;

Sukacita Menyambut Kembalinya Kemeriahan Silaturahmi Lebaran

Yoga 04 May 2022 Kompas (H)

Setelah dua tahun dihadang pandemi Covid-19, kemeriahan silaturahmi saat Idul Fitri kembali terasa tahun ini. Warga berbahagia karena bisa berkumpul bersama sanak saudara. Aneka jenis makanan, termasuk kuliner khas daerah tertentu, juga kembali tersaji untuk menemani kegembiraan saat Lebaran. Suasana hangat menyelimuti rumah Noval Syahrial (38) di Kelurahan Petamburan, Tanah Abang, Jakpus, Senin (2/5) siang. Di garasi mobil yang disulap jadi ruang tamu, belasan laki-laki dan perempuan beragam usia berkumpul dan bercengkerama. Di hadapan mereka terhidang beragam makanan khas Lebaran, seperti nastar, kacang bawang, sagu keju, dan lidah kucing. Hari itu, seusai shalat Idul Fitri, keluarga besar Noval dari berbagai penjuru Jakarta dan sekitarnya berdatangan ke rumahnya untuk melakukan silaturahmi. Menurut Noval, suasana kehangatan dan kemeriahan  silaturahmi Lebaran itu sangat kontras disbanding kondisi Idul Fitri tahun 2020 dan 2021. Pada masa itu, acara silaturahmi Lebaran digelar dengan sangat terbatas karena kasus Covid-19 masih tinggi. Akibatnya, tidak semua anggota keluarga besar Noval bisa datang.

Semarak silaturahmi Idul Fitri juga terasa di rumah Erni (54), warga RT 006 RW 003 Petamburan. Sejak sekitar pukul 08.00, puluhan tetangga dan anggota keluarga silih berganti  dating bersilaturahmi. Kebahagiaan Erni semakin terasa dengan kehadiran cucu pertamanya. ”Bersyukur sekali akhirnya silaturahmi Lebaran ini kembali ramai. Suasananya kembali seperti kondisi sebelum pandemi Covid-19,” kata Erni. Di rumah Halifah (97), warga Kelurahan Gandaria Selatan, JakSel, kemeriahan silaturahmi Lebaran juga terasa. Saat Idul Fitri lalu, sanak saudara, cucu, dan para tetangga silih berganti datang untuk bersilaturahmi. Anak-anak yang hadir saat itu pun sangat gembira karena mendapat uang Lebaran dari orang-orang yang lebih tua. (Yoga)


Indonesia-Jepang, Kerja Sama Upayakan Perdamaian

Yoga 30 Apr 2022 Kompas (H)

Pertemuan Presiden Jokowi dan PM Jepang Fumio Kishida, Jumat (29/4) di Istana Bogor, Jabar, membahas agenda penting dalam sejumlah isu global, regional, dan bilateral. Kepada PM Kishida, Presiden menegaskan posisi Indonesia yang mengajak semua negara menghormati kedaulatan dan integritas wilayah negara lain secara konsisten. Presiden mengatakan, perang Ukraina harus segera dihentikan. ”Kita sepakat untuk menciptakan situasi kondusif agar perundingan dan solusi damai dapat segera tercapai,” kata Presiden dalam pernyataan pers seusai pertemuan dengan Kishida. Kishida menyebut Indonesia merupakan mitra strategis Jepang di tingkat regional ataupun global. Ia juga menegaskan,  invasi Rusia ke Ukraina merupakan pelanggaran hukum internasional yang tidak dapat diterima.

Terkait dengan kawasan Asia Tenggara, Presiden Jokowi dan PM Kishida secara khusus juga membahas masalah Myanmar. Presiden menekankan pentingnya kerja sama ASEAN-Jepang untuk memastikan pelaksanaan lima poin konsensus. Indonesia dan Jepang memegang posisi penting dalam kerja sama multilateral. Tahun ini Indonesia menjadi Ketua G20. Tahun depan Indonesia menjadi Ketua ASEAN, bersamaan dengan Jepang yang menjadi Ketua G7. Menurut Presiden, keketuaan Indonesia di G20 akan dimanfaatkan sebagai katalisator penanganan krisis kemanusiaan dan pemulihan ekonomi dunia. Sementara Sekretaris Kabinet untuk Urusan Publik Jepang Noriyuki Shikata mengatakan, pertemuan Kishida dan Presiden Jokowi akan memberikan perspektif Asia dalam KTT G7 pada Juni. (Yoga)


