;

Mendulang Rupiah dari Tali Meiwa

02 Mar 2021 Sriwijaya Post
Mendulang Rupiah dari Tali Meiwa

Lokasinya persis berada di pinggir perairan Sungai Musi. Mereka mayoritas adalah para ibu rumah tangga, yang mengisi keseharian mereka untuk mencari penghasilan melalui kecakapan gerakan tangan dalam menganyam tali meiwa. Produk yang dihasilkan bukan hanya sangkek sebagai tempat untuk meletakkan bahan belanjaan, tapi juga ada tikar, sangkek bawang dan masih bnyak lagi.

Yus, salah seorang pengrajin tali meiwa mengatakan, rutinitas menganyam tali meiwa sudah dilakukan lebih dari 10 tahun lalu dan secara turun menurun. Awal mulanya, ia diajarkan oleh warga bernama Ela yang menjadi pionir anyaman tali meiwa di kawasan itu.

Untuk menyelesaikan satu sangkek ukuran sedang, Yus hanya membutuhkan waktu 30-40 menit. Dalam sehari, sembari menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga ia mampu menganyam lima sangkek.

Untuk membuat sangkek, tikar, atau anyaman lainnya butuh satu gulung tali meiwa berukuran 10 kg yang di banderol Rp 200 ribuan. Hasilnya bisa untuk membuat puluhan sangkek dan produk lain. Pengrajin biasa menjual satu sangkek berukuran sedang dengan harga mulai dari Rp 20 ribuan dan untuk sangkek ukuran kecil hanya Rp 10 ribu. Ada juga tikar yang dibuat harganya Rp 150 ribu. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda bangga dengan hasil anyaman pengrajin lokal Kota Palembang ini. Karena, kualitas yang dihasilkan para ibu rumah tangga itu terus meningkat dari tahun ke tahun. Hanya saja, pengrajin terkendala dengan pemasaran dan permodalan sehingga Pemkot pun berkomitmen untuk membantu masalah masyarakat tersebut. "Untuk pemasaran modern / retail seperti transmart atau lainnya agar sangkek hasil pengrajin lokal ini bisa dipasarkan disana. Karena kita tahu, sekarang pusat perbelanjaan juga telah mengurangi penggunaan kantong plastik belanja. Jadi kenapa tidak sangkek ini bisa juga kita gunakan," katanya.

Sedangkan soal permodalan, melalui Bank Palembang Pemkot menyediakan program pinjaman tanpa bunga dan tanpa agunan mulai dari Rp 3 juta untuk satu UMKM.

Dengan syarat, menyertakan surat keterangan usaha dan RT setempat dan identitas diri berupa KK, KTP, dan Buku Nikah.

Tags :
Download Aplikasi Labirin :