Inka Baru Bisa Produksi 2025 Impor 12 Trainset KRL Berlanjut
JAKARTA,ID-Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan rencana impor 12 trainer (rangkaian kereta) untuk Kereta Rel Listrik (KRL) dari Jepang tetap akan dilakukan, mengingat produksi PT Inka (Persero) baru bisa dilakukan 2025. Kementerian BUMN menyiapkan Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 3 triliun untuk membantu pemodalan Inka agar bisa memproduksi KA tahun 2025. Keputusan untuk menyuntik dana di Inka ini juga disepakati bersama ditingkat kementerian. "Ketika kami rapat dengan Kementerian Perhubungan, Menko Marves, dan Menteri Perindustrian setelah kami memetakan memang harus ada yang namanya penambahan modal dari Inka sendiri untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan kereta api untuk gerbong-gerbong barunya," kata Menteri BUMN Erick Thohir dalam repat besama Komisi VI DPR RI, di Jakarta Seninm (05/06/2023). Lebih jauh Ericik menjelaskan, Inka sudah memiliki pabrik berkualitas. Salah satunya, kata dia, di Banyuwangi yang bekerja sama dengan perusahaan Swiss Stedler untuk menyuplai kebutuhan gerbong kereta api di Asia Tenggara. "Ini yang tentu harus kita dorong sehingga penyehatan dari Inka ini membutuhkan penambahan Rp 3 triliun, sehingga terjadi ekulibrilum antara produksi gerbong dan juga peningkatan-peningkatan jumlah kereta. Kalaupun ada impor, seminimal mungkin yang kita minta karena itu hanya menutupi gap kebutuhan 6-7 bulan ke depan," tuturnya. (Yetede)
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023