Tekanan Bisnis Start-up di Tanah Air Belum Berakhir
JAKARTA,ID-Tekanan pada dan lesunya usaha rintisan berbasis teknologi (start-up/tech winter) di Tanah Air belum berakhir, bahkan, diperkirakan masih bisa berlangsung hingga akhir 2023/2024. Berbagai upaya untuk menjaga ekosistem dan pertumbuhan usaha yang positif pun perlu terus dilakukan. Mereka sudah waktunya didorong untuk membuat produk sesuai kebutuhan pasar dan menjaga kinerja fundamental keuangan yang sehat. Kondisi tidak baik-baik saja bisnis start-up di Indonesia anjlok 55% pada kuartal 1-2023 dibandingkan periode sama tahun lalu. "Bisa saja dikatakan bahwa Indonesia adalah pasar yang paling banyak dibiayai di Asia Tenggara pada puncak tahun 2020/2021. Sebagian besar investasi ini didorong oleh dana persilangan yang ditarik oleh kisah demografis makro Indonesia yang sangat menarik," kata General Partner di Openspace Ventures Jessica Huang Puoleur, dikutip Dealstreet Asia, baru-baru ini. Seiring dengan kondisi itu, sejumlah pelaku usaha start-up juga telah melakukan PHK hingga ada yang menutup usahanya dalam 1,5 tahun terakhir. (Yetede)
Tags :
#StartupPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023