;

Silang Pendapat Impor KRL Bekas

Silang Pendapat Impor KRL Bekas

JAKARTA - Nasib peremajaan armada kereta rel listrik Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (KRL Jabodetabek) tak kunjung putus. Pemerintah masih membuka peluang mengimpor kereta bekas asal Jepang, kendati sebelumnya opsi tersebut tidak direkomendasikan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo mengatakan opsi tersebut nantinya diputuskan bersama Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. "BPKP sedang melakukan pengkajian final," kata dia saat ditemui di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, kemarin. Kalau opsi impor kereta bekas disepakati, Tiko, sapaan akrab Kartika, mengatakan pengadaan sepur asal Jepang akan dipercepat agar dalam enam bulan bisa tiba di Tanah Air. Artinya, kalau impor diputuskan pada Mei atau Juni, armada tambahan itu bisa tiba dan beroperasi pada Desember. Armada tersebut nantinya digunakan untuk mengurangi waktu tunggu penumpang atau headway pada rute-rute tertentu. "Kami sudah identifikasi beberapa line seperti dari Bekasi yang bisa tambah headway-nya. Misalnya, lima menit sekali," kata dia. (Yetede)

Tags :
#Transportasi
Download Aplikasi Labirin :