;

PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DIGITAL : BERHITUNG ULANG DI PROYEK BTS

12 Jun 2023 Bisnis Indonesia
PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DIGITAL : BERHITUNG ULANG DI PROYEK BTS

Sehari sebelum menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi I DPR, Pelaksana tugas Menteri Komunikasi dan Informatika Mahfud Md memanggil Arief Tri Hardiyanto, Inspektur Jenderal di Kemenkominfo ke kediamannya. Mahfud meminta penjelasan dari Arief Tri Hardiyanto terkait dengan penyelesaian kontrak pembangunan menara base transceiver station (BTS) 4G, proyek yang menyeret sejumlah pejabat teras Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berurusan dengan penyidik Kejaksaan Agung. Setelah mendapat penjelasan, Mahfud secara prinsip menyatakan proyek pembangunan menara BTS 4G harus tetap berlanjut. “Saya ingin tahu skema penyelesaiannya. Ini kan hal yang harus dilanjutkan, tidak boleh berhenti,” ujar Mahfud saat menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR pada Senin (5/6). Pembangunan menara BTS 4G di Kemenkominfo menyita perhatian setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) mengendus adanya praktik rasuah. Kejagung sudah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur BTS 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 di Badan Layanan Umum (BLU) Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) tahun anggaran 2020—2022. Proyek BTS 4G dianggap bermasalah karena diduga terjadi penyalahgunaan dan penyelewengan dana, sehingga banyak pembangunan menara BTS tak beroperasi secara optimal. Berdasarkan hitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), potensi kerugian negara dalam kasus korupsi proyek itu mencapai Rp8,03 triliun. 

Kasus itu turut pula menyeret nama Menkominfo Johnny G. Plate. Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Johnny Plate selama menjalani pemeriksaan di Kejagung, Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Koordinator Bidang Hukum, Politik, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md sebagai pelaksana tugas. Berdasarkan Nota Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023, beberapa output prioritas pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Kemenkominfo pada periode 2018—2022 di antaranya penyediaan BTS yang ditargetkan menjadi 4.098 pada 2022. Lalu, penyediaan kapasitas satelit hingga 25 Gbps pada 2022. Selain itu, target lain menyangkut utilisasi Palapa Ring dari 26,3% pada 2019 untuk wilayah barat menjadi 45%, wilayah tengah dari 6,6% menjadi 40%, dan wilayah timur menjadi 40% dari sebelumhya 1,9% pada 2022. Target lain yang dirancang dalam APBN tahun ini yakni pembangunan Pusat Data Na­sional menjadi dua lokasi. Hal itu diakui oleh Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong.

Download Aplikasi Labirin :