PLTN untuk Wilayah Terpencil Memungkinkan
BUMN nuklir milik Pemerintah Federasi Rusia, Rosatom, menyatakan mampu membangun instalasi nuklir di wilayah terpencil ataupun daerah yang mengalami defisit suplai tenaga listrik di Indonesia. Rosatom mampu menyiapkan infrastruktur instalasi nuklir tipe terapung ataupun jenis reaktor modular skala kecil untuk wilayah tersebut. Saat ini Rosatom tengah mengembangkan teknologi Floating Nuclear Power Plant (FNPP) atau pembangkit nuklir terapung yang kian mutakhir dengan kapasitas produksi energi listrik yang semakin besar. Di samping itu, Rosatom juga terus mengembangkan teknologi small modular reactor (SMR) yang dapat ditempatkan di lokasi terpencil yang tidak cocok untuk instalasi pembangkit listrik skala besar.
”Saat ini Rosatom sedang mengembangkan empat FNPP mutakhir dengan kemampuan produksi energi listrik masing-masing hingga 300 megawatt (MW) yang dapat menyuplai elektrifikasi di daerah pertambangan emas,” ujar Direktur Pelaksana FNPP ”Akademik Lomonosov” Andrey Zaslavskiy saat sesi wawancara dengan sejumlah media massa dari beberapa negara, termasuk Kompas, di Pevek, Rusia, Selasa (16/5). Penggunaan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia sempat mengemuka untuk mengatasi defisit tenaga listrik dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Salah satunya adalah rencana kerja sama Pemerintah Indonesia mengembangkan reaktor PLTN dengan perusahaan asal AS, NuScale Power OVS LLC, dan perusahaan Jepang, JGC Corporation. Menurut Djarot Sulistio Wisnubroto, peneliti senior tenaga atom BRIN, Indonesia masih sangat terbuka untuk pengembangan reaktor daya nuklir, misalnya di Kalbar, untuk pembangkit tenaga listrik. ”Sejak Batan terintegrasi ke dalam BRIN, kegiatan studi kelayakan yang pernah dilakukan di provinsi itu terhenti,” kata Djarot pada Rabu (17/5). (Yoga)
Tags :
#Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023