;

Peluang Bisnis E-dagang Masih Besar

Yoga 13 Feb 2023 Kompas

JAKARTA, KOMPAS — Tutupnya sejumlah perusahaan penyedia lokapasar tidak lantas membuat bisnis e-dagang meredup. Masih terdapat peluang memperluas jejak perdagangan digital ke luar kota metropolitan. Principal di Kearney, Ishan Nahar, dalam pernyataan resmi yang dikutip hari Minggu (12/2/2023), di Jakarta, mengatakan, kota di luar metropolitan atau kota urban baru (tier 2–4) di Indonesia memiliki jumlah penduduk 230 juta jiwa, jauh lebih besar daripada jumlah penduduk kota tier 1 yang hanya sekitar 40 juta jiwa. Populasi penduduk yang lebih besar akan dapat menciptakan basis pelanggan yang lebih luas bagi perusahaan teknologi e-dagang. Sementara itu, baru sekitar 30 persen dari 60 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan solusi digital untuk aktivitas bisnis ataupun perdagangan mereka. ”Para pelaku aplikasi super di bidang e-dagang sebenarnya telah membangun platform untuk UMKM. Namun, kami melihat masih terbuka peluang bagi mereka memperluas layanan ke seluruh rantai operasi UMKM. Di samping itu, kami juga mengamati masih ada ruang bagi mereka guna membantu meningkatkan pelatihan kompetensi digital untuk pelaku UMKM,” ujar Ishan. (Yoga)

Semakin Ramai Perbincangan Soal Kerja di Media Sosial

Yoga 13 Feb 2023 Kompas

Angkatan kerja muda kian jamak membincangkan persoalan ketenagakerjaan di media sosial. Fenomena ini diyakini menandakan makin bertumbuhnya kesadaran hak pekerja. Selain itu, juga jadi cara untuk mendorong pemerintah lebih memperhatikan implementasi hukum ketenagakerjaan. Pekan lalu, muncul video viral ”Pabrik Elit Bayar Lembur Syulit” di media sosial yang memperlihatkan seorang karyawan yang protes lantaran sudah bekerja lembur, tetapi perusahaan tidak membayar upah lembur. Video itu beredar Kamis (2/2/2023). Karyawan bersangkutan bekerja di sebuah perusahaan apparel di Grobogan, Jawa Tengah. Tidak butuh lama, Sabtu (4/2/2023), di Jakarta, Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Haiyani Rumondang memberi tanggapan. Intinya, pemerintah, melalui Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah, langsung turun memeriksa kebenaran viral itu. (Yoga)

KEUTUHAN POKOK Panen Raya, Harga Beras Ditargetkan Normal Lagi

Yoga 13 Feb 2023 Kompas

TEGAL, KOMPAS — Harga beras di sejumlah wilayah di Jawa Tengah melambung setidaknya sejak sebulan terakhir. Setelah beras hasil panen raya masuk ke pasar, diharapkan harga kembali normal. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi Jateng pada Minggu (12/2/2023), rata-rata harga beras medium Rp 10.714 per kilogram. Harga beras medium tertinggi berada di Kota Tegal, yakni Rp 12.500 per kg, dan terendah di Cilacap sebesar Rp 10.333 per kg. Rata-rata harga beras premium di Jateng tercatat Rp 11.907 per kg. Harga beras premium tertinggi di Kota Tegal Rp 14.000 per kg dan terendah di Cilacap sebesar Rp 11.167 per kg. Pemerintah dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 57 Tahun 2017 menetapkan harga eceran tertinggi (HET) beras medium di tingkat konsumen Rp 9.450-Rp 10.250 per kg dan HET beras premium di tingkat konsumen sebesar Rp 9.450-Rp 10.250 per kg. Harga itu menyesuaikan wilayah. Tingginya harga beras medium dan premium, disebut pedagang pasar, telah berlangsung sebulan terakhir. ”Sejak tahun 2000 saya jualan beras, baru kali ini harganya setinggi ini. Kalaupun naik, biasanya masih di bawah Rp 10.500 per kilogram,” kata Arifiyah (45), pedagang beras di Pasar Pagi Kota Tegal, saat dihubungi, Minggu siang. (Yoga)

Joki atau Kolaborator Ilmiah?

