Teknologi
( 1206 )Transaksi e-commerce Bisa Dua Kali Lipat
Transaksi digital, terutama e-commerce terus melaju. Gubernur BI Perry Warjiyo membeberkan total nilai transaksi e-commerce terus meningkat pada tahun ini seiring dengan adanya pandemi yang membelenggu aktivitas masyarakat. Hal ini sejalan dengan data yang diterima KONTAN dari bank sentral.
Total nilai transaksi di 4 portal marketplace di Indonesia pada Agustus 2020 tercatat Rp 21,95 triliun atau naik 4,77% mom dari bulan sebelumnya yang sebesar Rp 20,95 triliun.
Sedangkan total nilai transaksi perdagangan barang dari bulan Januari 2020 hingga Agustus 2020, sebesar Rp 157,31 triliun, atau sudah mendekati total nilai transaksi marketplace di sepanjang tahun 2019 yang sebesar Rp 205,5 triliun.
“Perkiraan kami, akan berada di Rp 429 triliun hingga akhir tahun 2020 ini. Sejalan dengan kenaikan transaksi e-commerce, transaksi digital banking dan transaksi uang elektronik juga meningkat,” kata Perry, Rabu (21/10).
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira melihat, peningkatan nilai transaksi di marketplace ini disebabkan oleh semakin bergantungnya masyarakat terhadap belanja secara online. “Selain itu, masyarakat juga nampak nyaman untuk berbelanja online, katanya ke KONTAN,“ Rabu (21/10).
Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy dan Bhima memprediksi transaksi marketplace akan semakin meningkat secara gradual. Puncak peningkatan diperkirakan terjadi pada bulan Desember 2020 karena ada momen Natal dan Tahun Baru.
Andalkan KuLo Antar Jemput Barang Masa Pandemi
Platform market place asli Kota Batu, tukunuku.com melebarkan jasa pelayanannya dengan menghadirkan KuLo atau Kurir Lokal. KuLo merupakan jasa antar jemput barang bagi orang-orang yang melakukan transaksi jual beli online di Kota Batu.
Research and Development tukunuku. com, Ifan Desprantika menjelaskan, KuLo sengaja dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen ketika Pandemi Covid-19 melanda Kota Batu, KuLo yang merupakan bagian dari tukunuku.com dibentuk agar para pelaku usaha bisa tetap menjalankan bisnisnya. “Di tukunuku.com ada sekitar 80 mitra yang bergabung, Sebagian besar adalah produksi makanan atau minuman, “ ujar lfan.
Suci Puspitasari, seorang pelaku usaha rengginang di Kota Batu mengaku terbantu dengan hadirnya KuLo. Produknya yang bernama Rengginang Cici tetap terjual. Selain tarif yang relatif murah, KuLo juga dinilainya sangat responsif. “Awalnya dari Instagram. Teman saya mengunggah status dan menandai KuLo, Katanya, itu paling murah di Kota Batu. Maka saya coba sejak tiga bulan lalu,” terangnya, Rabu (21/10).
Bisnis e-Commerce Tumbuh Pesat
Terbatasnya ruang gerak masyarakat selama pandemi Covid-19, mengakibatkan banyak orang memenuhi kebutuhannya dengan melakukan transaksi secara digital melalui platform e-commerce. Pada semester 1-2020 terjadi kenaikan transaksi e-commerce sebanyak dua kali lipat dibandingkan periode yang sama pada 2019.
“Pertumbuhan e-commerce sangat pesat tumbuh dan pada awal masuk ke Indonesia, sempat diragukan konsumen, seiring perjalanan waktu kepercayaan terhadap e-commerce terus membaik,” kata Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi saat jadi narasumber pada acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2020 secara virtual, Rabu (21/10).
Tak heran, lanjut Inarno, Indonesia kini merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan e-commerce terbesar dunia. “Pasar Indonesia akan terus meningkat dengan bertambahnya jumlah pengusaha, pelaku UMKM, start up dan perubahan pelaku konsumen Indonesia dari belanja fisik ke online,” terangnya.
