;

Rekor Baru Dana Subsidi Energi di Era Jokowi

Hairul Rizal 20 May 2022 Kontan (H)

Berbeda dengan tekadnya mengurangi subsidi energi di awal masa pemerintahannya, tahun ini pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) justru bakal mengerek anggaran subsidi energi hingga di atas Rp 500 triliun. Nilai itu bakal mencetak rekor baru sebagai subsidi energi terbesar sepanjang sejarah. Sebelumnya, rekor anggaran subsidi energi terbesar tercapai di tahun 2014. Waktu itu, nilai subsidi energi mencapai sekitar Rp 311,8 triliun. Lonjakan subsidi ini akibat tiada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) maupun tarif listrik daya di bawah 3.000 VA meski harga minyak terus naik ke atas US$ 100 per barel. Tanpa diskusi panjang, Badan Anggaran (Banggar) DPR Menyetujui usulan pemerintah. Tapi, Anggota Banggar DPR Eko Hendro Purnomo memberikan catatan atas tambahan dana subsidi ini. Pertama, pemerintah harus konsisten melaksanakan rencana reformasi subsidi energi menjadi mekanisme subsidi secara tertutup. Kedua, anggaran subsidi dan kompensasi perlu dihitung ulang dengan mempertimbangkan subsidi tertutup serta menaikkan tarif listrik pelanggan 3.000 VA ke atas. Ketiga, pemerintah dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) harus memperketat pengawasan dan audit atas Pertamina dan PLN.

Utang Valas Pemerintah dan Swasta Turun

Hairul Rizal 20 May 2022 Kontan

Aktivitas pemerintah dan swasta nampak belum terlalu ekspansif pada awal tahun ini. Ini tercermin dari posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia hingga akhir kuartal I-2022 yang menurun. Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi utang luar negeri Indonesia hingga akhir Maret 2022 sebesar US$ 411,5 miliar. Posisi ini turun 1,01% ketimbang posisi akhir kuartal IV-2021 yang sebesar US$ 415,7 miliar. Angka ini juga turun 1,1% dari periode yang sama pada tahun lalu. Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangannya, Kamis (19/5) menyebut perkembangan utang tersebut menunjukkan penurunan posisi ULN sektor publik yakni pemerintah dan Bank indonesia dan swasta. Penurunan utang terjadi seiring beberapa seri surat berharga negara (SBN) yang jatuh tempo, baik SBN domestik maupun SBN valas. 

Tarif Listrik Non Subsidi di Atas 300 VA Boleh Naik

Hairul Rizal 20 May 2022 Kontan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah merestui kenaikan tarif listrik bagi pelanggan 3.000 VA ke atas tahun ini. Kenaikan ini dilakukan di tengah lonjakan harga komoditas energi imbas perang Rusia-Ukraina. Dengan kenaikan tarif bagi kelompok pelanggan pengguna daya lebih dari 3.000 VA ini, pemerintah akan menggunakan anggaran untuk menambah subsidi energi dan dana kompensasi bagi ketersediaan energi untuk masyarakat yang membutuhkan. Anggaran subsidi energi ini ditambahkan Rp 74,9 triliun, Rp 3,1 triliun untuk subsidi listrik.

KLBF Perbesar Potensi Pendapatan dari Pasar Ekspor

Hairul Rizal 20 May 2022 Kontan

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) memperluas pasar di negeri tetangga. Lewat anak usaha Kalbe International Pte. Ltd., emiten farmasi ini membentuk joint venture (JV) dengan perusahaan distributor consumer goods Filipina Ecossential Food Corp (EFC), Rabu (18/5). Perusahaan patungan yang bernama Kalbe Ecossential International Inc ini akan fokus pada pemasaran produk-produk Kalbe non-obat resep untuk pasar Filipina. Kalbe International akan menguasai 60% saham perusahaan patungan tersebut. Presiden Direktur KLBF Vidjongtius mengatakan, pendirian perusahaan patungan ini merupakan salah satu strategi pengembangan bisnis kesehatan Kalbe di level internasional. "Kami membangun kolaborasi dengan pemain-pemain lokal karena pemain lokal negara bersangkutan akan jauh lebih tahu dan menguasai informasi," ujar Vidjongtius, Kamis (19/5). 

