;

OPTIMISME KONSUMEN MENGUAT

Hairul Rizal 10 Jun 2022 Bisnis Indonesia (H)

Kabar baik kembali menghampiri perekonomian Indonesia. Setelah kinerja manufaktur terus berada di zona ekspansi serta capaian inflasi yang terkendali, kini giliran sektor konsumsi unjuk gigi. Hal itu tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang menyentuh angka tertinggi selama pandemi Covid-19. Kemarin, Kamis (9/6), Bank Indonesia (BI) melansir hasil Survei Konsumen periode Mei 2022 yang menunjukkan bahwa IKK mencapai 128,9 atau lebih tinggi ketimbang bulan sebelumnya yang tercatat 113,1.Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa optimisme terhadap kondisi ekonomi terus menguat. Menurut BI, persepsi terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, dan pembelian barang tahan lama, meningkat. Demikian pula dengan ekspektasi positif konsumen terhadap perekonomian ke depan, terutama kondisi dunia usaha. Optimisme yang menguat akan menjadi katalis positif bagi akselerasi perekonomian nasional.

Investor Baru Terus Mencaplok Bank Kecil

Hairul Rizal 10 Jun 2022 Kontan (H)

Sejumlah bank di Tanah Air masih rame diburu para pemodal. Yang terbaru, Investree Singapore Pte Ltd resmi membeli 1,5 miliar atau setara 10,9% saham Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR). Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Kamis (9/6), harga pembelian senilai Rp 280 per saham. Berarti nilai transaksi Investree itu sekitar Rp 422,02 miliar pada 7 Juni 2022. Amin Nurdin, Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) berpendapat, bank kecil bisa ekspansi lewat transfer teknologi, SDM dan pengembangan bisnis.

Memacu Daya Saing Perbankan Syariah

Hairul Rizal 10 Jun 2022 Bisnis Indonesia

Industri perbankan syariah di Indonesia memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi secara nasional. Sejak dirintis, perbankan syariah diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan finansial. Sejauh ini, terdapat dua pola bisnis perbankan syariah, yaitu sebagai bank umum syariah (BUS) dan unit usaha syariah (UUS). Keduanya sama-sama menjunjung prinsip tata kelola sesuai syariah. Sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim, industri perbankan syariah di Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Kenyataan di atas cukup menarik untuk dicermati. Fakta bahwa upaya yang telah dilakukan untuk membangun industri perbankan syariah di Indonesia ternyata selama ini masih jauh panggang dari api. Sebenarnya berbagai upaya telah dilakukan untuk mengungkit daya saing perbankan syariah. Salah satu ikhtiar yang semula diyakini dapat meningkatkan market share perbankan syariah, yaitu mendorong UUS untuk spin off dari induknya.

Pertama, kinerja keuangan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sepanjang periode 2016—2021, UUS tumbuh cukup kompetitif dengan compound annual growth rate (CAGR) pada aset, financing, funding, dan profit before tax (PBT) secara rata-rata lebih tinggi (>18%) dibandingkan dengan BUS (<13%). Demikian juga dari sejumlah rasio kunci UUS seperti RoA sebesar 2,2% dibandingkan BUS 1,3%; NOM UUS 2,3%, sementara BUS 1,4%; dan BOPO UUS <80%, sementara BUS >85%. Baik profitabilitas maupun efisiensi biaya, faktanya UUS mengungguli model BUS. Kedua, tingkat ketahanan UUS juga lebih tinggi dibandingkan BUS terutama pada masa krisis pandemi tercermin dari indikator NPF UUS di bawah 3%, sementara BUS >4%. Pencapaian tersebut tentunya tanpa mengurangi kesyariahan dari praktik bisnis UUS yang selalu diiringi pengawasan prinsip-prinsip syariah oleh OJK, Dewan Pengawas Syariah, serta Satuan Kerja Audit Internal Bank. Ketiga, UUS mempercepat literasi dan inklusi perbankan syariah karena pola bisnisnya memiliki akses terhadap market dari bank induk yang menjangkau seluruh kalangan (universal). Keempat, yaitu tingkat layanan dan pricing UUS yang setara atau lebih baik dari bank induk, sehingga membuat nasabah tetap merasakan layanan terbaik. Kelima, dari sisi kelembagaan. Pada akhir 2021, terdapat 12 BUS dan 21 UUS pada industri perbankan syariah di Indonesia. Dari total 21 UUS, mayoritas merupakan bank yang memiliki modal kecil dan skala bisnis terbatas.

