Kategori
Ekonomi
( 40733 )Empat Sektor Digital Diproyeksi Tumbuh Pesat hingga 2020
22 Jan 2019
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro menyebutkan, ada empat sektor digital yang berkembang pesat di Indonesia yakni financial technology (fintech); e-commerce; on-demand services; dan, Internet of Things (IoT).
Perkembangan keempatnya diperkirakan akan terus berlanjut hingga 2020. "Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia hingga saat ini. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai US$ 130 miliar pada 2020," ujarnya dalam acara GovPay GovNext di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Selasa (22/1).
Proyeksi itu pun baru mengukur potensi dari e-commerce. Data Asosiasi E- Commerce Indonesia (idEA) menyebutkan, potensi transaksi di Indonesia terus meningkat dari US$ 8 miliar di 2013 menjadi US$ 20 miliar pada 2016, dan diproyeksi mencapai US$ 130 miliar atau sekitar Rp 1.700 triliun pada 2020.
Menurut laporan Google dan Temasek, ekonomi digital Indonesia diprediksi akan tumbuh tiga kali lipat menjadi US$ 240 miliar pada 2025. "Ini potensi yang luar biasa untuk meningkatkan taraf hidup sekitar 30 juta penduduk Indonesia di bidang e-commerce," ujarnya.
Pengusaha Tagih Insentif Pajak
22 Jan 2019
Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) menilai tersendatnya rencana pembebasan bea masuk dan pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap komponen pembuatan kapal dapat menghambat pertumbuhan industri galangan kapal. Menurut Eddy Kurniawan, Ketua Umum Iperindo, permohonan tersebut saat ini terganjal di Biro Hukum Kementerian Perindustrian karena masih tersendat tidak adanya titik temu dari pemilihan jenis komponen yang dibebaskan perlakuannya. Jika hal ini terus dibiarkan maka tentu akan makin memperburuk kondisi industri galangan kapal dalam negeri yang tengah lesu.
Skema Delivery Duty Paid Beri Kepastian
22 Jan 2019
DJBC menyebut bahwa implementasi PMK.210/PMK.010/2018 yang mengatur tentang kebijakan perpajakan bagi e-commerce memudahkan bagi pelaku usaha. Dalam ketentuan tersebut terdapat kewajiban bagi penyedia plaform marketplace untuk menggunakan skema delivery duty paid (DDP). DDP sendiri diartikan sebagai penyerahan dilakukan di negara yang melakukan impor, tetapi bea masuk sudah dibayar dan diselesaikan, dengan begitu penjual wajib memikul semua biaya dan risiko sampai dengan barang tiba di tujuan. Maka dari itu, Pemerintah akan mendapatkan kepastian dari aspek pajak. Penyedia platform e-commerce wajib menyediakan skema DDP tersebut. Jika tidak menyediakan skema DDP maka, Kepala Kantor Kepabeanan dapat mencabut persetujuan pendaftaran penyedia platform marketplace.
Bisnis Jasa Mengganggu Laju Industri Manufaktur
21 Jan 2019
BPS mencatat nilai ekspor 2018 US$ 180,06 miliar dan impor US$ 188,63 miliar, sehingga neraca perdagangan defisit US$ 8,75 miliar. Impor barang konsumsi melonjak 20,03%, bahan baku naik 20,06%, dan barang modal 19,54%. Sayangnya, laju pertumbuhan impor bahan baku dan barang modal tidak paralel dengan pertumbuhan industri manufaktur. Salah satu penyebabnya adalah perubahan pola konsumsi masyarakat. Di sisi lain, industri jasa sedang tumbuh.
Semestinya pemerintah bisa mendorong masuknya investasi yang bergerak pada industri bahan baku dan barang modal. Untuk tahun 2019, pemerintah fokus pada peningkatan daya saing, salah satunya dengan perbaikan usaha melalui OSS, insentif perpajakan dan pengembangan program vokasi untuk jangka pendek. Untuk jangka panjang, perbaikan prosedur untuk mengurangi biaya ekspor, memilij komoditas sektor unggulan, melanjutkan pembangunan infrastruktur dan pengembangan SDM tetap akan diupayakan pemerintah.
