INVESTASI ENERGI TERBARUKAN : Singapura-China Suntik US$2,2 Miliar di Bengkalis
Perusahaan asal Singapura Calypte Holding berkolaborasi dengan korporasi dari China CGN Energy International Holding Co. Limited untuk menghadirkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 1.000 megawatt (MW) di Bengkalis, Riau.Tak hanya itu, keduanya juga bakal membangun pembangkit listrik tenaga gas turnin gabungan (CCGT) dengan kapasitas 500 MW.Chairman Eksekutif Calypte Holding Iskandar mengungkapkan proyek ini akan menjadi backbone bagi energi listrik Sumatra.
PLTS dan CCGT di Bengkalis ini akan memulai konstruksi pada Januari 2025 dan diharapkan selesai pada September 2027. Di Kepulauan Riau, Calypte Holding juga sedang membangun PLTS sebesar 1.500 MW dengan menggunakan sistem ground mounted.
Namun, imbuhnya, dengan adanya PLTS ini, Riau akan menjadi pusat energi terbarukan yang kuat dan berkelanjutanDia menambahkan proyek PLTS ini diperkirakan memiliki nilai investasi sekitar US$1,2 miliar, sedangkan proyek CCGT diproyeksikan mencapai US$1 miliar.General Manager of Business Development CGN Energy International Holdings Liu Run menilai Indonesia memiliki kondisi yang sangat baik untuk pengembangan PLTS.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023