Berburu Dana untuk Fase Lanjutan
JAKARTA – PT MRT Jakarta masih sibuk mencari dana untuk pembangunan jalur fase 3 dan fase 4. Sekretaris Perusahaan MRT Jakarta, Ahmad Pratomo, menyatakan manajemen perusahaan aktif berkomunikasi dengan calon pemodal lewat berbagai forum yang diadakan pemerintah dan swasta. “Untuk pengembangan fase 3, kami memfasilitasi segala bentuk penyampaian minat dari calon mitra ke otoritas terkait,” ucapnya kepada Tempo, kemarin.
Biaya pembangunan MRT fase 1 Jakarta sepanjang 16 kilometer dari Lebak Bulus, Jakarta Selatan, ke Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, mencapai Rp 17 triliun. Adapun biaya konstruksi fase 2A sepanjang 5,8 kilometer dari Stasiun Bundaran HI ke Kota Tua sebesar Rp 22,5 triliun. Biaya konstruksi fase 2 lebih mahal karena harus membangun tujuh stasiun bawah tanah. Sedangkan biaya pembangunan MRT fase 3 yang melintasi 49 stasiun ditaksir sebesar Rp 160 triliun dan biaya pembangunan fase 4 untuk rute Fatmawati-Kampung Rambutan diperkirakan Rp 17-20 triliun.
Kesepakatan pembiayaan MRT fase 3 dan 4 belum terealisasi hingga kini. Padahal perusahaan milik Pemerintah DKI Jakarta itu berambisi memulai pembangunan fase lanjutan pada 2024. Dari beberapa publikasi teranyar, jaringan MRT fase 3 atau MRT East-West sepanjang 84,1 kilometer bakal melayani rute Balaraja-Cikarang. Artinya, sepur semi-otomatis berkecepatan maksimum 110 kilometer per jam itu akan menjangkau area suburban di Tangerang dan Bekasi. (Yetede)
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
BRI Cetak Laba Rp 15,5 T di Kuartal I-2026
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023