Kerjasama ini diharapkan meningkatkan volume penjualan, serta menambah hubungan dengan gerai setempat. Di awal, KLBF akan masuk dengan produk nutrisi terlebih dahulu. Lalu selanjutnya produk-produk lain, baik dari segmen obat resep, obat bebas, maupun obat herbal. Vidjongtius melihat peluang yang besar dari penjualan secara internasional. KLBF menargetkan kontribusi pasar ekspor terhadap penjualan bisa naik dari 5% saat ini menjadi 10% dalam tiga sampai empat tahun mendatang.

Bisa Untung Lebih Tinggi Saat Bunga Naik

Hairul Rizal 20 May 2022 Kontan

Dana kelolaan reksadana terproteksi meningkat sepanjang April lalu. Berdasarkan data Infovesta Utama, dana kelolaan atau asset under management (AUM) reksadana terproteksi di periode tersebut mencapai Rp 105,2 triliun. Jumlah dana kelolaan tersebut naik Rp 2,66 triliun atau 2,63% dari posisi di bulan sebelumnya, sebesar Rp 102,54 triliun. Ada 18 produk reksadana terproteksi baru yang meluncur dari awal tahun hingga akhir April lalu. Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana menyebut, cukup banyak manajer investasi yang menerbitkan reksadana terproteksi. Manajer investasi memanfaatkan momen potensi kenaikan suku bunga.

Aset LPS Ditargetkan Hampir Rp 180 Triliun

Hairul Rizal 20 May 2022 Kontan

Nilai aset Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) terus meningkat. Sepanjang tahun lalu aset LPS mencapai Rp 162,01 triliun, atau naik 15,59% year on year (yoy). Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan aset LPS akan mendekati Rp 180 triliun hingga akhir 2022. Salah satunya ditopang oleh pertumbuhan premi serta imbal hasil investasi.

FISKAL TERIMPIT RISIKO GLOBAL

Hairul Rizal 20 May 2022 Bisnis Indonesia (H)

Kemarin, Kamis (19/5), Kementerian Keuangan dan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sepakat mengubah postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 melalui penerbitan peraturan presiden (Perpres). Peracikan ulang anggaran dilakukan untuk mengakomodasi pembengkakan belanja negara, terutama yang terkait dengan subsidi energi dan perlindungan sosial yang disulut oleh harga minyak yang meroket. Kenaikan harga minyak memang menjadi katalis positif bagi penerimaan negara. Akan tetapi, kondisi ini juga membawa konsekuensi besar, yakni makin gemuknya kebutuhan belanja untuk subsidi energi dan perlindungan sosial. Kenaikan suku bunga inilah yang dikhawatirkan dapat mengganggu momentum pemulihan ekonomi dan kontra produktif dengan upaya pengusaha untuk menyehatkan bisnis. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Industri Bobby Gafur Umar mengatakan keputusan pemerintah ini sejalan dengan asa pelaku usaha yang masih membutuhkan pendampingan baik dari sisi fiskal maupun moneter.


KAWASAN INDUSTRI : MODAL KUAT JATENG PIKAT INVESTOR

Hairul Rizal 20 May 2022 Bisnis Indonesia

Kawasan industri di Jawa Tengah punya modal kuat dalam memikat investor multinasional dari berbagai sektor. Pemilik perusahaan mobil Tesla Elon Musk pun berminat untuk berinvestasi pada ekosistem baterai mobil di daerah tersebut. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan Elon Musk akan berinvestasi pada dua sektor. “Dia akan masuk pada dua bagian investasi besar. Pertama ekosistem baterai mobil. Kedua mobilnya,” katanya pada konferensi pers melalui virtual dikutip Kamis (19/5). Bahlil menjelaskan bahwa waktu realisasi investasi Tesla masih belum bisa diumumkan. Begitu pula dengan nominal yang akan masuk ke Indonesia karena tanda tangan kerja sama belum dilakukan. Meski begitu, dia memastikan hal tersebut akan terjadi tahun ini. Sementara itu, pemerintah akan menjadikan Solo Technopark, Solo, Jawa Tengah sebagai instrumen terpenting. Khusus untuk Foxconn, rencananya perusahaan hanya akan melakukan perakitan di Indonesia dan materialnya tidak dibawa ke luar.


