Bahlil: Arab Saudi Jajaki Peluang Kerja Sama Investasi EBT dengan Ri
JAKARTA, ID – Kementerian Investasi/BKPM dan Kementerian Investasi Arab Saudi menjajaki kerja sama investasi khususnya dalam hal energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia. Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, realisasi investasi asal Arab Saudi dalam periode 2018 hingga kuartal I-2023 mencapai US$26,5 juta, tidak termasuk investasi pada sektor keuangan dan hulu migas. Penjajakan kerja sama tersebut dilakukan melalui pertemuan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman (BKPM) Bahlil Lahadalia dengan Menteri Investasi Arab Saudi Khalid A Al-Falih di Riyadh, Arab Saudi, pada Kamis(11/5/2023). Pertemuan ini merupakan yang pertama di antara menteri investasi kedua negara. Pertemuan tersebut membahas mengenai kerja sama terkait investasi antara kedua negara khususnya dalam hal energi terbarukan dan pembangunan rumah sakit. “Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Indonesia sangat terbuka untuk investasi, khususnya dalam hilirisasi industri dan ekonomi hijau yang menggunakan energi dan industri hijau. Kami memulai dengan hilirisasi sumber daya mineral. Ini adalah peluang besar, dan saya ingin ada investasi bersama antara Arab Saudi dengan Indonesia,” jelas Bahlil dalam siaran pers yang diterima pada Jumat (12/5/2023). (Yetede)
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023