;

TREN KENDARAAN LISTRIK : JEMPUT BOLA GENJOT PENJUALAN

Ekonomi Hairul Rizal 30 May 2023 Bisnis Indonesia
TREN KENDARAAN LISTRIK : JEMPUT BOLA GENJOT PENJUALAN

Agen pemegang merek sepeda motor listrik bakal proaktif memasarkan produknya, menyusul rendahnya pemanfaatkan subsidi pembelian kendaraan roda dua berbasis listrik. Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi mengatakan bahwa rencana agen pemegang merek (APM) lebih proaktif merespons kecilnya pemanfaatan subsidi pembelian sepeda motor listrik.“Saya minta kepada APM yang sudah mencapai TKDN 40%, kalau bisa jangan menunggu bola, tapi harus proaktif,” katanya dalam Dialog Forum Merdeka Barat 9 di Jakarta, Senin (29/5).Data situs Sistem Informasi Pemberian Bantuan Pembelian Kendaraan Listrik Roda Dua (Sisapira), sebanyak 609 pendaftar sudah masuk dalam calon pembeli motor listrik.Saat ini, ratusan pendaftar tersebut berstatus menunggu untuk penerbitan STNK dan TNKB motor listrik. Dengan target alokasi subsidi yang dicanangkan pemerintah sebanyak 200.000 unit hingga akhir 2023, dia menilai angka calon pembeli motor listrik dengan subsidi masih sangat jauh dari kuota yang disediakan.Budi menyatakan bahwa tidak semua masyarakat masuk empat kategori penerima subsidi pembelian, yaitu penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR), peneriman Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), penerima Bantuan Subsidi Upah, dan penerima subsidi listrik sampai dengan 900 VA.Oleh karena itu, program subsidi bisa dimulai dengan menyasar pembeli potensial, seperti ojek atau ojek online yang dalam kesehariannya memanfaatkan sepeda motor. 

Saat ini, pemerintah sudah memberikan jalan untuk memacu ekosistem kendaraan listrik melalui kebijakan subsidi pembelian motor listrik Rp7 juta. Oleh karena itu, produsen diperingatkan tidak memanfaatkannya untuk bisnis semata. Dia menyampaikan, populasi sepeda motor listrik telah mencapai 48.000 unit hingga Mei 2023. Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menjajaki kerja sama dengan himpunan bank milik negara untuk penyaluran kredit bagi masyarakat yang ingin mengonversi sepeda motor konvensional mereka menjadi listrik.Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Kelistrikan Sripeni Inten Cahyani mengatakan, penjajakan kerja sama dengan Himbara untuk mendorong pembiayaan cepat bagi masyarakat yang hendak beralih menuju sepeda motor setrum saat ini. “Bank mau membiayai selama 3 tahun, misalnya ini lagi kami diskusikan nanti bank melihat profi l ya, mereka tinggal datang daftar,” kata dia.Adapun, Kementerian ESDM mencatat baru terdapat 193 permohonan konversi sepeda motor berbahan bakar minyak menjadi listrik per 15 Mei 2023. Pengajuan untuk program konversi dengan bantuan atau subsidi sebesar Rp7 juta itu masih jauh dari target konversi yang dipatok pemerintah sebesar 50.000 unit hingga akhir tahun ini.

Tags :
#Transportasi
Download Aplikasi Labirin :