;

PLTP Kamojang Sumbang 40% Pendapatan PGE

20 May 2023 Investor Daily (H)
PLTP Kamojang Sumbang 40% Pendapatan PGE

GARUT, ID - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menargetkan penjualan listrik pada tahun ini sebesar 4.543 giga watth ours (GWh). Dari jumlah tersebut, kontribusi pendapatan terbesar berasal dari pembangkit listrik panas bumi (PLTP) Kamojang, yakni sebesar 40%, sisanya disumbang dari PLTP Ulubelu sekitar 30%, PLTP Lahendong 18%, PLTP Lumut Balai 10% dan sisanya PLTP Karaha sebesar 2%. “Hingga kuartal I 2023, pendapatan PGE disumbang PLTP Kamojang sebesar 235 MW, dari total kapasitas pembangkit PGEO yang mencapai 672 MW,” kata Direktur Keuangan Pertamina Geothermal Energy Nelwin Aldriansyah dalam diskusi dengan media massa di kantor PGE Kamojang, Garut, Rabu (17/05/2023). Menurut Nelwin, pendapatan perusahaan pada kuartal I-2023 lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan pada periode yang sama tahun lalu. “Kami memang tidak memberikan revenue guidance. Tetapi, bisa diketahui bahwa tahun lalu kami jual listrik dan uap sekitar US$ 8,7 sen per kWh,” jelasnya. Nelwin menjelaskan, pihaknya akan terus memacu kinerja dengan mencari pendanaan untuk investasi sumur baru. Pada April 2023 perusahaan menerbitkan green bond sebesar US$ 400 juta yang semuanya untuk kebutuhan refinancing fasilitas kredit bridge loan, dengan plafon US$ 800 juta pada Juni2021 silam. Ke depan, kata Nelwin, perusahaan masih membutuhkan dana investasi senilai US$ 1,6 miliar, untuk menambah kapasitas terpasang panas bumi sebesar 600 MW. “Sekitar US$ 500 juta kebutuhan dana itu dipenuhi dari hasil IPO (initial public offering). Kemudian sekitar US$ 400-US$ 500 dari internal kas. (Yetede)

Download Aplikasi Labirin :