William Tanuwijaya, Founder Tokopedia, salah satu marketplace besar di Indonesia tak menampik adanya kenaikan transaksi digital dilakukan masyarakat selama masa pandemi. Transaksi digital menggunakan platform e-Commerce pun dinilai sangat membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). “Perusahaan di tingkat desa misalnya, bisa menjadi perusahaan nasional karena tak ada nya lagi keterbatasan akses pasar,” kata William.
Pemkab Langkat Miliki E-Pasar Berisi Informasi Produk-produk UMKM
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Langkat menggelar rapat evaluasi gerakan menuju Smart City tahun 2020 di ruang rapat Sekdakab Langkat Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (19/10). “Salah satu program unggulan dari Smart City kita adalah E-Pasar yang merupakan aplikasi dan web yang berisikan informasi tentang produk-produk UMKM masyarakat Langkat,” ujarnya.
Selain itu, Syahmadi menambahkan, di dalam E-Pasar tidak hanya produk kerajinan UMKM saja yang ditampilkan, tetapi destinasi wisata juga ditampilkan, yang menjadi salah satu program unggulan di Langkat. Syahmadi mengingatkan OPD di lingkungan Pemkab Langkat, agar aktif membantu pengisian kuisioner dan evaluasi Quick Win sebagai bahan evaluasi capaian 100 smart city di Kabupaten Langkat.
Industri MICE di Indonesia dan UMKM Nasional : Jembatan Virtual Perdagangan
WTO memperkirakan pertumbuhan volume perdagangan dunia pada 2020 akan turun 9,2 persen. Proyeksi ini lebih baik dibandingkan dengan perkiraan pada April lalu yang menyebut volume perdagangan global akan tumbuh minus 12,9 persen. WTO juga memprediksi, pada 2021 perdagangan global tumbuh 7,2 persen. Proyeksi ini lebih rendah ketimbang April lalu yang diprediksi tumbuh 21,3 persen.
Tak hanya sektor perdagangan, salah satu jembatan konvensional sektor ini, yaitu industri jasa pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran (MICE), juga ambrol.
Di Indonesia, misalnya, Indonesia Event Industry Council (Ivendo) memperkirakan, estimasi kerugian dari 1.218 penyelenggara jasa MICE akibat pandemi Covid-19 Rp 2,69 triliun-Rp 6,94 triliun. Sekitar 96,43 persen acara di 17 provinsi ditunda dan 84,2 persen acara lainnya dibatalkan. Tak ketinggalan, sekitar 90.000 pekerja sektor tersebut juga kehilangan pekerjaan.
Data Global Economics Significants Business Events 2018 menyebutkan, kontribusi industri MICE di Indonesia sebesar 3,9 miliar dollar AS terhadap PDB nasional. Nilai itu memosisikan Indonesia pada peringkat ke-17 dari 50 negara.
Berbagai pameran virtual digelar tahun ini, seperti Indonesia Franchise, License and Business Concept Expo and Conference (IFRA),TradeExpo Indonesia-Virtual Event (TEIVE), Pertamina SMEXPO, Indonesia Property Expo, Mobil123 DRIVE Virtual Expo, dan Karya Kreatif Indonesia (KKI) Virtual yang digelar Bank Indonesia (BI).
Ajang pameran virtual UMKM binaan PT Pertamina (Persero) atau Pertamina SMEXPO 2020 yang digelar pada 9-11 September 2020, misalnya, didominasi pembeli dari luar negeri. Pameran dengan transaksi Rp 9,3 miliar ini didominasi pengunjung dari AS, Singapura, Malaysia, Australia, Belanda, Arab Saudi, Jepang, dan Taiwan.
Sementara itu, dalam pameran KKI 2020 Virtual Seri I pada 28-30 Agustus 2020, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meraih omzet Rp 4,86 miliar. Dalam pameran yang dimotori BI itu digelar pertemuan bisnis antara 31 pelaku UMKM dan 16 pembeli potensial dari Singapura, Italia, Korea Selatan, Jepang, China, dan Australia, serta agregator dari Indonesia.
BI mencatat, selama periode setelah KKI 2019 hingga KKI 2020 Virtual Seri I, nilai kesepakatan bisnis (penjualan ekspor, pembiayaan, dan penjualan melalui e-dagang) meningkat 54 persen daripada periode sebelumnya.
