan dapat menghasilkan uang lagi sehingga
uang yang dihasilkan dapat digunakan untuk membayar utang.
2. Pertimbangkan kemampuan bayar. Pastikan porsi cicilan
maksimal 30 % dari pendapatan bulanan. 3. Pahami produk dan layanan yang akan
digunakan di perbankan, perusahaan pembiayaan, fintech lending, dan lembaga
jasa keuangan lainnya. Pahami seluruh syarat serta ketentuan yang berlaku,termasuk
manfaat, jangka waktu, biaya, denda, dan informasi lainnya. 4. Gunakan lembaga
jasa keuangan yang berizin OJK. 5. Jangan gali lubang tutup lubang. Praktik ini
akan membuat semakin sulit untuk melunasi utang dan akan terjebak dalam
”lingkaran setan” utang itu sendiri. Mulailah berutang dengan bijak untuk
membangun masa depan yang lebih cerah. (Yoga)
Dani Arwanto Menyemai Oase di Utara Jakarta
Kampung Iklim Gang Hijau Cemara terletak di RT 007 RW 001
Kelurahan Tugu Utara, Jakut. Selama bertahun-tahun, warga setempat hidup berdampingan
dengan sampah, ceceran kotoran bebek, dan tumpukan barang bekas. Keadaan tambah
suram karena polisi rutin menangkap penjudi serta pengedar dan pengguna narkoba
dari sana. Perlahan tetapi pasti, Dani Arwanto (50) dan warga berbenah diri
serta membenahi lingkungan di sekitarnya. Saat ini kampong mereka bak oase
dengan budidaya anggur, tanaman hidroponik, maggot, ikan hias dan ikan
konsumsi, bank sampah, serta pendidikan anak usia dini gratis. ”Dulu saya
berbuat saja dengan konsep (memberi) manfaat untuk orang banyak. Tidak bermimpi
dapat inilah, itulah, termasuk Kalpataru. Ternyata banyak perhatian dari warga,
pemerintah, dan pihak swasta di sini,” tutur Dani, Selasa (16/4).
Segala perubahan berangkat dari kegundahan bapak dua anak ini
akan masa depan anak-anak dan generasi muda disana. Peluang emas itu datang
tatkala Dani terpilih sebagai ketua RT 007 pada 2013. Pelan-pelan dia
menanyakan apa sebenarnya keinginan warga, khususnya anak-anak muda. Dari
jawaban warga lahirlah ide dan konsep dengan fokus kampung hijau dan kelompok
tani. Konsekuensinya semua warga mulai berbenah dari keluarga intinya hingga
peduli pada lingkungan sekitar. Tiga tahun berselang, Dani dan warga mulai
agresif mengubah wajah RT 007. Pijakan pertama dengan menolak pembangunan
taman. Sebaliknya, mereka mengubah lahan tempat sampah menjadi kebun bunga dan
tanaman hias.
”Kebun menghasilkan bibit, tanaman bisa dijual, ada pupuk
juga dari kompos. Artinya, ekonomi berjalan. Kalau taman justru butuh orang dan
biaya perawatan,” ucapnya. Dalam dua pekan warga menuntaskan pekerjaan tersebut,
didukung Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta serta Dinas
Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Seiring berjalannya waktu, dukungan bertambah
dari Pertamina Lubricants me lalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan
Production Unit Jakarta. Kombinasi dukungan tersebut menghasilkan budidaya 40
varian anggur, tanaman hidroponik (kangkung, pakcoi, dan sawi), maggot, ikan
hias (koi) dan ikan konsumsi, serta bank sampah.
Hal penting lainnya dari pelbagai dukungan ini ialah warga
dilatih mengelola seluruh program dari hulu ke hilir dan terintegrasi. Dimulai dari
pembibitan, perawatan, memanfaatkan pupuk kompos dan maggot, pemanenan,
penyimpanan pascapanen, pengolahan menjadi aneka penganan, dan pemasaran
sehingga terwujud sirkulasi ekonomi meski cakupannya masih kecil. Belakangan,
warga ketambahan dukungan dari PLN berupa penyulingan air limbah penyejuk
ruangan (AC) dan air asin untuk air baku budidaya ikan, serta sumur resapan air
hujan sekaligus penyulingnya untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus warga. Delapan
tahun berjalan, 11 Oktober 2022, RT007 menyandang status Kampung Iklim tingkat
Provinsi DKI Jakarta. Bahkan, setahun berselang, Dani dianugerahi Kalpataru
kategori perintis lingkungan dari KLHK pada 5 Juni 2023. (Yoga)