Peringkat RI Membaik

Yoga 30 Apr 2022 Kompas

Kebijakan pemerintah yang efektif dan kredibel dalam menjaga stabilias ekonomi makro membuat lembaga pemeringkat Standard and Poor’s (S&P) mempertahankan peringkat layak investasi Indonesia dan merevisi outlook dari sebelumnya negatif menjadi stabil. Perbaikan outlook diharapkan membuat Indonesia menjadi lebih kompetitif dalam penarikan pembiayaan. S&P merevisi peringkat utang Indonesia dari BBB/outlook negative menjadi BBB/outlook stabil pada 28 April 2022. Dengan demikian, Indonesia sudah mendapatkan peringkat BBB atau Baa2 dengan outlook stabil dari tiga lembaga pemeringkat dunia, yakni Fitch Rating, Moody’s, dan S&P. Adapun peringkat utang Indonesia dari JCRA dan R&I tercatat berada di level yang lebih tinggi, yakni BBB+/outlook stabil. Dalam ukuran lembaga pemeringkat efek, peringkat BBB atau Baa2 berarti surat berharga yang diterbitkan Pemerintah Indonesia berada dalam kategori risiko kredit moderat dan berada dalam medium grade. Adapun proyeksi stabil menggambarkan posisi peringkat yang akan stabil dalam beberapa waktu ke depan sekaligus menunjukkan risiko yang berimbang.

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman (29/4) berharap peringkat kredit Indonesia di posisi BBB dapat membawa angina segar bagi perekonomian Indonesia ke depannya terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang sempat terdampak pandemi Covid-19. Di sisi lain, peningkatan outlook Indonesia dari negatif menjadi stabil merupakan pengakuan atas arah perbaikan ekonomi makro yang kuat, khu- susnya laju pemulihan ekonomi yang relatif cepat serta penguatan signifikan pada sisi fiskal. Dalam keterangan resminya, S&P menyebut bahwa fleksibilitas kebijakan fiskal dalam merespons gejolak pandemi Covid-19 telah mampu memitigasi dampak yang lebih dalam pada perekonomian serta mendorong akselerasi pemulihan ekonomi. Ekonom PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede, menilai kenaikan outlook rating Indonesia dari negatif menjadi stabil oleh S&P didorong oleh sejumlah faktor, utamanya kenaikan harga komoditas yang mendukung surplus pada neraca transaksi berjalan pada triwulan III-2021 dan triwulan IV-2021. (Yoga)


Kinclongnya Kinerja Perbankan

Yoga 30 Apr 2022 Kompas

Sebagian besar bank mencatat pertumbuhan kinerja yang signifikan pada triwulan pertama tahun 2022 ini. Fenomena ini menandakan perbankan telah kembali pulih setelah dua tahun tertekan akibat pandemi Covid-19. Bank-bank berstatus BUMN, yakni BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTN, mencatat pertumbuhan laba bersih hingga dua digit. BRI mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 78,13 % secara tahunan menjadi Rp 12,22 triliun, sementara laba bersih Bank Mandiri tumbuh 69,52 % menjadi Rp 10,03 triliun. Adapun BNI mencatat pertumbuhan laba bersih 63,11 % secara tahunan menjadi Rp 3,96 triliun dan laba bersih BTN tumbuh 23,89 % menjadi Rp 774 miliar. Selain bank BUMN, bank-bank swasta besar juga mencatatkan pertumbuhan laba yang signifikan. Bank swasta terbesar di Tanah Air, BCA, mencatatkan pertumbuhan laba bersih pada triwulan pertama tahun ini sebesar 14,56 % secara tahunan menjadi Rp 8,06 triliun. Sementara bank CIMB Niaga mencatatkan pertumbuhan laba bersih 19,9 % sebesar Rp 1,2 triliun.

Berdasarkan data OJK, penyaluran kredit industri perbankan sampai dengan akhir Maret 2022 mencapai Rp 5.863 triliun, atau bertumbuh 6,67 % dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sejak Juni 2021, pertumbuhan kredit cenderung naik semakin cepat. Seluruh segmen kredit bertumbuh, termasuk sektor UMKM yang naik 14,89 % secara tahunan. Di sisi lain, operasional perbankan juga semakin efisien seiring dengan pengembangan berbagai inisiatif layanan digital. Ini tak hanya meningkatkan efisiensi, digitalisasi juga mendorong pendapatan nonbunga dari berbagai layanan transaksi perbankan. Selain itu, layanan digital juga memperluas cakupan terhadap para debitor baru yang sebelumnya tidak terjangkau lembaga perbankan tradisional (unbank) atau (underbank). Kinerja bank yang positif juga didorong lewat kebijakan otoritas, baik OJK maupun BI. Kebijakan moneter BI yang tetap mempertahankan suku bunga acuan rendah di tengah ketidakpastian perekonomian global telah membawa tingkat suku bunga bank, baik simpanan maupun kredit, ke level yang relatif moderat. Per Maret 2022, rata-rata suku bunga kredit tertimbang dari kredit modal kerja, kredit investasi, dan kredit konsumsi pada Maret 2022 tercatat sebesar 9,07 % atau menurun dibandingkan dengan periode sebelumnya, begitu pun dengan suku bunga dasar kredit yang menurun menjadi 7,38 %. (Yoga)