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki mengatakan, pameran virtual merupakan ajang bisnis digital yang dapat membantu UMKM di kala pandemi. Melalui pameran virtual, UMKM bisa terdorong untuk bangkit dan produktif menangkap peluang.
Pemerintah, lanjut Teten, telah menyediakan ruang pelatihan transformasi digital koperasi dan UMKM, yaitu portal IDXCOOP untuk koperasi dan situs
Temukan Celah Keamanan, Apple Hadiahi Para Peretas Rp 4,2 Miliar
Satu grup ”ethical hacker” atau peretas etis menghabiskan waktu tiga bulan untuk menemukan celah keamanan pada jaringan teknologi informasi milik Apple. Sebanyak 55 lubang atau celah keamanan pun ditemukan. Apple menghadiahi kelompok peretas etis ini uang sebesar 288.500 dollar AS atau sekitar Rp 4,2 miliar.
Sejumlah celah keamanan ini tergolong critical, salah satunya adalah pencurian data dari layanan penyimpanan awan iCloud melalui surel yang berisi kode pemrograman khusus. Celah keamanan lain memungkinkan peretas mengambil alih akun milik Apple di sebuah aplikasi industri. Melalui akun tersebut, peretas akan dapat mengganggu sistem inventarisasi barang industri milik Apple.
Penemuan celah keamanan ini adalah hasil kerja lima peretas asal Amerika Serikat, yakni Sam Curry, Brett Buerhaus, Ben Sadeghipour, Samuel Erb, dan Tanner Barnes, selama tiga bulan, 6 Juli hingga 6 Oktober lalu.
Melalui unggahan blognya pada Rabu (7/10/2020) pekan lalu, Curry merinci sebagian celah keamanan yang dia dan kelompoknya temukan. Dari total 55 celah keamanan yang ditemukan, 11 digolongkan sebagai tingkat critical, 29 tingkat tinggi, 13 tingkat menengah, dan 2 tingkat rendah.
Principal security strategist dari firma keamanan siber Synopsys Cybersecurity Research Center Tim Mackey mengatakan, melihat besarnya infrastruktur jaringan tersebut, tidak heran bahwa terdapat sejumlah celah keamanan. Menurut dia, hal ini justru menunjukkan bagaimana Apple sejauh ini bisa sukses memelihara sistemnya yang begitu besar.
Telkomsel-ShopeePay Perluas Layanan
Dompet digital mengintegrasikan sistemnya ke berbagai jasa atau layanan yang ditawarkan pelaku usaha lain. Integrasi sistem diwujudkan ShopeePay dan Telkomsel melalui kolaborasi MyTelkomsel yang diumumkan Rabu (7/10/2020). Pengguna myTelkomsel dapat membayar pembelian pulsa atau paket data menggunakan dompet digital ShopeePay.
Menurut Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay Indonesia Eka Nilam, integrasi dengan Telkomsel diharapkan dapat meningkatkan penggunaan ShopeePay. Adapun GM Digital Product and Services Management Telkomsel Awaluddin Subarkat menyebutkan, penjajakan kerjasama dimulai sejak 2020, Telkomsel membuka peluang integrasi dengan teknologi finansial pembayaran lain khususnya yang menyediakan fitur bayar nanti.
Telkomsel-ShopeePay Perluas Layanan
Integrasi sistem dompet digital diwujudkan ShopeePay dan Telkomsel melalui kolaborasi MyTelkomsel, yang diumumkan Rabu (7/10/2020). Pengguna MyTelkomsel dapat membayar pembelian pulsa atau paket data menggunakan dompet digital ShopeePay.
Menurut Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay Indonesia Eka Nilam, integrasi dengan Telkomsel diharapkan dapat meningkatkan penggunaan ShopeePay.
Adapun GM Digital Product and Service Management Telkomsel Awalludin Subarkat menyebutkan, penjajakan kerja sama dimulai sejak 2020. “Telkomsel membuka peluang integrasi dengan teknologi finansial pembayaran lain, khususnya yang menyediakan fitur bayar nanti,” kata Awalludin.
