Pemodal Domestik Didorong Lebih Aktif
Arus keluar modal asing dari pasar saham Indonesia yang telah mencapai lebih dari Rp50 triliun sepanjang 2025 menunjukkan dampak nyata dari ketidakpastian global, terutama akibat kebijakan tarif resiprokal yang digulirkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun meningkat, namun investor domestik berhasil menunjukkan ketangguhan dengan terus melakukan aksi beli, membatasi penurunan indeks.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa kepemilikan investor lokal kini telah mencapai 59%, menandakan pergeseran kendali pasar dari asing ke domestik. Aksi buyback oleh 21 emiten senilai Rp15 triliun, serta net buy investor ritel dan institusi setelah Lebaran, menjadi bukti nyata meningkatnya kepercayaan dan kedewasaan investor lokal.
Dalam konteks ini, otoritas bursa seperti Bursa Efek Indonesia diharapkan terus mendorong pertumbuhan partisipasi lokal melalui edukasi, modernisasi infrastruktur, efisiensi regulasi, serta diversifikasi produk investasi agar pasar saham Indonesia makin mandiri dan tahan terhadap gejolak eksternal.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023