Badan Pangan Nasional Manfaatkan Tol Laut

Yoga 30 Apr 2022 Kompas

Badan Pangan Nasional melalui induk BUMN pangan, ID Food, memanfaatkan kapal Tol Laut untuk mengirim gula dan minyak goreng curah dari Belawan ke Kupang. Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi melalui akun lembaga, Jumat (29/4), menyatakan, kerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN itu ditempuh dalam rangka menekan biaya logistik. (Yoga)

Pendapatan dan Laba Unilever Tumbuh

Yoga 30 Apr 2022 Kompas

Emiten produsen barang konsumsi PT Unilever Indonesia Tbk membukukan penjualan bersih Rp 10,84 triliun pada triwulan I-2022 atau tumbuh 5,4 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara laba bersih tumbuh 18,8 % menjadi Rp 2 triliun. Presiden Direktur Unilever Indonesia Ira Noviarti, Kamis (28/4), menyatakan, sejumlah strategi menopang kinerja tersebut. (Yoga)

Anggaran Mudik Gratis Pemprov DKI Rp 3,9 Miliar

Yoga 30 Apr 2022 Kompas

Pemprov DKI Jakarta menganggarkan Rp 3,9 miliar untuk rangkaian pelayanan mudik gratis Lebaran 2022. Mereka memastikan anggaran itu tidak digunakan untuk seremonial semata atau pengeluaran tidak terkait lainnya. ”Ini anggaran mudik gratis 2020 dan 2021 yang tidak dilaksanakan. Baru di 2022 dilaksanakan dengan anggaran yang tetap Rp 3,9 miliar,” kata Kadis Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, Jumat (29/4). (Yoga)

Tips Membagi THR yang Aman Melalui Transaksi Digital

Yoga 30 Apr 2022 Kompas

Hadirnya layanan transaksi digital memberikan solusi agar masyarakat tetap dapat berkirim THR Lebaran untuk keluarga di mana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan ponsel di genggaman tangan. Sejumlah lembaga jasa keuangan menawarkan promosi yang menguntungkan, di antaranya bebas biaya admin dalam transaksi hingga dalam bentuk pengumpulan poin dan atau kembalian tunai (cashback). Salah satu tren perkembangan menuju digitalisasi perbankan dilakukan melalui pengembangan layanan mobile atau  internet banking yang terintegrasi dengan sistem pembayaran penyelenggara lainnya sehingga dapat memudahkan transaksi nasabah melalui telepon pintar. Meski demikian, masyarakat harus tetap memastikan keamanan saat melakukan transaksi digital agar terhindar dari berbagai macam risiko kejahatan siber.

Aspek yang perlu diperhatikan dalam keamanan layanan transaksi, di antaranya:  1. Set kata sandi (password) dengan kombinasi yang unik dan secara berkala. Kata sandi yang kuat adalah salah satu cara mempertahankan akun dan informasi pribadi dari peretas.  2. Pastikan data diri penerima sesuai. Sebelum mengirimkan THR melalui aplikasi lembaga keuangan, cek dan konfirmasi kembali nomor rekening yang dituju dan nama pemilik akun untuk meminimalisir salah kirim ke akun lain.  3. Jangan bagikan kode one time password (OTP). OTP adalah kode berupa kombinasi angka yang hanya dapat digunakan sekali dalam jangka waktu terbatas, misalnya dalam melakukan verifikasi transaksi.  4. Cek riwayat transaksi dan saldo rekening secara berkala. Cek kembali riwayat transaksi setelah melakukan transfer uang secara digital untuk terhindar dari kesalahan sistem (error system) yang disebabkan oleh sistem atau koneksi internet yang buruk dan memastikan uang yang dikirim sudah diterima oleh pemilik akun yang dituju.

