Proyek Strategis Nasional Akan Dievaluasi Ulang
Mendekati akhir masa jabatan, pemerintah akan mengevaluasi ulang perkembangan pembangunan seluruh proyek strategis nasional. Proyek-proyek yang sulit memenuhi kriteria untuk dikebut tahun depan akan dimasukkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025-2029 untuk dilanjutkan oleh presiden dan kepala daerah berikutnya. Berdasarkan data Kemenko Bidang Perekonomian, ditargetkan ada 30 proyek strategis nasional (PSN) dengan total nilai Rp 288 triliun yang akan dikebut penyelesaiannya tahun ini. Tiga proyek sudah rampung per awal Mei 2023, menyisakan 27 proyek. Untuk tahun 2024, targetnya ada 31 proyek bernilai Rp 172 triliun di luar pembangunan kawasan industri yang akan diselesaikan. Pembangunan proyek-proyek ini diprioritaskan paling lambat pada semester I tahun 2024, sebelum terjadi pergantian presiden dan kepala daerah.
Pemerintah juga sudah menyusun daftar PSN yang ditargetkan selesai melampaui tahun 2024. Pada daftar ini, terdapat 56 proyek dengan nilai Rp 1.963 triliun di luar kawasan industri. Meski demikian, ada kemungkinan jumlah PSN yang akan ”diwariskan” kepada pemerintah selanjutnya untuk diselesaikan di atas tahun 2024 itu akan bertambah. Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo mengatakan, pemerintah sedang mengevaluasi ulang daftar PSN itu. ”Akan di-review lagi dengan menggunakan kriteria yang sudah diarahkan oleh Presiden, salah satunya harus sudah financial closing (perjanjian pendanaan). Berapa jumlah pastinya, masih dilakukan evaluasi,” kata Wahyu yang juga Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas, saat dihubungi, Minggu (25/6). (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023