Daya Ekonomi Jalur Pansela Kian Menyala
JAKARTA,ID- Kehadiran Jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa diyakini bakal mengurangi masalah aksebilitas dan konektivitas yang selama ini dianggap menjadi salah satu penyebab utama ketinggalan ekonomi kawasan selatan Pulau Jawa. Dengan adanya aksebilitas dan konektivitas tersebut, berbagai potensi ekonomi muncul atau menguat. Alhasil, kesempatan wilayah di sepanjang jalur Pansela untuk mengejar ketertinggalan ekonomi dari wilayah jalur utara dan tengah Jawa amkin terbentang. Di jalur yang menghubungkan Kabupaten Serang, di Banten dan Kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur dengan panjang sekitar 1.543,53 kilometer tersebut, pariwisata dinilai sebagai sektor ekonomi yang paling potensial untuk dikembangkan. Sektor lainnya adalah perikanan; industri;pertanian; perdagangan; industri; perekonomian lokal, industri kreatif, serta UMKM, properti maupun sektor jasa. Direktur Regional I Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bappenas Abdul Malik Sadat menyatakan, keberadaan jalur ini memudahkan akses wisatawan untuk menjelajahi dan mengunjungi destinasi wisata di pantai selatan yang berbasis ekowisata. (Yetede)
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023