Pasar Panik, Rp 383 Triliun Menguap di Bursa
Tekanan bertubi-tubi mengadang kinerja pasar saham dalam negeri. Sepanjang pekan ini, Indeks Pasar Saham Gabungan (IHSG) sudah turun 2,11%. Dalam dua hari beruntun, IHSG ambles lebih dari 1% dan kini menuju level psikologis di 7.000. Pada Kamis (30/5), IHSG melemah 1,59% ke 7.034,14. Pelemahan ini disertai keluarnya dana asing senilai Rp 1,18 triliun. Sepanjang tahun 2024 hot money sudah keluar dari pasar saham dari Tanah Air sebanyak Rp6,18 triliun. Lalu dalam sepekan kapitalisasi pasar (market cap) bursa telah menguat Rp 383 triliun. Tak dipungkiri, ambruknya IHSG terjadi saham PT Renewables Energy (BREN) masuk papan pemantauan khusus karena harus diperdagangkan dengan periodic call auction dan blind order book. Dua hari di papan tersebut, harga saham BREN selalu ditutup mentok di batas bawah auto rejection. (Yetede)
Tags :
#SahamPostingan Terkait
BRI Cetak Laba Rp 15,5 T di Kuartal I-2026
30 Apr 2026
Sinyal Kuat Kebangkitan IHSG
30 Jun 2025
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
25 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023