Optimalisasi untuk Negeri
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memiliki peran yang sangat penting dan strategis. Selain kontribusi yang sangat besar terhadap pendapatan negara, sejumlah sektor yang berada dibawah naungannya berfungsi sangat vital karena menyangkut hajat hidup masyarakat. Sektor-sektor itu seperti minyak dan gas bumi (migas, kelistrikan, mineral, dan batu bara, serta energi baru terbarukan dan konversi energi (EBTKE). Wartawan BTV Elyza Hasan berkesempatan mewawancarai Menteri ESDM Arifin Tasrif di ruang kerjanya untuk mengetahui lebih jauh seputar isu-isu di sektor ESDM, pekan ini. Untuk tahun depan akan kita bahas dalam beberapa bulan kedepan, pada pembahasan RAPBN, untuk tahun ini Rp219 triliun. Memang ini dibawah capaian kita tahun lalu, dimana tahun lalu kita mencapai Rp315 triliun. Ini disebabkan oleh kenaikan harga komoditas. tahun lalu kan komoditas terutama batu bara sangat kuat, salah satu pendukung pendapatan dari sektor minerba. Namun, tahun lalu sektor ESDM menghasilkan revenue yang lebih dari Rp3.000 triliun. Ini berasal dari antara produksi minyak 620 barel per hari dikalikan harga minyak US$ 75 per barel dikalikan setahun lalu dikalikan kurs. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023