Subsidi Energi Tahun ini Capai Rp 208,9 Triliun

Yoga 20 May 2022 Kompas

Pemerintah mengusulkan kepada legislatif untuk menambah anggaran subsidi energi pada APBN 2022, menyusul lonjakan harga minyak dunia yang semakin menjauhi asumsi harga minyak mentah Indonesia. Usulan tersebut membuat kebutuhan anggaran subsidi energi membengkak menjadi Rp 208,9 triliun. Dalam rapat kerja bersama Banggar DPR, Kamis (19/5), Menkeu Sri Mulyani menuturkan, dukungan tambahan anggaran subsidi dan kompensasi energi diperlukan agar APBN tetap mampu melindungi daya beli masyarakat dari lonjakan harga komoditas energi, khususnya minyak bumi. Lonjakan harga minyak dunia membuat pemerintah mengusulkan asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) naik dari sebelumnya 63 USD per barel menjadi 99,4 USD per barel-102,5 USD per barel. Hingga Kamis sore, mengutip Bloomberg, minyak mentah jenis Brent dijual 107,25 USD per barel. Sejalan dengan kenaikan ICP, pemerintah juga mengusulkan tambahan anggaran subsidi energi Rp 74,9 triliun dari sebelumnya yang telah ditetapkan dalam APBN 2022 sebesar Rp 134 triliun.

Usulan tambahan subsidi energi tersebut terdiri dari Rp 71,8 triliun untuk subsidi BBM dan elpiji serta Rp 3,1 triliun untuk subsidi listrik. Dengan kenaikan ini, keseluruhan anggaran subsidi energi untuk tahun 2022 mencapai Rp 208,9 triliun. Adanya selisih antara harga ICP yang tercantum dalam APBN 2022 saat ini dan realitas harga minyak dunia turut membengkakkan pembayaran kompensasi harga energi kepada PT Pertamina (Persero) dan PT PLN gara (Persero). Pembayaran kompensasi energi membengkak dari Rp 216,1 triliun menjadi Rp 293,5 triliun. Rincian tambahan pembayaran kompensasi tersebut, di antaranya, kompensasi BBM kepada Pertamina Rp 255,5 triliun dan kompensasi  listrik kepada PLN Rp 41 triliun. Jumlah ini belum termasuk adanya tagihan kompensasi tahun-tahun sebelumnya kepada Pertamina dan PLN yang mencapai Rp 108,4 triliun. (Yoga)


Kementerian ESDM-KSO Teken Kontrak Pembangunan Pipa Cisem Tahap I Senilai Rp1,17 T

Yuniati Turjandini 19 May 2022 Investor Daily (H)

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan Pimpinan Kerjasama Operasi (KSO) PT-PP Elnusa menandatangani Kontrak Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang (Cisem) Tahap I (Ruas Semarang-Batang) Senilai Rp 1,17 triliun. Pembangunan pipa transmisi ruas Cirebon-Semarang (Cisem) merupakan bagian dari rencana interkoneksi pipa transmisi antara jaringan pipa transmisi Sumatera, Jawa Bagian Barat dengan jaringan pipa transmisi Jawa bagian Timur. "Ketersediaan infrastruktur yang memadai  dan berkesinambungan merupakan kebutuhan mendesak untuk mendukung pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan perekonomian nasional, menyejahterakan masyarakat,dan meningkatkan daya saing Indonesia dalam persaingan global," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka  Ariadji dalam keterangan di Jakarta, Rabu (18/5). (Yetede)

Pilihan Editor