Yoga 13 Feb 2023 Kompas

Berita utama Kompas, 10 Februari 2023 berjudul ”Calon Guru Besar Terlibat Perjokian Karya Ilmiah” sangat menarik bagi kalangan pendidikan tinggi. Joki sebagai definisi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki tiga makna. Makna pertama adalah penunggang kuda pacuan. Makna kedua adalah pengatur lagu yang menangani mesin perekam lagu di studio. Makna ketiga adalah orang yang mengerjakan ujian untuk orang lain dengan menyamar sebagai peserta ujian yang sebenarnya dan menerima imbalan uang. (sumber KBBI Daring). Judul berita utama di atas secara konteks tampaknya merujuk pada makna ketiga. Kerja kolaborasi Visualisasi Kompas pada halaman pertama tersebut menunjukkan tujuh langkah ”modus perjokian karya ilmiah”. Meski demikian, jika kita telisik ketujuh langkah itu, sebenarnya tidak berarti perjokian dalam makna ketiga dari KBBI. (Yoga)

Mengatasi Kesenjangan Generasi, Membangun Ketahanan Kerja

Yoga 13 Feb 2023 Kompas

Baby boomers, gen X, gen Y (milenial), gen Z (centennial), dan yang paling muda saat ini, yakni gen alpha, memang selalu menjadi bahan obrolan seru, terlebih di dunia kerja. Setiap generasi membawa karakteristiknya sendiri. Generasi baby boomers misalnya membawa stereotipe kaku, pelan, mengutamakan hierarki dan birokrasi serta tidak paham teknologi tetapi punya loyalitas tinggi. Karakteristik tersebut dianggap berkebalikan dengan generasi milenial, bahkan centennial. Generasi milenial dan centennial yang hidup di era smartphone serta internet dianggap sangat paham teknologi, tetapi kurang memberi perhatian terhadap hal bersifat detail. Generasi ini menyimpan segala informasi yang bertumpu pada teknologi. Mereka menganggap semua informasi bisa diorgani-sasi dan diatur melalui teknologi, tak perlu susah payah mengingatnya. Loyalitas generasi milenial dan centennial juga dianggap rendah. Menurut data Indonesia Millennial Report 2019, rentang waktu 2-3 tahun adalah waktu ideal bagi milenial bekerja dalam sebuah organisasi. (Yoga)

283 BLK Komunitas Dinyatakan Mandiri

Yoga 13 Feb 2023 Kompas

JAKARTA, KOMPAS — Sepanjang tahun 2017–2022, Kementerian Ketenagakerjaan mencatat telah terbentuk 3.757 balai latihan kerja komunitas atau BLKK. Dari jumlah itu, sebanyak 283 masuk klasifikasi BLKK mandiri. BLKK diharapkan semakin terintegrasi dengan dunia usaha atau industri sehingga bisa berkembang secara optimal. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengklasifikasikan BLKK menjadi tiga, yaitu tumbuh, berkembang, dan mandiri. Klasifikasi tumbuh artinya BLKK sudah bisa menyelenggarakan pelatihan dengan baik. Sementara klasifikasi berkembang berarti BLKK dapat memberikan pelatihan, menjalin kemitraan untuk pendanaan pelatihan, dan pemberdayaan alumni. Sementara klasifikasi mandiri berarti BLKK telah sampai pada tahap mampu menghidupi lembaganya dan memproduksi barang atau jasa. BLKK boleh didirikan oleh komunitas serikat pekerja atau buruh dan pemberdayaan alumni. (Yoga)

TERTATIH KEBIJAKAN PENGHILIRAN

Hairul Rizal 13 Feb 2023 Bisnis Indonesia (H)

Arah kebijakan penghiliran di Indonesia, masih menyisakan sejumlah persoalan klasik. Keterbatasan industri manufaktur yang menjadi penghubung antara hulu dan hilir, butuh solusi konkret untuk dipenuhi. Dengan ketersediaan bahan baku yang memadai, kebijakan penghiliran mestinya dapat meningkatkan daya saing dan berkontribusi optimal bagi perekonomian dalam negeri. Apalagi, sejak kebijakan penghiliran beberapa komoditas tambang dijalankan, nilai ekonomi yang diperoleh negara meningkat tajam.

Jokowi Luncurkan Kartu Tani Digital dan Serahkan KUR BSI di Aceh

Hairul Rizal 13 Feb 2023 Bisnis Indonesia (H)

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyerahkan pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) tahun 2023, sekaligus meluncurkan Kartu Tani Digital untuk pupuk bersubsidi di Kabupaten Aceh Utara. Penyerahan KUR dan peluncuran Kartu Tani Digital bertujuan untuk meningkatkan perekonomian di Aceh. KUR disalurkan via PT Bank Syariah Indonesia Tbk senilai Rp3 triliun. Turut hadir pada kesempatan tersebut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Pj. Gubernur Aceh Achmad Marzuki dan Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) Hery Gunardi.Jokowi mengatakan penyediaan pembiayaan KUR senilai Rp3 triliun merupakan angka yang besar untuk meningkatkan perekonomian di Provinsi Aceh. “Ekonomi akan tumbuh kalau sebuah negara, atau sebuah provinsi atau sebuah daerah itu peredaran uangnya makin banyak. Sehingga kalau tadi dijatah oleh Pak Dirut Rp3 triliun itu akan mentrigger, memperkuat, mengembangkan ekonomi di Aceh,” kata Jokowi, Minggu(12/2/2023). Sementara itu Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan peluncuran Kartu Tani Digital ini sejalan dengan arahan Presiden Jokowi untuk pemerataan ekonomi yang berkeadilan di seluruh Indonesia.

