Tim Rp151,65 M Vs Tim Rp 10,83 T
"Sepak bola adalah olah raga yang paling adil, di lapangan hijau tak ada kekuatan politik atau ekonomi yang dapat mempengaruhi hasilnya. Hanya kemampuan, kerja keras, dan kerja tim yang menghasilkan kemenangan," -Diego Maradona-. Indonesia akhirnya berhasil masuk ke babak final Piala Dunia, dan harus menghadapi The Magic Magyars alias Hungaria. Sayangnya, tim Asia yang satu-satunya berhasil masuk kekompetisi kasta tertinggi dunia tersebut harus ditekuk Hungaria 6-0 dalam pertandangan babak finak yang digelar di Prancis, dan harus puas menjadi runner up. Ini bukan khayalan melainkan catatan sejarah persepakbolaan dunia ditahun 1938. Saat itu PSSI masih bernama Nedherlandsch-Indische Voetbal Unie (NIVU), atau persatuan sepak bola Hindia Belanda. Melansir footballmakeshistory,eu, pada 1038 tim Hindia Belanda didukung faktor mujur saat masuk babak final. Pasalnya NIVU tak harus menghadapi Jepang dan Amerika Serikat yang mundur saat kualifiaksi. Selain Jepang dan AS, 10 negara lainnya juga mundur seperti Inggris, Spanyol, China, dan Argentina. "Saya punya surat persetujuan dari FIFA, AFC, dan tim Argentina datang kesini. Banyak yang pesimistis PSSI tidak bisa (mendatangkan Argentina-red). Kami buktikan sekarang." Tegas Erick Thohir dalam konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023