Incar Rp 25 Triliun dari Obligor BLBI Tahun Depan

Hairul Rizal 10 Jun 2022 Kontan

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) menargetkan pemulihan piutang BLBI pada tahun 2023 sebesar Rp 25 triliun. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Rabu (8/6) lalu mengatakan, pemulihan piutang akan menjadi salah satu program prioritas dan proyek unggulan pada tahun 2023.

BISNIS PENERBANGAN : RUTE LUAR NEGERI DILIRIK

Hairul Rizal 10 Jun 2022 Bisnis Indonesia

Sejumlah maskapai penerbangan nasional mulai mengaktifkan kembali layanan rute internasional seiring dengan tingginya permintaan penerbangan lintas negara. Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) Irfan Setiaputra mengatakan permintaan penerbangan ke luar negeri itu terus melonjak kendati ada penyesuaian harga tiket pesawat. “Untuk kelas bisnis dan internasional itu berlaku hukum supply and demand. Jadi, saat ini demand masih tinggi, meski dengan adanya penyesuaian tarif,” ujarnya, Kamis (9/6). Dia optimistis mahalnya harga tiket pesawat rute internasional tidak meredam permintaan masyarakat untuk pelesiran ke negara lain setelah redanya pandemi Covid-19. Sejalan dengan upaya restrukturisasi yang tengah ditempuh, perseroan melakukan sejumlah evaluasi terhadap rute internasional yang terus merugi. Pada awal 2020, perusahaan memangkas rute penerbangan ke Amsterdam, London, dan Nagoya. Kemudian pada 2021 menutup rute ke Perth dan Melbourne.

CEO Batik Air Mushafiz Bin Mustafa Bakri menyatakan pembukaan rute itu memberikan nilai lebih bagi kedua negara dengan transit di Denpasar. Alasannya, Bali adalah salah satu tujuan reguler bagi para pelancong dari Melbourne dan Kuala Lumpur. Dia berharap pengoperasian rute mendukung pemulihan perekonomian global untuk kawasan Asia dan Australia yang dijalankan secara bertahap. Batik Air menawarkan harga terbaik dari Bali ke Melbourne dan Melbourne ke Bali mulai dari Rp2,6 juta. Menurutnya, Batik Air juga akan membuka kembali rute penerbangan internasional tanpa henti (nonstop) dari destinasi Medan ke Penang.


TRANSISI ENERGI : NETRAL KARBON BUTUH DANA JUMBO

Hairul Rizal 10 Jun 2022 Bisnis Indonesia

Ambisi Indonesia untuk mencapai netral karbon atau net zero emission pada 2060 nyatanya membutuhkan dana jumbo hingga 1.145,39% dari asumsi penerimaan negara pada tahun ini. Pemerintah dinilai perlu menyiapkan sejumlah pembiayaan alternatif untuk menyokong ambisi itu. Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan memproyeksi kebutuhan dana untuk memenuhi target net zero emission pada 2060 dapat mencapai Rp28.223 triliun. Angka ini, juga tujuh kali lipat lebih tinggi dari kebutuhan dana untuk memenuhi target Nationally Determined Contributions atau NDC pada 2030. “Kalau bicara total kebutuhan dari net zero emission 2060, itu hampir tujuh kali lipat dibandingkan dengan NDC 2030,” kata Analis Kebijakan Ahli Madya BKF Joko Tri Haryanto pada Webinar Bisnis Indonesia bertajuk Tantangan Sektor Kelistrikan Dalam Transisi Energi, Kamis (9/6). Sementara itu, Abra Talattov, Kepala Center of Food, Energy & Sustainable Development dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) meminta pemerintah untuk menyiapkan sejumlah insentif untuk PT PLN (Persero) terkait dengan solusi kelebihan pasokan listrik saat ini. Dia menilai kelebihan pasokan listrik pada perusahaan pelat merah itu belakangan membebani upaya perseroan untuk beralih pada upaya pengembangan pembangkit berbasis energi bersih. Pasalnya, cadangan listrik PLN sudah melebihi rata-rata cadangan dunia yang berada di posisi 35%


