Hubungan Industrial : Pembayaran THR Tahun Ini Lebih Baik
Konfederasi Serikat Pekerja Nasional atau KSPN mencatat pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan tahun ini lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu. Pertumbuhan perekonomian nasional dinilai menjadi salah satu penyebab lancarnya pemberian THR tahun ini.Presiden KSPN Ristadi menilai bahwa pemberian THR Keagamaan 2022 lebih baik dari Idul fitri 2021. Tercatat hingga H+2 Lebaran, semua urusan THR anggotanya sudah selesai. Meski begitu, beberapa perusahaan masih harus mencicil pembayaran THR.
Sementara itu, pekerja/buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) mencatat masih ada 20% pembayaran THR yang bermasalah.Ketua Umum KASBI Nining Elitos menyampaikan bahwa pemberian THR belum berjalan maksimal di wilayah Sumatra Selatan, Tangerang, dan Bekasi.
Kuartal I, BRI Salurkan Kredit UKM Rp 21,3 T
Outstanding penyaluran kredit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) untuk segmen usaha kecil dan menengah (UMK) mencapai Rp 21,3 triliun pada kuartal I-2022. Penyaluran tersebut meningkat 29,1% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 16,5 triliun. Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Aman Sukriyanto memaparkan bahwa capaian pada awal 2022 sudah menunjukkkan kembali kemasa sebelum pandemi Covid-19 melanda. Perseroanpun semakin optimistis ekonomi kian bergairah lantaran mayoritas kredit diserap oleh sektor-sektor produktif. Selain itu,permintaan kredit meningkat tidak hanya di kota besar tapi juga di daerah-daerah. Sektor-sektor yang berhubungan dengan kebutuhan pokok seperti perdagangan mendominasi penyaluran kredit BRi di segmen kecil dan menengah ini yang presentasenya mencapai 61%. Menurut Aman, capaian positif tersebut tidak terlepas dari peran pemerintah yang langkah strategisnya tepat dalam menghadapi pandemi. Seperti stimulus ekonomi pemerintah terhadap pelaku UMKM melalui Program Pemulihan Ekonomi (PEN). (Yetede)
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Diproyeksi 4,8-5,1%
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I -2022 berpeluang tumbuh signifikan pada kisaran 4,8-5,1% secara tahunan (year on year/yoy) seiring dengan pelonggaran pembatasan mobilitas masyarakat. "Meskipun sempat dibayangi oleh penyebaran varian virus baru omicron pada awal tahun ini, namun kesigapan pemerintah telah mampu mengatasi efek negatif lebih lanjut dari sebaran omicron," ucap Ekonom sekaligus Staf Ahli Otoritas Jasa Keuangan Ryan Kiryanto. Kegiatan ekspor impor pun masih berjalan baik kendati dihadapkan pada ketegangan politik terkait agresi militer Rusia ke Ukraina sejak 14 Februari 2022. Mobilitas arus barang dan jasa sedikit terganggu karena distrupsi berbagai moda transportasi laut dan udara setelah Amerika Serikat sekutu Barat memberlakukan sanski ekonomi kepada Rusia. "Kegiatan ekspor komoditas tetap berjalan normal ditengah kenaikan harga di pasar lantaran permintaan eksternal yang juga tetap solid mendukung kinerja ekspor," kata Ryan lagi. (Yetede)
Merdeka Copper Gelar Private Placement 2,29 Miliar Saham
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) berencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 2,29 miliar saham. Dana yang dihimpun dari aksi korporasi ini akan digunakan untuk mempekuat struktur permodalan perseroan. "Dalam rangka kegiatan pengembangan usaha serta memiliki kesempatan untuk melaksanakan potensi ekspansi, perseroan memandang perlu untuk memperkuat struktur permodalannya," tulis manajemen MDKA dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu (8/5).
