;

Inflasi Positif, Suku Bunga Jepang Negatif

Ekonomi Hairul Rizal 17 Jun 2023 Kontan
Inflasi Positif, Suku Bunga Jepang Negatif

Bank of Japan (BoJ) mempertahankan kebijakan moneter sangat longgar. Bank sentral Jepang ini menetapkan suku bunga jangka pendek -0,1%. BoJ juga mematok batasan 0% untuk yield obligasi tenor 10 tahun, sesuai kebijakan kontrol kurva yield. BoJ tetap mengambil keputusan ini kendati inflasi lebih tinggi dari yang diperkirakan. Bank sentral negeri samurai ini bahkan memberi sinyal mempertahankan pandangan dovish saat banyak bank sentral negara lain menaikkan suku bunga, demi fokus pada pemulihan ekonomi. BoJ berekspektasi inflasi naik seiring penguatan aktivitas ekonomi dan makin ketatnya pasar tenaga kerja. Tapi, juga tetap mewaspadai kemungkinan inflasi melambat di akhir tahun. Karena itu, Jepang akan mempertahankan stimulus sampai ada kejelasan permintaan di masyarakat meningkat. Inflasi inti Jepang mencapai 3,4% di April, seiring kenaikan harga bahan mentah yang memaksa produsen menaikkan harga barang. Pemberi kerja juga memberi kenaikan gaji dengan persentase tertinggi dalam tiga dekade terakhir. Ini memicu harapan deflasi di Jepang berakhir. BoJ juga akan meneliti berbagai efek kebijakan moneter untuk melawan deflasi selama ini. Salah satu efek samping yang akan diteliti adalah efek terhadap sistem perbankan. Kajian terhadap efek kebijakan moneter ini diprediksi dilakukan dalam satu atau satu setengah tahun ke depan.

Download Aplikasi Labirin :