PABRIK GULA BARU : Swasembada Gula Tercapai 2024

Hairul Rizal 10 Jun 2022 Bisnis Indonesia

Pemerintah memproyeksikan swasembada gula kristal putih dapat tercapai pada 2024 menyusul sejumlah strategi yang telah disiapkan termasuk dengan meningkatkan luas area tanam. Direktur Tanaman Semusim dan Rempah Kementerian Pertanian (Kementan) Ardi Praptomo mengatakan pemerintah menyiapkan dua strategi untuk merealisasikan target swasembada gula kristal putih. “Upayanya melalui upaya ekstensifikasi dan intensifikasi,” ujarnya saat Musyawarah Nasional (Munas) I Gabungan Produsen Gula Indonesia (Gapgindo), Kamis (9/6). Dia menjelaskan pada strategi ekstensifikasi diperlukan perluasan lahan tebu seluas 75.000 hektare. Selain itu, lanjutnya, batas minimum produktivitas lahan adalah 85 ton per hektare dengan rendemen 8%-8,5%.


Telkom Buka Opsi IPO Anak Usaha

Yuniati Turjandini 10 Jun 2022 Investor Daily (H)

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) membuka opsi penawaran umum perdana (initial puclic offering/IPO) saham bagi anak usahanya, PT Sigma Tata Sedaya yang bakal berganti nama menjadi PT Telkom Data Center (TDC). Selain IPO, Telkom membuka opsi penempatan terbatas (private placement) kepada mitra strategis. Sementara itu, kalangan analis dan sejumlah sekuritas menyatakan, saham TLKM di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah terdiskon hingga Rp905 (23%). Saham TLKM direkomendasikan beli (buy), dengan target harga Rp5.000. Pada perdagangan Kamis (9/6), saham TLKM ditutup melemah 50 poin (1,25%) ke level Rp4.050 dengan market cap Rp401,2 triliun. Dalam sepekan, saham TLKM turun 6%, dalam sebulan anjlok 12,3%, selama tahun berjalan (year to date/ytd) menguat 0,2%, dan dalam setahun naik 15,7%. Saham TLKM baru saja tergusur dari peringkat ke-3 market cap emiten di BEI. Posisi saham Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang market cap-nya tembus Rp454,7 triliun. (Yetede)

Bank Siap Tingkatkan Cadangan

Yuniati Turjandini 10 Jun 2022 Investor Daily (H)

Bank-bank di Tanah Air berancang-ancang untuk menaikkan dana pencadangan. Hal ini untuk merespons kebijakan Otomatis Jasa keuangan (OJK) yang bakal menghentikan program restrukturisasi  kredit nasabah terdampak Covid-19 mulai Maret 2023 diperkirakan lebih baik dibandingkan tahun ini, sehingga prospek bisnis perbankan diprediksi semakin cerah. Data OJK menunjukkan kredit perbankan per April 2022 tumbuh 9,`% yoy, atau 3,69% secara year to date, meningkatkan signifikan dibandingkan Maret yang tumbuh 6,67% yoy. Secara sektoral, per April lalu, kredit yang paling moncer adalah kredit sektor pertambangan dan penggalian yang melejit 49,8%, perikanan 16,4% transportasi pergudangan dan komunikasi 12,3% kemudian pengolahan 12,1%. Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk Lani Darmawan mengatakan, tren restrukturisasi kredit  perseroan terus mengalami penurun, seiring membaiknya kinerja para debitur. (Yetede)

Jasad Eril Sudah Ditemukan

Yuniati Turjandini 10 Jun 2022 Investor Daily (H)

 Jasad Emmeril Kahn Mumtadz, putra sulung Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang hilang di Sungai Aare, Swiss, telah ditemukan pada Rabu (8/6) waktu  setempat. "Kemarin Kepolisian Kantor Bern telah bertemu kami di KBRI Bern bersama  keluarga untuk menyampaikan informasi awal mengenai ditemukannya jasad yang diduga adalah Ananda Eril pada sekitar jam 10.50 pagi waktu Swiss atau 11.50 WIB," kata Muliaman dalam konferensi pers secara daring, Kamis malam (9/6). Pada hari yang sama, pihak pengadilan telah memberikan kewenangan bagi keluarga Bern untuk menerima jasad Eril.  Rilis yang diterbitkan Kepolisian Bern pada Kamis menyebut bahwa pada hari Rabu pagi telah ditemukan jasad seorang pria di bendungan air Engehalde, Bern. "Pada hari Rabu, 8 Juni 2022, sesaat sebelum pukul 06.50, polisi wilayah Bern laporkan bahwa seorang pria tak bernyawa  tergeletak di air di Bendungan Engehalde di Bern," demikian laporan keterangan Polisi Bern, Kamis, 26 Mei 2022. (Yetede)

Pilihan Editor