"Pelaksanaan PMTHMETD juga akan memberikan dana tambahan bagi perseroan untuk mendukung pengembangan kegiatan usaha MDKA dan anak perusahaan, sekaligus memperkuat struktur permodalan perusahaan. Manfaat tersebut secara tidak langsung akan meningkatkan nilai tambah bagi para pemegang saham perseroan," kata manajemen MDKA. Setelah pelaksanaan PMTHMETD menjadi efektif, persentasi kepemilikan saham perseroan saat ini akan mengalami penurunan (dilusi) sebesar maksimum 9,9%, dengan asumsi proses penambahan modal hak memesan efek terlebih dahulu. (Yetede)
Larangan Ekspor CPO Efektif Turunkan Harga Minyak Curah
Meski ada peningkatan permintaan selama Idul Fitri 2022 dan jaringan distribusi terganggu, karena libur lebaran, larangan ekspor CPO dan produk turunannya berjalan efektif. Sepuluh hari setelah larangan ekspor diberlakukan pada 28 April 2022. Harga minyak curah ditingkat konsumen berangsur turun ke kisaran Rp 17.000 hingga Rp 18.500 per liter dari sebelumnya Rp 20.000 per liter. Presiden Jokowi telah memutuskan melarang ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), bahan baku minyak goreng mulai 28 April 2022. Presiden menjelaskan larangan ekspor ini diberlakukan untuk mengantisipasi harga minyak goreng yang melambung tinggi. Selain aturan larangan ekspor,pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 11 Tahun 2022 yang telah menetapkan HET miyak goreng curah sebesar Rp 14.000 perliter atau Rp15.000 per kilogram , sudah termasuk pajak pertambahan nilai (PPN). Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan bahwa volume bahan baku minyak goreng yang di ekspor jauh lebih besar dibandingkan dengan kebutuhan dalam negeri, sehingga masih ada sisa pasokan yang sangat besar. (Yetede)
Keuangan Solid, Mitratel Lunasi Pinjaman Rp3,7 Triliun
PT Dayamitra Telekomunikasi Indonesia Tbk (MTEL) atau Mitratel telah melakukan pembayaran pinjaman kepada sejumlah kreditur hingga Rp 3,7 triliun. Posisi keuangan yang solid membuat anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) tersebut mampu memenuhi kewajibannya. Direktur Investasi Mitratel Hendra Purnama mengungkapkan, posisi kas perseroan saat ini cukup kuat sehingga mampu melunasi beberapa pinjaman. Tercatat, pada 17 dan 26 Januari 2022, Mitratel berhasil melunasi pinjaman kepada MUFG Bank dan DBS Bank masing-masing sebesar Rp 500 miliar dan Rp 333,4 miliar. Lalu, pada 2 Februari 2022, Mitratel juga sukses melunasi pinjaman kepada BCA dan SMI masing-masing Rp 291,6 miliar dan Rp350 miliar. Bahkan, lanjut Hendra, berdasarkan laporan keuangan perseroan pada kuartal 1-2022, Mitratel juga berhasil melakukan beberapa refinancing yang dananya berasal dari operasi perusahaan dan bukan dana hasil IPO. (Yetede)
Gantikan Lam, John Lee Akan Memimpin Hong Kong
John Lee telah terpilih menjadi Kepala eksekutif Hong Kong yang baru, dan akan memulai masa jabatan lima tahunnya pada 1 Juli untuk menggantikan Carrie Lam yang telah habis masa jabatannya. Pria berusia 64 tahun itu sebenarnya menjabat sebagai Kepala Menteri Hong Kong dan merupakan seorang Loyalitas Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Dia juga menjadi satu-satunya kandidat dalam pemilihan umum Hong Kong pada Minggu (8/5) dengan perolehan lebih dar 1.416 suara.