PETA JALAN PERTAMBANGAN : TEROMBANG AMBING PENGHILIRAN TAMBANG

Hairul Rizal 13 Feb 2023 Bisnis Indonesia

Entah sudah berapa kali, Presiden Joko Widodo dalam setiap sambutan di depan umum, menyinggung soal penghiliran. Ketika menghadiri Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan pada Senin (6/2), Kepala Negara bicara soal penghiliran industri laut. Lima hari sebelumnya, bicara di depan para investor yang menghadiri ajang Mandiri Investment Forum, Presiden Jokowi menyinggung soal penghiliran industri pertambangan. Menurut Presiden, kebijakan penghiliran tambang yang dilakukan pemerintah membuahkan hasil. Dia mencontohkan, larangan ekspor nikel sejak Januari 2020 yang diikuti dengan penghiliran produk nikel di Tanah Air, mendorong nilai ekspor nikel dari US$1,1 miliar menjadi US$30 miliar—US$33 miliar pada 2022. Presiden juga meminta dukungan dari semua pihak, termasuk pelaku industri keuangan untuk mendukung arah penghiliran yang disusun pemerintah. Nikel merupakan satu dari empat komoditas utama penghiliran di industri tambang. Dalam kerangka penghiliran industri berbasis mineral tambang milik Kementerian Perindustrian (Kemenperin), empat komoditas utama penghiliran selain nikel yakni besi baja, aluminium, dan tembaga. Dalam roadmap penghiliran milik Kemenperin 2016—2025, tergambar di komoditas baja, misalnya, industri manufaktur untuk pengolahan produk slab, strip, roof, dan tube, belum tersedia di dalam negeri. Untuk komoditas nikel, pembangunan sarana pemurnian dapat memotong rantai produksi pengolahan. Namun, produk lanjutannya seperti baterai, nickel alloy, atau stainless steel billet, juga belum ada di Tanah Air.

KEBUTUHAN BAHAN BAKU : Kapasitas Lokal Kerap Terganjal

Hairul Rizal 13 Feb 2023 Bisnis Indonesia

Selisih antara kapasitas produksi di dalam negeri dengan permintaan terhadap produk hasil tambang, sering membayangi pelaku industri. Alhasil, satu cara yang dipakai untuk menutup kebutuhan dalam negeri dilakukan lewat impor. Kendati Indonesia memiliki bahan baku utama untuk sejumlah komoditas tambang, nyatanya beberapa produks belum dapat dipenuhi dari dalam negeri. Direktur of Corporate Affairs PT Gunung Raja Paksi Tbk. Fedaus mengatakan bahwa kebutuhan impor perseroan sebagian besar berupa bahan mentah yang dibutuhkan untuk kegiatan produksi seperti besi scrap, Hot Briquette Iron (HBI) sebagai bahan baku proses steel making, dan lainnya. Emiten berkode saham GGRP itu memproduksi lembaran baja yang terdiri dari pelat dan gulungan baja. “Kami tidak impor produk baja jadi. Kami impor adalah produk baja semi jadi seperti Hot Rolled Coil atau HRC dengan ketebalan tertentu. Bahan ini kami pakai lagi untuk rolling menjadi Cold Rolled Coil atau CRC maupun jenis pipa, dan lainnya,” katanya, Jumat (10/2). Berdasarkan data Indonesia Iron and Steel Industry Association (IISIA), produksi dalam negeri untuk bahan baku baja memang belum optimal. Kondisi tersebut lantaran mesin produksi baja sudah lama sehingga hasil jadinya belum terlalu masif.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Voksel Electric Tbk. (VOKS) Sachje Amalia Siddharta mengatakan secara prinsip perseroan mengutamakan pembelian bahan baku dari domestik. Jika pasokan tidak mencukupi, katanya impor menjadi pilihan untuk memasok bahan baku. Direktur Utama PT Timah Tbk. (TINS) Achmad Ardianto meyakini prospek ekspor produk pertambangan masih cukup baik karena merupakan sumber daya yang tidak dapat diperbarui. Ketua Umum Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Subandi menjelaskan produksi bahan baku untuk sejumlah industri dalam negeri masih belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan industri secara keseluruhan. Dia mencontohkan seperti besi baja, baja paduan, dan produk turunannya. Dengan demikian, kondisi tersebut yang memacu industri selain membeli produk lokal tetapi juga membeli dari luar negeri. Alasan lainnya karena spesifikasi barang yang dibutuhkan terbatas di dalam negeri sehingga harus antre cukup lama, sementara itu pasar di luar negeri lebih tersedia dan mudah didapat.

Pilihan Editor