Semestinya pemerintah bisa mendorong masuknya investasi yang bergerak pada industri bahan baku dan barang modal. Untuk tahun 2019, pemerintah fokus pada peningkatan daya saing, salah satunya dengan perbaikan usaha melalui OSS, insentif perpajakan dan pengembangan program vokasi untuk jangka pendek. Untuk jangka panjang, perbaikan prosedur untuk mengurangi biaya ekspor, memilij komoditas sektor unggulan, melanjutkan pembangunan infrastruktur dan pengembangan SDM tetap akan diupayakan pemerintah.
Otomotif Terdongkrak Beleid DP 0%
21 Jan 2019
Penjualan kendaraan roda empat tumbuh 7% pada 2018. Analis memperkirakan penjualan otomotif tahun ini tumbuh berkat kebijakan DP 0%. Namun demikian, beberapa analis memprediksi produsen mobil akan mengerek harga jual produknya.
Layar Bioskop Semakin Jauh Membentang
21 Jan 2019
Industri film semakin berkembang seiring lepasnya film dari daftar negatif investasi sesuai revisi Perpres 44/2016. Tahun ini Bekraf memproyeksikan penambahan 2.400 layar. Data per 12 September 2018 sebanyak 681 layar dengan total 312 bioskop. Pemain industri bioskop terus berkspansi, seperti PT Graha Layar Prima (BLTZ), CGV Cinemas, FLIX Cinema, dan Lotte Sinema.
Penyaluran Pinjaman Fintech Mencapai Rp 22,67 T
21 Jan 2019
Sepanjang 2018, tekfin menyalurkan pinjaman mencapai Rp22,67 triliun atau naik 784% yoy. Data OJK menunjukkan terdapat 88 tekfin terdaftar dan berizin per 21 Desember 2018, naik dibandingkan 24 tekfin pada akhir 2017. Pangsa pasarnya mencakup UMKM, dari sektor hulu hingga hilir. Model seperti ini dapat mematahkan peran tengkulak dan pialang.
Untuk tahun 2019, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menargetkan penyaluran kredit mencapai Rp 40 triliun. Untuk mencapai target tersebut, AFPI akan meningkatkan kolaborasi dengan industri perbankan, melakukan ekspansi pasar dan produk.
Untuk tahun 2019, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menargetkan penyaluran kredit mencapai Rp 40 triliun. Untuk mencapai target tersebut, AFPI akan meningkatkan kolaborasi dengan industri perbankan, melakukan ekspansi pasar dan produk.
[Kripto] Melaju Tinggi saat yang Lain Melesu
21 Jan 2019
Diam-diam, harga Tron (TRX) terus melesat. Harganya sempat mencapai level tertinggi di US$ 0,034225. Sementara itu, kripto lain seperti Bitcoin (BTC), Ripple (XRP), dan Ethereum (ETH) nilainya anjlok cukup tajam.
TRX diciptakan untuk memecahkan masalah kontrol konten oleh perusahaan raksasa seperti Google, Toutube, Apple, Spotify, dan lainnya. Jika Anda seorang pencipta konten yang ingin menghasilkan uang melalui internet, Anda harus melalui 'perantara' yang dilakoni oleh perusahaan raksasa tersebut. Pihak 'perantara' tadi sekaligus mengambil sebagian keuntungan yang diperoleh berdasarkan jumlah klik, banyaknya like, menonton atau mendengar. Platform tersebut memiliki kontrol penuh atas berapa banyak bayaran yang diterima pembuat konten. Mereka juga wewenang untuk menyensor apa yang diciptakan pembuat konten.
Nah, Tron berupaya menghilangkan 'perantara' dan mengembalikan semua potensi penghasilan ke pencipta konten. Ini berarti ketika pengguna protokol Tron membuat konten, misalnya video, mereka dapat mengunggahnya langsung ke blockchain Tron dan mendapatkan bayaran berdasarkan seberapa viral video tersebut. Pemilik konten menerima kompensasi berdasarkan view, like, dan tepuk tangan tanpa terkena potongan dari perusahaan besar seperti Youtube.
TRX diciptakan untuk memecahkan masalah kontrol konten oleh perusahaan raksasa seperti Google, Toutube, Apple, Spotify, dan lainnya. Jika Anda seorang pencipta konten yang ingin menghasilkan uang melalui internet, Anda harus melalui 'perantara' yang dilakoni oleh perusahaan raksasa tersebut. Pihak 'perantara' tadi sekaligus mengambil sebagian keuntungan yang diperoleh berdasarkan jumlah klik, banyaknya like, menonton atau mendengar. Platform tersebut memiliki kontrol penuh atas berapa banyak bayaran yang diterima pembuat konten. Mereka juga wewenang untuk menyensor apa yang diciptakan pembuat konten.
