ANGKUTAN UDARA : PROYEK TERMINAL 4 SOEKARNO-HATTA BERGULIR LAGI
Kementerian Badan Usaha Milik Negara kembali mewacanakan proyek pembangunan Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng dan perluasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar Bali setelah berakhirnya pandemi Covid-19. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan bahwa rencana pembangunan Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Tangerang Banten kemungkinan diperlukan seiring dengan tren pemulihan penumpang pesawat pascapandemi virus Covid-19. Selain proyek di Cengkareng, Erick juga mengajukan rencana peningkatan kapasitas di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Dia menjelaskan pembangunan Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta perlu dipertimbangkan seiring dengan tren kenaikan jumlah penumpang di bandara tersebut. “Kapasitas Soekarno-Hatta ini sudah melebihi dari target. Ini akan menjadi kendala ke depannya, apakah proyek Terminal 4 perlu dikembangkan,” katanya dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen Jakarta, Senin (5/6). Erick mengatakan bahwa kebutuhan peningkatan kapasitas juga akan diperlukan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Erick memprediksi jumlah penumpang di Bandara Ngurah Rai akan melewati target yang dipatok dalam 4 bulan mendatang. Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin menyatakan pergerakan penumpang pesawat di seluruh bandara AP II sepanjang Mei 2023 mencapai 7,14 juta penumpang. AP II telah memperkirakan pembangunan proyek Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng menelan investasi hingga Rp14 triliun.
Total lahan yang sudah dipersiapkan untuk proyek Terminal 4 seluas 102 hektare. Lahan tersebut dipastikan sudah menjadi kewenangan AP II, sehingga tidak memerlukan upaya pembebasan. Rencananya, Terminal 4 menjadi gedung penampung penumpang pesawat udara yang terbesar di Indonesia. Total kapasitas mencapai 40 juta penumpang per tahun--45 juta penumpang per tahun. Terdapat tiga tahapan desain dalam pembangunan Terminal 4, yakni conceptual design, basic design, dan detail engineering design (DED). Ketiga jenis desain juga menjadi term of reference (TOR) yang ditetapkan operator bandara untuk menjadi panduan bagi konsultan peserta tender. Sementara itu, Direktur Utama AP I Faik Fahmi menyatakan pergerakan penumpang di bandara milik perseroan sepanjang April 2023 sebanyak 5,3 juta orang atau mengalami pertumbuhan 55% dibandingkan dengan April 2022 yang mencapai 3,4 juta orang.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023