Surplus Neraca Dagang Naik US$ 3,6 Miliar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan surplus sebesar US$ 4,47 miliar pada Maret 2024, naik US$ 3,64 miliar dari bulan sebelumnya dan US$ 1,65 miliar dari bulan sama tahun lalu. Maret 2024, ekspor Indonesia mencapai US$ 22,43 miliar, meningkat 16,4% secara bulanan (month to month/mtm) dan turun 4,19% dan turun 4,19% secara tahunan (year on year/yoy). Adapun impor Indonesia pada bulan itu mencapai US$ 17,96 miliar, turun 2,6% secara bulanan dan 12,76% secara tahunan. "Neraca perdagangan Indonesia telah mencatatkan surplus selama 47 bulan berturut-turut sejak Mei 2020 Surplus bulan Maret 2024 ini naik tajam dari Februari-Maret 2023," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Ardininggar Widyasanti di Jakarta. Dia mengatakan, surplus neraca perdagangan Maret 2024 lebih ditopang surplus komoditas nonmigas, sebesar US$ 6,51 miliar. (Yetede)
Tags :
#Neraca PerdaganganPostingan Terkait
Lubang di Balik Angka Manis Surplus Perdagangan
08 Feb 2026
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
02 Feb 2026
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
30 Jun 2025
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
25 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023