Nah, Tron berupaya menghilangkan 'perantara' dan mengembalikan semua potensi penghasilan ke pencipta konten. Ini berarti ketika pengguna protokol Tron membuat konten, misalnya video, mereka dapat mengunggahnya langsung ke blockchain Tron dan mendapatkan bayaran berdasarkan seberapa viral video tersebut. Pemilik konten menerima kompensasi berdasarkan view, like, dan tepuk tangan tanpa terkena potongan dari perusahaan besar seperti Youtube.
Tarif Kejutan yang Bikin Geram
21 Jan 2019
Ketua INACA menganggap kenaikan harga tiket adalah hal wajar. Namun demikian, Ketua Pengurus Harian YLKI mengatakan bahwa kenaikan tarif pesawat saat ini tidak memperhatikan psikologis konsumen.
Direktur Utama Garuda Indonesia mengungkapkan, awalnya pihaknya ingin menyehatkan keuangan Garuda dengan menaikkan harga tiket. Hal itulah yang kemudia diikuti maskapai-maskapai lainnya. Biaya operasional dipengaruhi biaya bahan bakar. Ketika bahan bakar naik 50% biaya operasional penerbangan bisa naik 20%.
Untuk menyiasati harga avtur yang fluktuatif, dilakukan dengan dua cara. Pertama, efisiensi operasional melalui hedging bahan bakar dan efisiensi utilisasi pesawat. Kedua, melakukan inovasi, seperti kemudahan booking dan checking agar orang tertarik terbang bersama maskapai tersebut. Penjualan ruang iklan juga memungkinkan maskapai memperoleh penghasilan tambahan.
Anggota INACA sepakat bakal menurunkan tarif hingga 30%. Namun mereka meminta kompensasi berupa penurunan harga avtur sekitar 10% dari Pertamina. Hanya saja, masih banyak pengguna jasa penerbangan yang belum merasakan penurunan tarif. Di media sosial, banyak yang menyebut, penurunan tidak sampai 30%.
Direktur Utama Garuda Indonesia mengungkapkan, awalnya pihaknya ingin menyehatkan keuangan Garuda dengan menaikkan harga tiket. Hal itulah yang kemudia diikuti maskapai-maskapai lainnya. Biaya operasional dipengaruhi biaya bahan bakar. Ketika bahan bakar naik 50% biaya operasional penerbangan bisa naik 20%.
Untuk menyiasati harga avtur yang fluktuatif, dilakukan dengan dua cara. Pertama, efisiensi operasional melalui hedging bahan bakar dan efisiensi utilisasi pesawat. Kedua, melakukan inovasi, seperti kemudahan booking dan checking agar orang tertarik terbang bersama maskapai tersebut. Penjualan ruang iklan juga memungkinkan maskapai memperoleh penghasilan tambahan.
Anggota INACA sepakat bakal menurunkan tarif hingga 30%. Namun mereka meminta kompensasi berupa penurunan harga avtur sekitar 10% dari Pertamina. Hanya saja, masih banyak pengguna jasa penerbangan yang belum merasakan penurunan tarif. Di media sosial, banyak yang menyebut, penurunan tidak sampai 30%.
Bank Syariah Kian Agresif Gaet Tekfin
21 Jan 2019
Sejumlah bank syariah semakin agresif menjajaki peluang kerjasama dengan pelaku bisnis teknologi finansial untuk meningkatkan ekspansi pembiayaan serta memperluas basis nasabah. OJK tengah merancang dua skema kerja sama bank syariah dengan perusahaan tekfin untuk meningkatkan daya saing bank syariah. Pertama, kerja sama dengan skema shadow investor (investor bayangan). Dalam skema tersebut, bank syariah dengan perusahaan tekfin kepada investor. Namun, dalam penawaran tersebut tidak diberitahukan kepada investor bahwa proyek pembiayaan tersebut dimotori oleh bank syariah. Kedua, OJK membuat skema outsourcing platform yang merupakan kerjasama antara bank syariah dengan perusahaan tekfin. Hampir mirip dengan skema pertama, perbedaanya hanya terletak pada informasi yang lebih terbuka kepada investor mengenai bank syariah sebagai promotor pembiayaan. Pola kerja sama antara bank syariah dengan perusahaan tekfin terus berkembang dan menjangkau berbagai lini bisnis.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023