Pengunduhan Aplikasi di Indonesia Meningkat
Criteo, perusahaan teknologi global, melalui hasil risetnya, mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan jumlah pengunduhan aplikasi untuk berbelanja, komunikasi, dan hiburan di Indonesia selama pandemic Covid-19. Sebanyak 49% konsumen Indonesia mengaku telah mengunduh setidaknya satu aplikasi belanja ritel, makanan, atau toko bahan makanan/alcohol selama puncak wabah Covid-19. Selain itu, hampir tiga dari 10 responden mengatakan telah mengunduh aplikasi belanja ritel baru dalam beberapa minggu terakhir. “ Kata Direktur Komersial untuk konsumen skala besar, Asia Tenggara di Criteo, Pauline Lemaire, dalam keterangannya, Senin ( 5/10 ).
Menurut dia, Criteo melihat bahwa hal tersebut dapat terus menjadi tren, bahkan, pada tahap pemulihan setelah lockdown sekalipun. Alasannya, konsumen telah terlanjur merasakan dan menikmati manfaat penggunaan aplikasi. Selain aplikasi belanja, sekitar 56% konsumen di Indonesia ia mengaku sudah mengunduh aplikasi jejaring/media sosial selama periode pemutus penyebaran Covid-19. Responden mangaku, jejaring sosial merupakan aplikasi yang paling banyak diunduh sebelum masa pandemi Covid-19, kemudian diikuti oleh podcast, music dan audio, serta game.
Sementara itu, selama pandemi Covid-19, penggunaan aplikasi untuk jejaring sosial mencapai 70% podcast, music dan audio sebesar 51%, dan game 41%, atau mengalami peningkatan tertinggi. Selain kategori di atas, ada aplikasi yang paling banyak digunakan, termasuk aplikasi pengiriman makanan sebesar 44%, pengiriman bahan makanan 35%, dan aplikasi belanja ritel 34%. Pengguna juga banyak menggunakan untuk aplikasi Pendidikan sebesar 20%, konferensi video dan produktivitas 31%, keuangan 32%, serta aplikasi pereda stres 28%. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pengunduhan aplikasi ditengah pandemi Covid-19. Beberapa diantaranya iklan di jejaring sosial dan televisi yang mencapai 55% dan rekomendasi teman, atau keluarga 44%. Hal tersebut terjadi terutama pada aplikasi hiburan sebesar 43% dan aplikasi belanja 36%. Sebab, mereka memiliki preferensi yang lebih tinggi untuk penggunaan aplikasi, seperti yang diamati pada sebagian besar kategori produk, bahkan, sebelum pandemi Covid-19.
Dana Ratusan Miliar Demi Program Migrasi TV Digital
Pemerintah menghidupkan kembali rencana migrasi televisi analog ke digital. Untuk memuluskan program itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika akan membagikan secara gratis 6,7 juta set top box (STB) kepada warga tak mampu.
Pemerintah sudah mengalokasikan dana pengadaan STB sebanyak 6,7 juta, yakni senilai Rp 100.000 per STB atau total Rp 670 miliar. Pemerintah juga memasukkan kewajiban migrasi TV digital dalam RUU Cipta Kerja bidang pos, telekomunikasi dan penyiaran.
Ketua Umum Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI) Ali Subroto menyebutkan, produsen STB di Indonesia meliputi Akari, Polytron, Venus dan Maxtron. “Jika STB diperlukan, tentu keempat produsen ini bisa memasok untuk penuhi kebutuhan,” ungkap dia, kemarin.
Namun Ali menilai pemerintah terlambat menjalani program ini. “Kebutuhan set top box sudah berkurang lantaran masyarakat mampu membeli TV LED digital dengan harga terjangkau,” kata dia.
Senior Manager Business Development Polytron Joegianto bilang, Polytron sudah memasarkan produk set top box tiga tahun lalu, dengan harga Rp 300.000 - Rp 400.000, tergantung penjual di ritel.
Peneliti Indef, Bhima Yudhistira menilai, program ini tak terlalu penting karena warga miskin saat ini butuh makan dan kesehatan. Apalagi, tak semua wilayah di Indonesia punya akses sinyal untuk televisi. Dia khawatir, perangkat malah mubazir karena tidak terpakai.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