Dalam konferensi persnya Lee ditanya apakah kinerjanya bakal ditantang oleh kurangnya mendat pemilihan dan legitimasi di mata beberapa orang. Dia menjawab " Pemilihan dijalankan sesuai dengan hukum Hong Kong. Siapapun, yang menurut undang-undang memenuhi syarat, dapat ikut serta dan mencalonkan diri dalam pemilu," demikian dilansir CNBC. Disinggung soal perolehan lebih dari 1.400 suara yang memilih dirinya: "Tentu saja, dengan jumlah dukungan itu, itu mendorong saya dan memberikan saya kepercayaan diri yang kuat bahwa arahan saya disetujui dan telah dibagikan oleh banyak anggota komite pemilihan," (Yetede)
Lampu Kuning Kebebasan Pers
Pemasungan terhadap kebebasan pers semakin menjadi-jadi belakangan ini. Di tengah masifnya pertumbuhan media digital, serangan terhadap kerja wartawan justru datang dari berbagai arah. Bukan hanya ancaman fisik dan pemidanaan, wartawan kini juga mesti menghadapi serangan siber hingga disinformasi. Kekerasan dan ancaman terhadap jurnalis itu mencoreng kebebasan pers. Tak mengherankan jika Reportes Without Borders baru-baru ini melaporkan bahwa indeks kebebasan pers Indonesia berada di angka 49,27, turun dari 62,60 pada tahun sebelumnya. Dari 180 negara, peringkat Indonesia melorot dari 113 ke 117 untuk urusan kebebasan pers. Indonesia bahkan berada di bawah Timor Leste, Malaysia dan Taiwan, dan Thailand. Sangat disayangkan, (Yetede)
Ketiban Cuan Kalau Libur Lebaran
Arus mudik Lebaran tak hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga memicu sejumlah gairah sektor usaha. Sejumlah agen wisata di Labuan Bajo, NTT, kewalahan mengatasi wisatawan selama libur sampai 8 Mei hari raya Lebaran 2022. "Sejak 27 April sampai 8 Mei, pesanan kapal, kendaraan, dan hotel sudah penuh," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asisoasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Labuan Bajo, Ignas Sarudin, akhir pekan lalu. Ignas mengatakan banyak agen travel terpaksa membatalkan pesanan sejumlah wisatawan yang hendak berwisata ke kawasan wisata super-prioritas itu. Ignas, yang juga mengelola Fantastico Tour, terpaksa menolak permintaan beberapa wisatawan dan menganjurkan mereka berwisata setelah liburan Lebaran. Pengelola Nusa Flores Wisata, Robert Waka, mengatakan, selain kapal dan mobil-mobil yang penuh disewa oleh wisatawan, sejumlah hotel di Labuan Bajo sempat penuh beberapa waktu lalu akibat membludaknya jumlah wisatawan. (Yetede)
Larangan Ekspor Minim Koordinasi
TNI AL mencegah pengiriman 34 kontainer bahan minyak goreng oleh kapal MV Mathu Bhum yang sudah berlayar dari Pelabuhan Belawan, Medan, Sumut. Kapal yang hendak berlayar ke Malaysia itu diminta kembali ke Belawan. Pencegahan pengiriman itu berdasarkan larangan ekspor minyak goreng dan bahannya oleh pemerintah. Di sisi lain, Bea dan Cukai Belawan menyebut bahwa ekspor itu sudah mendapat surat pemberitahuan ekspor barang (PEB) sebelum tanggal efektif pelarangan 28 April 2022. Dengan demikian, ekspor itu seharusnya masih sesuai ketentuan. Kapal tersebut juga disebut berangkat secara resmi dari Pelabuhan Belawan dan mendapat izin dari semua otoritas pelabuhan.
Panglima Komando Armada Republik Indonesia Laksdya TNI Agung Prasetiawan (7/5) mengatakan, TNI AL melakukan operasi khusus untuk mencegah ekspor minyak goreng dan bahan minyak goreng sesuai instruksi KASAL Laksamana Yudo Margono. Larangan ekspor diatur dalam Permendag No 22 Tahun 2022 tentang Larangan Sementara Ekspor Crude Palm Oil, Refined Bleached and Deodorized (RBD) Palm Oil, RBD Palm Olein, dan Used Cooking Oil. Menurut Agung, ada beberapa dugaan pelanggaran lain yang ditemukan, yakni nomor seri tiga kontainer yang berisi bahan minyak goreng tidak sesuai dengan nomor seri yang tertulis di surat PEB. ”Selain itu, tanggal perkiraan ekspor yang tertulis di PEB adalah 29 April, 1 Mei, 2 Mei, dan 3 Mei, sedangkan pelaksanaan ekspor pada 4 Mei,” ujarnya.
Donny Muliawan dari Humas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Belawan mengatakan, ekspor RBD palm olein itu sudah mendapat surat pemberitahuan ekspor barang sebelum 28 April. Bea Cukai Belawan tetap mengizinkan ekspor tersebut karena semua persyaratan dipenuhi meskipun ekspor dilakukan setelah 28 April. ”Dalam Pasal 6 Permendag No 22/2022 sudah sangat jelas disebut pengecualian terhadap barang yang sudah mendapat PEB paling lambat 27 April,” katanya. Donny menambahkan, ekspor itu juga mendapat izin dari otoritas pelabuhan. Hingga saat ini tidak ada koordinasi resmi antara TNI AL dan Bea Cukai Belawan terkait penyelidikan kasus tersebut. (Yoga)