Agar lebih kekinian, memberikan modal investasi akan menjadi semakin berarti bagi penerima THR. Jumlah yang diberikan pun tidak perlu besar karena hanya dengan modal Rp 10.000 hingga Rp 100.000, siapa pun sudah bisa mulai berinvestasi. THR ini juga mengenalkan pentingnya berinvestasi kepada sanak keluarga, khususnya kepada anak, ponakan, ataupun adik sejak dini. Memberikan voucher digital kepada sanak keluarga tentu dapat menggantikan kepuasan saat menerima THR berupa uang cetak, karena dengan memberi THR voucher digital, penerima dapat dengan bebas menukarkan voucher tersebut dengan berbagai benda atau keperluan lainnya yang dibutuhkan. Kemudahan dalam memesan makanan dan minuman dapat dijadikan opsi untuk menjadikannya sebagai THR bagi sanak keluarga. (Yoga)


Ingin Banyak Wisatawan Datang? Aturan Jangan Dibikin Rumit

Yoga 30 Apr 2022 Kompas

Dulu, sebelum pandemi Covid-19, memilih tempat untuk berlibur ke luar negeri relative gampang. Tinggal urus visa (bila memang diperlukan), pesan tiket pesawat dan kamar hotel, beres. Namun, sejak pandemic Covid-19, kondisinya berubah dengan prosedur yang lebih rumit untuk masuk ke suatu negara demi memastikan keamanan semua orang. Anastasia Johansen (23), warga Norwegia, dan pacarnya. Setelah dua tahun tak bisa jalan-jalan kemana-mana gara-gara Covid-19, mereka memutuskan berlibur ke Thailand. Namun, beralih ke Vietnam karena prosedur masuk ke negara itu sekarang lebih mudah dan sederhana ketimbang Thailand. Bagi Johansen, prosedur Covid-19 bagi pengunjung asing yang akan masuk ke Thailand sekarang lebih rumit. Biaya untuk tes PCR pun mahal. Prosedur dan aturan masuk yang rumit di Thailand kini menyebabkan proses pemulihan industri pariwisata negara itu terhambat. Padahal, industry pariwisata menyumbang 12 % PDB Thailand sebelum pandemi Covid-19. Dari jumlah pemesanan tiket pesawat dan hotel lebih awal untuk tahun 2022,Thailand hanya mencapai 25 % sebelum pandemi, jauh di bawah Singapura (72 %) dan Filipina (65 %).

Banyak yang menyalahkan proses persetujuan pra-masuk atau Thailand Pass, yang butuh waktu lama, sampai paling cepat tujuh hari. ”Prosedur ini membunuh kami. Kalau sedang berada di Singapura, lalu ingin datang ke Thailand untuk akhir pekan, prosesnya susah,” kata Direktur Pelaksana Konsultan Perhotelan C9 Hotelworks, Bill Barnett. Kiran Stallone asal AS, yang masuk ke Thailand untuk mengunjungi keluarga, menuturkan, untuk mendapatkan Thailand Pass, dibutuhkan bukti vaksinasi, pertanggungan asuransi minimal 20.000 dollar AS, dan reservasi di hotel yang memenuhi syarat. Semua dokumen harus diajukan ke situs Pemerintah Thailand. Namun, proses mengunggah tak mulus. ”Situs pemerintah susah dinavigasi. Sampai-sampai saya harus minta tolong orang lain,” ujarnya. ”Ini menjadi tidak kompetitif untuk Thailand dan rumit bagi wisatawan karena kehilangan semua fleksibilitas,” kata Ketua Minor International Pcl yang juga taipan perhotelan, William Heinecke, kepada Reuters. Thailand Pass hanya bisa digunakan sepekan sebelum atau setelah tanggal yang ditentukan. Juru bicara satuan tugas virus korona Thailand, Taweesin Visanuyothin, mengatakan, kedatangan wisatawan meningkat seiring pelonggaran kebijakan-kebijakan terkait pandemic Covid-19. Namun, pelonggaran kebijakan pembatasan Thailand yang berubah-ubah membuat orang bingung. (Yoga)


Kinerja Bank BUMN Mengalahkan Bank Swasta

Hairul Rizal 30 Apr 2022 Kontan (H)

Industri perbankan sudah mengumumkan laporan keuangan kuartal I 2022. Tiga bank BUMN, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri dan Bank BNI mencetak kinerja fantastis. Jawara laba adalah BRI. Setelah konsolidasi PT Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM) BRI mencetak laba Rp 12,22 triliun. Melesat 78,13%. Di posisi runner up ada Bank Mandiri. Dengan laba Rp 10,03 triliun, melejit 69,52%. Bank BNI di posisi keempat. Laba meroket 63,11% menjadi Rp 3,96 triliun. Sementara di kalangan bank swasta, cuma BCA yang mampu eksis di empat besar. Laba tercatat Rp 8,06 triliun, tumbuh 14,56%. Lalu Cimb Niaga mencetak laba Rp 1,2 triliun, meningkat 19,9%. Sementara bank swasta laln mencetak laba dibawah Rp 1 triliun, dengan pertumbuhan kalah dibanding bank BUMN.

Pilihan Editor